Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Bali vs Jatim Final Ideal Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Dipta Gianyar

BALIILU Tayang

:

Banteng Bali
Laga semifinal antara Banteng Bali melawan Banteng Sulawesi Selatan dengan skor 3-1. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Final ideal Liga Kampung Soekarno Cup 2025 akan tersaji di Stadion Dipta Gianyar Bali, Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 17.00 Wita. Banteng Bali akan berhadapan dengan Banteng Jawa Timur (Jatim).

Kedua tim kuat berhasil lolos final setelah menang di laga semifinal di Stadion Ngurah Rai. Jatim lolos setelah menang 2-1 atas Jawa Tengah. Sementara Bali ke final usai kalahkan Sulawesi Selatan dengan skor 3-1.

Sementara itu, perebutan juara ketiga antara Sulsel dan Jateng berlangsung di Stadion Dipta Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 08.00 Wita (jam 8 pagi).

Laga semifinal pertama antara Jatim vs Jateng berlangsung ketat. Skor kemenangan tipis 2-1 Jatim dicetak Ryanata Yoga Permana menit 35 dan Moh Atta Jibrani menit 57. Satu gol Jateng dicetak menit 83 lewat titik putih oleh Manggih Alifendi. Setelah gol ini Jateng bangkit, namun hingga akhir laga tak ada gol tambahan.

Laga semifinal antara Banteng Jatim melawan Banteng Jateng dengan skor 2-1. (Foto: gs)

Sementara semifinal Bali vs Sulsel berjalan panas. Sejumlah pelanggaran keras tak terhindar. Gol Bali tercipta saat laga baru berjalan 15 menit lewat kaki Yulius Holo. Setelah gol ini, pemain bertahan Sulsel melanggar pemain depan Bali di area terlarang.

Kesempatan penalti dituntaskan I Made Anta Wijaya menit 35. Sebelum menutup babak pertama, Yulios menambah gol untuk keunggulan Bali menjadi 3-0.

Sulsel mencoba bangkit di babak kedua. Konektifitas tim Sulsel terlihat mendominasi laga. Bali tampak panik dan mengganti sejumlah pemain untuk menjaga kestabilan tim. Pergantian ini memberikan kesempatan Sulsel mencetak gol menit 57 lewat kaki Wahyu.

Baca Juga  Pelatih dan Pemain Harapkan Soekarno Cup Gulirkan Kompetisi Usia Muda

Setelah skor  3-1, Sulsel gencar lancarkan serangan. Sejumlah peluang tercipta namun lini bertahan Bali masih kokoh. Hingga laga berakhir, skor 3-1 untuk Bali tetap bertahan.

Pelatih Banteng Bali AA Bramastra alias Gung Bram berterima kasih kepada perjuangan para pemain Banteng Bali di semifinal hadapi Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Saya berterima kasih kepada pemain yang telah puputan hingga akhir laga. Terima kasih juga kepada DPD PDI-P Bali atas dukungan luar biasa. Suksma para suporter, kami harap datang lebih banyak saat final lawan Jatim,” jelas Gung Bram.

Gung Bram akan fokus pada recovery pemain karena pada babak kedua lawan Sulsel pemain sempat drop karena padatnya match.

Ia menilai Jatim sebagai barometer sepakbola Indonesia. “Tapi kami sudah punya catatan apa saja yang akan kami lakukan taktikal lawan mereka,” katanya.

Bermain di lapangan Stadion Dipta, kata Gung Bram menjadi motivasi pemain. Karena mereka akan tampil di lapangan bagus dan fasilitas terbaik di Bali.

“Kami jadikan motivasi bagi pemain muda. Kami akan berjuang mempertahankan gelar juara Liga Kampung Soekarno Cup,” katanya.

Pemain Banteng Bali Kadek Yoga Prasetya menyampaikan terima kasih kepada penonton atas supportnya dan diharapkan datang lebih banyak lagi pada final.

Pelatih Banteng Jatim, Anies Septyawan mengatakan, pihaknya bersyukur bisa memenangkan pertandingan lawan Jateng dan lolos final.

Terkait dengan lawan Bali di final nanti, Anies Septyawan mengaku timnya tak gentar. Tim  Banteng Jatim targetkan Juara Soekarno Cup 2025.

“Lebih seru dan bagus melawan Bali, atmosfer pertandingan pasti akan berbeda mengingat sebagai tuan rumah,” katanya.

Dia mengatakan pemain Jatim datang ke turnamen ini dalam kondisi siap hadapi atmosfer suporter tuan rumah.

Baca Juga  Dramatis, Jawa Timur Juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025, Kalahkan Bali 4-2

Laga final nanti rencana akan dihadiri langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Prof  Hj Megawati Soekarno Putri. Presiden ke-5 RI ini juga akan menyerahkan secara simbolis bantuan donasi hasil penjualan merchandise dan sumbangan para pengurus dan kader partai kepada korban bencana banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di sela laga final. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Gubernur Koster akan Wujudkan Wall Panjat Tebing di Pulau Bali

Bali Siap Sebagai Tuan Rumah World Climbing Series Tahun 2027

Loading

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Ketua FPTI Bali Putu Yudi Atmika di Jayasabha Denpasar.
TERIMA PENGPROV: Gubernur Bali Wayan Koster menerima Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, yang diketuai Putu Yudi Atmika pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Mendapat laporan terkait Bali yang belum memiliki Wall Panjat Tebing bertaraf internasional, membuat Gubernur Bali Wayan Koster mempersiapkan sarana olahraga yang menyerupai tebing alam ini dengan jenis utama seperti bouldering, lead, dan speed, untuk segera diwujudkan pada tahun 2027 mendatang.

Gubernur Koster berpandangan, olahraga panjat tebing memiliki daya tarik yang sangat tinggi di Bali, selain juga mampu melahirkan atlet dunia, seperti Desak Made Rita Kusuma Dewi dari Kabupaten Buleleng, olahraga ini akan mampu menjadi destinasi sport tourism dunia di Pulau Dewata.

Untuk mewujudkannya, Gubernur Koster pada, Jumat 24 Juli 2026 di Jayasabha, Denpasar memastikan ke Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika bahwa wall panjat tebing bertaraf internasional ini akan dianggarkan, terkait tempat/venue-nya agar dikaji lebih matang.

“Saya berharap, kegiatan kejuaraan dunia panjat tebing ini bisa dilaksanakan di Bali sesuai informasi yang disampaikan Ketua FPTI, Pak Yudi. Saya akan support dengan fasilitas yang diperlukan berupa wall panjat tebing, kalau bisa tahun 2027 sudah bisa Bali menjadi tuan rumah dunia event panjat tebing. Ini sangat Saya dukung, karena selaras dengan program sport tourism yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali, karena Bali memiliki nama baik sebagai destinasi wisata dunia,” tegas Gubernur Koster.

Sebelumnya, Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia Bali, Putu Yudi Atmika melaporkan ke Gubernur Bali, Wayan Koster bahwa Bali beberapa kali melewati event World Climbing Series, karena dunia belum melihat adanya fasilitas wall panjat tebing yang memadai di Bali sebagai syarat untuk menjadi tuan rumah olahraga panjat tebing dunia.

Baca Juga  PDI-P Serahkan Dana Gotong-royong Rp 517 Juta untuk Korban Banjir Sumbar, Aceh dan Sumut

Pihaknya berharap, Pemerintah memprogramkan prasarana ini, karena dampaknya sangat positif, selain mencetak bibit atlet berkualitas dan berdaya saing, Bali akan menjadi destinasi sport tourism dunia, khususnya pada bidang olahraga panjat tebing.

“Kami siap dorong tekad Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster untuk mewujudkan wall panjat tebing ini, sehingga Bali siap menjadi tuan rumah World Climbing Series,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Resmi Ditutup, Desa Tegal Kertha dan Desa Sumerta Kaja Jadi Juara

Wahana Pembibitan Atlet dan Penguatan Kolaborasi

Loading

Published

on

By

Penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 ditandai penyerahan piala, piagam, dan tabungan Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar
PENUTUPAN TURNAMEN: Pelaksanaan penutupan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026 yang ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Gelaran Turnamen Tenis Meja serangkaian Hari Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi berakhir setelah laga puncak yang digelar di Graha Yowana Suci Denpasar, Sabtu (18/7) petang. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi wahana pembibitan dan pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar. Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan piala, piagam, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali kepada para pemenang.

Adapun para juara Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Kota Denpasar Tahun 2026 pada masing-masing kategori, yakni Kategori Beregu Antar Desa dengan Juara I diraih Desa Tegal Kertha, Juara II Kelurahan Panjer, serta Juara III bersama Desa Dauh Puri Kelod dan Desa Ubung Kaja. Selanjutnya, pada Kategori Ganda Antar Desa, Juara I diraih Desa Sumerta Kaja, Juara II Kelurahan Dauh Puri, serta Juara III Desa Peguyangan Kaja dan Desa Dauh Puri Kauh.

Untuk Kategori Pelajar Putra U-13 Tahun, Juara I diraih Kadek Bayu Nararya Satya, Juara II I Made Gede Rafa Laksmana Wira Cahyana, serta Juara III I Kadek Danesha Artha Suputra dan Danur Eka Pratama. Sementara pada Kategori Pelajar Putri U-13 Tahun, Juara I diraih Putu Aricia Trisnayu, Juara II Ni Putu Prasida Putri Wibawa, serta Juara III Ni Komang Meida Sasmita Prastesya dan Ni Putu Bintang Gustiani.

Pada Kategori Pelajar Putra U-19 Tahun, Juara I diraih Komang Andri Vandita, Juara II I Kadek Alit Putra Yasa, serta Juara III I Made Yuga Praditya dan Kadek Yoga Priananta Chandra Bhuwana. Sedangkan pada Kategori Pelajar Putri U-19 Tahun, Juara I diraih Ni Putu Nanda Kharisma Artha Dewi, Juara II Putu Putri Indah Cahyani, serta Juara III Vidi Prasinta Dewi dan Dewa Ayu Oso Surya Harum Genetri. Seluruh pemenang memperoleh hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, dan tabungan dari Bank BPD Bali.

Baca Juga  Dramatis, Jawa Timur Juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025, Kalahkan Bali 4-2

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Bappeda Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Tenis Meja Hari Pajak Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wahana mempererat sinergi dan kolaborasi, tetapi juga menjadi sarana pembibitan serta pengembangan atlet tenis meja di Kota Denpasar.

“Penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini juga menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga yang sangat dekat dan dikenal luas oleh masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan bahwa Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, menjelaskan bahwa peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat edukasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.

“Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong-royong, kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga  Sapu Bersih Grup A, Banteng Bali Tingkatkan Mental Pemain Hadapi Semifinal Soekarno Cup

Lebih lanjut, Dewa Rai mengatakan bahwa selain bertujuan mempererat silaturahmi antarpemangku kepentingan perpajakan di Kota Denpasar, ajang ini juga menjadi wahana edukasi sekaligus pengenalan sejak dini mengenai pentingnya kepatuhan membayar pajak serta manfaat pajak bagi pembangunan daerah.

“Turnamen ini juga kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya membayar pajak. Sebab, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Nobar Final, Panitia “All Out” Siapkan 3 Layar Lebar

Published

on

By

Banner partai final FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Pada Sesi Final Piala Dunia FIFA 2026 para kesebelasan yang bertanding di laga perebutan posisi runner 2, runner 1 serta sang jawara niscaya akan berusaha all out menyuguhkan performa terbaik mereka. Tak mau kalah, Panitia Kolaborasi Kodam IX Udayana – Kadin Bali – Polda Bali – Pemprov Bali – Pemkot Denpasar pun menambah semangat untuk all out menghadirkan sajian Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 yang bertajuk Festival Rakyat 2026 agar semakin semarak dan meriah di Lapangan Puputan Badung Kota Denpasar.

“Untuk sesi 3rd Position Minggu, 19 Juli 2026 jam 02.00 WITA dan Final di Senin 20 Juli 2026 pukul 02.00 WITA kita tambahkan 2 layar lebar di sisi kiri kanan panggung utama,” jelas Ketua Kadin Bali Made Ariandi didampingi Ketua Panitia Ketut Angpribawa serta Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma pada Sabtu (18/7) siang. Hal ini untuk menambah kemeriahaan acara nobar yang digelar sejak 15 Juli 2026 di Lapangan Puputan Badung ini. “Melihat antusiasme warga dan pertandingan yang akan menghadirkan tim – tim unggulan dunia, kita perkirakan penonton akan membludak,” ujarnya.

Ditambahkannya, penambahan layar sebagai upaya memberikan sajian Nobar terbaik bagi masyarakat penggemar bola Bali. “Karena pada sesi-sesi sebelumnya penonton sangat ramai, berdesak-desakkan di depan 1 layar utama,” ujar Ketua Kadin yang sudah menjabat untuk kedua kalinya ini. Penambahan menjadi 3 layar lebar juga untuk mengantisipasi membludaknya penonton di sesi Final yang pasti ingin menyaksikan laga terbaik dari masing-masing grup kesayangannya secara beramai-ramai.

Tim acara, Kadis Kominfos Kota Denpasar Gde Wirakusuma menyatakan bahwa Festival Rakyat : Bazzar UMKM, Pentas Seni dan Nobar yang bekerjasama dengan para UMKM juga akan all out di sesi tersebut.

Baca Juga  Soekarno Cup 2025 Sajikan Pertandingan Sengit, Bali-Jateng Satu Grup, DKI Jakarta, Jatim, Jabar, Sulawesi Huni Grup Maut

“Khususnya yang menyediakan makan dan minum, akan buka sepanjang gelaran kedua babak selama 2 hari terakhir tersebut,” ujarnya.

Pihaknya berharap para penonton tidak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman, stand-stand yang ada sekarang pun akan all out mendampingi penonton yang hadir ujarnya. “Ada sekitar 80- an UMKM makanan minuman dari 100 UMKM yang berpartisipasi dalam event ini dan sebagian besar stand makanan minuman sudah bersedia hadir saat sesi Nobar nanti,” pungkas pria kelahiran Singaraja ini.

Bahkan pihaknya menambah 1 mobil toilet dari Pemkot Denpasar melengkapi 1 unit yang telah disiapkan Kodam IX Udayana “Semua persiapan tambahan ini tentunya demi meningkatkan kenyamanan masyarakat Bali yang ingin menyaksikan laga tim terbaiknya dalam Nobar kali ini, tegas mantan wartawan ini. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Bali, khususnya bola mania untuk hadir beramai-ramai dalam event yang memang ditujukan untuk memberikan hiburan kepada rakyat secara cuma-cuma ini. “Mari meriahkan gelaran acara dari rakyat dan untuk rakyat ini secara bersama-sama dan bergembira semua,” tegasnya.

Banner perebutan tiga besar FIFA World Cup 2026. (Foto: ist)

Kolaborasi Nobar Piala Dunia FIFA 2026 bertajuk Festival Rakyat 2026 ini juga didukung PLN UID Bali, Perum Bulog, PMI Bali, Bank Indonesia bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) serta kalangan dunia usaha lainnya. Gelaran ini juga menjadi semakin meriah dan semarak dengan kehadiran berbagai acara panggung. Mulai dari band-band anakanak, remaja hingga dewasa unjuk aksi kebolehan bermain musik dalam menghibur pengunjung. “Antara lain SuperBeatz, Six Aura, Thunder Wave, Twenty Ten, Starlight, Kalafaa, Slow Avenue, Sparkle Five, Rahwana dan DK481,” ujarnya. Band-band anak-anak remaja dan dewasa ini menunjukkan aksi panggung yang memukau penonton, tak kalah dengan band populer.

Baca Juga  Sapu Bersih Grup A, Banteng Bali Tingkatkan Mental Pemain Hadapi Semifinal Soekarno Cup

“Adapula sajian zumba, line dance dari LIDI (Line Dance Indonesia) dan dansa dari IODI Bali yang akan menghibur dengan atraksi yang memikat penonton” tambah Kadis Kominfos Gde Wirakusuma. Termasuk Band Kodam IX Udayana yang selalu tampil prima sejak hari pertama hingga akhir event ini. Kehadiran para pengisi panggung ini sangat diapresiasi panitia dan masyarakat karena mampu menyajikan hiburan yang tak kalah menarik dibandingkan dengan para band dan musisi papan atas.

Direktur Utama LPP TVRI, Tubagus Fiki C. Satari, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 di berbagai daerah, termasuk di Bali. Menurutnya, kegiatan Nobar tidak hanya menjadi ajang hiburan olahraga, tetapi juga merupakan strategi TVRI dalam memperluas jangkauan siaran hingga ke wilayah terluar Indonesia.

“Nonton bareng menjadi momentum penting untuk menghadirkan siaran publik yang inklusif, menjangkau lebih banyak masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan UMKM di berbagai daerah,” ujarnya.

Melalui semangat kebersamaan yang dibangun dalam setiap titik nobar, TVRI berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi perayaan sepak bola yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu Kepala Stasiun TVRI Bali Ir. I Gede Mustito, M.Si menyatakan bahwa selain mendukung penyelenggaran Nobar di berbagai tempat, pihaknya juga menyiapkan Nobar bagi masyarakat di Stasiun TVRI Bali Renon.

Kegiatan tersebut akan dikemas dengan berbagai kegiatan seru, Fun Games dengan hadiah merchandise serta kehadiran tenant kuliner UMK yang diharapkan semakin menambah semarak suasana.

Kegiatan Nobar final ini diharapkan dapat menjadi ruang interaksi sosial yang positif, memperkuat rasa kebersamaan masyarakat, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal. Selain itu, momentum Piala Dunia diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif berbasis komunitas di Bali.

Baca Juga  Konsisten Gelar Soekarno Cup, Pelatih Gung Bram: PDIP Hadirkan Wadah Pembinaan Pemain Muda Bali untuk Indonesia

Antusiasme masyarakat Bali terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga 17 Juli 2026, TVRI mencatat sebanyak 272 titik nonton bareng (Nobar) telah tersebar di seluruh wilayah Bali, baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca