Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Atlet Karate Ayu Evita Satwikayani: Disiplin Antarkan Berhasil di Bangku Sekolah dan di Arena

BALIILU Tayang

:

de
AYU EVITA SATWIKAYANI: Atlet karate berprestasi dari Klungkung

JIKA ada yang menyebut bahwa kesibukan di luar sekolah akan mengganggu mata pelajaran di kelas, ternyata dugaan itu tidaklah benar. Paling tidak dibuktikan oleh Ayu Evita Satwikayani, siswi SMAN 2 Semarapura Klungkung. Putri kedua sensei Ketut Mastra, Spd asal Selat Klungkung ini tidak saja berhasil di bangku sekolah tetapi juga sukses di berbagai arena lomba karate dengan meraih sebajibun medali.

Ayu Evita mulai masuk Inkai sejak kelas 3 SD. Di bawah tempaan seorang guru yang selalu menekankan betapa pentingnya disiplin dan fokus, membuat Ayu Evita tambah usia tambah mumpuni menguasai  jurus-jurus Inkai. Bersama rekan-rekan yang lain, Ayu Evita mulai turun ke turnamen.

Kesibukannya berlatih saban hari dan aktif berlomba ternyata tidak mengurangi hasil nilai yang ditorehkan di sekolah. Ayu Evita tercatat selalu menyandang juara umum sekolah selama duduk di bangku SD. Juara umum juga disandangnya ketika mengikuti jenjang SMP.

Sebaliknya, prestasi di sekolah ternyata tidak mengurangi medali yang diraih di arena. Ketika mengikuti Olimpiada Olahraga Siswa Nasional (O2SN) pada Juni 2018 di Hotel Batukaru Denpasar, Ayu Evita berhasil meraih medali perak.

Di bulan November 2018, wanita kelahiran 23 Oktober 2001 ini yang ikut di kejuaraan Yogyakarta State University Cup 8 South Asian University championship bisa membawa pulang medali perak.

Pada Juni 2019, di ajang O2SN tingkat SMA, Ayu Evita yang lolos di Porprov dan dipercaya mewakili Bali berhasil menyandang gelar juara 1. Ayu Evita turun di kelas kata/jurus putri.  

Sebulan kemudian di ajang Porjar Provinsi Bali, Juli 2019 Ayu Evita kembali meraih medali emas di kelas kumite putri. Hasil ini sekaligus mengantarkan ke Popnas di Jakarta pada November 2019 dan berhasil meraih medali perak kelas kumite putri.

Menyandang gelar juara 1 di O2SN Provinsi Bali, Ayu Evita juga dipercaya mewakili Bali ke ajang nasional di Aceh Agustus 2019 dan berhasil masuk rangking 5 besar kelas kata. Ketika Porprov Bali XIV di Tabanan 4-8 September 2019 Ayu Evita juga berhasil masuk juara 3 kelas kata putri.

Ayu Evita juga ikut bersaing di ajang Walikota Surabaya Internasional Open. Turun di kelas kumite yunior putri, siswa yang juga aktif di OSIS ini berhasil membawa pulang medali emas.

Di event terakhir 2019, ikut Piala Pangdam Udayana, Ayu Evita berhasil merebut dua medali yakni juara 1 kelas kata dan juara 2 kumite junior putri. Lanjut di Piala Dandim Cup Tabanan Desember 2019, Ayu Evita berhasil meraih juara 1 kelas kata putri senior dan juara 2 kumite min-61 kg putri.

Ayu Evita yang beberapa kali bertengger di posisi puncak dipercaya mewakili Bali di ajang Kejurnas di Cibubur Jabar 21-23 Februari mendatang.

Walaupun bangku sekolah sering ditinggalkan, Ayu Evita masih selalu menyandang juara umum  di SMAN 2 Semarapura. Bahkan ketika pertemuan ketua OSIS seluruh Indonesia, Ayu Evita yang menjabat sebagai wakil ketua justru dipercaya mewakili sekolah pada pertemuan itu.

Siswi yang ingin melanjutkan studinya di Fakultas Kedokteran tahun ini, bisa berprestasi di dua bidang yang sama-sama membutuhkan waktu, tidak terlepas dari kedisiplinan dan selalu fokus pada yang dikerjakan. Baik ketika menerima mata pelajaran di sekolah dan berlatih di Dojo, mengerjakan PR di rumah hingga kegiatan sekolah yang selalu tepat waktu.  Toh begitu Ayu Evita masih sempat mengisi waktu luang dengan bermain game. (Balu1)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Buleleng Gelar Pra-Porprov 2026, Bidik Target Juara di Porprov Bali 2027

Published

on

By

Pembukaan Pra-Porprov Buleleng 2026
PRA-PORPROV: Bupati Buleleng saat menghadiri pembukaan gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng resmi membuka gelaran Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Bali di Lapangan Tenis GOR Bhuana Patra Singaraja, Rabu, 9 September 2026. Ajang pemanasan ini digelar sebagai langkah awal persiapan Buleleng yang akan bertindak sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027 mendatang.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) cabang olahraga se-Buleleng, pengurus KONI Buleleng, pejabat Pemkab Buleleng, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Buleleng yang juga menjabat Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyambut positif pelaksanaan Pra-Porprov yang baru pertama kali diadakan ini. Menurutnya, ajang ini menjadi instrumen penting untuk menyeleksi aset atlet potensial sebelum diterjunkan ke Porprov Bali 2027.

Sutjidra menekankan pentingnya kedisiplinan, stamina, keterampilan, hingga kesiapan mental para atlet. “Dengan adanya Pra-Porprov ini, pengurus bisa memproyeksikan target medali yang bisa diraih. Ada gambaran jelas siapa saja yang berpotensi mendulang medali untuk Kabupaten Buleleng,” ujar Sutjidra di lokasi acara.

Untuk meningkatkan kualitas atlet, Pemkab Buleleng menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Kerja sama ini mencakup pengujian ilmiah kondisi fisik atlet, mulai dari saturasi, ketahanan (endurance), hingga kelenturan otot.

“FOK Undiksha fasilitasnya sangat lengkap. Kita manfaatkan agar atlet yang bertanding benar-benar dalam kondisi prima,” kata Sutjidra. Ia juga memastikan Pemkab Buleleng tetap menyiapkan stimulus berupa bonus bagi atlet peraih medali emas, perak, maupun perunggu.

Terkait kesiapan infrastruktur olahraga sebagai tuan rumah, Sutjidra menjelaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) akan dimulai secara bertahap pada APBD Perubahan tahun ini, lalu dilanjutkan pada APBD Induk 2027.

Sementara itu, Ketua KONI Buleleng sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan bahwa Pra-Porprov ini berlangsung mulai 9 September hingga 15 Desember 2026. Ajang ini dirancang khusus untuk memetakan kekuatan serta mengejar target juara pada Porprov Bali 2027.

“Pra-Porprov ini bertujuan memproyeksikan dan menyeleksi atlet. Kami membagi kriteria atlet menjadi dua: atlet elite yang sudah meraih medali pada Porprov 2025, serta atlet bayangan hasil Pra-Porprov ini yang akan melapisi atlet utama,” jelas Supriatna.

Selain seleksi, KONI Buleleng juga menggerakkan sejumlah program pembinaan terintegrasi, seperti talent scouting untuk pemetaan bakat atlet, pelatih fisik bersertifikasi nasional, hingga penerapan sport intelligence.

“Penerapan sport intelligence ini penting untuk memberikan informasi strategi bagi kami terkait peta kekuatan kompetitor,” tutur Supriatna.

Mengenai estimasi kontingen, Buleleng diproyeksikan akan menurunkan sekitar 900 personel pada Porprov Bali 2027. Supriatna menambahkan, usai Pra-Porprov, persiapan tidak berhenti begitu saja. Seluruh cabang olahraga akan dilanjutkan dengan pemusatan latihan (training center/TC) intensif menjelang hari pertandingan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia Menuju Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Peraih Medali Emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan Memperoleh Bonus Sebesar Rp 3 Miliar

Loading

Published

on

By

Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia
LEPAS KONTINGEN: Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026. Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi para atlet Merah Putih untuk membawa semangat, sportivitas, dan kebanggaan Indonesia ke ajang olahraga terbesar di Asia.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan dengan laporan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengenai kesiapan Kontingen Indonesia menghadapi Asian Games 2026. Dalam laporannya, Menpora menyebutkan bahwa pada Asian Games kali ini, Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga.

“Tadi pagi kami telah mengukuhkan 432 atlet, Bapak yang terdiri dari 35 cabang olahraga yang akan mewakili kontingen Indonesia untuk berjuang mengibarkan bendera Merah Putih sebanyak-banyaknya. Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mereka siap menjalankan tugas sebagai duta bangsa dan berjuang menunjukkan kedigdayaan Indonesia di depan negara-negara Asia,” ujar Menpora.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat bertemu dengan para atlet yang akan mewakili Indonesia. Kepala Negara menegaskan bahwa olahraga memiliki posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena kekuatan sebuah bangsa juga ditentukan oleh kualitas rakyatnya.

“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil,” ujar Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa kemampuan yang dimiliki para atlet merupakan anugerah sekaligus kehormatan yang tidak dimiliki semua orang. Karena itu, kesempatan untuk mewakili ratusan juta rakyat Indonesia harus dimaknai sebagai sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

“Pemberian Yang Maha Kuasa itu adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Tidak semua rakyat Indonesia diberi kemampuan yang kalian miliki. Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 orang atlet yang dikirim, yang memenuhi syarat, yang lolos kualifikasi, yang mewakili 287 juta, 432. Ini kehormatan yang sangat besar,” tegas Presiden.

Salah satu momen utama dalam acara pelepasan adalah penyerahan Bendera Merah Putih oleh Presiden Prabowo kepada perwakilan Kontingen Indonesia. Bendera tersebut diterima oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan medali emas IFSC Climbing World Series di Prancis pada 2026.

Penyerahan bendera menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah bangsa yang dibawa para atlet ke arena pertandingan. Seluruh anggota kontingen diharapkan mampu bertanding dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta memberikan penampilan terbaik bagi Indonesia.

Asian Games XX akan berlangsung di Prefektur Aichi, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung slogan “Imagine One Asia”, penyelenggaraan tahun ini diperkirakan melibatkan sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara yang akan bertanding dalam 41 cabang olahraga.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Indonesia membawa harapan besar masyarakat untuk kembali menghadirkan prestasi terbaik. Pelepasan di Istana Negara sekaligus menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan negara kepada para atlet yang akan berjuang membawa Merah Putih di panggung Asia.

Peraih Medali Emas Bonur Rp 3 Miliar

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa atlet Indonesia peraih medali emas pada Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 akan memperoleh bonus sebesar Rp 3 miliar. Besaran tersebut lebih tinggi dibandingkan bonus medali emas pada SEA Games sebelumnya yang mencapai Rp 1 miliar.

“Untuk SEA Games, medali emas dapat 1 miliar. Tapi ini Asian Games. Medali emas 3 miliar,” ujar Presiden.

Selain bonus bagi peraih emas, Presiden menegaskan bahwa perhatian pemerintah juga diberikan kepada atlet peraih medali perak dan perunggu, termasuk para pelatih. Kepala Negara meminta agar pengembangan karier mereka turut diperhatikan dan dipercepat.

“Medali perak, medali perunggu pun karier-kariernya kita semua percepat. Ada yang, ‘Pak, saya sudah sekian tahun belum naik pangkat.’ Termasuk pelatih-pelatih,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, prestasi dan pengabdian harus mendapatkan penghargaan yang layak. Ia menekankan agar negara tidak ragu memberikan penghormatan kepada mereka yang telah berbuat baik dan mengharumkan nama bangsa.

“Kita jangan pelit. Kalau baik, kita beri penghormatan,” tegas Presiden. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Buleleng Siap Jadi Tuan Rumah Kejurprov Bulutangkis Bali 2026, Pemkab Berikan Dukungan Penuh

Published

on

By

Buleleng Terima Audiensi PBSI Buleleng
TERIMA AUDIENSI: Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Buleleng beserta panitia pelaksana di ruang kerjanya pada Rabu (9/9). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulutangkis Bali 2026. Ajang bergengsi tingkat regional ini dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 11 Oktober 2026 dan dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Mekar, Kelurahan Seririt, Buleleng, Bali.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Buleleng beserta panitia pelaksana di ruang kerjanya pada Rabu (9/9). Penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah merupakan buah konsistensi pengawalan organisasi selama dua tahun terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PBSI Buleleng Anak Agung Ketut Widia Putra melaporkan bahwa kesiapan teknis ajang bulutangkis se-Bali ini telah mencapai 90 persen. Seluruh regulasi dan kriteria tempat yang ditetapkan oleh Pengprov PBSI Bali telah dipenuhi dengan baik, termasuk pembenahan fasilitas arena lima lapangan di GOR Mekar Seririt.

“Secara keseluruhan panitia telah menyiapkan segala sesuatunya. Persiapan sudah berjalan 90 persen, dan seluruh Pengkab/Pengkot PBSI se-Bali wajib mengirimkan atletnya mulai dari kategori usia dini hingga taruna dewasa,” ujar Anak Agung Ketut Widia Putra usai audiensi.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG menyampaikan apresiasi atas kegigihan pengurus PBSI Buleleng. Sutjidra menegaskan komitmen Pemkab Buleleng untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan serta mengonfirmasi kehadirannya secara langsung untuk membuka kejuaraan secara resmi.

“Kita harus optimistis penyelenggaraan Kejurprov ini berjalan sukses. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah mengasah prestasi atlet bulutangkis dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, tetapi juga menjadi sarana positif untuk mengarahkan potensi generasi muda ke kegiatan yang produktif,” ujar Sutjidra.

Guna menopang kelancaran penyelenggaraan, Pemkab Buleleng menyiapkan langkah penggalangan kemitraan melalui Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) daerah, di samping skema dana hibah olahraga dan koordinasi bersama KONI Bali. Selain itu, dukungan publikasi visual masif juga dikerahkan melalui jaringan videotron daerah di titik-titik strategis wilayah Seririt dan Singaraja.

Mengusung tema “Smash Prestasi: Satukan Bali dari Seririt, Buleleng”, perhelatan yang difungsikan sebagai wadah seleksi berjenjang menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ini diharapkan tak sekadar melahirkan bibit atlet unggulan baru, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, UMKM, hingga sektor perhotelan di Buleleng. (gs/bi)

 

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca