Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Anggota DPRD Badung I Wayan Edy Sanjaya Hadiri ‘’Karya Melaspas, Ngelinggihang’’ di Pura Puseh Bongan Cemagi

BALIILU Tayang

:

karya Pura Puseh Bongan Cemagi Mengwi
HADIRI KARYA: Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya bersama Sekda Badung Adi Arnawa pada Rabu, 6 Desember 2023 menghadiri Karya Melaspas, Ngelinggihang di Pura Puseh Bongan Cemagi Mengwi dan Pura Ibu/Panti Arya Kenceng Tegeh Kori Agung di Banjar Petapan Cemagi, Mengwi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Anggota DPRD Kabupaten Badung I Wayan Edy Sanjaya pada Rabu, 6 Desember 2023 menghadiri Karya Melaspas, Ngelinggihang di Pura Puseh Bongan Cemagi Mengwi dan Pura Ibu/Panti Arya Kenceng Tegeh Kori Agung di Banjar Petapan Cemagi, Mengwi, setelah rampungnya bangunan fisik.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung yang menyerahkan dana BKK Pemerintah Kabupaten Badung tahun 2023 sebesar Rp. 2.747.287.000.

Turut hadir perwakilan Camat Mengwi serta unsur Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Desa Cemagi I Putu Hendra Sastrawan, serta tokoh masyarakat setempat.

Sekda Badung Wayan Adi Arnawa pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukur dan bahagia bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Banjar Petapan dalam melaksanakan upacara Melaspas dan Ngelinggihang di Pura Puseh Bongan dan Pura Ibu/Panti Arya Kenceng Tegeh Kori Agung ini.

”Saya berharap upacara ini bisa berjalan lancar karena ini adalah satu wujud ungkapan terima kasih kita kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Melalui kegiatan Karya ini juga semoga kita selalu dianugerahi kesehatan dan kerahayuan oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa. Saya minta juga untuk selalu menjaga persatuan dan keamanan karena Desa Cemagi sudah masuk daerah pariwisata, maka dari itu keamanan menjadi mutlak diperlukan untuk membuat tamu yang datang merasa nyaman dan betah datang ke Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa menyampaikan, pihaknya selalu berkomitmen untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam kegiatan adat, agama, seni, dan budaya. Untuk itu pemerintah akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakat, mudah-mudahan dengan kegiatan upacara ini juga salah satunya untuk menarik para wisatawan baik lokal maupun internasional datang ke Bali khususnya ke Kabupaten Badung

Baca Juga  Badung Peringati Hari Bela Negara Ke-75

“Karena bagaimanapun juga PAD di Kabupaten Badung salah satunya bersumber dari sektor pariwisata,” imbuhnya.

Sementara itu, Manggala Karya Gusti Putu Senti, mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Sekda Badung bersama undangan lainnya dimana masyarakat Banjar Petapan melaksanakan upacara Melaspas, Ngelinggihang, dimana upacara ini dilaksanakan setelah rampungnya bangunan pura yang diperbaiki dimana dananya berasal dari dana BKK tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 2.747.287.000.

“Untuk karya biayanya berasal dari swadaya krama setempat. Adapun bangunan yang kami perbaiki diantaranya Kori Agung, Penyengker, Balai Gendongan, Apit Surang di Jaba Sisi, dan Apit Surang Alit di sisi Kaja Kangin dan untuk bangunan di luar itu ada yang kami perbaiki dananya dari swadaya dan kas pura setempat yang kami pergunakan, dan upacara di pura ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dan pembiayaannya secara swadaya masyarakat pengempon,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bendera Merah Putih 100 Meter Membentang, Bupati Sanjaya Kobarkan Semangat Nasionalisme di Tabanan

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Parade Singasana Merah Putih di Taman Perjuangan Singasana dalam rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Tabanan.
HUT RI: Bupati Tabanan hadiri Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8). (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Di tengah lautan masyarakat yang memadati kawasan tersebut dengan penuh antusias, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir membuka secara resmi parade yang menjadi simbol persatuan dan kebanggaan terhadap Tanah Air.

Sebelum parade dimulai, Bupati Sanjaya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan mengawali rangkaian dengan penancapan Bendera Merah Putih. Selanjutnya, pembukaan acara ditandai dengan pelepasan balon, yang mengiringi dimulainya Parade Singasana Merah Putih dalam suasana penuh semangat kemerdekaan.

Antusiasme masyarakat Tabanan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI tampak dari ramainya Taman Perjuangan Singasana oleh warga yang hadir menyaksikan jalannya parade. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan yang mewakili Ketua TP PKK, Wakil I Ketua DPRD Kabupaten Tabanan mewakili Ketua DPRD, perwakilan Danrindam IX/Udayana, jajaran Forkopimda, Sekda Tabanan beserta Ketua DWP, para Asisten Setda, perangkat daerah dan kepala bagian di lingkungan Setda Tabanan, para direktur instansi vertikal, serta para peserta parade.

Parade diawali dengan penampilan 70 orang Paskibraka yang membawa semangat Merah Putih, dilanjutkan Drumband Poltrada dan momen utama berupa pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter. Bentangan Sang Saka yang melintasi kawasan parade menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui pengorbanan yang besar.

Bupati Sanjaya menegaskan, pembentangan bendera tersebut bukan sekadar atraksi dalam rangkaian perayaan kemerdekaan, melainkan memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan. “Pembentangan bendera 100 meter, sebagai pengingat bahwa negara kita di hari kemerdekaan RI ke-81 dimerdekakan oleh para pejuang kita,” ujar Sanjaya.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Hadiri Karya Melaspas di Pura Dalem Bagendra Penarungan Mengwi

Menurutnya, semangat kemerdekaan di Tabanan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi diwujudkan melalui berbagai rangkaian acara yang melibatkan masyarakat dan mengangkat keberagaman budaya. “Dengan ucapan syukur kami dan terima kasih, dengan berbagai macam acara. Bukan hanya bentangan bendera 100 meter tetapi semua budaya kita tampilkan,” lanjutnya.

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan dalam rangkaian parade yang menampilkan keberagaman Nusantara. Parade pakaian Nusantara diiringi Baleganjur SMP Negeri 1 Tabanan, disusul parade pakaian profesi oleh TK Bhayangkari Tabanan. Kemeriahan juga hadir melalui penampilan Drumband TK Saraswati Tabanan, TK Santa Maria Immaculata Tabanan, SD Saraswati Tabanan, SD Negeri 8 Banjar Anyar, hingga Drumband SMP Negeri 2 Tabanan.

Tidak berhenti di sana, Parade Harmoni Nusantara Jayaning Singasana turut mempertemukan berbagai simbol budaya, mulai dari naga, barongsai, barong bangkung, hingga Tari Woleka dan Gandrung. Kehadiran komunitas sepeda ontel melengkapi parade, memperlihatkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama untuk merayakan budaya, kreativitas, sekaligus kebersamaan masyarakat Tabanan.

Bagi Bupati Sanjaya, keberagaman yang ditampilkan dalam parade menjadi pesan penting bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun dari berbagai latar budaya dan suku. “Kita sebagai negara besar harus saling menghormati budaya suku dan persatuan,” tegasnya, seraya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tabanan. Ia menilai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 4 Agustus tersebut menunjukkan besarnya semangat gotong-royong masyarakat Tabanan. “Di Tabanan selalu diawali dengan kemeriahan dan semangat serta gotong-royong, apalagi dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, semangat tersebut sekaligus menjadi bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para pejuang bangsa. “Kita patut bersyukur dan berterima kasih khususnya kepada para pejuang Republik Indonesia yang telah memerdekakan Republik ini. Bukan hanya dengan tetesan air mata, jiwa ragapun dipertaruhkan untuk memerdekakan bangsa Indonesia, patutlah kita bersyukur dan berbangga,” kata Sanjaya.

Baca Juga  Badung Peringati Hari Bela Negara Ke-75

Mengusung tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Sanjaya berharap momentum kemerdekaan menjadi penguat komitmen bersama untuk menjaga kedaulatan, memperkuat persatuan, menghadirkan keadilan serta mewujudkan kesejahteraan. “Tujuan kami di Pemerintah Kabupaten Tabanan bagaimana kami dengan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat semuanya, menjaga persatuan dan kesatuan di Tabanan,” jelasnya. Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabanan menuju Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Dampingi Gubernur Bali, Jajaki Obligasi Daerah ke Pemprov DKI Jakarta

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta.
AUDIENSI: Bupati Wayan Adi Arnawa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8). (Foto: Hms Badung)

Jakarta, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (4/8). Pertemuan strategis ini membahas peluang kerja sama bidang pembiayaan pembangunan, infrastruktur, kebudayaan, dan pariwisata. Salah satu agenda utamanya adalah pemanfaatan skema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan berkelanjutan.

Bupati Wayan Adi Arnawa mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta atas ruang diskusi tersebut. Menurutnya, skema ini sangat dibutuhkan Pemkab Badung demi menjaga keberlanjutan pariwisata.

“Karena itulah, maka kami sedang membuka diri akan menuju kepada obligasi daerah. Karena kalau saya lihat dengan Rasio Cakupan Layanan Utang (DSCR) yang kami miliki, ini kelihatannya cukup memenuhi persyaratan untuk itu. Terutama untuk proses administrasi terkait dengan pelaksanaan obligasi daerah dan mudah-mudahan nanti dengan obligasi daerah itu, ditambah nanti kami didukung oleh pemerintah pusat secara regulasi, tentu kami akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Badung,” ucapnya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pemerintah daerah saat ini harus berpikir kreatif meningkatkan APBD dan tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional. “Harus ada yang disebut dengan out of the door. Sebagai contoh, Bupati Badung menyampaikan bahwa APBD Badung itu mungkin salah satu APBD tertinggi di republik ini sebesar Rp 13 triliun. Tetapi untuk mengembangkan persoalan utama di Badung sekarang ini harus ada yang disebut dengan creative financing dan kami berdiskusi tentang hal itu karena Badung pasti bisa seperti Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian untuk melakukan study tiru ke DKI Jakarta terkait creative financing.

“Pertama adalah obligasi daerah, koefisien lantai bangunan terkait dengan pemanfaatan ruang, dan yang ketiga adalah inovasi lain dalam sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur dari luar APBD. Saya sudah mendapat beberapa gambaran tadi dari Bapak Gubernur DKI Jakarta penyelesaian masalah untuk diterapkan di Provinsi Bali,” katanya. (gs/bi)

Baca Juga  Anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan Hadiri Karya “Atma Wedana“ di Desa Adat Semana

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Aksi Sosial Posyandu Provinsi Bali “Membina dan Berbagi” di Kabupaten Badung

Published

on

By

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Nyonya Putri Suastini Koster saat Aksi Sosial di Kabupaten Badung.
AKSI SOSIAL: Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, saat Aksi Sosial di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mendampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam pelaksanaan Aksi Sosial bertema “Membina dan Berbagi” yang digelar di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (4/8).

Kegiatan berlangsung secara berturut-turut di Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, dan Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, sebagai bentuk penghargaan tulus serta dukungan nyata bagi para kader posyandu yang berdedikasi menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan di tingkat masyarakat.

Dalam rangkaian penuh kehangatan ini, bantuan kebutuhan pokok dan pendukung kerja disalurkan kepada seluruh kader yang hadir. Sebanyak 78 orang kader dari Kelurahan Abianbase dan 60 orang kader dari Desa Selat menerima paket lengkap berisi 30 kilogram beras, 2 keranjang telur, 2 kotak susu, serta majalah panduan Posyandu bagi setiap orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa lelah, ketulusan, dan konsistensi kader dalam melayani lingkungan masing-masing setiap harinya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dalam arahannya menegaskan peran strategis Posyandu yang tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan semata.

“Posyandu menjadi mitra utama Pemerintah Desa maupun Kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan keselarasan peran tersebut dengan standar pelayanan yang berlaku melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, meliputi: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman serta ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Hal ini menegaskan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang berperan luas dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga  Badung Haturkan Bhakti Penganyar ‘’Karya Ngusaba Kedasa’’ di Pura Ulun Danu Batur

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Nyonya Putri Suastini Koster beserta jajaran Posyandu Provinsi Bali atas perhatian istimewa, kehadiran langsung, dan kepedulian yang diberikan kepada kader di wilayah Badung.

“Kehadiran dan perhatian ini menjadi penyemangat luar biasa bagi kami semua. Para kader posyandu adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta masyarakat, yang bekerja tulus, ikhlas, dan penuh semangat ngayah tanpa mengenal lelah demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan “Membina dan Berbagi” memiliki makna mendalam, bukan sekadar penyaluran bantuan materi. Melalui momen ini, terjalin silaturahmi yang erat, kesamaan visi dan persepsi, serta peningkatan kompetensi dan semangat pengabdian antar kader. Sinergi kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten menjadi pondasi utama untuk terus memajukan pelayanan Posyandu yang merata, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh hati setiap lapisan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait di lingkup Pemprov Bali dan Pemkab Badung, Camat Mengwi, Plt. Camat Abiansemal, aparat Desa/Kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca