Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Anggota Komisi 3 DPR RI Kunjungi Posyan dan Pos Pam Nataru di Wilayah Polresta Denpasar

BALIILU Tayang

:

polisi
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.Si. Minggu siang (25/12/22) mendampingi kunjungan kerja anggota Komisi 3 DPR RI asal Bali I Wayan Sudirta, S.H. di Posyan, Pos Pam dan juga pengamanan Gereja yang ada di wilayah Polresta Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.I.K.,M.Si. Minggu siang (25/12/22) mendampingi kunjungan kerja anggota Komisi 3 DPR RI asal Bali I Wayan Sudirta, S.H. di Posyan, Pos Pam dan juga pengamanan Gereja yang ada di wilayah Polresta Denpasar. Selain melakukan pengecekan Wayan Sudirta juga memberikan tali kasih kepada personel jaga pos.

Pos pertama yang dikunjungi yaitu Pos Pam GBB yang terletak di Simpang GBB, Sanur, Denpasar Selatan. Di sana rombongan disambut Kapospam Iptu Oktamawan Aprianto, S.H.,M.H. yang kemudian menjelaskan situasi dan kondisi Pos Pam GBB.

Lokasi kedua yang dituju Gereja Fransiskus Xaverius yang terletak di Jalan Kartika Plaza Kuta, Badung, Wayan Sudirta meninjau sistem pengamanan ibadah Natal dan juga dialogis dengan pengurus Gereja.

Selanjutnya Posyan Kuta di Jalan Pantai Kuta Badung yang diterima Kapos Yan Ipda I Made Suarsana, SH, yang juga menjelaskan situasi dan kondisi Posyan Kuta.

Kapolresta Denpasar yang dalam kesempatan tersebut didampingi Dandim 1611/Badung menyampaikan apresiasi dan perhatian dari anggota Komisi 3 DPR RI. Selanjutnya Kapolresta memaparkan situasi kamtibmas wilayah Polresta Denpasar. Untuk masalah penduduk nonpermanen, Polresta Denpasar dan jajaran telah menggelar pendataan penduduk bersama aparat desa kemudian melakukan tindakan preentif dengan melakukan koordinasi internal Kepolisian terkait masalah ancaman dan antisipasi teror.

“Dalam menghadapi pengamanan Nataru, Polresta mendirikan 7 pospam dan 3 Posyan yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar. Dimana nantinya baik Posyan dan Pospam ini akan mengontrol situasi serta mengatur lalin,” ucap Kapolresta Denpasar.

Dijelaskan Kapolresta terkait pengamanan hari Natal jika diwilayahnya terjadi kerawanan seperti kemacetan maka Kapospam akan mengambil tindakan dengan menempatkan personel pengamanan di titik rawan bekerja sama dengan TNI, Pecalang dan pengamanan intern Gereja.

Baca Juga  Operasi Zebra Agung 2024, Sat Lantas Polresta Denpasar Tindak 148 Pelanggaran di Kawasan Jalan Patimura dan Melati Denpasar

Sementara itu I Wayan Sudirta mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Kapolresta dan mengatakan bahwa kunjungan hari ini merupakan inisiatif Kapolresta Denpasar dan dirinya menggarisbawahi, karena tidak banyak seperti Kapolresta Denpasar yang selama 18 tahun sebagai anggota DPR RI tidak mudah menemukan Kapolresta yang mengambil inisiatif mengajak anggota DPR bersama turun ke bawah bergabung sekaligus bisa memanfaatkan keberadaan anggota DPR dalam menjaga keamanan wilayah.

“Sejak Kombes Bambang Yugo menjabat di Bali kami sudah seperti saudara biasanya polisi dengan dengan anggota DPR itu bermitra tetapi saya bersaudara dengan Kapolresta Denpasar,” ucap Wayan Sudirta.

“Apa yang bisa kita kerjakan hari ini salah satunya pengecekan Pos Pam GBB sanur ini, Pos ini tidak besar tetapi jika dilihat pemikiran yang berkembang di sini sangat luar biasa. Dimana Kapolresta bersama Kapospam, Kapolsek dengan lancar dan lugas menjelaskan program dan agenda kerjanya yang jelas dan kami juga gali ternyata jawabannya juga lugas,” tambah anggota Komisi 3 sekaligus anggota Banggar ini.

Dirinya menjelaskan yang digali adalah upaya preventif dalam mengatasi masalah, aparat Kepolisian agar tidak selalu menekankan upaya penindakan hukum. Itu sudah kuno, upaya preventif dan antisipasi lebih penting dan mereka dapat menjawab dengan lugas.

Sedangkan personel Intel Polresta Denpasar di bawah pimpinan Kombes Bambang Yugo Pamungkas sudah jauh-jauh hari bekerja dengan keras untuk mendeteksi situasi keamanan, dimana sebelumnya di Bali sudah dua kali terjadi Bom Bali. Untuk itu jangan lengah dan terlena, Bali ini tetap stategis bagi teroris. Pertama jika teroris berbuat di Bali maka beritanya akan menyebar ke seluruh dunia dan mereka ingin menciptakan rasa takut seluruh dunia. Tetapi kita sudah bertekad cara mengatasi teroris adalah dengan jangan pernah merasa takut dengan teroris.

Baca Juga  Tingkatkan Sinergitas, BPBD Denpasar Tanda Tangani MoU dengan Polresta Denpasar

Kedua, Bali ini belum mencapai target kunjungan pariwisata dan masih jauh dengan Negara Thailand yang mencapai 40 juta pengunjung wisatawan. Kedatangan tamu akan menyebar ketika sudah mencapai 10-20 juta, begitu pula kesejahteraan akan menyebar seperti NTB yang akan mengirim bahan makanan, Jawa Timur yang akan mengirim buah-buah dan bahan pangan kemudian Wakatobi yang akan mendapatkan limpahan wisatawan, Pekalongan yang mengirim kerajinan, Jogya yang mengirim lukisan. Jadi kedatangan tamu di Bali akan memberikan kesejahteraan bagi Indonesia belum lagi pajak yang didapat.

Bicara pariwisata bukan hanya Bali tetapi kesejahteraan seluruh Indonesia juga. Jika  aspek keamanan dijadikan titik tolak membangun Pariwisata di Bali, sampai saat ini Kepolisian sudah merangkul pecalang. Ini kerja cerdas yang luar biasa,  dimana Bali dengan ikon Desa Adat sedangkan keamanannya adalah pecalang. Pecalang memiliki kredibitas yang tinggi, Polisi memiliki wewenang, sedangkan pecalang memiliki kekuatan moral dan punya basis, maka saya tidak akan sia-siakan momen ini.

“Saya juga bersama Kapolresta mengunjungi pengamanan gereja di wilayah Hukum Polresta Denpasar dan posyan Pantai Kuta. Untuk lebih meyakinkan bahwa ada beberapa program yang bisa kita lakukan, dimana pariwisata bukan hanya masalah keamanan,” terang Wayan Sudirta.

Terkait masalah perzinahan juga menjadi isu, sebagai wakil Bali akan memastikan bahwa pasal itu tidak akan merugikan pariwisata bahwa ada sedikit aspirasi lain dan pasti pasal tersebut tidak lebih berat dari yang sebelumnya.

“Kami sudah sepakat dengan Kapolresta dan pecalang ke depan akan mengumpulkan pecalang dan kepala dusun agar tidak melanggar ketentuan perundang-undangan terkait pendataan penduduk non permanen tetapi juga tidak gampang memberikan KTP kepada warga pendatang dan kepada pemilik rumah kos agar tidak gampang menampung pendatang yang tidak jelas identitasnya sehingga Denpasar ini akan menjadi model bagaimana DPR RI bersama Kepolisian dan tokoh masyarakat membangun daerahnya karena ini memang kewajiban kita semua,” ujarnya.

Baca Juga  Edarkan Sabu Hampir Satu Kilogram dan Ekstasi, Satresnarkoba Polresta Denpasar Ringkus Residivis Asal Banyuwangi

Disini kita temukan, kalau ada yang mengatakan Kapolresta membangun tembok komunikasi atau membatasi sebaliknya di Polresta Denpasar sudah membuat jembatan penghubung dengan Desa Adat sehingga jika terjadi masalah dapat bersama-sama mengatasi masalah tersebut.

‘‘Kami ucapkan selamat Kepada Kapolresta Denpasar, selamat Hari Raya Natal untuk umat Kristiani dan selamat Tahun Baru 2023 untuk warga Bali dan wisatawan yang liburan. Mudah-mudahan Bali tidak terjadi permasalahan. Maka kita memiliki aparat yang menjaga wilayahnya dengan baik, kalau seluruh polisi di Indonesia menjaga wilayahnya dengan baik kita akan merasa yakin keamanan tetap terjaga dan pariwisata maju,‘‘ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Pingsan di Gunung Agung

Published

on

By

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban pendaki yang pingsan di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban pendaki Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Seorang pendaki mengalami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) pergi bersama rombongan berjumlah 8 orang melaksanakan pendakian siang hari, sekitar pukul 12.00 Wita. Mereka memulai titik awal perjalanan dari Pura Pasar Agung Selat. Berselang kurang lebih 2 jam, korban kelelahan dan tidak sadarkan diri di ketinggian 2200 MDPL.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan segera direspons dengan memberangkatkan personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Mempercepat upaya evakuasi, Pemandu KUPS Pasar Agung lebih dahulu menuju posisi korban.

“Pada pukul 15.00 Wita tim 1 yang berjumlah 25 orang dari pemandu lokal Pasar Agung bergerak untuk mempercepat evakuasi,” jelas Putu Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem. Sementara itu 9 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangassm bergerak ke Pos Pendakian Pasar Agung.

Kira-kira 30 menit kemudian mereka bertemu dengan korban pada ketinggian 2200 MDPL. Pukul 16.40 Wita SRU 2 dengan jumlah 15 orang menyusul menuju atas. Mereka berhasil bertemu di ketinggian 2100 MDPL dan selanjutnya mengevakuasi korban menuju Pos Pasar Agung, dengan kondisi masih tidak sadarkan diri.

Akhirnya sekitar pukul 18.00 Wita tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pos Pasar Agung, kemudian I Gusti Agung Eka Sanjaya langsung ditangani oleh tim medis Puskesmas Selat. Untuk pemeriksaan lebih lanjut ia dievakuasi menuju Puskesmas Selat menggunakan ambulance.

Unsur SAR yang turut dalam upaya evakuasi diantaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Selat, Babhinsa Selat, Babhinkamtibmas Selat, BPBD Karangasem, Disdamkar Selat, Puskesmas Desa Selat, Pemandu KUPS Lokal Pasar Agung, Humas Pura Pasar Agung, rekan korban dan masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Polresta Denpasar Amankan 18 Kilogram Sabu dan 984 Butir Ekstasi

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pengendali banjir di Kecamatan Kuta
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu (18/7/2026).

Adapun beberapa proyek strategis yang ditinjau diantaranya Pekerjaan Pembuangan Irigasi – Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa – Jalan Sunset Road di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung, dengan total ruas yang akan tertangani sebesar 6.330 m2.

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat, serta tokoh masyarakat.

Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan, banjir di wilayah Jalan Dewi Sri merupakan momok setiap tahun pada musim hujan. Untuk itu, setelah beberapa kali pemantauan dan tahun ini bisa dieksekusi oleh Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas PUPR.

“Dulu kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi. Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati,” ujarnya.

Dalam mengatasi banjir, Pemkab Badung akan menambah pompa berkekuatan 30.000 liter per detik untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Mudah-mudahan apa yang selama ini masyarakat pertanyakan, sekarang jawabannya. Bahwa kita konsisten dan komit mengerjakan. Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apapun dan sebaik apapun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kita, juga akan susah,” jelasnya.

Baca Juga  Buat ‘’Cookies’’ Mengandung Narkoba, ECB Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Denpasar

Bupati Adi Arnawa juga menjelaskan bahwa pada November seluruh pekerjaan harus diselesaikan untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada bulan Desember. Selain itu, pada titik banjir di Seminyak, akan segera dikerjakan setelah menunggu selesainya studi kelayakan.

“Terutama di depan Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung, sering terjadi banjir. Sehingga dengan perbaikan yang dilakukan akan mengurangi banjir. Ke depan kita akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara. Embung ini akan bisa dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk air bersih,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati dan Wabup Badung Tinjau Proyek Jalan Lingkar Barat

Percepat Solusi Kemacetan Badung Selatan dan Tengah

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Badung
PENINJAUAN: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, saat meninjau pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan stretegis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/07/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Adapun beberapa lokasi yang ditinjau diantaranya Pembangunan Jalan Trase Pasar Desa Adat Pecatu – Jalan Raya Uluwatu, Peningkatan Jalan dan Drainase Ruas Jalan Pecatu – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Pura Kulat – Labuan Sait, Pembangunan Jalan Trase Labuan Sait – Padati dan Pembangunan Jalan Banjar Semer – Teuku Umar Barat, Ruas Jalan Pengubengan dan Jalan Subak Kedampang.

Turut hadir pada kesempatan ini, Anggota DPRD Badung I Made Sumerta, Sekda Badung IB Surya Suamba beserta Kepala OPD terkait, Camat, Lurah/Perbekel setempat.

Ditemui seusai monitoring, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembangunan trase jalan ini sebagai komitmen Pemkab Badung dalam mengatasi kemacetan yang ada di kawasan Kuta Selatan khususnya kawasan Jalan Raya Uluwatu menuju Simpang Nirmala hingga Pecatu. Bupati menjelaskan, pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pada 2026 hingga 2027 ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah mengatasi titik kemacetan (bottleneck) yang selama ini terjadi.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan Jalan Lingkar Barat yang panjangnya sekitar 10 kilometer lebih ini akan bisa menjadi solusi terhadap kemacetan yang ada di sepanjang jalan raya Uluwatu khususnya di Politeknik, GWK, Nirmala sampai ke Uluwatu,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa berharap dengan adanya pembangunan jalan ini dapat menumbuhkan kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara kepada Pemkab Badung dalam mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Badung, dari Selatan hingga ke bagian Tengah seperti Canggu dan sekitarnya.

Baca Juga  Dukung PPKM Darurat, Operasi Aman Nusa Agung II 2021 Gelar Penerangan Keliling

“Ini akan menjadi satu bahan buat kita untuk melakukan rekayasa lalin saat menghadapi malam tahun baru, yang mungkin orang berkunjung ke Uluwatu akan semakin membludak. Tidak semua bisa selesai, karena tidak cukup waktu buat kita untuk melaksanakan konstitusi secara penuh. Karena panjangnya ini 10 kilometer dan tantangannya cukup berat. Di bukit ini kan ada pemotongan tebing-tebing, pembangunan jembatan juga tidak bisa cepat dan ada penambahan akses menuju Kampus Udayana,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa menyampaikan sepanjang jalan yang baru dibangun, nantinya bebas dari kabel atau jaringan utilitas, guna memperindah estetika pada jalan. Bupati memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama untuk segera memasang jaringan pipa untuk mengatasi masalah air di Badung Selatan ini.

“Sekaligus saya minta kepada Dinas PUPR untuk bebas dari kabel-kabel. Dari awal termasuk juga saya sudah perintahkan PDAM untuk langsung masuk juga memasang pipa-pipa air, utilitas air. Karena masalah air menjadi hal yang sangat urgent sekali. Program ini juga paralel, PDAM juga sedang bergerak sekarang untuk bagaimana mengatasi air di Badung Selatan. Karena bagaimanapun juga dengan pembangunan infrastruktur yang sangat representatif akan berdampak kepada tumbuhnya ekonomi,” tambahnya seraya mengatakan total pagu anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 2,2 triliun. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca