Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BEM FKH Unud Gelar ‘’Street Feeding’’: Ulurkan Tangan, Selamatkan Hewan Jalanan

BALIILU Tayang

:

de
Anjing liar di TPA Suwung mendapatkan asupan makanan dari anggota BEM FKH Unud. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Udayana bekerja sama dengan Yayasan Seva Bhuana menggalakkan kegiatan Street Feeding untuk anjing jalanan secara berkala setiap bulan. Tujuannya untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat bahwa memberi makan pada anjing-anjing liar bukanlah perkara yang sulit, asal kita memiliki kemauan untuk berbagi.

Seperti yang dilakukan pada Minggu (27/3) lalu, segenap anggota dari BEM FKH menggalakkan kegiatan Street Feeding yang berlokasi di tiga tempat, yaitu Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Area Samasta, dan Area Belakang Puri Gading.

“Kami awalnya meminta saran referensi tempat kepada teman-teman fungsionaris BEM. Kemudian kami melakukan survei dan ternyata ketiga tempat itu memiliki populasi anjing liar yang cukup banyak. Terutama untuk daerah TPA Suwung yang lingkungannya tidak memadai untuk hewan hidup dan anjing di sana bisa saja memakan sampah,” ungkap Tifano Pratista Ramandika Nur Husodo selaku Ketua Street Feeding Maret ini. Ia menceritakan ada alasan tersendiri untuk memilih ketiga tempat itu setelah bersama-sama melakukan survei dengan teman-teman Bidang Pengabdian Masyarakat BEM FKH Udayana.

Dalam kegiatan ini, anggota Bidang Pengabdian Masyarakat BEM FKH Unud ditemani anggota dari bidang lainnya terlihat beramai-ramai mempersiapkan alat bahan yang akan digunakan untuk membuat dog food sebanyak tiga kilogram. “Kami saling berbagi tugas untuk mengefektifkan waktunya, ada yang membersihkan daging ayam, ada yang memotong, ada yang memasak, dan lainnya,” ungkap Rama saat mencampurkan makanan anjing.

Saat bikin pakan anjing. (Foto: Ist)

Kemudian, tepat pukul 14.00 Wita, para anggota BEM FKH Unud bersama dengan para volunteer menuju ke tempat kegiatan. Muhammad Shaffan Fisabilillah selaku penanggung jawab pada Area Belakang Puri Gading pun memimpin briefing kepada para volunteer. Setelah itu, kegiatan pemberian makanan pada anjing liar dimulai. Tidak sampai satu jam perjalanan, makanan yang dibawa telah habis dibagikan. “Terharu dan senang rasanya ketika melihat kita bisa membantu anjing-anjing liar di sini untuk makan, terlebih makanan yang kita bawa sudah ludes,” ungkap Shaffan.

Baca Juga  BEM FKH Unud Turut Dalam Musyawarah Nasional IMAKAHI XXV

Di lokasi anggota BEM tidak hanya memberi makan, juga membagikan flyer berisikan informasi yang dapat mengedukasi masyarakat setempat agar lebih memerhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan sekitar.

Kegiatan street feeding kali ini dapat terbilang sukses karena tidak ada makanan yang tersisa dan melihat antusiasme dari para volunteer ketika memberi makan pada anjing liar yang ditemui. Mulanya terdapat kekhaawatiran dari Rama selaku ketua kegiatan karena sedikitnya volunteer yang mendaftar. “Suksesnya kegiatan ini tentu saja tidak terlepas dari kendala yang sudah dihadapi oleh anggota BEM FKH, seperti susahnya mencari volunteer yang mau ikut serta, perizinan yang dipersusah, pencarian alat-alat yang dibutuhkan untuk mempersiapkan makanannya, dan hal-hal lainnya,” ujar I Gusti Ngurah Jagad Anom Ksatria kepada media.

Anjing lahap saat diberi pakan. (Foto: Ist)

 “Semoga warga sekitar mengetahui bahwa memberi makan pada anjing liar itu mudah dan dengan melihat apa yang sudah kami lakukan, semoga para warga tergerak untuk ikut serta. Kemudian, harapan saya semoga kegiatan Street Feeding bulan depan berjalan dengan lebih baik dan volunteer yang ikut serta lebih banyak lagi,” tutup Rama.

Kegiatan Street Feeding ini digalakkan untuk meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap hewan-hewan jalanan yang tidak memiliki pengurus. Untuk mengingatkan masyarakat bahwa hewan-hewan jalanan sama dengan hewan rumahan ataupun kita sebagai manusia yang tentunya dapat merasa lapar, sakit, dan membutuhkan pertolongan. Hanya dengan kemauan untuk mengulurkan tangan, kita dapat membantu hewan tersebut untuk bertahan hidup dan merasa dicintai. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas784-Badan-Eksekutif-Mahasiswa-Fakultas-Kedokteran-Hewan-Universitas-Udayana-Mengadakan-Kegiatan-Street-Feeding-Ulurkan-Tangan-Selamatkan-Hewan-Jalanan.html (lefira/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Gubernur Koster Minta DPD HKTI Bali Dukung Percepatan Capaian Kedaulatan Pangan di Pulau Dewata

Published

on

By

gubernur koster
PELANTIKAN: Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri pelantikan Made Muliawan Arya (De Gadjah) sebagai Ketua DPD HKTI Bali Periode 2026-2031 di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster minta dukungan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk percepatan program kedaulatan pangan di Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Made Muliawan Arya (De Gadjah) sebagai Ketua DPD HKTI Bali Periode 2026-2031 di Wantilan DPRD Provinsi Bali, Jumat (10/7).

Ketua DPD HKTI Bali beserta jajaran pengurus dilantik oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa secara umum sektor pertanian di Bali berkembang cukup baik. “Perhitungan kami, produksi kita mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bali. Bahkan beberapa diantaranya ada yang surplus seperti beras, jagung, bawang merah dan cabai,” ujarnya.

Hanya saja, hingga saat ini Bali mengalami defisit dalam pemenuhan kebutuhan bawang putih sehingga masih mengandalkan import.

Menurut Gubernur Bali dua periode ini, kondisi itu terjadi karena masyarakat lebih menyukai bawang putih import, mengingat harganya lebih murah dibanding hasil produksi petani Bali. Menyikapi hal ini, Pemprov Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendorong perluasan area tanam bawang putih di sejumlah kabupaten seperti Bangli, Jembrana dan Karangasem.

“Saya terus dorong perluasan area tanam bawang putih. Kalau produksinya sudah cukup, kita bisa hentikan import,” imbuhnya.

Ditambahkannya, hal ini juga berkaitan dengan upaya mewujudkan kedaulatan pangan Bali. “Salah satu prioritas pembangunan Bali adalah upaya mewujudkan kedaulatan pangan,” sebutnya.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Koster menyinggung besarnya kontribusi sektor pertanian pada PDRB Bali yang mencapai 14 persen. Oleh sebab itu, Pemprov Bali memberi perhatian serius pada sektor pertanian. “Saat ini kami tengah berupaya meningkatkan kapasitas pertanian dari hulu hingga hilir,” katanya.

Baca Juga  Uji Publik Kandidat Ketua Senat FKH Unud pada Pemira 2024

Selain itu, Pemprov Bali juga memprioritaskan pengembangan pertanian organik, khususnya pada lahan sawah.

Ia menyebut, dari 64 hektare sawah, 60 persen diantaranya telah mengantongi sertifikat organik. “Ini sejalan dengan implementasi Perda Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik,” ungkapnya.

Program ini mendapat sambutan antusias dari para petani karena peningkatan nilai ekonomi pada produk yang mereka hasilkan. “Ini juga sangat penting untuk menjaga kelestarian dan keanekaragaman hayati sehingga tidak merusak ekosistem,” cetusnya.

Sejalan dengan semakin antusiasnya petani dalam menerapkan sistem pertanian organik, belakangan Bali menghadapi kekurangan suplai pupuk cair. “Kami berharap dapat kuota lebih banyak karena meningkatnya kebutuhan. Dulu sangat sulit mengarahkan petani ke organik, tapi belakangan sangat antusias,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan selamat kepada Ketua HKTI beserta jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia berharap, kolaborasi pemerintah dan HKTI mampu mendorong kemajuan sektor pertanian di Daerah Bali.

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono mengajak HKTI Bali berperan aktif dalam program ketahanan pangan. “HKTI harus bisa menjembatani kebutuhan petani kita. Saya berharap tak ada lagi petani yang hidupnya tidak baik dan tak ada lagi produk pertanian yang dibeli dengan harga rendah,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi program Pemprov Bali dalam memajukan sektor pertanian dan siap memberi dukungan penuh, termasuk penambahan kuota pupuk cair.

Sementara itu, De Gadjah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Koster sehingga kegiatan pelantikan dapat berjalan dengan waktu persiapan yang sangat singkat.

Ia menyebut Gubernur Koster sebagai sosok penyelamat yang mengedepankan sinergi untuk kepentingan Bali.

Sebagai Ketua HKTI Bali yang baru dilantik, ia menilai jabatan ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan baik. “Dengan dukungan Bapak Gubernur, kita berkolaborasi untuk kepentingan para petani Bali,” pungkasnya. (gs/bi)

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ketua Dekranasda Denpasar Hadiri Syukuran HUT Ke-46 Dekranas, Perkuat Komitmen Pembinaan Perajin Berdaya Saing Global

Published

on

By

ketua dekranasda denpasar
SYUKURAN: Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, saat menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7). (Foto: Hms Dps)

Makassar, Sulawesi Selatan, baliilu.com – Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, serta Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Gusti Ayu Putu Suwandewi Eddy Mulya, menghadiri Acara Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bertajuk “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” di Trans Studio Mall, Makassar, Jumat (10/7).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan Pameran HUT Ke-46 Dekranas yang ditandai dengan penabuhan Gandrang Pakanjara serta pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming, sebagai simbol dimulainya perayaan sekaligus komitmen memajukan industri kerajinan nasional.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang selama ini konsisten mendampingi para perajin di  daerah daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi rumah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang dan memperluas pasar. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti besarnya semangat bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

“Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata,” tegas Selvi.

Ia juga menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan berbasis kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Baca Juga  Sambut World Veterinary Day 2022, BEM FKH Unud Gelar Serangkaian Lomba

Produk kerajinan, menurutnya, tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, Selvi mendorong Dekranas dan Dekranasda agar tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan, tetapi juga berperan sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin. Dukungan tersebut meliputi akses permodalan, pelatihan desain dan kemasan, digitalisasi, strategi pemasaran global, manajemen keuangan, hingga fasilitasi perizinan ekspor. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan agar setiap program pembinaan benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing perajin.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menyampaikan bahwa Dekranasda Kota Denpasar siap menindaklanjuti arahan Ketua Umum Dekranas dengan terus memperkuat perannya sebagai pendamping, pembina, dan fasilitator bagi para perajin di Kota Denpasar.

Menurutnya, berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan Dekranasda Kota Denpasar telah mencakup fasilitasi akses permodalan, pelatihan peningkatan kualitas produk, pengembangan desain dan kemasan, digitalisasi pemasaran, peningkatan kapasitas manajemen usaha, hingga pendampingan dalam membuka peluang pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

“Dekranasda Kota Denpasar berkomitmen untuk terus mendampingi para perajin agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif, berdaya saing, serta mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Arahan Ketua Umum Dekranas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelaku UMKM dan perajin,” ujar Ny. Sagung Antari Jaya Negara.

Melalui momentum HUT Ke-46 Dekranas ini, Dekranasda Kota Denpasar optimistis sinergi antara pemerintah, Dekranas, dan para pelaku UMKM akan semakin kuat dalam mewujudkan industri kerajinan yang berkelanjutan serta mampu mengangkat produk-produk kriya Indonesia ke pasar dunia. (eka/bi)

Baca Juga  Melalui VEACE, BEM FKH Unud Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi Gratis untuk Anjing dan Kucing Liar

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Dispar Denpasar Siapkan Sejumlah Kantong Parkir Selama D’Youth Fest 6.0

Ajak Masyarakat Jaga Ketertiban dan Dukung Kreativitas Generasi Muda

Loading

Published

on

By

d youth fest
PARKIR: Kantong parkir Denpasar Youth Festival (D'Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0 yang akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Kawasan Catur Muka, Kota Denpasar.

Sejumlah lokasi yang disiapkan sebagai kantong parkir di antaranya kawasan Jalan Sugianyar, Jalan Beliton, Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Denpasar, Kantor Dinas PUPR Provinsi Bali, Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, kawasan Jalan Udayana, serta kawasan Jalan Surapati.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Ni Luh Putu Riyastiti, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, AA Ngurah Mahendra Putra, saat dikonfirmasi pada Jumat (10/7), mengatakan bahwa penyediaan kantong parkir merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang ingin menikmati rangkaian kegiatan D’Youth Fest 6.0.

“D’Youth Fest merupakan ruang ekspresi dan kolaborasi bagi generasi muda Denpasar untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta semangat berkarya. Karena itu, kami telah menyiapkan sejumlah kantong parkir agar mobilitas pengunjung dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman selama pelaksanaan festival,” ujarnya.

Lebih lanjut Riyastiti mengimbau seluruh masyarakat yang akan menghadiri D’Youth Fest 6.0 agar memanfaatkan kantong-kantong parkir yang telah disediakan serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan bersama-sama menciptakan suasana festival yang aman dan kondusif.

D’Youth Fest 6.0 mengusung tema Feel the Growth, yang menjadi refleksi semangat pertumbuhan, kolaborasi, dan inovasi generasi muda. Festival ini diharapkan menjadi wadah lahirnya berbagai ide kreatif sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Denpasar melalui beragam pertunjukan seni, musik, kreativitas, komunitas, hingga kegiatan kewirausahaan yang melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.

Baca Juga  BEM FKH Unud Gelar Seminar Kewirausahaan

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang dan menikmati D’Youth Fest dengan penuh semangat, tetap tertib, saling menghormati, serta menjaga fasilitas umum. Mari kita sukseskan festival ini sebagai panggung kreativitas anak muda sekaligus memperkuat citra Denpasar sebagai kota kreatif, inklusif, dan inovatif,” katanya. (eka/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca