Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Anggota DPRD Badung Rai Wirata Hadiri HUT Ke-51 ST Putra Persada

Dorong Generasi Muda Lebih Kreatif dan Solid Jaga Tradisi Bali

Loading

BALIILU Tayang

:

Rai Wirata
HUT ST: Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata (paling kanan) mewakili Ketua DPRD Badung saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 ST Putra Persada Banjar Angkeb Canging, Kabupaten Badung, Sabtu, 21 Maret 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Anggota DPRD Badung I Made Rai Wirata memberikan apresiasi atas eksistensi Sekaa Teruna (ST) Putra Persada Banjar Angkeb Canging, Desa Gulingan, dalam menjaga tradisi serta memperkuat peran generasi muda di lingkungan desa adat.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Anggota DPRD Kabupaten Badung I Made Rai Wirata mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 ST Putra Persada Banjar Angkeb Canging, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu, 21 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Rai Wirata menegaskan bahwa sekaa teruna memiliki posisi penting sebagai wadah pembinaan generasi muda, khususnya dalam upaya melestarikan adat, budaya, serta nilai-nilai gotong-royong di tengah perkembangan zaman.

“Sekaa Teruna memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan adat dan budaya Bali. Saya mengapresiasi semangat kebersamaan dan dedikasi ST Putra Persada yang telah berkiprah hingga usia ke-51 tahun,” kata Rai Wirata.

Rai Wirata juga berharap ST Putra Persada dapat terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan berbagai kegiatan positif, baik di bidang sosial, budaya, maupun kepemudaan.

Selain itu, Rai Wirata mengajak seluruh anggota sekaa teruna untuk terus mengembangkan kapasitas diri serta aktif berkontribusi dalam pembangunan desa.

Perayaan HUT Ke-51 ST Putra Persada berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan krama banjar dan generasi muda setempat. Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan serta komitmen dalam menjaga dan melestarikan budaya Bali di tengah arus modernisasi. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Sidang Paripurna Kelima Masa Persidangan Pertama DPRD Badung Tahun 2024

NEWS

Sasar Proyek Strategis 2027, Bupati Adi Arnawa Jajaki Pinjaman Tahap Dua PT. SMI

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima manajemen PT. SMI di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung.
PENJAJAKAN: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menerima manajemen PT. SMI dalam rangka penjajakan pengajuan pinjaman daerah tahap kedua, di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Kamis (27/8). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung mematangkan rencana percepatan infrastruktur strategis melalui skema pembiayaan inovatif. Pemkab Badung tengah menjajaki pengajuan pinjaman daerah tahap kedua kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI) untuk mendukung proyek prioritas yang ditargetkan berjalan pada tahun 2027.

Rencana tersebut dibahas langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bersama jajaran manajemen PT. SMI di Rumah Jabatan Bupati, Puspem Badung, Kamis (27/8). Pertemuan ini dihadiri Sekda Badung IB Surya Suamba, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Luh Suryaniti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan I Made Agus Aryawan, Kepala OPD terkait, Kepala Divisi Pembiayaan Publik Adri Asmoro L.P, Fiscal & Project Analyst/Senior Manager Divisi Pembiayaan Sektor Publik Satria Pramata, dan Relationship Manager Elia Benny.

Bupati Adi Arnawa menyatakan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan pembiayaan pembangunan infrastruktur publik di Badung.

“Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan PT. SMI. Kami ingin memastikan kebutuhan pembangunan infrastruktur strategis dapat direncanakan secara matang, baik dari sisi teknis maupun skema pembiayaannya,” ujar Adi Arnawa.

Salah satu agenda utama Pemkab Badung adalah melanjutkan tembusan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat menuju kawasan Canggu. Mengingat jalur di Banjar Batu Culung, Kerobokan Kaja sangat padat permukiman, Pemkab Badung mengkaji opsi pembangunan jalan bawah tanah (underpass) demi menghindari konflik sosial pembebasan lahan.

“Untuk menghindari akses sosial di sepanjang Gatot Subroto Barat yang pemukimannya sangat padat, tidak menutup kemungkinan kami akan membuat jalan di bawah tanah (underpass) menuju Canggu dan sekitar,” tegas Adi Arnawa.

Baca Juga  Jaga Pesisir Tetap Bersih, DPRD Badung Kurve Kebersihan di Pantai Munggu

Selain infrastruktur jalan, melonjaknya mobilitas pariwisata di koridor Gatsu-Canggu-Munggu membuat Pemkab Badung menyiapkan opsi jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP). Opsi ini dirancang untuk mengendalikan lalu lintas sekaligus menjadi skema pembiayaan mandiri (yield capture), di mana retribusi ERP akan digunakan kembali untuk mendukung pengembalian pinjaman infrastruktur.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Badung juga menjajaki keterlibatan BUMD untuk mengelola jalur express berbayar ini, sementara jalan eksisting masyarakat tetap digratiskan. Tak hanya itu, Bupati juga membeberkan visi pembangunan Stadion Internasional Multiguna berskala besar melalui skema sponsorship dan investasi swasta agar tidak membebani APBD secara penuh.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Divisi Pembiayaan Publik PT. SMI, Adri Asmoro, menyatakan keterbukaannya untuk mendiskusikan skema yang sesuai dengan kapasitas fiskal daerah Badung yang dikenal kuat seiring pemulihan investasi.

“Kami melihat Kabupaten Badung memiliki kebutuhan infrastruktur yang cukup besar seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas pariwisata. PT. SMI terbuka untuk mendiskusikan skema pembiayaan yang sesuai dengan karakter proyek, kemampuan fiskal daerah, serta prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan publik,” kata Adri Asmoro.

SMI selanjutnya meminta Pemkab Badung melakukan pematangan kajian teknis, regulasi, dan kelayakan investasi sebelum masuk ke tahapan pelaksanaan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tiga Organisasi Media Siber di Bali Serahkan Donasi kepada Korban Gempa NTT

Published

on

By

Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja, Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan, dan Ketua AMSI Bali Ketut Sutrisna menyerahkan donasi gempa NTT kepada Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton di Denpasar.
SERAHKAN DONASI: Donasi korban gempa NTT diserahkan langsung Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja (dua dari kiri), Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan (kiri), dan Ketua AMSI Bali Ketut Sutrisna (kanan) kepada Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton (dua dari kanan) di Sekretariat Pena NTT Bali, Denpasar, Rabu (26/8/2026). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bali, dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali menyalurkan donasi untuk korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Perhimpunan Jurnalis (Pena) NTT Bali, Rabu (26/8/2026).

Donasi diserahkan langsung Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja, Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan, dan Ketua AMSI Bali Ketut Sutrisna kepada Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton di Sekretariat Pena NTT Bali, Denpasar.

Masing-masing organisasi menyerahkan bantuan senilai Rp 1 juta, sehingga total donasi mencapai Rp3 juta. Bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas insan pers Bali terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja mengatakan, komunitas pers tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar pers di Bali,” ujar Edo, panggilan akrabnya.

Senada, Ketua JMSI Bali Nyoman Ady Irawan menilai musibah yang terjadi di NTT menjadi panggilan kemanusiaan untuk saling membantu tanpa melihat batas wilayah. Ia menilai musibah di NTT menjadi panggilan kemanusiaan untuk saling membantu tanpa batas wilayah.

“Ketika saudara-saudara kita tertimpa musibah, kepedulian dan gotong-royong menjadi hal yang sangat penting. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua AMSI Bali Ketut Sutrisna menegaskan bahwa peran media dalam situasi bencana tidak berhenti pada pemberitaan. Media juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun kepedulian publik terhadap masyarakat terdampak.

Baca Juga  Wabup Alit Sucipta Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bali Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024-2025

Ketut Sutrisna yang kerap disapa Centong ini, menegaskan bahwa tanggung jawab media dalam situasi bencana tidak berhenti pada pemberitaan, tetapi juga mencakup upaya membangun kepedulian publik.

“Pers memiliki fungsi menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, tetapi di sisi lain kita juga memiliki kepedulian sosial. Semoga bantuan ini menjadi bagian dari semangat bersama untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak gempa,” tandasnya.

Ketua Pena NTT Bali Agustinus Apollonaris K Daton menyampaikan apresiasi atas kepedulian SMSI, JMSI, dan AMSI Bali. Ia memastikan donasi tersebut akan diteruskan untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian SMSI, JMSI, dan AMSI Bali. Ia memastikan donasi tersebut akan diteruskan kepada masyarakat NTT yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SMSI Bali, JMSI Bali, dan AMSI Bali atas solidaritas yang diberikan. Kepercayaan dan bantuan ini akan kami teruskan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di NTT,” kata wartawan senior yang kerap disapa Polo ini.

Aksi bersama tiga organisasi perusahaan pers tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat dibangun lintas organisasi, dengan semangat kebersamaan untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.

Diberitakan sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 Wita. Pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Gempa yang dipicu aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores itu diikuti lebih dari 7.000 gempa susulan.

Berdasarkan data BNPB, bencana tersebut menyebabkan 103 orang meninggal dunia, 1.666 orang luka-luka, dan 185.131 warga mengungsi. Puluhan ribu rumah di sembilan kabupaten/kota juga mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat. (*/bi)

Baca Juga  Pimpinan dan Anggota DPRD Badung Jalani Test Urine, Pastikan Terbebas dari Narkoba dan Obat Terlarang

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Respons Cepat Gempa Bumi di NTT, RSUD Wangaya Kirim Petugas Nakes Tangani Korban Bencana

Published

on

By

Tim Emergency Medical Responder RSUD Wangaya Kota Denpasar dikirim menangani korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
KIRIMKAN TIM EMR: RSUD Wangaya Kota Denpasar pada 22 hingga 26 Agustus 2026 mengirimkan Tim Emergency Medical Responder (EMR) atau Petugas Medis Tanggap Darurat, merespons kejadian bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Merespons kejadian bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), RSUD Wangaya Kota Denpasar pada 22 hingga 26 Agustus 2026 mengirimkan Tim Emergency Medical Responder (EMR) atau Petugas Medis Tanggap Darurat.

Tim ini merupakan tim gabungan yang juga terdiri dari tim dari RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan yang mengirimkan tim pelayanan penanganan bencana di NTT, dimana masing – masing mengirimkan 1 orang dokter umum dan 1 orang perawat.

Dihubungi via telepon, Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, AA Ayu Dewi Purnami, Kamis (27/8) menjelaskan Emergency Medical Team (EMT) atau Tim Medis Darurat dari RSUD Wangaya Kota Denpasar yang dikirim menangani korban bencana gempa bumi di NTT terdiri dari dr. I Putu Agus Ari Permana Wibawa dan Ns. I Putu Eka Surya, S.Kep.

“Dalam pelayanan penanganan bencana di NTT kami dijadikan 1 tim dari RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Kami juga melakukan koordinasi dengan HEOC Manggarai dalam hal ini Bapak Kadiskes Kabupaten Manggarai,” ujar Dewi Purnami.

Ditambahkannya, tim RSUD Wangaya ditugaskan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai mengingat RSUD setempat terdampak gempa jadi seluruh pelayanan pasien dilakukan di RS lapangan tersebut yakni penanganan pasien korban gempa dan pasien-pasien lainnya.

Permintaan Tim Medis Darurat ini datang dari Pusat Krisis Kesehatan-Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

“Harapan kami di RSUD Wangaya Kota Denpasar sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali adalah mampu memberikan respons cepat dan pelayanan medis yang cepat, tepat, efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan korban dan petugas untuk berupaya menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat bencana gempa bumi di NTT ini,” ucapnya. (eka/bi)

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Sampaikan LKPJ 2024 pada Rapat Paripurna DPRD Badung

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca