Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Koster Kukuhkan 5.079 Pengurus PDIP Tabanan

Minta Kuatkan Organisasi, Menyama Braya, dan Gotong-royong untuk Rakyat

Loading

BALIILU Tayang

:

pdip tabanan
PENGUKUHAN: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster mengukuhkan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025-2030 di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Selasa, 24 Maret 2026. (Foto: bi)

Tabanan, baliilu.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster mengukuhkan 5.079 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Tabanan masa bakti 2025-2030 di Gedung I Ketut Marya, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Selasa, 24 Maret 2026.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali I Made Supartha, Bupati Tabanan sekaligus Ketua DPC PDIP Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga serta anggota DPR RI Dapil Bali, DPRD Provinsi Bali dan DPRD Kabupaten Tabanan.

Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi serta jajaran pengurus DPC, PAC, ranting hingga anak ranting se-Kabupaten Tabanan yang memenuhi Gedung I Ketut Marya Tabanan.

Turut hadir ribuan simpatisan partai di Tabanan sehingga total 8.158 orang memadati gedung Ketut Marya.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan pengukuhan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting bukan sekadar agenda seremonial partai.

Wayan Koster menilai momentum ini merupakan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader.

“Saudara-saudara yang dikukuhkan pada hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong-royong,” terangnya.

Wayan Koster juga mengingatkan kader PDI Perjuangan di Bali untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

“Dengan semangat tersebut, perjuangan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali,” paparnya.

Baca Juga  Wayan Koster Serap Aspirasi Mahasiswa Unud Usai Uji Publik Pilkada, Layani Diskusi dan Foto Selfie

Wayan Koster juga menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilainya menjadi yang pertama dan tercepat di Indonesia hingga ke tingkat akar rumput.

“Saya bangga dan bahagia mengukuhkan saudara menjadi pengurus dan pemimpin partai. Jadilah putra-putri terbaik yang memimpin partai dalam mengabdi kepada tanah air, bangsa, dan negara di wilayah masing-masing,” kata Koster di hadapan ribuan kader.

Wayan Koster menegaskan bahwa jabatan pengurus partai memiliki tiga makna penting, yaitu sebagai bentuk kepercayaan menjaga amanah, kebanggaan sebagai bagian dari struktur partai, serta ruang pengabdian luas bagi kepentingan rakyat.

Kawal Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru

Ia meminta seluruh struktur partai untuk menyelaraskan kerja organisasi dengan agenda pembangunan daerah.

Politisi asal Desa Sembiran ini menekankan pentingnya mengawal visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025-2125). Koster memaparkan konsep pembangunan.

Menurutnya, kader partai diharapkan aktif membantu pengentasan masyarakat rentan, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal Bali.

Jasmerah, Pesan Integritas untuk Ribuan Kader

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster juga mengingatkan kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan partai. Wayan Koster kembali menggemakan pesan Proklamator Sukarno melalui slogan terkenal “Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

“Kader harus menjadi teladan, figur pemersatu, dan personal yang dirindukan masyarakat. Sebaliknya, tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, serta haram hukumnya serakah, korupsi, hingga terlibat narkoba dan judi yang merugikan rakyat,” tegas Wayan Koster.

Koster juga menyampaikan terima kasih semua jajaran partai di Tabanan. Karena dalam helatan politik, Tabanan menjadi contoh bagi pengurus partai di Bali dan nasional.

Baca Juga  Tiga Mantan Bupati Jembrana ‘’All Out’’ Menangkan Koster-Giri dan Bang-Ipat

“Struktur partai se-Bali kondisinya solid karena di isi kader-kader yang  matang dalam organisasi. Untuk pengelolaan partai kita sebagai pengurus sebaiknya berguru ke Tabanan,” puji Koster disambut riuh ribuan kader.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, melaporkan  total pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Tabanan mencapai 5.079 orang. Rinciannya, pengurus DPC berjumlah 21 orang, pengurus PAC sebanyak 110 orang dari 10 PAC, pengurus ranting 1.173 orang dari 133 desa/kelurahan, serta pengurus anak ranting 3.775 orang dari 810 banjar atau lingkungan.

“Jadi, totalnya berjumlah 5.079 pengurus, sehingga dengan jumlah sebesar itu buat mesin partai semakin solid dan satu komando, yaitu PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan,” kata Komang Gede Sanjaya.

Bupati Tabanan dua periode ini menjelaskan, PDI Perjuangan Tabanan tetap berdiri kokoh sebagai lumbung banteng di setiap tahapan politik meski dihantam berbagai isu.

“Kerja kolektif bersama semua jajaran partai tetap solid. Semangat api PDI Perjuangan di Tabanan tak pernah luntur asalkan kita tetap kompak solid selamanya,” katanya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Warga Sidemen: Pak Koster Sudah Majukan Karangasem
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Wayan Koster Serap Aspirasi Mahasiswa Unud Usai Uji Publik Pilkada, Layani Diskusi dan Foto Selfie

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Keluarga Besar Alumni Angkatan Muda Muhammadiyah Bali Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca