Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Antisipasi Demam Berdarah, Puskesmas II Dentim Lakukan Fogging

BALIILU Tayang

:

fogging
Dinas Kesehatan Kota melakukan kegiatan fogging di lingkungan Kesiman Denpasar Timur, Kamis (12/1). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya menurunkan terjadinya angka kasus demam berdarah, pelaksana fogging team dari Dinas Kesehatan Kota melakukan kegiatan fogging di lingkungan Kesiman  Denpasar Timur, Kamis (12/1).

Lurah Kesiman Nyoman Nuada mengungkapkan, kegiatan foging merupakan salah satu langkah yang ditempuh untuk mencegah terjadinya penularan penyakit demam berdarah, selain melakukan 3M. Dengan upaya fogging ini diharapkan mampu memutus rantai penularan penyakit demam berdarah dengan lebih cepat.

“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam mengantisipasi angka terjadinya penyakit demam berdarah. Kami pun juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Puskesmas II Denpasar Timur, Puskesmas Pembantu Kelurahan Kesiman dan Tim Jumantik Kelurahan Kesiman,” ungkap Nyoman Nuada.

Dari kegiatan ini, terdapat 2 rumah yang difogging yaitu di Jalan Surabi dan Lingkungan Pekandelan. “Kami mengimbau masing-masing lingkungan untuk selalu gotong-royong melakukan kebersihan lingkungan,” katanya.

Menghadapi tingkat kasus penyakit demam berdarah, pelaksana fogging team dari Dinas Kesehatan Kota segera mengambil langkah cepat supaya nyamuk tidak berkembang. Salah satunya dengan rutin melaksanakan pemantauan langsung ke rumah warga untuk memantau jentik, dan menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat yang berpotensi untuk berkembangnya jentik nyamuk.

“Tindakan siaga yang dilakukan dalam menghadapi kasus demam berdarah ini yaitu memaksimalkan perilaku 3M (menguras, mengubur dan menutup tempat – tempat penampungan yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk), mengaktifkan peran jumantik mandiri dan jumantik kelurahan serta kepala lingkungan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait upaya-upaya pencegahan penularan penyakit demam berdarah,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Puskesmas 3 Denpasar Selatan Lakukan Penyuluhan Edukasi Demam Berdarah kepada Warga
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Perkuat Layanan Terpadu, Bunda PAUD Badung Buka Bimtek Pemenuhan 8 Indikator PAUD HI

Published

on

By

Bunda PAUD Badung Buka Bimtek PAUD HI
BUKA BIMTEK: Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator PAUD HI, di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9/2026). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 90 pendidik PAUD se-Kabupaten Badung.

Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, bersama pimpinan perangkat daerah lintas sektor seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, Disdukcapil, PMD, Polres Badung, Bappeda, serta BPKAD.

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia. Masa emas pertumbuhan anak menuntut perhatian menyeluruh yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta emosional anak.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi paling penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendekatan Holistik Integratif, kami memastikan setiap anak mendapat perhatian yang utuh, sehingga dapat tumbuh optimal dan siap melangkah menuju masa depan yang cerah,” ujarnya.

Fokus utama bimtek ini adalah pemenuhan delapan indikator layanan esensial PAUD HI secara bertahap dan berkelanjutan di setiap satuan. Indikator tersebut mencakup pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan fisik, deteksi dini kebutuhan khusus, koordinasi dengan Puskesmas/Posyandu, penerapan PHBS, pemberian makanan tambahan bergizi, pemantauan kepemilikan NIK anak, serta penyediaan sanitasi dan air bersih.

Pemerintah Kabupaten Badung menegaskan bahwa pencapaian target ini memerlukan kerja sama yang erat antarinstansi lintas sektor. Melalui pelatihan ini, para guru didorong untuk mengaplikasikan indikator tersebut langsung dalam operasional harian lembaga, bukan sekadar melengkapi dokumen administrasi.

Baca Juga  Respon Cepat Temuan Kasus DBD, Puskesmas II Denpasar Selatan Lakukan Fogging Fokus

Dengan menjunjung semangat “Satu Anak, Satu Layanan Terpadu, Satu Komitmen”, pemda berharap seluruh anak di Kabupaten Badung dapat tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, dan belajar dengan gembira. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Langkah Strategis Percepat Infrastruktur, Bupati Adi Arnawa Matangkan Pinjaman Daerah Bersama 3 Kementerian

Published

on

By

Rakor Virtual Pinjaman Daerah Badung
RAKOR VIRTUAL: Bupati Wayan Adi Arnawa saat Rapat Koordinasi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas, di Puspem Badung, Senin (21/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah strategis guna mempercepat penanganan kemacetan lalu lintas yang mengancam keberlanjutan pariwisata Bali. Pemkab Badung mematangkan rencana pinjaman daerah melalui rapat koordinasi virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PPN/Bappenas, di Puspem Badung, Senin (21/9).

Rapat dihadiri oleh Direktur Fasilitasi Transfer Kemendagri Nasrun, Kasubdit Pembiayaan Daerah Siti Chomzah, Direktur Pembiayaan Bappenas Agustin Arry Yanna, dan Ketua Tim Pembiayaan Daerah Kemenkeu Mohammad Faisal Fahmi.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan, usulan pembiayaan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, khususnya untuk meningkatkan konektivitas wilayah tengah Badung. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu dipersiapkan secara matang, baik dari aspek teknis maupun skema pembiayaan.

“Kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur ini direncanakan dengan baik, baik dari sisi teknis maupun skema pembiayaannya, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan mendukung konektivitas antar-wilayah,” ujarnya.

Usulan pinjaman ini diarahkan untuk koridor Gatot Subroto Barat–Canggu–Terminal Mengwi–Werdi Bhuana. Selain jalan konvensional, Pemkab Badung mengkaji opsi alternatif pada kawasan dengan kepadatan tinggi.

“Selain pembangunan jalan, kami juga sedang mengkaji sejumlah alternatif penanganan konektivitas pada kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi, termasuk konsep pembangunan jalan bawah tanah. Hal tersebut menjadi salah satu pendekatan yang dipertimbangkan untuk mengurangi kebutuhan pembebasan lahan sekaligus menjaga konektivitas kawasan,” ucap Bupati.

Ia menegaskan penyediaan infrastruktur harus berorientasi jangka panjang. Dari sisi finansial, pinjaman dirancang melalui kolaborasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Bank BPD Bali.

“Dari sisi pembiayaan, usulan tersebut dirancang dengan tenor selama delapan tahun, 2027–2035, dengan masa tenggang pembayaran bunga selama 12 bulan dan masa tenggang pokok hingga tahun ketiga pembiayaan direncanakan melalui kolaborasi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Bank BPD Bali,” kata Bupati.

Baca Juga  Respon Cepat Temuan Kasus DBD, Puskesmas II Denpasar Selatan Lakukan Fogging Fokus

Kemampuan fiskal Badung dinilai sangat aman dengan indikator Debt Service Coverage Ratio (DSCR) mencapai 20,86, jauh di atas batas minimum 2,50. Pemkab memproyeksikan tambahan PAD seiring peningkatan aktivitas ekonomi dari dampak proyek ini.

Merespons paparan tersebut, Direktur Pembiayaan Bappenas Agustin Arry Yanna mengapresiasi kesiapan dokumen Pemkab Badung, namun menekankan pentingnya mitigasi risiko.

“Dalam proses penilaian, tidak hanya melihat aspek strategis, tetapi juga aspek teknis, kelembagaan, ekonomi, sosial budaya, hukum, mitigasi risiko, serta koordinasi lintas sektor,” jelasnya.

Selanjutnya, usulan ini akan memasuki tahapan pertimbangan formal. Pemkab Badung bersama tim teknis diminta terus mematangkan perencanaan agar realisasi proyek berjalan sesuai aturan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Dukung Tim Denpasar IT Community Berlaga di Indonesia Inventors Day 2026

Published

on

By

Wawali Arya Wibawa Terima Audiensi Denpasar IT Community
AUDIENSI: Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Walikota Denpasar, Senin (21/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendukung keikutsertaan Tim Denpasar IT Community pada ajang Indonesia Inventors Day 2026 tingkat internasional yang akan berlangsung di Jakarta pada 3-6 Oktober mendatang. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi Tim Denpasar IT Community di Kantor Walikota Denpasar, Senin (21/9).

Dalam kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa yang telah terpilih mewakili Kota Denpasar dalam kompetisi inovasi tingkat internasional. Ia berharap keikutsertaan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong para pelajar untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi di bidang teknologi.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada adik-adik yang telah terpilih untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pemerintah Kota Denpasar akan terus memberikan dukungan dan motivasi. Semoga nantinya dapat meraih hasil terbaik dan membawa nama baik Kota Denpasar di tingkat internasional,” ujar Arya Wibawa.

Sementara itu, Pembina Denpasar IT Community, Ketut Nugraha Suadarma, menjelaskan bahwa Tim Denpasar IT Community akan mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026 di Jakarta. Tim tersebut terdiri atas lima siswa, yakni empat siswa dari SMP Negeri 9 Denpasar dan satu siswa dari SMP Cipta Dharma Denpasar.

Dalam kompetisi tersebut, tim akan memperkenalkan inovasi berupa website bertajuk “Unbully” yang mengangkat pentingnya perlindungan dan pencegahan terhadap perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Website tersebut dilengkapi fitur pelaporan yang dapat digunakan siswa untuk menyampaikan laporan kepada guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Lebih lanjut dijelaskan, untuk menjaga privasi pelapor, sistem pelaporan tersebut dikemas dalam bentuk poster yang dilengkapi QR code dan direncanakan ditempatkan di toilet sekolah. Selain itu, website Unbully juga menyediakan video edukasi yang berisi informasi mengenai upaya pencegahan serta penanganan dampak bullying terhadap siswa.

Baca Juga  Antisipasi Demam Berdarah, Puskesmas 3 Denpasar Selatan Lakukan Fogging dan Larvasida

“Ini merupakan langkah awal untuk membantu mengatasi perundungan di lingkungan sekolah. Kami berharap ke depannya website ini dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di sekolah-sekolah yang ada di Kota Denpasar, khususnya sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan kasus bullying di lingkungan sekolah,” kata Ketut Nugraha.

Salah satu anggota Tim Denpasar IT Community, Ni Putu Keisha Athaya Suardika, siswi SMP Negeri 9 Denpasar, mengaku bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar dalam ajang Indonesia Inventors Day 2026. Ia berharap dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk tampil maksimal dalam kompetisi tersebut.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk mewakili Kota Denpasar pada ajang Indonesia Inventors Day 2026. Pertemuan dengan Bapak Wawali Arya Wibawa juga menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat dan memberikan yang terbaik saat mengikuti kompetisi tingkat internasional tersebut,” ungkap Putu Keisha. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca