Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bantu Masyarakat Hadapi Covid-19, PGRI Denpasar Ikut Aksi Sosial

BALIILU Tayang

:

eka
AUDIENSI: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar saat melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar, Senin (23/8) di Kantor Walikota.

Denpasar, baliilu.com – Guna meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, serta membantu pemerintah dalam menanganinya, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Denpasar bahu- membahu bersama seluruh jajaran serta pengurus dan anggota mengikuti aksi sosial di Kota Denpasar. Demikian disampaikan Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya saat melakukan audiensi dengan Walikota Denpasar, Senin (23/8) di Kantor Walikota. Tampak mendampingi Walikota Plt. Disdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, IGA Laxmy Saraswati.

Lebih lanjut Suarya menyampaikan, awalnya pihaknya berkoordinasi terlebih dahulu dengan para camat dan lurah se-Kota Denpasar di bawah arahan dari Plt. Kadis Dikpora. Selanjutnya pihaknya bergerak cepat untuk ikut berkontribusi serta berpartisipasi dalam membeli hasil usaha para pelaku UMKM di Kota Denpasar yakni ”nasi jinggo” dan jajanan lainnya untuk selanjutnya diserahkan ke satgas desa dan kelurahan.

Selain itu, saat ini pihaknya bersama jajaran PGRI termasuk Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Denpasar juga berkeinginan untuk mengerahkan anggotanya menjadi relawan membantu memasak di Dapur Umum Kota Denpasar di bawah koordinasi Bagian Kerjasama Setda Kota Denpasar. Dimana perharinya akan melibatkan Istri-istri PGRI Kota Denpasar 10-20 orang.

“Semoga dari kegiatan yang kami selenggarakan sedikit tidaknya dapat meringankan beban masyarakat serta membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Selain itu, kami berkomitmen untuk ikut berkontribusi dan berpartisipasi dalam upaya membantu Pemerintah Kota Denpasar dalam menangani pandemi ini, ya salah satunya membeli hasil usaha UMKM di Kota Denpasar,“ kata Suarya.

Selebihnya, Suarya menyampaikan pihaknya juga menyumbangkan dana untuk kegiatan sosial dan kebutuhan logistik di dapur umum senilai Rp 25 juta.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri ‘’Karya Melaspas lan Pecaruan’’ Wantilan Segara Padanggalak Desa Adat Kesiman

Ketua Yayasan PGRI Kota Denpasar, I Nengah Madiadnyana menambahkan, dalam situasi seperti ini hendaknya kita semua saling menguatkan serta saling membantu satu dengan yang lainnya. Sehingga semua pihak akan ikut berperan membesarkan semangat masyarakat dalam menghadapi pandemi ini. Selain itu, pihaknya juga berterimakasih kepada Pemerintah Kota Denpasar atas suksesnya pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). “Kami mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi pelaksanaan PPDB di Kota Denpasar telah berjalan lancar, semoga kedepannya bisa berjalan lancar serta menciptakan pendidikan yang maju dan berintegritas tinggi,” pungkasnya.

Sementara, Walikota Jaya Negara berterimakasih serta mengapresiasi kegiatan sosial yang diselenggarakan PGRI Kota Denpasar ini. Diakuinya, kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Selain peran serta para stakeholder di Kota Denpasar, Jaya Negara juga memerintahkan para OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang menjadi bapak angkat kebersihan di kelurahan/desa agar ikut berperan serta mengoptimalkan hasil usaha para UMKM yang ada di wilayah setempat dengan membelinya. Otomatis ada perputaran ekonomi, sehingga konsep menyama braya atau tolong menolong itu ada, satu tangan untuk satu kehidupan.

“Itulah salah satunya contoh upaya-upaya kita untuk pemulihan ekonomi di Kota Denpasar, dan kita optimis bisa menghadapi pandemi ini bersama-sama. Mari saling bantu dan saling menguatkan,”jelasnya.

 Kemudian terkait dengan PPDB di Kota Denpasar yang sudah berjalan, pihaknya berkeinginan agar ke depannnya kualitas pendidikan di Kota Denpasar bermutu serta maju, terlebih di saat pandemi seperti ini harus bisa berkreasi dan berinovasi dalam bidang pendidikan. “Mari bangun dunia pendidikan dengan berkreasi dan berinovasi walaupun di tengah pandemi, kita harus memberikan yang terbaik untuk anak didik kita serta mari bersama-sama kita berdoa agar pandemi ini bisa cepat berlalu dan pembelajaran sebagaimana mestinya bisa berjalan seperti sediakala,” pungkas Jaya Negara. (eka/hd)

Baca Juga  Dibuka Sekda Alit Wiradana, Kepala Kewilayahan Se-Dentim Dibina Wawasan Kebangsaan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Resmikan Pusdiklat Buddha Sakyamuni Bali

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Minta Uji Coba Penambahan Trip 3 Kali per-Hari, Tindaklanjuti Persetujuan Lintas Pelayaran Padangbai-Nusa Penida

Published

on

By

pengiriman barang nusa penida
PIMPIN RAPAT: Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama usai memimpin rapat tindak lanjut persetujuan lintas pelayaran Padangbai - Nusa Penida, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Pemprov Bali)  

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster meminta kepada Bupati Klungkung agar dilakukan penyamaan harga pangan, antara di wilayah daratan dan juga Nusa Penida Kabupaten Klungkung.

Menindaklanjuti perbedaan harga akibat pengiriman barang atau kebutuhan bahan pokok makanan, Gubernur Wayan Koster meminta kepada instansi terkait khususnya Bupati Klungkung dan jajaran terkaitnya untuk meningkatkan jumlah pengiriman barang untuk lebih sering.

Koster sampaikan hal ini saat memimpin rapat tindak lanjut persetujuan lintas pelayaran Padangbai – Nusa Penida, di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Senin (15/6).

Untuk menindaklanjuti perbedaan harga dan keterbatasan trip pengiriman barang atau kebutuhan bahan makanan pokok ke Nusa Penida, Gubernur Bali meminta kepada Dinas Perhubungan dan Bupati Klungkung untuk melakukan uji coba penambahan trip, dari dua (2) kali menjadi tiga (3) kali per harinya.

“Jika penambahan trip ini berhasil dilakukan, maka ke depan perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida tidak akan terjadi lagi, karena pasokan lancar dan stoknya juga menjadi aman, sekalipun akan terjadi penambahan subsidi dari dua (2) kali sebesar 1,4 M menjadi tiga (3) kali sebesar 2,1 M,” tegas Gubernur Koster.

Ditambahkannya lagi, dengan pola layanan perintis, pengiriman barang terutama bahan kebutuhan pokok ke Nusa penida harusnya bisa dilakukan 3 – 4 kali sehari.

Bupati Klungkung, I Made Satria menyampaikan selama ini perbedaan harga antara Klungkung daratan dengan Nusa Penida terjadi akibat kelangkaan stok, selain itu juga terjadi antrean barang akibat trip pengiriman yang terbatas. Sehingga perlu dilakukan regulasi baru yang menetapkan adanya penambahan pengiriman barang untuk lebih sering dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta memaparkan bahwa hasil kajian oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali dengan berdasarkan data load factor dan tarif yang berlaku menunjukkan layanan operasional kapal di lintasan Padangbai – Nusa Penida pada saat ini belum layak dikomersialkan secara langsung.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Hadiri Puncak HUT Ke-42 Desa Dangin Puri Kauh

Selain itu juga terdapat penegasan Direktur Sarana Prasarana ASDP Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, tidak diperbolehkan adanya dua jenis layanan (perintis dan komersil) dalam 1 (satu) lintasan pelayaran.

Selanjutnya pengoperasian layanan komersial pada lintasan pelayaran Padangbai Nusa Penida tidak dapat dilakukan tanpa mencabut subsidi layanan existing KMP Nusa Jaya Abadi.

Komersialisasi secara langsung memiliki potensi risiko, seperti layanan kapal swasta dihentikan karena tidak menguntungkan dan lonjakan harga barang, serta proses komersialisasi disarankan melalui proses transisi melalui mekanisme kenaikan tarif secara bertahap guna menurunkan subsidi kapal KMP. Nusa Jaya Abadi tanpa menimbulkan gejolak masyarakat akibat kenaikan harga barang yang signifikan serta memberi waktu Pemerintah Kabupaten Klungkung mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan.

Untuk itu sebagai langkah tindak lanjut, perlu dilakukan penyesuaian tarif, dimana Pemerintah Kabupaten Klungkung melakukan review terhadap tarif existing dan mengusulkan tarif baru dengan mempertimbangkan masukan masyarakat pengguna. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali melakukan revisi terhadap Pergub tentang tarif.

Selain itu juga perlu dilakukan evaluasi layanan dimana pemerintah provinsi Bali dan pemerintah kabupaten Klungkung melakukan monitoring dan evaluasi kinerja layanan setelah pemberlakuan tarif baru selama 6 bulan, serta apabila load factor konsisten di atas 60% dan pendapatan melebih biaya (laba positif) akan dilakukan proses komersialisasi.

Selanjutnya komersialisasi dilakukan dengan cara melakukan pembentukan badan usaha/ kerja sama untuk mengoperasikan KMP Nusa Jaya Abadi, pencabutan subsidi dan penetapan Lintas Komersial dan Penambahan armada. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polsek Kutsel Fasilitasi Mediasi Kasus Dugaan Perundungan yang Libatkan Pelajar di Wilayah Jimbaran

Published

on

By

perundungan smp di jimbaran
MEDIASI: Polsek Kuta Selatan memfasilitasi kegiatan mediasi yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) pukul 18.00 Wita di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Menindaklanjuti beredarnya video viral terkait dugaan perundungan terhadap seorang siswa SMP jajaran Polsek Kuta Selatan memfasilitasi kegiatan mediasi yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) pukul 18.00 Wita di kediaman Jro Bendesa Adat Jimbaran, Jalan Bukit Permai No. 1, Jimbaran, Kuta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri unsur kepolisian, perangkat desa, tokoh masyarakat, orang tua korban, serta orang tua para siswa yang terlibat.

Kasus yang terjadi di Wantilan Quari Desa Adat Jimbaran pada 5 Juni 2026 dan kemudian viral di media sosial pada 11 Juni 2026 itu melibatkan Pelajar SMP. Dalam mediasi tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan demi menjaga hubungan baik antarwarga dan masa depan anak-anak yang terlibat.

Jro Bendesa Adat Jimbaran I Putu Subamia berharap proses mediasi dapat menghasilkan penyelesaian terbaik bagi semua pihak. Senada dengan itu, tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Badung, Dr. I Made Sudira, S.H., M.H., menegaskan pentingnya perdamaian dan komitmen bersama agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, Kanit Intelkam Polsek Kuta Selatan AKP I Wayan Dirga Adnyana mengimbau para siswa agar menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran berharga serta tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H. mengimbau para pelajar untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran penting dalam membangun sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam forum mediasi, orang tua korban menyatakan menerima permohonan maaf dari pihak pelaku dan berharap seluruh anak dapat kembali menjalin hubungan pertemanan dengan baik dan seluruh pihak berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. (gs/bi)

Baca Juga  Dibuka Sekda Alit Wiradana, Kepala Kewilayahan Se-Dentim Dibina Wawasan Kebangsaan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca