Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bagus Dananjaya Raih Juara II Esai Tingkat Nasional Dalam Ajang EFW Glorious Decade Undiknas University

BALIILU Tayang

:

Bagus Dananjaya
I Gede Bagus Dananjaya, mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Akuntansi FEB Unud. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – I Gede Bagus Dananjaya merupakan seorang mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Akuntansi angkatan 2021 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana yang kerap disapa Danan berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara II Esai pada ajang EFW Glorious Decade setelah berjuang bersama 25 peserta lomba lainnya.

Selain berprestasi, Danan juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam kepanitiaan dan organisasi yakni sebagai fungsionaris bidang PSDM di Himpunan Mahasiswa Akuntansi FEB Unud tahun 2022. Danan juga merupakan seorang awardee beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) tahun 2023. Tidak hanya fokus berorganisasi, Danan juga menyempatkan dirinya untuk terus mengasah kemampuan di bidang akademik dengan mengikuti berbagai ajang perlombaan yang salah satunya adalah EFW Glorious Decade yang bertujuan untuk membangun potensi mahasiswa menuju generasi emas Indonesia di tahun 2045.

Bagus Dananjaya
I Gede Bagus Dananjaya, berfoto bersama mentor. (Foto: ist)

Perjalanan yang ditempuh Danan untuk meraih juara tidaklah mudah. Ada banyak usaha dan proses yang harus ia lalui. Dalam ajang kompetisi esai tingkat nasional yang diselenggarakan oleh BEM FEB Universitas Pendidikan Nasional ini. Ia bersaing dengan puluhan mahasiswa lainnya untuk bisa meraih juara. Dengan waktu yang relatif singkat, Danan melakukan riset atas isu-isu terkini dan terus melakukan konsultasi dengan para mentornya yang berasal dari mahasiswa FEB Unud juga.

Danan merupakan seseorang yang bertipe deadliner, sehingga ia memiliki kendala keterbatasan waktu dalam pengumpulan esai tersebut. “Kendalanya yaitu pada waktu yang cukup mepet deadline dalam penyelesaian karya esainya, bisa dibilang saat itu saya mengumpulkan karya pada 10 menit sebelum tautan pengumpulan karya ditutup,” ujarnya.

Namun, hal ini dijadikan sebuah tantangan yang mendorong Danan untuk lebih fokus terhadap karya yang akan dikumpulkan dan sebagai pembelajaran agar tidak mendekati batas pengumpulan dalam membuat karya untuk hasil yang lebih maksimal kedepannya. 

Baca Juga  Kelas Kolaborasi Unud Hadirkan Prilly Latuconsina Sebagai Dosen Praktisi

Walaupun perlombaan ini merupakan kompetisi esai pertama yang diikuti, Danan tidak berkecil hati dan memberikan yang terbaik dalam perlombaan yang diikuti. Dengan esai yang bertajuk penerapan aplikasi Good Corporate Governance (GCG) dalam meningkatkan kinerja perusahaan serta mengurangi kemungkinan terjadinya fraud, ia dapat melaju ke babak final bersama 9 peserta lainnya.

Segala persiapan dilakukan dengan matang membuat tahapan presentasi final yang dilalui Danan dapat berlangsung tanpa kendala. Berkat kegigihan dan konsistensinya, tidak disangka bahwa lomba perdananya di bidang esai dapat menorehkan Juara II. Bermotokan “Sepi ing pamrih, rame ing gawe”, ia berharap agar ini menjadi titik awal dan landasan untuk terus menorehkan prestasi di bidang kompetisi lainnya. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3500-I-Gede-Bagus-Dananjaya-Raih-Juara-II-Esai-Tingkat-Nasional-Dalam-Ajang-Perlombaan-EFW-Glorious-Decade-Undiknas-University.html (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Bupati Tandatangani Prasasti “Karya Ngenteg Linggih” Pura Dalem Desa Adat Ambengan

Published

on

By

Bupati Badung Adi Arnawa menandatangani prasasti karya di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Abiansemal.
TANDA TANGANI PRASASTI: Bupati Adi Arnawa menandatangani prasasti karya saat menghadiri “Karya Ngenteg Linggih Madasar Tawur Balik Sumpah Madyaning Utama” di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Rabu (29/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung Menawa Ratna, Madasar Tawur Balik Sumpah Madyaning Utama di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, pada Rabu (29/7). Sebagai Yajamana Karya Ida Peranda Putra Watulumbang dari Griya Gede Baha.

Pada kesempatan ini, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Badung secara simbolis sebesar Rp 1,9 miliar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti karya.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam sembrama wecananya menyampaikan bahwa Pemkab Badung berkomitmen dalam pembangunan infrastruktur, pelestarian budaya serta peningkatan kualitas SDM guna menjaga pariwisata di Kabupaten Badung. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada krama desa adat Ambengan yang telah ikut serta dalam melestarikan budaya melalui pelaksanaan karya ini.

“Selain upaya melestarikan budaya dan meningkatkan sradha bakti, pelaksanaan karya ini merupakan momentum untuk kami Pemkab Badung dalam mensosialisasikan program-program yang telah dan akan dilaksanakan kepada krama di Desa Adat Ambengan. Tetap jaga kekompakan, persatuan dan semangat gotong royongnya,” ujarnya.

Kelian Dinas Banjar Ambengan Ida Bagus Ari Gunada dalam laporannya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Badung yang telah banyak membantu Desa Adat Ambengan dalam pembangunan maupun karya ini.

“Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Desa Ayunan yang telah membantu pelaksanaan karya ini serta krama Desa Adat Ambengan yang telah bersatu dan bergotong royong dalam menyukseskan karya ini,” ucapnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, anggota DPD RI perwakilan Bali I Komang Merta Jiwa, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Perwakilan Camat Abiansemal beserta unsur tripika kecamatan, Perbekel Desa Ayunan I Made Kumara Nata, Bendesa Adat Ayunan I Made Seniartha, Bendesa Adat Ambengan I Made Miasa beserta Krama Desa Adat Ambengan. (gs/bi)

Baca Juga  Seminar Kebijakan Publik dalam Kajian Budaya

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Penanganan Sampah, Program TJSL BRI Serahkan Bantuan Dump Truck kepada Kodam IX/Udayana

Published

on

By

Regional CEO BRI Region 17/Denpasar Hery Noercahya menyerahkan bantuan dump truck kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto di GOR Yudomo, Denpasar.
SERAHKAN BANTUAN: Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, menyerahkan bantuan melalui Program TJSL BRI Peduli berupa satu unit dump truck pengangkut sampah kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, di GOR Yudomo, Asrama Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Rabu (29/7/2026). (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menyerahkan bantuan satu unit dump truck pengangkut sampah kepada Kodam IX/Udayana sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan di Bali.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, di GOR Yudomo, Asrama Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Rabu (29/7/2026).

Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program TJSL yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

“Dump truck ini diharapkan dapat mendukung operasional Kodam IX/Udayana dalam kegiatan pengelolaan dan pengangkutan sampah, sekaligus memperkuat berbagai program sosial dan lingkungan yang melibatkan masyarakat.

BRI percaya bahwa kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Hery.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan BRI terhadap berbagai program pelestarian lingkungan yang dijalankan Kodam IX/Udayana bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas bantuan dump truck ini. Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan pengelolaan dan pengangkutan sampah dalam berbagai program karya bakti, gotong royong, serta aksi peduli lingkungan yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Bantuan ini semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan lestari,” ungkap Pangdam.

Baca Juga  Seminar Kebijakan Publik dalam Kajian Budaya

Pangdam menambahkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Karena itu, kemitraan antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan.

Bantuan yang disalurkan melalui Program TJSL BRI Peduli tersebut juga selaras dengan komitmen BRI dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa bantuan dump truck dari BRI merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan dunia usaha dalam mendukung kepentingan masyarakat, khususnya pada bidang pelestarian lingkungan.

Kolonel Amrizal menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, kolaborasi seperti yang terjalin antara BRI dan Kodam IX/Udayana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga kebersihan, kelestarian alam, dan menciptakan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan bagi masyarakat Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Refleksi Hari Anak Nasional Ke-42, Ny. Putri Koster: Peran Orang Tua Jadi Kunci Membangun Generasi Unggul

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali, Pemprov Bali, Hari Anak Nasional, Sekolah Rakyat Karangasem
HAN KE-42: Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (29/7) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 berlangsung di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Rabu (29/7) pagi.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang hadir sebagai pembicara utama, menyampaikan bahwa peringatan HAN ke-42 tidak hanya menempatkan anak sebagai pusat perhatian, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi para orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital.

Ny. Putri Koster menilai Program Sekolah Rakyat sangat membantu dalam memberikan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program yang dilengkapi dengan fasilitas asrama tersebut dinilai membuka peluang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Ibu baru pertama kali datang ke sini, dan sekolah ini luar biasa. Anak-anak sudah difasilitasi negara,” ungkapnya.

Melalui peringatan HAN, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya evaluasi diri bagi orang tua. Menurutnya, perkembangan zaman turut membawa perubahan dalam pola pengasuhan, terutama terhadap Generasi Z dan Generasi Alfa yang tumbuh berdampingan dengan teknologi digital.

Karena itu, orang tua dituntut mampu beradaptasi, tidak hanya dengan melindungi anak dari dampak negatif teknologi dan media sosial, tetapi juga membimbing mereka agar tumbuh mandiri dan bertanggung jawab. Perubahan pola pengasuhan antara masa lalu dan masa kini pun menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga.

Baca Juga  Prodi Sarjana Manajemen FEB Unud Gelar Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Proposal PKM Karya Ilmiah, KBMI, KMBK

“Dulu, anak diajarkan untuk mengakui kesalahan dengan ikhlas. Sekarang, tidak jarang anak tidak mau disalahkan, bahkan orang tua ikut menyalahkan guru atau sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ny. Putri Koster menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, pendidikan tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menyayangi anak bukan berarti memanjakan, sementara melindungi anak bukan berarti memberikan proteksi secara berlebihan.

Ny. Putri Koster juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan komitmen dalam membangun generasi unggul melalui Program “Satu Keluarga Satu Sarjana”. Melalui program tersebut, Gubernur Bali menargetkan tidak ada lagi anak Bali yang tidak memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu solusi nyata untuk mendukung cita-cita tersebut, terutama bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.

Para orang tua juga diimbau memiliki kesadaran untuk menjadikan pendidikan anak sebagai investasi masa depan, termasuk dengan memprioritaskan kebutuhan pendidikan dibandingkan kepentingan atau kesenangan pribadi.

Pepatah “guru kencing berdiri, murid kencing berlari” menjadi pengingat bahwa teladan orang dewasa sangat menentukan pembentukan karakter dan arah perkembangan anak. Dengan fondasi pendidikan dan karakter yang kuat, generasi masa depan diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali, A.A. Sagung Mas Dwipayani, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HAN 2026 menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.

Ia menekankan bahwa anak bukan sekadar objek perhatian, melainkan individu yang harus dihormati, didengar pendapatnya, serta dilindungi dari berbagai bentuk ancaman. Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta berpartisipasi dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang.

Baca Juga  Kelas Kolaborasi Unud Hadirkan Prilly Latuconsina Sebagai Dosen Praktisi

Peringatan HAN juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang semakin ramah anak, sehingga setiap anak dapat tumbuh secara optimal dan memperoleh kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber di bidang perlindungan dan perkembangan anak, antara lain Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Provinsi Bali, Ni Luh Gede Yastini; Asisten Manajer Madya pada Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Bali, Kadek Kharisma Suryandari; serta Norma Arindri Dangkua dari HIMPSI Bali. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan hiburan bondres.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Karangasem, Camat Kubu, serta Kepala Sekolah Rakyat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca