Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Atlet Peraih Medali di Asian Games Dapat Bonus dari Pemprov Bali

BALIILU Tayang

:

raih medali
SERAHKAN PENGHARGAAN: Penjabat (PJ) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya saat menyerahkan penghargaan kepada atlet asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi (atlet panjat tebing) dan Sanggoe Darma Tanjung (atlet skateboard) yang berhasil meraih medali dalam gelaran di ajang Asian Games 2022 Hangzhou, China. (Foto: Hms Pemprov)

Denpasar, baliilu.com – Penjabat (PJ) Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya mengapresiasi dan sangat bangga akan prestasi yang diraih atlet asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi (atlet panjat tebing) dan Sanggoe Darma Tanjung (atlet skateboard) yang berhasil meraih medali dalam gelaran di ajang Asian Games 2022 Hangzhou, China.

“Saya pagi ini sangat bahagia dan beruntung bertemu adik-adik kita yang luar biasa. Saya sangat bangga prestasi dari Desak dan Sanggoe, yang bukan hanya mengharumkan nama Bali tapi Indonesia,” kata Pj Gubernur saat menerima audiensi kedua atlet beserta KONI Bali, yang sekaligus juga penyerahan penghargaan kepada atlet berprestasi pada Asian Games ke-19 bertempat di Ruang Tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (12/1) pagi.

Prestasi dengan torehan dua medali (emas dan perak) dari Desak dan satu medali perak dari Sanggoe di ajang Asian Games menurut Pj. Gubernur, menyebarkan optimisme akan prestasi olahraga Bali di tahun-tahun mendatang, terlebih Bali akan menyongsong PON XXI Aceh-Sumut 2024. “Prestasi Desak dan Sanggoe tentu akan membuat kita lebih optimis, pada PON selanjutnya paling tidak kita bisa mempertahankan prestasi yang luar biasa pada PON Papua lalu dimana kita dapat posisi kelima,” kata Mahendra Jaya. “Adik-adik kita ini sekarang jadi ikon, jadi kebanggaan dan role model bagi anak-anak muda Bali, jadi inspirasi untuk bisa berprestasi di ajang olahraga,” ungkapnya lagi.

Untuk itu, mantan Staf Khusus Bidang Keamanan dan Hukum Mendagri ini mengharapkan para atlet Bali yang akan berlaga di ajang-ajang nasional maupun internasional nantinya akan mendapatkan perhatian penuh. “Perhitungkan betul sarana akomodasi serta apresiasi bagi atlet nantinya. Jangan sampai atlet kita kesulitan, harus nyaman dan terfasilitasi. Kita kawal dan monitor juga atlet kita nanti selama pelatda,” katanya. “Bayangkan di PON Papua kita posisi kelima dari 34 Provinsi padahal dari segi jumlah penduduk kita kecil dibandingkan daerah lain, kami sangat bangga,” tandasnya lagi.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Berikan Tanggapan terhadap Pandangan Umum Fraksi tentang Perubahan Bentuk Hukum Jamkrida

Sementara itu, Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan melaporkan bahwa untuk PON 2024 Aceh-Sumut, Bali sudah meloloskan 563 atlet dari 48 cabang olahraga untuk berlaga di ajang olahraga paling bergengsi di tanah air tersebut. “Untuk PON tahun 2024 ini, akan dimulai awal September 2024 dan ada kenaikan jumlah cabor yang luar biasa, dimana ada 69 cabor. Sebelumnya di PON Papua kita ada di posisi kelima dengan mengikuti 29 cabor dan kita akan mempertahankan prestasi ini tentu lebih sulit,” kata Darmawan.

Dengan desentralisasi latihan yang dimulai Februari 2024 mendatang serta sentralisasi latihan (Pelatda) yang dimulai pada Juni 2024, Darmawan mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi agar para atlet bisa memberikan yang terbaik di ajang empat tahunan tersebut. “Kita dan teman-teman ingin berikan yang terbaik. Kita kelola 563 atlet ini agar bisa berkontribusi di PON mendatang,” katanya.

Sedangkan khusus untuk Desak Rita dan Sanggoe, Darmawan mengatakan pihaknya juga mengarahkan kedua atlet andalan Bali tersebut untuk juga menyabet medali di SEA Games 2025 mendatang. “Khusus Desak Rita, kami juga ingin sekalian pamit dan minta doa restu karena akan mengikuti pelatnas untuk ikut Olimpiade Prancis 2024 Juni mendatang,” katanya.

Desak Made Rita Kusuma Dewi, berhasil meraih medali emas nomor speed puteri dan perak pada Speed Woman Relay (beregu) pada Asian Games 2022 Hangzhou dengan rekor waktu fantastis, 6,364 detik. Catatan waktu Desak Made tersebut memecahkan rekor Asian Games yang ia catat atas namanya sendiri. Sedangkan atlet skateboard Sanggoe Darma Tanjung mempersembahkan medali perak bagi Indonesia dari nomor men’s street di ajang yang sama sekaligus masuk jajaran 50 besar atlet skateboard dunia.

Baca Juga  Pemerintah Provinsi Bali Dukung Pengembangan Ekosistem Kedirgantaraan di Bali

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Bali menyerahkan secara langsung piagam penghargaan kepada kedua atlet serta bonus sejumlah Rp 50 juta rupiah untuk medali emas dan Rp 35 juta untuk prestasi medali perak. Turut menyaksikan, Asisten 1 Setda Provinsi Bali Dewa Gde Mahendra Putra, Kadisdikpora Provinsi Bali IGN Boy Jayawibawa dan Sekretaris KONI Nyoman Yamadiputra. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Dominasi Medali, Kontingen Badung Sabet Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026

Published

on

By

Badung Juara Umum Bakti Negara Cup I 2026
FOTO BERSAMA: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta berfoto bersama saat penutupan Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026 di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Kontingen Kabupaten Badung sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum dalam perhelatan bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Gelaran yang menjadi wadah penjaringan talenta muda sekaligus penguat sport tourism berbasis budaya ini resmi ditutup di GOR Purna Krida Kerobokan, Selasa (8/9).

Badung memimpin puncak klasemen setelah mendominasi perolehan dengan mengoleksi 14 medali emas, 8 perak dan 10 perunggu. Posisi Juara Umum II ditempati oleh Kota Denpasar yang mengemas 12 emas, 5 perak, dan 7 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Buleleng harus puas berada di peringkat Juara Umum III dengan raihan 6 emas, 7 perak, dan 7 perunggu.

Wakil Bupati Badung yang juga menjabat Ketua Lembaga Dewan Pendekar Pusat Bakti Negara Bali, Bagus Alit Sucipta, mengapresiasi tinggi perjuangan seluruh atlet muda yang telah berlaga sejak kejuaraan ini dimulai pada 4 September lalu.

“Ajang Bakti Negara Cup pertama ini menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda pencak silat di Bali. Evaluasi akan terus kita lakukan, dan kami pastikan Kota Denpasar siap menjadi tuan rumah untuk Bakti Negara Cup II mendatang,” tegas Bagus Alit Sucipta saat didampingi anggota DPRD Badung, Putu Yunita Oktarini.

Apresiasi terhadap kejuaraan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Mewakili Wakil Gubernur Bali, Kadisdikpora Provinsi Bali Ida Bagus Gde Wesnawa Punia menyatakan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembinaan seni bela diri tradisional yang kaya akan nilai adat dan budaya ini.

“Kesuksesan penyelenggaraan ini tidak lepas dari peran serta lintas pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh masyarakat. Kita berharap ajang ini terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” kata Wesnawa Punia sebelum menutup resmi gelaran tersebut.

Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Berikan Tanggapan terhadap Pandangan Umum Fraksi tentang Perubahan Bentuk Hukum Jamkrida

Dalam laporan penutupnya, Ketua DPC Bakti Negara Badung, Ketut Antara, memaparkan kejuaraan selama lima hari ini total memperebutkan 43 medali emas, 38 medali perak, dan 62 medali perunggu yang terbagi dalam 20 kelas tanding dan 8 kelas kategori jurus. Selain perolehan medali beregu, panitia juga menetapkan empat pesilat sebagai atlet terbaik di kategori remaja dan dewasa.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada seluruh pihak dan para sponsor yang telah memberikan dukungan dan membantu mensukseskan pelaksanaan Bakti Negara Cup I Tahun 2026. Semoga sinergi dan kebersamaan ini dapat terus terjaga dalam penyelenggaraan Bakti Negara Cup berikutnya,” pungkasnya.

Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti serta anggota, Dewan Juri, Ketua KONI Badung, Ketua IPSI Badung, Ketua DPC  Bakti Negara serta pengurus Kabupaten Kota se-Bali, para atlet serta undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Berikut Aturan Baru Dalam Kompetisi Musim 2026/27, Pecinta Sepak Bola Wajib Tahu

Published

on

By

Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar dalam laga pembuka BRI Super League 2026/27
Bali United FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026), dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Kompetisi BRI Super League 2026/27 akhirnya bergulir dengan dimulainya laga pembukaan antara Bali United FC dengan PSS Sleman. Pertarungan kedua tim dengan basis suporter yang besar itu terjadi pada Jumat (4/9) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Kompetisi liga kasta teratas di Indonesia ini akan berlangsung dari bulan September 2026 hingga awal Juni 2027 mendatang.

Adapun beberapa perubahan aturan penyesuaian Laws of the Game yang mengatur terkait perilaku pemain hingga perluasan kewenangan Video Assistant Referee (VAR). Perubahan aturan ini bahkan sudah diterapkan lebih dulu saat pagelaran Piala Dunia 2026 lalu yang kini akan dijalankan pada pelaksanaan Super League 2026/27.

  1. Aturan Hitung 5 Detik

Setiap kesempatan lemparan atau tendangan gawang telah dibatas maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit. Jika melanggar, lemparan-lemparan ke dalam akan berpindah ke lawan dan tendangan gawang yang melebihi batas waktu akan diberikan tendangan sudut bagi lawan.

  1. Batas Waktu Pergantian Pemain

Pemain yang diganti harus meninggalkan pertandingan lapangan paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat. Jika streaming, pemain yang menggantikan tidak diizinkan masuk arena pertandingan hingga waktu aktif bertanding telah melewati 60 detik / 1 menit kemudian.

  1. Jeda 1 Menit untuk Pemain Cedera

Pemain yang mengalami cedera tanpa penjaga gawang, harus mendapat perawatan medis luar arena lapangan. Pemain tersebut boleh kembali masuk setelah satu menit aktif berlangsungnya pertandingan.

  1. Protes Potensi Kartu Merah yang Berlebihan

Pemain atau pejabat yang keluar dari area lapangan atau melakukan tindakan provokatif terhadap keputusan wasit dapat langsung menerima kartu merah.

  1. Konfrontasi = Kartu Merah

Pemain yang menutup mulut dengan tangan atau jersey saat melakukan konfrontasi provokatif dengan lawan dapat langsung dihukum kartu merah.

  1. Peninjauan VAR
Baca Juga  Pj. Gubernur Bali Berikan Tanggapan terhadap Pandangan Umum Fraksi tentang Perubahan Bentuk Hukum Jamkrida

VAR saat ini memiliki cakupan kewenangan yang lebih luas, termasuk kejadian tendangan sudut, kartu kuning kedua berujung kartu merah dan pelanggaran tim menyerang sebelum terjadinya situasi bola mati.

Dengan beberapa perubahan dalam Laws of the Game ini diharapkan para pecinta sepak bola termasuk Semeton juga dapat memahami dan bijak dalam menikmati setiap pertandingan sepak bola di Super League 2026/27.

Semoga perjuangan Bali United FC di musim ini juga menuai hasil positif dibandingkan musim sebelumnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Dihadiri 16.000 Suporter, Bali United Menang 2-1 Atas PSS Sleman

Published

on

By

Pemain Bali United FC rayakan kemenangan 2-1 atas PSS Sleman dalam laga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kapten I Wayan Dipta
MENANG: Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27 dengan meraih skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026). (Foto: baliutd)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses meraih kemenangan penting dalam laga pembuka pekan pertama BRI Super League 2026/27. Pasukan Serdadu Tridatu meraih hasil positif dengan skor 2-1 atas tamunya, PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9/2026).

Dua gol Bali United dicetak melalui tendangan penalti Teppei Yachida menit 40 dan sepakan Queven Inacio menit 66 memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS Sleman. Sementara tim tamu memperkecil ketertinggalan pada penghujung babak kedua melalui sundulan Melvyn Lorenzen.

Dengan hasil kemenangan tuan rumah 2-1 menampilkan belasan ribu penonton, pelatih kepala Bali United FC memberikan komentarnya.

“Situasi yang sangat luar biasa melalui atmosfer suporter yang fantastik. Kehadiran tim tamu juga menambah nuansa yang indah ini. Tim juga bermain dengan sangat baik, menghadirkan atmosfer yang bagus dan meraih tiga poin kemenangan,” ucap Coach Johnny.

Bali United sebenarnya mencetak hingga 4 gol, dimana gol lainnya dari Jort van der Sande dan Irfan Jaya dianulir oleh hakim garis yang dianggap offside lebih dulu. Kendati demikian, hasil kemenangan ini menjadi modal Serdadu Tridatu menampilkan musim kompetisi yang baru.

Striker Bali United, Jort Van Der Sande turut memberikan komentar positifnya. “Saya pikir atmosfer pertandingan yang luar biasa di Stadion Dipta. Kami bisa mengontrol pertandingan dengan mencetak dua gol. Namun sayang, kami kebobolan satu gol di menit akhir. Tapi secara keseluruhan, pertandingan yang luar biasa ini,” ungkap Jort.

Dengan hasil positif di pekan pertama, Bali United akan melanjutkan laga pekan kedua dengan menjamu Isenmulang FC. Laga pekan kedua tersebut mengalami perubahan status mengingat harusnya Bali United melakoni laga tandang.

Baca Juga  Terima Audiensi IAI Bali, S.M. Mahendra Jaya Bahas Lisensi Arsitek dan Arsitektur Bali

Meski begitu, hasil ini memotivasi para pemain untuk kembali meraih hasil terbaik pekan kedua mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca