JIKA ada yang menyebut bahwa kesibukan di luar sekolah akan mengganggu mata pelajaran di kelas, ternyata dugaan itu tidaklah benar. Paling tidak dibuktikan oleh Ayu Evita Satwikayani, siswi SMAN 2 Semarapura Klungkung. Putri kedua sensei Ketut Mastra, Spd asal Selat Klungkung ini tidak saja berhasil di bangku sekolah tetapi juga sukses di berbagai arena lomba karate dengan meraih sebajibun medali.
Ayu Evita
mulai masuk Inkai sejak kelas 3 SD. Di bawah tempaan seorang guru yang selalu
menekankan betapa pentingnya disiplin dan fokus, membuat Ayu Evita tambah usia
tambah mumpuni menguasai jurus-jurus Inkai.
Bersama rekan-rekan yang lain, Ayu Evita mulai turun ke turnamen.
Kesibukannya
berlatih saban hari dan aktif berlomba ternyata tidak mengurangi hasil nilai
yang ditorehkan di sekolah. Ayu Evita tercatat selalu menyandang juara umum
sekolah selama duduk di bangku SD. Juara umum juga disandangnya ketika
mengikuti jenjang SMP.
Sebaliknya,
prestasi di sekolah ternyata tidak mengurangi medali yang diraih di arena.
Ketika mengikuti Olimpiada Olahraga Siswa Nasional (O2SN) pada Juni 2018 di Hotel
Batukaru Denpasar, Ayu Evita berhasil meraih medali perak.
Di bulan
November 2018, wanita kelahiran 23 Oktober 2001 ini yang ikut di kejuaraan Yogyakarta
State University Cup 8 South Asian University championship bisa membawa pulang
medali perak.
Pada Juni
2019, di ajang O2SN tingkat SMA, Ayu Evita yang lolos di Porprov dan dipercaya
mewakili Bali berhasil menyandang gelar juara 1. Ayu Evita turun di kelas kata/jurus
putri.
Sebulan kemudian
di ajang Porjar Provinsi Bali, Juli 2019 Ayu Evita kembali meraih medali emas
di kelas kumite putri. Hasil ini sekaligus mengantarkan ke Popnas di Jakarta
pada November 2019 dan berhasil meraih medali perak kelas kumite putri.
Menyandang
gelar juara 1 di O2SN Provinsi Bali, Ayu Evita juga dipercaya mewakili Bali ke
ajang nasional di Aceh Agustus 2019 dan berhasil masuk rangking 5 besar kelas
kata. Ketika Porprov Bali XIV di Tabanan 4-8 September 2019 Ayu Evita juga
berhasil masuk juara 3 kelas kata putri.
Ayu Evita
juga ikut bersaing di ajang Walikota Surabaya Internasional Open. Turun di
kelas kumite yunior putri, siswa yang juga aktif di OSIS ini berhasil membawa
pulang medali emas.
Di event terakhir
2019, ikut Piala Pangdam Udayana, Ayu Evita berhasil merebut dua medali yakni juara
1 kelas kata dan juara 2 kumite junior putri. Lanjut di Piala Dandim Cup
Tabanan Desember 2019, Ayu Evita berhasil meraih juara 1 kelas kata putri
senior dan juara 2 kumite min-61 kg putri.
Ayu Evita
yang beberapa kali bertengger di posisi puncak dipercaya mewakili Bali di ajang
Kejurnas di Cibubur Jabar 21-23 Februari mendatang.
Walaupun
bangku sekolah sering ditinggalkan, Ayu Evita masih selalu menyandang juara
umum di SMAN 2 Semarapura. Bahkan ketika
pertemuan ketua OSIS seluruh Indonesia, Ayu Evita yang menjabat sebagai wakil
ketua justru dipercaya mewakili sekolah pada pertemuan itu.
Siswi yang
ingin melanjutkan studinya di Fakultas Kedokteran tahun ini, bisa berprestasi
di dua bidang yang sama-sama membutuhkan waktu, tidak terlepas dari
kedisiplinan dan selalu fokus pada yang dikerjakan. Baik ketika menerima mata
pelajaran di sekolah dan berlatih di Dojo, mengerjakan PR di rumah hingga
kegiatan sekolah yang selalu tepat waktu.
Toh begitu Ayu Evita masih sempat mengisi waktu luang dengan bermain
game. (Balu1)