Monday, 20 May 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Beri Kuliah Umum, Wayan Koster Menginspirasi Mahasiswa Undiknas

BALIILU Tayang

:

kuliah umum koster
KULIAH UMUM: Wayan Koster, Gubernur Bali periode 2018 - 2023 saat memberikan Kuliah Umum, pada Senin, 29 April 2024 di Kampus Undiknas Denpasar. (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Wayan Koster menginspirasi mahasiswa Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), saat Gubernur Bali periode 2018 – 2023 ini memberikan Kuliah Umum bertema “Gen-Z Penerus Masa Depan Bali: Membangun Peradaban Masa Depan Bali”, pada Senin, 29 April 2024.

Kuliah Umum yang dihadiri Rektor Undiknas Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos, M.M., IPM., ASEAN Eng beserta seluruh civitas akademika Undiknas ini mengungkapkan kehidupan Wayan Koster yang pernah berada di bawah garis kemiskinan di Desa Sembiran, Buleleng.

Namun, sosok Wayan Koster yang dikenal disiplin, pekerja keras sampai bekerja meburuh numbeg (nyangkul) sejak ia menuntut ilmu di SDN 1 Sembiran, SMP Bhaktiyasa Singaraja, SMAN Singaraja, hingga mengajar les matematika dan membuat buku matematika semasa Koster menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, membuat para mahasiswa di Undiknas terinspirasi akan keuletan Gubernur Bali itu di masa mudanya.

Bahkan mahasiswa Undiknas tidak menyangka, ternyata sosok Wayan Koster yang dikenal telah menata Kawasan Suci Pura Agung Besakih ini, merupakan mantan seorang Dosen Universitas Tarumanagara, Universitas Pelita Harapan, dan STIE Perbanas dengan mengajar mata kuliah Ilmu Kalkulus, Statistik dan Probabilitas, Metode Penelitian, yang kemudian menjadi Anggota DPR RI 3 Periode dengan memiliki prestasi keluarnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen hingga Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

kuliah umum kosterWayan Koster foto bersama usai memberikan kuliah umum. (Foto: gs)

Karena itulah, Rektor Undiknas Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa menyebut Wayan Koster adalah tokoh bangsa dan putra Bali asli yang sangat konsen terhadap dunia pendidikan. “Terimakasih, kuliah umum ini terselenggara di Undiknas. Saya mengajak adik-adik mahasiswa untuk menggali lebih dalam pengalaman hidup Bapak Wayan Koster untuk dijadikan pengetahuan dan semangat menjadi pemimpin masa depan,” ujar Prof. Sri Subawa.

Baca Juga  PDI Perjuangan Bali Doakan Pileg dan Pilpres 2024 Berjalan Lancar, Aman, Damai dan Sukses

Dalam kuliah umum yang dimoderatori oleh Dr. Nyoman Subanda, para mahasiswa sangat antusias berdiskusi dengan Wayan Koster. Mereka menyampaikan berbagai harapan terkait adanya siswa miskin di Bali untuk terus mendapat bantuan dari Pemerintah, kemudian perusahaan di Bali pula diharapkan ikut serta berkontribusi terhadap keberlangsungan hidup masyarakat lokal, meminta Pemerintah untuk menekan lajunya lahan sawah yang dieksploitasi berlebihan untuk pariwisata, dan berharap agar bule/wisatawan asing yang membuat masalah di Bali, untuk dikenakan efek jera.

Di akhir kuliah umum, kerja nyata Wayan Koster di dalam mewujudkan pemerataan pembangunan monumental di Bali mendapat apresiasi dari civitas akademika Undiknas. Pemerataan pembangunan itu, diantaranya meliputi: 1) Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih; 2) Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (dalam proses); 3) Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali (dalam proses dan hampir selesai); 4) Shorcut Singaraja-Mengwitani; 5) Pelabuhan Sanur-Denpasar; 6) Pelabuhan Sampalan-Nusa Penida; 7) Pelabuhan Bias Munjul-Nusa Ceningan; sampai 8) Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, Gilimanuk-Mengwi (dalam proses). (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2023

Sekda Adi Arnawa: Kita Pastikan Pelayanan Publik di Badung Benar-benar Prima

Published

on

By

Penghargaan Pelayanan Publik Pemkab Badung
SERAHKAN PENGHARGAAN: Sekda Adi Arnawa mewakili Bupati Badung saat Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2023 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Senin (20/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa sangat menyambut baik kegiatan di dalam melaksanakan evaluasi target-target layanan yang diberikan dalam rangka mengimplementasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati yang tertuang dalam RPJMD.

Dalam memberikan suatu pelayanan kepada masyarakat, yang terpenting adalah tidak hanya dari perspektif administratif tetapi implementasi di lapangan benar-benar bisa dipenuhi, contohnya kepatuhan dalam pelayanan publik ada indikator yang harus dipenuhi seperti bagaimana kebijakan pelayanannya, sarana prasarananya, profesionalitas SDM dan penunjang lainnya sesuai dengan tugas pokok fungsinya dalam bentuk inovasinya. Namun apapun itu semua harus tetap dilakukan evaluasi.

“Saya sudah banyak mendapatkan informasi dan progres yang sudah dilaksanakan oleh perangkat daerah, ada 11 perangkat daerah yang penilaiannya sudah termasuk Prima dengan nilai A dan minimal A- dari 38 perangkat daerah yang ada di Badung tentu ini merupakan langkah yang bagus dan patut untuk dipertahankan terus,” ujar Sekda Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung saat Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik Tahun 2023 yang dirangkai dengan Persiapan Monitoring Evaluasi dan Pengendalian Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Laksana di lingkungan Pemkab Badung Tahun 2024 di Ruang Rapat Kriya Gosana, Senin (20/5).

“Kita pastikan pelayanan publik di Badung ini benar-benar prima. Dengan kondisi Badung yang PAD-nya cukup besar tidak menutup kemungkinan akan terdapat penambahan pelayanan publik. Lebih-lebih interaksi kita tidak hanya dengan masyarakat Badung tapi masyarakat internasional yang merupakan bagian dari cara kita menarik investasi selain sebagai daerah tourism dan juga daerah untuk berinvestasi,” imbuhnya.

Turut hadir Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti, Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan IB Gede Arjana, para OPD Lingkup Pemkab Badung, para tenaga ahli dan narasumber Ombudsman Prov. Bali, serta TIM monitoring Pelayanan Publik Kabupaten Badung.

Baca Juga  Gubernur Wayan Koster Buka Acara Gebyar PMHD Unwar Ke-12

Sementara Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Bali Ni Nyoman Sri Widhiyanti mengatakan, pelayanan publik merupakan sesuatu yang harus dipenuhi, ketika pelayanan publik itu bisa baik maka negara betul-betul bisa hadir di tengah masyarakat, maka disinilah peran penting pemerintah melalui jajarannya untuk mewujudkannya.

“Pelayanan publik itu sangat dibutuhkan dari kita dalam kandungan selalu berurusan dengan pelayanan publik dan ini juga merupakan salah satu HAM yang wajib dipenuhi negara. Maka ketika berbicara yang namanya Aparatur Sipil Negara, kita harus merubah mindset bahwa kita adalah pelayan masyarakat bukan dilayani,” jelasnya.

Asisten Administrasi Umum Cokorda Raka Darmawan melaporkan, menunjuk Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Kegiatan Pelayanan Publik di Kabupaten Badung didukung oleh Tim Ahli dan Narasumber dari Universitas Udayana dan Ombudsman Perwakilan Prov. Bali, dengan hasil tingkat kepatuhan pelayanan publik Kab. Badung tahun 2023 sebesar 3,955 dengan kategori baik. Terhadap 11  perangkat daerah yang memiliki indek pelayanan publik yang berkategori pelayanan prima diberikan penghargaan berupa piagam penghargaan. Pada kesempatan ini juga disampaikan piagam penghargaan bagi unit yang dinilai oleh Ombudsman RI terhadap Kepatuhan Pelayanan Publik Tahun 2023 yang berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai peringkat V dengan nilai 97,22.

“Ini menunjukkan tingginya komitmen unit pelayanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung untuk mematuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, ini menjadi penting dan diharapkan mengimbangi tingginya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik di Badung,” ucapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Badung Peringati Hari Kebangkitan Nasional

Sekda Adi Arnawa: Tumbuhkan Spirit Kebangsaan Menuju Indonesia Emas

Published

on

By

upacara Harkitnas badung
INSPEKTUR UPACARA: Sekda Adi Arnawa saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Puspem Badung, Senin (20/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyatakan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-116 Tahun 2024 tentu sangat penting sekali, tidak saja untuk mengenang bagaimana peristiwa sejarah heroik tahun 1908 dimana ketahui bersama bahwa mulai berpikirnya tokoh-tokoh muda yang tergabung dalam zaman Batavia itu yang berpikir bagaimana untuk menumbuhkan spirit kebangsaan. Dari situlah mulai muncul ada keinginan bahwa Indonesia ini dalam rangka untuk merebut kemerdekaan untuk membebaskan diri dari penjajah dan harus mendorong semangat nasionalisme persatuan dan kesatuan.

“Terpenting yang harus diperhatikan kepada anak-anak muda ke depan peringatan Kebangkitan Nasional Ke-116 tidak hanya kita lakukan secara seremonial, akan tetapi melalui momentum ini dijadikan untuk melakukan evaluasi kembali kepada generasi muda biar tahu bagaimana perjuangan tokoh-tokoh muda terdahulu untuk mencapai kemerdekaan sekarang ini. Artinya apa yang kita lakukan sekarang ini adalah ini semua berangkat dari persatuan dan kesatuan dimana kita terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya yang berbeda-beda yang sangat rentan untuk dipecah dan diadu domba dan ini terjadi di masa penjajahan kemarin,” ucap Sekda Adi Arnawa saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Puspem Badung, Senin (20/5).

Untuk itu, lanjut Sekda Adi Arnawa mengatakan bahwa melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang Ke-116 diharapkan tidak saja untuk mengenang peristiwa terdahulu tetapi di satu sisi memberikan edukasi buat generasi muda kedepan untuk tetap menjaga marwah, nasionalisme, karena ini adalah menjadi fundamental buat pondasi yang kuat menuju kebersamaan Indonesia Emas tahun 2045.

“Inilah yang harus kita pakai acuan untuk menumbuhkan spirit kebangsaan bahwa kita harus merdeka, karena kemerdekaan ini merupakan jembatan emas menuju kebebasan dari belenggu para penjajah,” tutupnya.

Baca Juga  Wayan Koster Susun Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ke Depan

Turut hadir jajaran Forkopimda Badung, jajaran Kepala OPD di Lingkup Pemkab Badung serta undangan lainnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka World Water Forum Ke-10 di Bali, Presiden Jokowi Serukan Kolaborasi Global

Published

on

By

pembukaan world water forum
Presiden Joko Widodo resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Badung, baliilu.com – Presiden Joko Widodo resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Senin, 20 Mei 2024. Presiden menyerukan kepada para pemimpin dunia dan pemangku kepentingan internasional untuk memperkuat kolaborasi dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan bahwa hanya 1 persen dari air di Bumi yang dapat diakses untuk konsumsi manusia. Presiden Jokowi pun mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan air yang efektif di tengah proyeksi kekeringan yang akan mempengaruhi 500 juta petani kecil pada tahun 2050.

“Tanpa air, tidak ada makanan, tidak ada perdamaian, tidak ada kehidupan. No water, no life, no growth. Oleh sebab itu, air harus dikelola dengan baik karena setiap tetesnya berharga,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden menggarisbawahi kekayaan kearifan lokal Indonesia dalam pengelolaan air, seperti sistem pengairan subak di Bali yang telah berlangsung sejak abad ke-11. Sistem ini tidak hanya mendukung irigasi tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan budaya, yang penting bagi keberlanjutan hidrologis.

Forum yang bertema “Air bagi Kemakmuran Bersama” tersebut diharapkan menjadi platform penting untuk dialog dan kerja sama internasional, dengan fokus pada penghindaran persaingan, pemerataan, kerja sama inklusif, dan mendukung perdamaian serta kemakmuran bersama melalui air.

“Ketiganya hanya bisa terwujud dengan sebuah kata kunci, yaitu kolaborasi,” tegas Presiden Jokowi.

“Dengan berkumpulnya kita hari ini di Bali, tentu Indonesia berharap dunia dapat saling bergandengan tangan secara berkesinambungan untuk dapat memperkuat komitmen kolaborasi dalam mengatasi tantangan global terkait air,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi mengumumkan kehadiran dan dukungan untuk Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang akan melanjutkan upaya Indonesia dalam komitmen global untuk pengelolaan air. Kehadiran Prabowo di forum ini menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan akan mempertahankan momentum Indonesia dalam agenda pengelolaan air global.

Baca Juga  DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Mengucapkan Rahajeng Rahina Nyepi Tahun Baru Caka 1945

Presiden Jokowi menutup sambutannya dengan seruan untuk menjaga sumber air sebagai upaya bersama memastikan kemakmuran bersama di masa depan, mencerminkan komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan global yang dihadapi oleh seluruh umat manusia.

“Air adalah sumber kehidupan. Air juga merupakan simbol keseimbangan dan keharmonisan. Namun jika tidak dikelola dengan baik, air dapat menjadi sumber bencana,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
idul fitri
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca