Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

PU Fraksi DPRD Badung terhadap KUPA-PPAS 2021, Putu Parwata: Setujui Postur Anggaran dengan Beberapa Catatan

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M.

Badung, baliilu.com – Rapat Paripurna Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Badung 2021 digelar dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Badung terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritras Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2021, dan Ranperda tentang Perubahan APBD Badung Tahun Anggaran 2021.

Rapat yang digelar secara hybrid di Ruang Sidang Utama Gosana Gedung DPRD Kabupaten Badung, pada Senin, 23 Agustus 2021, dipimpin Ketua Dewan Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M., didampingi Wakil Ketua I Wayan Suyasa, S.H. Turut hadir Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Forkopimda, serta anggota Dewan.

Ketua Dewan Dr. Drs. Putu Parwata MK, M.M. membuka Rapat Paripurna masa persidangan II DPRD Badung

Seusai rapat paripurna, kepada awak media, Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyampaikan, setelah mendengarkan pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Badung, ada beberapa pemandangan fraksi-fraksi baik dari Fraksi Golkar, Fraksi Badung Gede, dan Fraksi PDI Perjuangan, dimana sudah menyetujui daripada postur anggaran.

Namun, politisi asal Dalung Kuta Utara ini menegaskan, ada beberapa fraksi yang memberikan catatan-catatan khusus. Antara lain disampaikan Fraksi Golkar, bagaimana fokus dalam hal turunnya pariwisata dan bagaimana mengoptimalkan pendapatan. Dari Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan catatan-catatan atau masukan dan saran, pertama, Badung tetap fokus kepada penanganan Covid, dan kemudian bagaimana Badung kembali fokus dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid ini, dan yang ketiga bagaimana perhatian pemerintah terhadap nakes dalam penanganan Covid, dan semua ini diharapkan bergerak.

Bupati Badung Giri Prasta menerima dokumen pemandangan umum Fraki-fraksi DPRD Badung dari Ketua Dewan Putu Parwata

‘’Dari pemandangan fraksi-fraksi itu, kami di Badung sudah sepakat pada prioritas penanganan Covid. Baik secara lembaga maupun secara jabatan personal yang dimiliki oleh semua kawan-kawan di lembaga ini. Jadi pada prinsipnya kita fokus ke dalam penanganan Covid, dan kita sudah sepakat itu,’’ ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Fasilitasi Kegiatan Ulang Tahun Lansia Kuta Utara

Terlepas daripada itu, kata Parwata, belanja biaya modal tetap juga diperhatikan. Kemudian adat agama dan budaya tetap jadi perhatian, serta yang paling penting adalah belanja modal untuk penyelesaian RSUD Kapal. ‘’Jadi ini catatan-catatan, masukan dan saran yang disampaikan oleh fraksi-fraksi di DPRD Badung kepada Bupati Badung semoga semuanya dapat kita selaraskan bersama dan kita sepakati,’’ pungkasnya.

I Gusti Lanang Umbara, S.Sos, dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung

Sementara itu, I Gusti Lanang Umbara, S.Sos. menyampaikan pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan sebagai berikut. Fraksi PDIP sangat menyadari kondisi keuangan pemerintah yang belum stabil. Namun Fraksi PDIP tetap memberi saran dan mengingatkan kepada pemerintah agar memberikan perhatian yang lebih intens kepada para nakes yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terpapar Covid-19.

Fraksi PDIP juga mengingatkan kepada pihak terkait yang menangani bidang pendidikan agar melakukan kunjungan ke lapangan untuk mengevaluasi kesiapan prasarana yang dibutuhkan terkait dengan pembelajaran tatap muka yang akan datang. ‘’Terkait penanganan Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, dan kewajiban melakukan isolasi terpusat (isoter), kami menyarankan agar pemerintah fokus terhadap Bed Occupancy Rate (BOR),’’ ujar Lanang Umbara.

Sedangkan terkait pembangunan pabrik oksigen yang pernah diwacanakan pemerintah, Fraksi PDI Perjuangan sangat mendukung agar kebutuhan oksigen masyarakat Badung bisa terpenuhi.

I Nyoman Suka, S.E., dari Fraksi Golkar

I Nyoman Suka, S.E., dari Fraksi Golkar menyampaikan sependapat untuk menjadikan KUA-PPAS perubahan dijadikan pedoman. Ia menegaskan, bahwa akurasi target pencapaian pendapat daerah sangatlah penting sebagai variabel penentuan perencanaan belanja daerah, utamanya sebagai pijakan/ pedoman APBD berikutnya.

Ketidaktercapaian target pendapatan daerah terutama PAD, sebagaimana dikemukakan, bahwa adanya beberapa kendala pada prioritas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik diantaranya belum optimalnya sistem administrasi pajak daerah, pemetaan wajib pajak serta penyetoran secara online, dan belum optimalnya penagihan piutang pajak serta belum berperannya petugas juru sita pajak daerah.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi BEM Undhira

Dikatakan, upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pencapaian target pendapatan daerah melalui a). Penerapan sistem informasi yang valid dan andal serta terintegrasi dalam pengelolaan pajak daerah, b). Melakukan pengembangan sistem informasi (aplikasi) pajak daerah untuk menyempurnakan kekurangan-kekurangan yang ada dalam rangka menciptakan pengelolaan pajak daerah yang tertib dan akuntabel, c). Menerapkan mekanisme pembayaran pajak secara transparan, mudah dan cepat, bekerjasama dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Bali, PT. Bank Mandiri, PT. Bank Rakyat Indonesia, PT. Pos Indonesia dan pihak lain.

‘’Jika upaya-upaya ini dapat dilakukan dengan optimal, niscaya tidak terjadi pengendapan piutang pajak, dan pada akhirnya capaian-capaian target pendapatan daerah terealisaikan,’’ kata Suka optimis.

Di samping itu, Fraksi Partai Golkar juga sependapat dengan upaya pemerintah untuk memaksimalkan pemanfaatan dana transfer untuk mendukung pencapaian program kegiatan yang diarahkan penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

I Made Wijaya, S.E. dari Fraksi Badung Gede

Sedangkan, pemandangan umum Fraksi Badung Gede yang dibacakan I Made Wijaya, S.E. menyampaikan, dalam situasi pandemi saat ini kita semua perlu fokus dalam menangani masyarakat yang terdampak pada  pandemi Covid-19. Namun Fraksi Badung Gede tetap memberikan saran masukan  sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut. Antara lain, agar terus diupayakan menguatkan UMKM dan koperasi yang berbasis pada sektor primer dalam menunjang ekonomi kerakyatan melalui meningkatkan perannya masing-masing. Anggaran pendapatan perubahan tahun anggaran 2021 dapat diwujudkan sesuai direncanakan. Pendapatan yang bersumber dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan minimal dapat dipertahankan. Realisasi belanja tak terduga agar tepat sasaran, efisien, efektif dan transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Penanganan pandemi Covid-19 agar tetap menjadi prioritas agar masyarakat terhindar dari wabah corona virus disease 19 (covid -19) yang tidak ada kepastian akan berakhirnya.

Baca Juga  Bali Bebas Narkoba, DPRD Badung Dukung Program BNN Provinsi Bali

‘’Perlu juga kami sampaikan terima kasih atas usaha pemerintah memberikan bantuan pada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, namun perlu dilakukan sinkronisasi informasi data dengan baik, antara, disdukcapil, dinas sosial, maupun bank penyalur sehingga masyarakat penerima tidak mengalami kendala,’’ ujarnya seraya Fraksi Badung Gede dapat menyetujui Ranperda Kabupaten Badung tentang Perubahan APBD 2021 untuk ditetapkan menjadi perda setelah mendapat verifikasi dari gubernur. (eka/gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pansus TRAP DPRD Bali Bakal Evaluasi Total Aset Pemprov Bali Buat ICCB Renon Mangkrak 22 Tahun

Published

on

By

iccb
Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mulai menyoroti serius aset-aset milik Pemerintah Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar. Salah satunya, proyek India Cultural Centre Bali (ICCB) yang diketahui mangkrak selama lebih dari 22 tahun.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha, menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah maupun belum dimanfaatkan secara optimal.

Sorotan aset Pemprov Bali untuk ICCB Renon, muncul setelah aset daerah tersebut diketahui mangkrak selama lebih dari dua dekade tanpa kepastian penyelesaian. Bahkan, kini Pansus TRAP DPRD Bali mulai mendalami berbagai laporan masyarakat terkait dugaan penguasaan aset yang tidak sesuai regulasi.

“Nanti evaluasi, banyak aset-aset kita yang kemudian dikuasai dengan cara tidak benar. Ya, seluruhnya dievaluasi wilayah Renon ke depan akan diperdalam. Itu banyak Dumas dan banyak laporan,” kata Ketua Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali Dr. (C) I Made Supartha, S.H.,.M.H., saat diwawancarai awak media di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Hal itu disampaikan usai menerima Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali mendatangi Kantor DPRD Provinsi Bali. Dari unsur tokoh agama hadir Ida Shri Bhagawan Yogananda, sementara dari kalangan tokoh masyarakat tampak mantan anggota MPR RI utusan Bali Jro Gede Sudibya. Turut hadir Ketua Prajaniti Hindu Indonesia Provinsi Bali dr. Wayan Sayoga, akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.

Dukungan generasi muda terhadap upaya pengawasan pembangunan Bali juga tampak kuat. Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam audiensi tersebut, di antaranya BEM Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahasaraswati, Universitas Dwijendra, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa, Universitas Hindu Indonesia, Universitas Mahadewa Indonesia, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, hingga Universitas Saraswati.

Baca Juga  Bali Bebas Narkoba, DPRD Badung Dukung Program BNN Provinsi Bali

Made Supartha menilai persoalan aset daerah di Bali tidak bisa lagi dibiarkan berlarut-larut. Menurutnya, pengelolaan aset pemerintah harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat, bukan justru terbengkalai selama puluhan tahun. Namun, aset tersebut diketahui belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berstatus belum tuntas sejak awal perencanaan pada 2004.

Keberadaan aset mangkrak tersebut kini menjadi perhatian serius DPRD Bali, terutama setelah Pansus TRAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik aset daerah dan menemukan berbagai persoalan tata ruang, aset, serta perizinan.

Made Supartha memastikan evaluasi tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi seluruh aset strategis Pemprov Bali yang dinilai bermasalah atau belum dimanfaatkan secara optimal. “Selain melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat, kami juga mendorong adanya kepastian kebijakan dari pihak eksekutif terkait status aset yang hingga kini masih menggantung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya yang akrab disapa Dewa Jack mengaku baru mengetahui soal tersebut. Untuk itu, pihaknya akan menelusuri permasalahan tersebut.

“Baru juga tau.”..!! Ayo nanti sama-sama telusuri,” jawab Dewa Jack secara singkat di Denpasar, Rabu, 3 Juni 2026.

Untuk diketahui, rencana pembangunan proyek ICCB atau Pusat Kebudayaan India tersebut sempat diresmikan Gubernur Bali (1998-2008), Dewa Beratha, Dubes India, Hemant Krishan Singh dan DG ICCR, Rakesh Kumar, hingga saat ini justru diketahui proyek tersebut mangkrak dan tidak ada tanda-tanda progress keberlanjutan, sehingga menjadi kewajaran publik mempertanyakan nasib aset Pemprov Bali yang dipergunakan untuk proyek tersebut.

Ketua Fraksi Partai Demokrat-NasDem DPRD Provinsi Bali, Dr. Somvir menilai persoalan aset tersebut perlu segera mendapatkan kepastian hukum dan kebijakan agar tidak terus terbengkalai selama puluhan tahun.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Siap Fasilitasi Kegiatan Manasik Haji Kementerian Agama Kabupaten Badung

Dr. Somvir yang juga selaku Wakil Sekretaris Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali menegaskan bahwa penggunaan aset daerah harus memberikan kejelasan bagi semua pihak. Ia juga mendukung penuh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali melakukan evaluasi di Kawasan Renon.

Pansus TRAP DPRD Bali akan membuka aset Pemprov Bali secara transparan baik yang sudah atau terbengkalai. Evaluasi mulai dilakukan dari pusat kota atau jantung pemerintahan. Upaya itu agar aset jelas dan tata kota tertib. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, PHDI dan Bakesbangpol Denpasar Bagikan 300 Paket Daging Babi kepada Masyarakat

Published

on

By

phdi denpasar
BAGIKAN DAGING BABI: Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede saat membagikan daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Jelang hari Raya Galungan dan Kuningan, Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), membagikan 300 paket daging babi kepada para pecalang, bendesa adat, dan masyarakat, di halaman Kantor Bakesbangpol Kota Denpasar, Senin (15/6).

Hadir saat itu, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka, dan pihak terkait lainnya.

Ketua PHDI Kota Denpasar, I Made Arka mengatakan, kegiatan pembagian daging babi ini diharapkan akan dapat memberikan kemanfaatan bagi umat yang akan merayakan hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Tentu harapannya ini akan membawa kemanfaatan bagi umat yang akan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, menyampaikan, program ini merupakan implementasi dari spirit Vasudhaiva Kutumbhakam yang bermakna kita semua bersaudara atau menyama braya.

Sehingga diharapkan mampu menghadirkan semangat sagilik, saguluk, salunglung subayantaka dalam menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan di tengah masyarakat.

“Pembagian daging babi ini juga merupakan salah satu implementasi dari semangat Vasudhaiva Kutumbhakam,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi BEM Undhira
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Dorong Percepatan Penguatan Aksesibilitas Transportasi Keluar Masuk Bandara Ngurah Rai

Published

on

By

aksesibilitas Bandara Ngurah Rai
FGD: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster mendukung dan mendorong percepatan upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Menurutnya, penguatan aksesibilitas merupakan kebutuhan mendesak mengingat strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai sebagai gerbang utama masuk ke Pulau Dewata.

Dukungan Gubernur Wayan Koster disampaikan dalam arahan saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Penguatan Aksesibilitas Transportasi dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berlangsung di Hotel Discovery Kartika Plaza, Kuta, Senin (15/6).

Mengawali paparannya, Gubernur Koster menyambut baik pelaksanaan FGD sebagai bagian penting dari upaya penguatan aksesibilitas transportasi kaluar masuk bandara. Ia berpendapat, penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, ia khawatir persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali.

Selanjutnya, Gubernur Koster memberi gambaran tentang strategisnya posisi Bandara Ngurah Rai dalam pembangunan bidang kepariwisataan.

“Pada tahun 2025, wisatawan manca negara yang masuk ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai tercatat sebanyak 7 juta 50 ribu orang. Ditambah wisatawan domestik yang mencapai 9,2 juta. Jadi kalau ditotal, mencapai 16 juta lebih,” urainya.

Mencermati data tersebut, menurutnya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara dan kawasan sekitarnya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.

Ia berharap, FGD menghasilkan rumusan yang komprehensif dalam upaya mengantisipasi kemacetan keluar masuk bandara dan kawasan sekitar khususnya Badung dan Denpasar.

“Petakan betul setiap titiknya. Ini tak bisa fokus di satu titik saja, alur kendaraan harus benar-benar dipetakan,” pintanya.

Ia berharap, seluruh komponen mendukung upaya ini agar segera bisa dikerjakan. Jika tidak ada hal yang sangat krusial, ia berharap FGD kali ini menghasilkan hal yang konkrit agar bisa segera dikerjakan. Masih dalam arahannya, Gubernur Bali dua periode ini juga menyinggung rencana perluasan parkir dan terminal. Ia berharap, pihak pengelola bandara segera merealiasikan rencana tersebut.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi Bawaslu Badung

Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT. Angkasa Pura Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, kegiatan kali ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan FGD tahun lalu. Ia menyampaikan, kegiatan kali ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai komponen sehingga menghasilkan kajian yang lebih komprehensif. Menurutnya, upaya penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara membutuhkan pendekatan integrasi, bertahap dan kolaboratif. FGD diisi penyampaian kajian dari akademisi Universitas Udayana Prof. Ir. Putu Alit Suthanaya yang mendapat masukan dari sejumlah pihak untuk penyempurnaan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca