Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bersepeda Bersama Komunitas, Bupati Sanjaya Tinjau Pembangunan Penataan Area Kota Singasana

BALIILU Tayang

:

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersepeda bersama komunitas meninjau progres pembangunan Tugu Singasana dan penataan kawasan perkotaan Tabanan, Jumat (4/9/2026).
BERSEPEDA: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menaiki sepeda untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah kawasan sekaligus perkembangan pembangunan di wilayah perkotaan Tabanan, Jumat (4/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Kegiatan bersepeda bersama komunitas dimanfaatkan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah kawasan sekaligus perkembangan pembangunan di wilayah perkotaan Tabanan, Jumat (4/9). Berangkat dari Kantor Bupati Tabanan, Bupati Sanjaya bersama komunitas menyusuri sejumlah kawasan, mulai dari Kantor Bupati Tabanan, menuju Jalan Gajah Mada, kawasan Taman Bung Karno, Lapangan Alit Saputra, hingga Taman Perjuangan Singasana, sebelum kembali ke Kantor Bupati Tabanan.

Didampingi Sekda, para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Sanjaya melihat langsung progres pembangunan Taman Tugu Singasana yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Tabanan seluas kurang lebih 10 are. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian Sanjaya terhadap pembangunan ruang publik yang memiliki nilai sejarah dan filosofi bagi Kabupaten Tabanan. Ia menjelaskan, bahwa pembangunan Tugu Singasana dirancang tidak sekadar sebagai sebuah bangunan, namun memiliki makna yang berkaitan dengan perjalanan Kabupaten Tabanan dari masa lalu, masa kini hingga masa yang akan datang. Tugu tersebut akan dilengkapi dengan tiga ruang yang masing-masing membawa narasi perjalanan Tabanan.

“Kita bangun Singasana ini untuk untuk masyarakat Tabanan, dimana di dalam Tugu Singasana ini ada tiga ruang. Dimana di ruang yang pertama ini nanti akan ada relief yang menceritakan bagaimana sejarah Tabanan masa lalu, relief yang menceritakan bagaimana Tabanan masa kini dan relief yang terakhir bagaimana menceritakan bagaimana visi misi Tabanan 100 tahun ke depan” ujar Politisi asal Dauh Pala Tabanan.

Lebih lanjut, Dikatakannya pembangunan Tugu Singasana juga mengandung filosofi Aman, Unggul dan Madani yang diwujudkan melalui tiga tingkatan bangunan. Masing-masing tingkatan memiliki ketinggian 10 meter, sehingga total mencapai 30 meter, ditambah satu meter pada bagian atas yang dimaknai sebagai hubungan dengan alam semesta. Filosofi tersebut kemudian menghasilkan angka 31 yang dimaknai melalui 3+1 menjadi angka 4 sebagai simbol Singasana atau kursi Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Diguyur Hujan Angin, Bupati Sanjaya Resmikan Patung Wisnu Murti

Selain memiliki filosofi pembangunan, lokasi Taman Tugu Singasana juga dikatakan memiliki nilai sejarah yang kuat. Kawasan tersebut berkaitan dengan keberadaan Tangsi yang menjadi gudang senjata Belanda pada masa perjuangan dan pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia. “Di tempat yang sangat bersejarah ini kita bangun Tugu untuk bagaimana kita mengenang Tabanan masa lalu yang sangat heroik, Tabanan masa kini yang sangat subur dengan wilayah agraris dan bagaimana anak-anak kita menuju ke depan, menuju kemajuan untuk membangun daerah kita ini,” imbuh Sanjaya.

Saat ini, progres pembangunan Taman Tugu Singasana telah mencapai sekitar 30 persen. Bupati Sanjaya menyampaikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan Tugu Singasana, Patung Catur Muka, Penataan Lapangan Alit Saputra termasuk Taman Bunda PAUD serta penataan Taman Perjuangan Singasana. Pihaknya akan melihat progresnya secara rinci dan berkala agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keberadaan Bangunan ini nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari ruang publik sekaligus media untuk mengenang sejarah, menggambarkan kondisi Tabanan saat ini, serta menyampaikan visi pembangunan daerah bagi generasi Tabanan di masa mendatang.

Sementara itu, pembuat relief Taman Perjuangan Singasana, Wayan Endra, menjelaskan bahwa relief yang tengah dikerjakan menggambarkan perjuangan rakyat Bali melawan Belanda. Konsep relief tersebut dimulai dari pesisir hingga menuju Margarana, yang menjadi bagian dari narasi sejarah perjuangan yang diangkat dalam Taman Tugu Singasana. Pengerjaan relief tersebut ditargetkan rampung pada Oktober mendatang. Kemudian dari pihak CV. Ari Mustika yang menggarap penataan Taman Bunda PAUD di lapangan Alit Saputra mengatakan, progres pembangunan sudah mencapai 11 persen dan selesai kira-kira pada bulan Desember mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai KSAD di Istana Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik KSAD Tandyo
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pengangkatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh Jenderal Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menjadi penegasan komitmen KSAD yang baru untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjaga kehormatan prajurit, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.

Usai pengucapan sumpah, rangkaian pelantikan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan disaksikan oleh para pejabat negara serta tamu undangan yang hadir.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD dan kini mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Jenderal TNI Tandyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991.

Lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969, Jenderal TNI Tandyo memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan militer.

Baca Juga  Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat, Bupati Tabanan Terima Audiensi Lintas Sektor

Dalam jabatan barunya, Jenderal TNI Tandyo menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat. Menurutnya, sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan, menjadi perhatian utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat.

“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, dan undangan lainnya. Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil

Published

on

By

Presiden Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI
LANTIK: Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Keputusan Presiden tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.

“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Setelah pengucapan sumpah, acara dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan oleh Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan penandatanganan berita acara.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.

Usai pelantikan, Maruli mengatakan bahwa Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil merupakan gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan dan daerah terpencil. Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Sementara, terkait dengan tugasnya sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli menegaskan bahwa tugas utamanya adalah membantu Panglima TNI dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Atlet Petanque Tabanan Sukses Raih Medali Emas dan Perak dalam Kejurnas Junior 2024

“Ini jadi badannya nanti dari badan nasional pengelola perbatasan jadi sekarang pengelola perbatasan dan daerah terpencil. Itu nanti tugas saya. Kalau wakil Panglima ya jelas wakil Panglima dan membantu Panglima,” ujar Maruli kepada awak media.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para pimpinan lembaga negara, jajaran menteri dan kepala badan Kabinet Merah Putih, dan para undangan lainnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kapolri Suyudi Ario Seto Kunjungi MA, Perkuat Kolaborasi Penegakan Hukum

Published

on

By

Kapolri Kunjungi Mahkamah Agung
KUNJUNGI MA: Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengunjungi Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia di Gedung Balairung MA, Jakarta, Rabu (14/10/2026), untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).

Kapolri hadir bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri dan disambut langsung oleh Ketua MA RI Sunarto beserta jajaran hakim agung.

Suyudi mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus koordinasi sebagai pejabat baru untuk memperkuat hubungan antarlembaga penegak hukum dalam pelaksanaan tugas ke depan.

“Ini adalah bentuk koordinasi sekaligus juga silaturahmi sebagai pejabat baru agar kita semua bagian dari criminal justice system ini bisa lebih solid, lebih kuat, dan lebih koordinatif dan kolaboratif dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar Suyudi.

Ia berharap, penguatan sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia tetap aman dan kondusif.

“Semoga apa yang menjadi harapan masyarakat, hukum yang berkeadilan bisa terwujud. Situasi masyarakat, kondisi kamtibmas di Indonesia bisa aman, lancar, dan kondusif,” kata Suyudi.

Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan MA dan lembaga penegak hukum lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan penegakan hukum yang profesional, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri ‘’Pujawali’’ di Pura Bale Banjar Tamansari Sekaligus Resmikan Jalan Sugriwa-Subali 
Lanjutkan Membaca