Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dinkes Denpasar Gencarkan Fogging Ultra Low Volume Dukung Pencegahan DBD

BALIILU Tayang

:

fogging di denpasar
FOGGING: Pelaksanaan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan di wilayah Kota Denpasar yang dimulai pada Rabu (2/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Fogging Ultra Low Volume (ULV) di publik area (di luar ruangan) seperti jalan, taman, dan lapangan yang dimulai pada Rabu (2/4) dan akan berlangsung hingga 30 April mendatang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Agung Candrawati saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kegiatan Fogging ULV ini dilaksanakan mulai tanggal 2 April s.d 30 April 2025. Adapun metode ini menggunakan Mesin pengkabutan dingin (Cold Fog Truck Mounted) yang menghasilkan droplet/kabut yang dapat menjangkau dan mematikan nyamuk sasaran.

“Fogging ULV ini bertujuan untuk mengendalikan nyamuk dewasa di publik area dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit lainnya seperti Chikungunya, Zika, dan lain-lain,” kata Ayu Candrawati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Fogging ULV akan sangat efektif apabila disertai dengan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk 3M+ (PSN 3M+) di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Terlebih seluruh masyarakat gencar membudayakan PSN mandiri minimal satu kali dalam seminggu.

Dengan demikian, diharapkan bahwa kegiatan Fogging ULV dapat membantu mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk di Kota Denpasar.

“Masyarakat diharapkan untuk aktif melaksanakan PSN 3M+ dan membudayakan PSN mandiri, sehingga kita dapat mengendalikan nyamuk dewasa dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk,” tambahnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Gelar Rapat Bersama, Pemkot Denpasar Komitmen Tekan Penularan DBD
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kapolresta Denpasar Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran di Jalan Nakula

Published

on

By

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026).
SERAHKAN BANTUAN: Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran ditunjukkan Polresta Denpasar. Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H., secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada warga korban kebakaran di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Rabu (2/9/2026).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di posko bantuan korban kebakaran tersebut turut didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Denpasar. Bantuan diterima oleh perwakilan warga, di antaranya Bapak Sukambang, Asmuni dan Misbah.

Kehadiran Kapolresta Denpasar tidak hanya sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada warga yang tengah menghadapi musibah, tetapi juga untuk memastikan situasi keamanan di lokasi tetap terjaga selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.

“Kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran. Mohon disampaikan kepada warga agar tetap menjaga keamanan pascakejadian dan jangan sampai ada keributan,” ujar Kapolresta Denpasar kepada perwakilan korban.

Kapolresta juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, kondisi pascakebakaran membutuhkan perhatian dan kerja sama semua pihak agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

“Selama proses penanganan yang sedang berlangsung, agar tetap menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pesan Kombes Pol. Leonardo.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Denpasar secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan warga. Bantuan sosial yang diberikan berupa beras, minyak goreng serta mie instan, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga untuk sementara waktu.

Salah seorang perwakilan warga, Bapak Sukambang, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Polresta Denpasar. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah diberikan. Kami akan tetap menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Baca Juga  Peringati HKN Ke-60, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Banjar Mertasari

Diketahui, lokasi yang terdampak kebakaran tersebut dihuni sekitar 300 kepala keluarga (KK). Musibah terjadi pada senin (31/8/2026) dan tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak terhadap kehidupan warga yang kini membutuhkan dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak.

Polresta Denpasar memastikan akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan bantuan dan pengamanan. Selain bantuan sosial, komunikasi dengan warga juga terus dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mendukung kelancaran proses penanganan pascakebakaran. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Badung Dukung Belanja Infrastruktur 59,23 Persen

Tapi Ingatkan Pemerintah Tak Abaikan Belanja Mandatori dan Memperhatikan Prinsip Kehati-hatian

Loading

Published

on

By

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memberikan keterangan usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kamis, 3 September 2026.
BERI KETERANGAN: Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memberikan keterangan usai memimpin Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 September 2026. (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama Masa Sidang 2026-2027 di Ruang Sidang Utama Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Kamis, 3 September 2026.

Rapat Paripurna DPRD Badung membahas penyampaian penjelasan Bupati Badung atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti didampingi Wakil Ketua I DPRD Badung, Anak Agung Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Wijaya dan Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta serta dihadiri Anggota DPRD Badung.

Dari pihak eksekutif hadir Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung beserta OPD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Pimpinan Instansi Vertikal Badung, para Direksi Perusahaan Daerah Badung, Tenaga Ahli DPRD Badung beserta para undangan lainnya.

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan bahwa hari ini kita melaksanakan rapat paripurna dalam rangka mendengar penjelasan bupati tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Dalam penjelasannya disebutkan bahwa anggaran belanja daerah dipasang hingga 13 triliun. Yang menarik adalah belanja infrastrukturnya sangat tinggi mencapai 59,23%.

“Tentu harapan kami di DPR langkah-langkah ini sudah dipikirkan sebelumnya. Terutama langkah-langkah menciptakan peningkatan fasilitas pariwisata di Badung, terutama mengatasi kemacetan. Dan tentu kami mendukung hal ini,“ ujar Anom Gumanti.

Ke depan, DPRD Badung menyarankan pemerintah beserta seluruh jajarannya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian karena jangan sampai belanja infrastruktur tinggi mengurangi biaya-biaya mandatori.

“Nah itu yang bisa kami sampaikan di samping biaya-biaya rutin, biaya pokok operasional gedung dan sebagainya. Nah itu selalu kami tekankan,“ tutupnya.

Baca Juga  Pastikan Kesehatan, Dinkes Denpasar Rutin Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir

Sebelumnya, Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menyampaikan Pendapatan Daerah pada Rancangan Perubahan APBD TA 2026 dirancang sebesar Rp 10,50 triliun lebih. Angka ini naik Rp 170 miliar lebih atau 1,65% dibandingkan APBD Induk TA 2026 yang sebesar Rp 10,33 triliun lebih. Peningkatan tersebut didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik menjadi Rp 9.713.977.236.804,00. Sementara, Pendapatan Transfer dirancang Rp 787,82 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 3 miliar.

Di sisi Belanja Daerah, anggaran dirancang sebesar Rp 13.089.787.587.855,00 (Rp13,08 triliun lebih), atau meningkat 13,56% dari APBD Induk. Postur ini terdiri dari Belanja Operasi Rp 6,27 triliun, Belanja Modal Rp 4,82 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp 129,09 miliar, serta Belanja Transfer Rp 1,86 triliun.

Untuk pembiayaan daerah, Penerimaan Pembiayaan bersumber dari SILPA tahun sebelumnya sebesar Rp 1,19 triliun dan Pembiayaan Utang/Pinjaman Daerah sebesar Rp 1,97 triliun yang dialokasikan khusus untuk pembangunan jalan.

Pemkab Badung memprioritaskan alokasi anggaran pada berbagai sektor vital seperti Pendidikan Inklusif dan Berdaya Saing Rp 723,75 miliar (20,61% dari total belanja), Peningkatan Derajat Kesehatan Rp 399,14 miliar, Pelestarian Adat, Tradisi dan Seni Budaya Rp 312,91 miliar, Penguatan Pengelolaan Persampahan Rp 331,49 miliar.

Porsi perhatian terbesar diberikan pada pembangunan infrastruktur terpadu, melalui penyelenggaraan jalan, dialokasikan anggaran mencapai Rp 2,74 triliun. Secara akumulatif, alokasi infrastruktur ini menyerap 59,23% dari total belanja daerah.

Langkah responsif ini diambil untuk menyikapi masalah krusial masyarakat, terutama sektor kepariwisataan dan persoalan lalu lintas. “Eksekutif dan legislatif hadir bersama untuk menyikapi berbagai problema di Kabupaten Badung, khususnya penanganan kepariwisataan. Isu infrastruktur, dalam hal ini kemacetan, menjadi isu yang paling sering muncul di media sosial,” tegas Wayan Adi Arnawa. (gs/bi)

Baca Juga  Pemkot Kembali Gelar Safari Kesehatan

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kodam IX/Udayana Gerak Cepat Tangani Kebakaran Denpasar, Empat Mobil Damkar Bantuan Kasad Dikerahkan

Published

on

By

Kebakaran Permukiman Pemecutan Kelod
KEBAKARAN: Kodam IX/Udayana saat membantu penanganan bencana kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Respons cepat ditunjukkan Kodam IX/Udayana dalam membantu penanganan bencana kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Nakula Gang Jatayu, Banjar Margaya, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali. Kebakaran yang terjadi pada malam hari hingga dini hari tersebut mengakibatkan puluhan kepala keluarga terdampak dan sejumlah tempat tinggal warga mengalami kerusakan akibat amukan api.

Begitu menerima informasi kejadian, Kodam IX/Udayana melalui jajaran kewilayahan bergerak cepat dengan menerjunkan personel untuk membantu proses evakuasi warga serta penanganan kebakaran. Para prajurit bersama petugas pemadam kebakaran gabungan dari wilayah Denpasar dan Badung bahu-membahu menghadapi kobaran api, melokalisasi titik kebakaran, sekaligus melakukan penyisiran di kawasan permukiman untuk memastikan warga dapat dievakuasi ke tempat yang aman.

Dengan kondisi medan yang dipenuhi kepulan asap tebal dan kobaran api, personel TNI tetap bergerak menembus area terdampak untuk membantu warga, khususnya memastikan tidak ada masyarakat yang masih terjebak di dalam kawasan permukiman. Kehadiran prajurit di lapangan menjadi bagian dari upaya Kodam IX/Udayana untuk mempercepat penanganan bencana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak.

Kebakaran menghanguskan deretan bedeng tempat tinggal semi permanen yang sebagian besar berbahan tripleks, sejumlah bedeng lainnya, serta gudang yang digunakan sebagai tempat penampungan barang-barang rongsokan. Kondisi material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan membutuhkan penanganan bersama untuk mencegah api meluas ke bangunan dan permukiman di sekitarnya.

Dalam penanganan tersebut, Kodam IX/Udayana juga mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Armada tersebut diperbantukan untuk memperkuat upaya pemadaman dan membantu pemerintah daerah dalam menghadapi bencana kebakaran di wilayah.

Baca Juga  Pastikan Kesehatan, Dinkes Denpasar Rutin Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan, Kodam IX/Udayana bergerak cepat setelah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut dengan mengerahkan aparat kewilayahan, termasuk personel Kodim 1611/Badung, untuk membantu proses evakuasi dan penanganan kebakaran.

“Kodam IX/Udayana merespons cepat kejadian kebakaran ini dengan mengerahkan personel jajaran kewilayahan, termasuk Kodim 1611/Badung. Prajurit bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait lainnya langsung membantu mengevakuasi warga serta melakukan upaya pemadaman dan pelokalisasian api agar tidak semakin meluas,” ujar Kapendam.

Lebih lanjut, Kapendam menyampaikan bahwa pengerahan empat unit mobil Damkar bantuan Kasad merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD dalam memperkuat kemampuan penanganan bencana di daerah.

“Kodam IX/Udayana juga mengerahkan empat unit mobil Damkar bantuan Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Armada ini membantu memperkuat pemerintah daerah dalam menangani bencana kebakaran, sehingga respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Menurut Kapendam, dukungan tersebut sekaligus semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi setiap kejadian bencana.

“Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan sinergi antara Kodam IX/Udayana dengan pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kekuatan yang ada dapat bergerak cepat, bersatu, dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak,” tegas Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Melalui kesiapsiagaan aparat kewilayahan serta dukungan sarana dan prasarana yang tersedia, TNI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan mengutamakan keselamatan masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Peringati HKN Ke-60, Pemkot Gelar Safari Kesehatan di Banjar Mertasari

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca