Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Berkunjung dan Berbagi di Kabupaten Karangasem, Ida Mahendra Jaya Minta Kurangi Konsumsi Makanan Manis pada Anak

BALIILU Tayang

:

berkunjung dan berbagi pkk bali
BERKUNJUNG DAN BERBAGI: Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya saat melakukan kegiatan Berkunjung dan Berbagi di Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, pada Senin (12/8) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Karangasem, baliilu.com – Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, meminta agar orang tua lebih selektif dalam memberikan makanan kepada anak. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kegiatan Berkunjung dan Berbagi di Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, pada Senin (12/8) pagi.

“Saya melihat banyak anak-anak yang giginya berlubang dan hitam-hitam. Ini karena makanan yang dikonsumsi anak. Kalau bisa, kurangi konsumsi makanan dan minuman manis,” katanya saat menyampaikan sambutan singkat di Balai Banjar Dinas Kaler, Desa Seraya.

Ia menyampaikan bahwa makanan dan minuman yang terlalu manis sangat tidak baik untuk kesehatan gigi anak. Begitu pula dengan makanan ringan seperti chiki-chiki yang sering diberikan kepada anak, karena selain banyak mengandung bahan kimia seperti pengawet buatan, juga dapat menurunkan nafsu makan anak.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Nuriasih Gede Dana, menyampaikan bahwa stunting perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan Berkunjung dan Berbagi yang dilaksanakan di Desa Seraya, Kecamatan Karangasem, sebagai wujud sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Karangasem.

“Sasaran 100 orang balita dengan rincian 50 orang balita memiliki gejala tumbuh kembang dan risiko stunting serta 50 orang balita stunting,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, menyerahkan 50 paket bantuan sembako kepada 50 balita penerima, yang masing-masing terdiri dari 10 kg beras, 1 krat telur, 6 kotak susu, serta paket sikat dan pasta gigi anak.

Selain itu, diserahkan juga paket bantuan lainnya, di antaranya 50 krat telur oleh Kepala Perwakilan BKKBN Bali, 50 paket susu oleh PD IBI Bali, 50 paket berisi olahan ikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, 10 paket bantuan kebutuhan balita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, 50 paket bantuan oleh BPD Bali, serta penyerahan 500 butir telur dan 500 bibit tanaman cabai kepada Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, serta 40 paket olahan ikan kepada anak TK/PAUD Santi Yoga Seraya. Selain itu, dilaksanakan juga pemeriksaan kesehatan dan pelayanan KB gratis, serta pemeriksaan tumbuh kembang anak melalui kegiatan posyandu.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Dorong Desainer Bali Tonjolkan Kain Tenun Tradisional di Fashion Show 2025

Menutup kegiatan Berkunjung dan Berbagi di Desa Seraya, Ny. Ida Mahendra Jaya mengunjungi 4 (empat) rumah anak berisiko stunting untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan anak-anak tersebut sembari memberikan paket bantuan.

Ia berpesan kepada orang tua agar terus memperhatikan asupan gizi dan tumbuh kembang anak. Sementara kepada kader posyandu desa, ia meminta agar tumbuh kembang anak terus dipantau setiap bulannya. Bahkan, jika perlu, datang langsung ke rumah balita jika ada yang berhalangan hadir. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kesiapsiagaan Bencana Diuji di Bali

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Respons Terpadu

Loading

Published

on

By

Kogasgabpad Kodam IX/Udayana menggelar latihan aplikasi lapangan penanggulangan bencana gempa bumi dan tsunami di kawasan Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar.
LATIHAN: Kogasgabpad Kodam IX/Udayana menggelar latihan aplikasi lapangan penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di kawasan Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Bali. (Foto: Pendam IX)

Denpasar, baliilu.com – Setelah lima hari melaksanakan rangkaian latihan Mako, mulai dari penyusunan Rencana Operasi (RO), penentuan Cara Bertindak (CB), penyempurnaan Rencana Operasi, Tactical Floor Game (TFG), hingga Gelar Pasukan Kogasgabpad, Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Penanggulangan Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami Kogabwilhan II Tahun 2026 memasuki tahap aplikasi lapangan.

Memasuki hari keenam, Sabtu (8/8/2026), Kogasgabpad Kodam IX/Udayana menggelar latihan aplikasi lapangan penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di kawasan Pantai Merta Sari, Denpasar, Bali. Tahapan ini menjadi momentum penting untuk menguji secara langsung kesiapan personel, efektivitas prosedur operasi, komando dan pengendalian, serta kemampuan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi skenario bencana berskala besar.

Latihan tersebut dihadiri langsung Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., didampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto selaku Pangkogasgabpad, serta para pejabat di lingkungan Mabes TNI, Kogabwilhan II dan Pemerintah Provinsi Bali.

Dalam pelaksanaannya, latihan melibatkan unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara di jajaran Kogabwilhan II, serta bersinergi dengan BNPB/BPBD, Basarnas, Polri, pemerintah daerah, unsur kesehatan, kementerian/lembaga terkait dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sesuai tugas, peran dan fungsinya dalam penanggulangan bencana.

Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., menjelaskan bahwa pelaksanaan LKO dilatarbelakangi kondisi geografis Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami. Kondisi tersebut menuntut seluruh unsur terkait untuk senantiasa memiliki kesiapsiagaan serta kemampuan bertindak secara cepat, tepat, terpadu dan terkoordinasi.

“Latihan Kesiapsiagaan Operasional ini bertujuan menguji kesiapan prosedur, komando dan pengendalian, interoperabilitas, serta sinergi antarinstansi dalam menghadapi skenario bencana berskala besar. Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh unsur memiliki kesamaan persepsi, mampu bekerja sama secara efektif dan memberikan respons yang optimal demi keselamatan masyarakat,” ujar Pangkogabwilhan II.

Baca Juga  Pj. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ajarkan Cara Menggosok Gigi yang Benar kepada Anak-anak SD di Gianyar

Menurutnya, Provinsi Bali dipilih sebagai lokasi latihan karena memiliki karakteristik geografis dengan potensi ancaman gempa bumi dan tsunami akibat aktivitas tektonik di wilayah Indonesia bagian tengah. Di sisi lain, Bali merupakan destinasi pariwisata internasional dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi, sehingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Yang tidak kalah penting, kita ingin membangun dan memperkuat sinergi antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, Polri dan seluruh komponen bangsa, sehingga sistem penanggulangan bencana nasional semakin tangguh, responsif dan efektif. Yang paling utama, melalui latihan ini kita ingin memastikan bahwa negara selalu hadir untuk melindungi masyarakat,” ungkap Pangkogabwilhan II.

Memperkuat dimensi kemanusiaan, puncak latihan juga diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Sebanyak 1.200 paket sembako dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat di sekitar wilayah latihan.

Selain itu, dilaksanakan bakti kesehatan berupa pengobatan gratis di Lapangan Puputan Niti Mandala Renon yang dalam skenario latihan disimulasikan sebagai lokasi pengungsian. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dan antusiasme masyarakat Denpasar yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menegaskan bahwa keterlibatan Kodam IX/Udayana dalam LKO Kogabwilhan II merupakan wujud kesiapan TNI AD dalam mendukung penanggulangan bencana sekaligus memperkuat sistem respons terpadu di wilayah Bali.

“Latihan ini menjadi sarana untuk menguji kesiapan personel dan satuan, termasuk efektivitas komando dan pengendalian serta kemampuan Kodam IX/Udayana dalam mengintegrasikan kekuatan TNI dan unsur terkait agar mampu memberikan respons yang cepat, tepat dan terkoordinasi ketika menghadapi bencana,” ujar Kapendam.

Menurutnya, Kodam IX/Udayana akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, BNPB/BPBD, Basarnas, Polri, tenaga kesehatan serta seluruh komponen masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan bencana.

Baca Juga  Lahirkan Generasi Kuat dan Berkualitas, Pj. Ketua TP PKK Bali Minta Kader Rutin Periksa Gigi Warganya

“Pada prinsipnya, kesiapsiagaan yang kita bangun harus bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pertolongan dan bantuan secara cepat kepada masyarakat apabila terjadi bencana,” tegas Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Melalui latihan ini, Kogasgabpad Kodam IX/Udayana bersama seluruh unsur yang terlibat tidak hanya menguji kemampuan operasional, tetapi juga memantapkan sinergi dan kesiapan menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya. Seluruh rangkaian latihan pada akhirnya bermuara pada satu kepentingan utama, yaitu keselamatan dan perlindungan masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sekda Dewa Indra Apresiasi Antusiasme Peserta QRIS Bali Summer Run 2026

Published

on

By

Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka QRIS Bali Summer Run 2026 di kawasan Renon, Denpasar.
BUKA QRIS BALI SUMMER RUN 2026: Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menghadiri sekaligus membuka QRIS Bali Summer Run 2026 yang digelar di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu (8/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat mengikuti QRIS Bali Summer Run 2026 yang digelar di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu (8/8). Memasuki penyelenggaraan kedua, ajang ini memadukan olahraga dengan edukasi dan sosialisasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kepada masyarakat.

Dewa Made Indra yang turut menjajal rute lari 5K mengatakan tingginya minat peserta terlihat sejak pendaftaran dibuka. Ia juga mengibarkan bendera sebagai tanda dimulainya kegiatan.

“Ajang ini sangat luar biasa. Pesertanya sangat antusias. Ketika pendaftaran dibuka, langsung membludak. Ini menunjukkan animo masyarakat yang sangat tinggi,” ujar Dewa Made Indra.

Menurutnya, QRIS Bali Summer Run 2026 menawarkan pengalaman berbeda karena peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga diajak semakin mengenal sistem pembayaran digital. Rute yang disiapkan juga dinilai menarik, terutama kategori 10K yang melintasi sejumlah kawasan protokol Kota Denpasar.

“Rutenya juga bagus. Yang tidak kalah penting, Bali Summer Run yang kedua ini menjadi media untuk sosialisasi QRIS,” katanya.

Dewa Made Indra menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi salah satu media efektif untuk memperluas pemahaman mengenai QRIS. Terlebih, penggunaan QRIS terus berkembang, tidak hanya untuk transaksi di dalam negeri, tetapi juga transaksi lintas negara melalui QRIS Cross Border.

“QRIS hari ini sudah bisa digunakan di beberapa negara dan akan terus dikembangkan. Ini tentunya sangat memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi,” jelasnya.

Menurut Dewa Made Indra, tantangan perluasan penggunaan QRIS di Bali saat ini bukan lagi sebatas ketersediaan akses internet maupun layanan perbankan. Dengan jangkauan internet dan layanan perbankan yang semakin luas, sosialisasi menjadi bagian penting untuk mendorong pemanfaatan QRIS secara lebih merata.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Dorong Desainer Bali Tonjolkan Kain Tenun Tradisional di Fashion Show 2025

“Kalau akses, Bali ini seluruh wilayahnya sudah terjangkau internet. Layanan akses perbankan juga sangat mudah. Jadi, problemnya adalah sosialisasi,” katanya.

Karena itu, ia mendorong sosialisasi QRIS dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat hingga ke perdesaan. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga diharapkan semakin memanfaatkan QRIS sebagai sarana pembayaran.

“QRIS jangan hanya digunakan di kota, tetapi sampai ke desa-desa. QRIS sangat mudah dan sangat memudahkan masyarakat. Kita harus terus melakukan sosialisasi,” tegasnya.

Dewa Made Indra optimistis penggunaan QRIS akan semakin meluas seiring dengan meningkatnya kepemilikan telepon seluler dan akses internet di masyarakat.

“Saya punya keyakinan, QRIS akan menyebar luas di masyarakat. Hari ini hampir semua masyarakat sudah memiliki HP dan seluruh wilayah Bali sudah terjangkau akses internet,” ujarnya.

Atas terselenggaranya QRIS Bali Summer Run 2026, Dewa Made Indra mewakili Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, perbankan, penyelenggara, dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada teman-teman penyelenggara, perbankan, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Achris Sarwani mengatakan QRIS Bali Summer Run 2026 tidak hanya mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, tetapi juga menjadi bagian dari kampanye perluasan penggunaan QRIS Cross Border.

“Hari ini rasanya apa yang kita canangkan, yaitu QRIS Cross Border, mendapatkan momentumnya melalui QRIS Bali Summer Run 2026,” ujar Achris Sarwani.

Selain edukasi transaksi digital, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan aktivitas ekonomi dan sosial. Kehadiran pelaku kuliner dan UMKM memberikan ruang promosi bagi produk lokal, sementara peserta dan penyelenggara turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi.

Baca Juga  Buka Seminar Aksara Kawi, Ibu Putri Koster Ingatkan Perbedaan Budaya adalah Kebanggaan yang Harus Dirawat

Achris Sarwani mengatakan donasi yang terkumpul akan disalurkan kepada salah satu panti asuhan di Kabupaten Buleleng.

“Jadi, hari ini selain melaksanakan kegiatan untuk kesehatan jasmani, kita juga melakukan kegiatan sosial. Donasi dari teman-teman semuanya akan kita donasikan,” katanya.

Melalui perpaduan olahraga, edukasi transaksi digital, pemberdayaan UMKM, dan kegiatan sosial, QRIS Bali Summer Run 2026 diharapkan semakin mendekatkan penggunaan QRIS kepada masyarakat sekaligus memperluas ekosistem pembayaran digital di Bali. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pasar Rakyat TP PKK Bali di Jembrana, Putri Koster Dorong UMKM dan Berbagi dengan Warga

115 UMKM Lokal Ambil Bagian, TP PKK Bali Salurkan 100 Paket Sembako dan 200 Tas Belanjaan kepada Warga Jembrana

Loading

Published

on

By

Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Koster menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jembrana.
PASAR RAKYAT: Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Putri Koster saat menghadiri Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali yang digelar di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Putri Koster mendorong penguatan UMKM sekaligus berbagi dengan masyarakat melalui Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali yang digelar di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Jembrana, Jumat (7/8).

Pasar Rakyat kali ini melibatkan 115 UMKM lokal yang menawarkan berbagai produk kerajinan, pertanian, peternakan, kelautan, perkebunan, tenun, hingga kuliner. Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan 100 paket sembako dan 200 tas belanjaan kepada warga Jembrana.

Setiap paket sembako berisi 20 kg beras, dua krat telur, dan satu liter minyak tanusan. Sementara itu, 200 tas belanjaan terdiri atas 100 tas hasil belanja TP PKK Provinsi Bali dan 100 tas hasil belanja TP PKK kabupaten se-Bali.

Putri Koster mengatakan Pasar Rakyat menjadi wadah untuk mendukung pemasaran produk UMKM sekaligus mendekatkan program TP PKK kepada masyarakat. Melalui kegiatan Berbelanja dan Berbagi, pengurus TP PKK yang hadir tidak hanya berbelanja produk UMKM, tetapi juga membagikan hasil belanja tersebut kepada warga yang membutuhkan.

“Ketua dan pengurus TP PKK se-Bali tidak sekadar hadir, tetapi juga ikut berbelanja dan membagikan belanjaannya kepada warga yang berhak di kabupaten yang dikunjungi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan secara nyata program yang sedang kita kerjakan,” ujar Putri Koster.

Menurut Putri Koster, kegiatan Berbelanja dan Berbagi dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergantian di kabupaten se-Bali. Kegiatan tersebut juga melibatkan Ketua TP PKK kabupaten se-Bali untuk bersama-sama mendukung UMKM dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di daerah yang dikunjungi.

“Ketika ibu-ibu bergerak, maka satu kepak sayap bergerak mengimbangi pergerakan sayap satunya lagi, yaitu bupati, sehingga mampu bergerak beriringan, seimbang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Ida Mahendra Jaya Dorong Desainer Bali Tonjolkan Kain Tenun Tradisional di Fashion Show 2025

Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana Ani Setiawarini Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali di Jembrana. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu membuka ruang pemasaran bagi produk UMKM lokal sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Pasar Rakyat hari ini dilaksanakan pukul 06.00 hingga 18.00 WITA dengan menghadirkan berbagai produk kerajinan, pertanian, peternakan, kelautan, perkebunan, tenun, dan kuliner. Dengan Pasar Rakyat ini, pelaku UMKM terbantu dari sisi pemasaran sehingga turut mendorong perputaran ekonomi kerakyatan di Jembrana,” ungkapnya.

Selain mendorong UMKM, Putri Koster mengajak TP PKK di masing-masing kabupaten untuk mengembangkan potensi seni dan budaya khas daerah. Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba yang mengangkat kesenian lokal sebagai bagian dari upaya mendukung pariwisata dan daya tarik daerah.

“Ke depan, masing-masing kabupaten saya harap menyiapkan ciri khas seni yang dimiliki untuk dilombakan. Misalnya, Kabupaten Jembrana melombakan tari makepung dengan diiringi musik jegog, dengan maksud ikut mengembangkan kesenian lokal, pariwisata, dan daya tarik destinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Putri Koster juga meminta jajaran TP PKK kabupaten/kota memberikan dukungan kepada anak-anak maupun warga dengan gangguan kesehatan kronis yang membutuhkan pengobatan di RSBM, Denpasar. Dukungan dapat diberikan dalam bentuk fasilitasi akomodasi dan konsumsi agar masyarakat yang membutuhkan dapat mengakses pelayanan kesehatan.

Secara keseluruhan, bantuan dalam 100 paket sembako yang disalurkan pada kegiatan tersebut terdiri atas 2.000 kg beras, 200 krat atau sekitar 6.000 butir telur, serta 100 liter minyak tanusan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca