Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dukung UMKM Karangasem dan Perkuat Sinergi PKK Se-Bali, Bunda Rai Hadir di Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali

BALIILU Tayang

:

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya bersama jajaran menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi ke-7 Tahun 2026 PKK Provinsi Bali di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Chandrabuana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).
HADIRI PASAR RAKYAT: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, bersama jajaran dan Kepala Perangkat Daerah terkait, hadir dan berpartisipasi langsung dalam Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-7 Tahun 2026 PKK Provinsi Bali yang digelar di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Chandrabuana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9). (Foto: bi)

Karangasem, baliilu.com – Semangat berbagi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali mempertemukan gerak PKK se-Bali. Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, bersama jajaran dan Kepala Perangkat Daerah terkait, hadir dan berpartisipasi langsung dalam Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-7 Tahun 2026 PKK Provinsi Bali yang digelar di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Chandrabuana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9).

Pasar Rakyat turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali beserta jajaran, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem.

Kehadiran Bunda Rai sekaligus menjadi wujud konsistensi Tabanan dalam memperkuat sinergi dan mendukung program-program TP PKK Provinsi Bali yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dimana Ny. Putri Suastini Koster dalam sambutannya menjelaskan, “Berbelanja dan Berbagi” ini merupakan salah satu aksi sosial yang dirancang TP PKK Provinsi Bali, di samping berbagai juga adalah kegiatan sosialisasi.

Konsep Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” tidak sekadar menjadi ruang pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Hasil bumi, produk UMKM dan IKM serta berbagai produk pertanian yang dibeli dalam kegiatan tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui giat ini, setiap Kabupaten/Kota dapat menghadirkan petani dan pedagang lokal, sehingga masyarakat memperoleh produk dengan harga dari petani, sementara para pelaku usaha mendapatkan ruang berjualan tanpa biaya.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Karangasem menghadirkan 124 pelaku usaha, terdiri atas 19 pelaku IKM yang menampilkan berbagai produk tenun khas seperti gringsing, endek dan songket, 66 pedagang kuliner dengan sajian khas seperti belayag, nasi sela dan pepesan telengis, serta 39 pedagang hasil pertanian dan olahan pangan. Potensi unggulan Karangasem seperti salak Bali turut menjadi bagian dari kekayaan lokal yang diperkenalkan dalam pasar rakyat tersebut.

Baca Juga  Perkuat HKI Pelaku UMKM Bali, Presiden RI Ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar Disosialiasikan

Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan TP PKK Provinsi Bali serta seluruh TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali yang turut berpartisipasi. “Atas nama masyarakat Karangasem, kami mengucapkan terima kasih setulusnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan, terutama kepada masyarakat kami yang membutuhkan. Semoga kita selalu kompak dan terus menebarkan kebaikan,” ungkapnya.

Bagi Bunda Rai, keterlibatan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus bergerak bersama dalam setiap program yang diinisiasi TP PKK Provinsi Bali. Ia menilai, “Berbelanja dan Berbagi” menghadirkan keseimbangan antara pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial, karena produk masyarakat ikut dipasarkan sekaligus hasil belanja dikembalikan dalam bentuk bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Dalam aksi sosial ke-7 ini, sebanyak 100 Orang penerima manfaat mendapatkan bantuan. Kabupaten Karangasem menyerahkan 20 tas belanja, sementara delapan Kabupaten lainnya, termasuk Tabanan, turut menyerahkan masing-masing 10 tas belanja. TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan 20 tas belanja yang dilengkapi paket sembako berupa beras, telur, minyak kelapa, sayur-mayur dan bahan olahan makanan yang berguna bagi masyarakat.

Bunda Rai juga memberikan apresiasi atas keberlanjutan program yang dinilainya mampu mempertemukan berbagai potensi daerah dengan kebutuhan masyarakat secara langsung. “Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Berbelanja dan Berbagi ini. Ini merupakan langkah yang sangat baik, karena tidak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menguatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat secara merata,” tuturnya.

Melalui aksi ini, Bunda Rai juga menegaskan komitmen Tabanan untuk terus memperkuat kolaborasi bersama TP PKK Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota. Semangat “Berbelanja dan Berbagi” pun menjadi ruang bersama untuk mengangkat potensi lokal, memperkuat pelaku UMKM dan IKM, sekaligus memastikan gerakan pemberdayaan dan kepedulian sosial benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (gs/bi)

Baca Juga  Pemprov Bali Konsisten Dorong Pertumbuhan UMKM di Bali

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bersepeda Bersama Komunitas, Bupati Sanjaya Tinjau Pembangunan Penataan Area Kota Singasana

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersepeda bersama komunitas meninjau progres pembangunan Tugu Singasana dan penataan kawasan perkotaan Tabanan, Jumat (4/9/2026).
BERSEPEDA: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menaiki sepeda untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah kawasan sekaligus perkembangan pembangunan di wilayah perkotaan Tabanan, Jumat (4/9). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Kegiatan bersepeda bersama komunitas dimanfaatkan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah kawasan sekaligus perkembangan pembangunan di wilayah perkotaan Tabanan, Jumat (4/9). Berangkat dari Kantor Bupati Tabanan, Bupati Sanjaya bersama komunitas menyusuri sejumlah kawasan, mulai dari Kantor Bupati Tabanan, menuju Jalan Gajah Mada, kawasan Taman Bung Karno, Lapangan Alit Saputra, hingga Taman Perjuangan Singasana, sebelum kembali ke Kantor Bupati Tabanan.

Didampingi Sekda, para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Sanjaya melihat langsung progres pembangunan Taman Tugu Singasana yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten Tabanan seluas kurang lebih 10 are. Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian Sanjaya terhadap pembangunan ruang publik yang memiliki nilai sejarah dan filosofi bagi Kabupaten Tabanan. Ia menjelaskan, bahwa pembangunan Tugu Singasana dirancang tidak sekadar sebagai sebuah bangunan, namun memiliki makna yang berkaitan dengan perjalanan Kabupaten Tabanan dari masa lalu, masa kini hingga masa yang akan datang. Tugu tersebut akan dilengkapi dengan tiga ruang yang masing-masing membawa narasi perjalanan Tabanan.

“Kita bangun Singasana ini untuk untuk masyarakat Tabanan, dimana di dalam Tugu Singasana ini ada tiga ruang. Dimana di ruang yang pertama ini nanti akan ada relief yang menceritakan bagaimana sejarah Tabanan masa lalu, relief yang menceritakan bagaimana Tabanan masa kini dan relief yang terakhir bagaimana menceritakan bagaimana visi misi Tabanan 100 tahun ke depan” ujar Politisi asal Dauh Pala Tabanan.

Lebih lanjut, Dikatakannya pembangunan Tugu Singasana juga mengandung filosofi Aman, Unggul dan Madani yang diwujudkan melalui tiga tingkatan bangunan. Masing-masing tingkatan memiliki ketinggian 10 meter, sehingga total mencapai 30 meter, ditambah satu meter pada bagian atas yang dimaknai sebagai hubungan dengan alam semesta. Filosofi tersebut kemudian menghasilkan angka 31 yang dimaknai melalui 3+1 menjadi angka 4 sebagai simbol Singasana atau kursi Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Pasar Rakyat di Karangasem, Putri Koster Dorong Produk Lokal dan Bunga Kasna Temukus Makin Berdaya

Selain memiliki filosofi pembangunan, lokasi Taman Tugu Singasana juga dikatakan memiliki nilai sejarah yang kuat. Kawasan tersebut berkaitan dengan keberadaan Tangsi yang menjadi gudang senjata Belanda pada masa perjuangan dan pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia. “Di tempat yang sangat bersejarah ini kita bangun Tugu untuk bagaimana kita mengenang Tabanan masa lalu yang sangat heroik, Tabanan masa kini yang sangat subur dengan wilayah agraris dan bagaimana anak-anak kita menuju ke depan, menuju kemajuan untuk membangun daerah kita ini,” imbuh Sanjaya.

Saat ini, progres pembangunan Taman Tugu Singasana telah mencapai sekitar 30 persen. Bupati Sanjaya menyampaikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan Tugu Singasana, Patung Catur Muka, Penataan Lapangan Alit Saputra termasuk Taman Bunda PAUD serta penataan Taman Perjuangan Singasana. Pihaknya akan melihat progresnya secara rinci dan berkala agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keberadaan Bangunan ini nantinya diharapkan dapat menjadi bagian dari ruang publik sekaligus media untuk mengenang sejarah, menggambarkan kondisi Tabanan saat ini, serta menyampaikan visi pembangunan daerah bagi generasi Tabanan di masa mendatang.

Sementara itu, pembuat relief Taman Perjuangan Singasana, Wayan Endra, menjelaskan bahwa relief yang tengah dikerjakan menggambarkan perjuangan rakyat Bali melawan Belanda. Konsep relief tersebut dimulai dari pesisir hingga menuju Margarana, yang menjadi bagian dari narasi sejarah perjuangan yang diangkat dalam Taman Tugu Singasana. Pengerjaan relief tersebut ditargetkan rampung pada Oktober mendatang. Kemudian dari pihak CV. Ari Mustika yang menggarap penataan Taman Bunda PAUD di lapangan Alit Saputra mengatakan, progres pembangunan sudah mencapai 11 persen dan selesai kira-kira pada bulan Desember mendatang. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Menahan Laju Semenisasi Wisata, Pemkab Badung Hijaukan Koridor Canggu Lewat Investasi Ekologis

Menahan Laju Semenisasi Wisata, Pemkab Badung Hijaukan Koridor Canggu Lewat Investasi Ekologis

Loading

Published

on

By

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa memimpin aksi penanaman pohon di sepanjang koridor Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kuta Utara, Jumat (4/9/2026).
PENANAMAN POHON: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP. PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memimpin aksi penanaman pohon di sepanjang koridor Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kuta Utara, Jumat (4/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur pariwisata, Pemerintah Kabupaten Badung berupaya mengimbangi laju semenisasi demi menjaga daya dukung lingkungan. Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, yang turun langsung memimpin aksi penanaman pohon di sepanjang koridor Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kuta Utara, Jumat (4/9).

Didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, aksi nyata ini membidik penambahan ruang terbuka hijau (RTH) guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan pariwisata yang kian padat. Penanaman vegetasi ini tidak hanya diproyeksikan untuk mempercantik estetika koridor jalan utama, tetapi juga menjadi benteng alami untuk meredam polusi udara serta menciptakan mikroklimat kawasan yang lebih asri dan sejuk.

Bupati menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata tidak boleh mengorbankan ketahanan lingkungan. Cetak biru pembangunan kawasan strategis wajib meletakkan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama.

“Pembangunan dan penataan kawasan Canggu harus berjalan selaras dengan prinsip berwawasan lingkungan. Penanaman pohon di pinggiran Jalan Batu Mejan ini tidak hanya untuk estetika visual, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang agar kawasan ini tetap nyaman, sejuk, dan lestari,” cetus Adi Arnawa.

Melalui integrasi yang seimbang antara pembangunan fisik dan konservasi vegetasi, kawasan Canggu diharapkan mampu bertumbuh menjadi destinasi wisata kelas dunia tanpa harus kehilangan identitas keteduhan alamnya. Menariknya, komitmen ekologis ini juga dibarengi dengan pembenahan polusi visual yang selama ini mengganggu lanskap alam.

“Saya juga sudah perintahkan Kadis PUPR Badung untuk segera menata jaringan utilitas yang semrawut di sepanjang kawasan ini. Penataan kawasan strategis seperti Canggu tidak hanya berfokus pada keandalan infrastruktur fisik, tetapi juga wajib menyatu dengan prinsip penghijauan,” imbuh Bupati Badung.

Baca Juga  Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Aksi kolaboratif ini memicu respons positif dari masyarakat dan pelaku usaha di kawasan Batu Mejan. Pengayaan keanekaragaman hayati (vegetasi) di ruang publik ini diharapkan mampu menjadi solusi berbasis alam (nature-based solutions) untuk menghadapi tantangan lingkungan di salah satu pusat pariwisata tersibuk di Bali ini.

Gerakan penghijauan ini turut dikawal oleh anggota DPRD Badung I Made Suryananda Pramana, jajaran Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika Kecamatan, serta Perbekel Desa Canggu I Wayan Suarya yang hadir bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

TP PKK Denpasar Berbelanja dan Berbagi di Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan bingkisan saat menghadiri Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).
PASAR RAKYAT: Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyerahkan bingkisan saat menghadiri Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar TP. PKK Provinsi Bali di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9). (Foto: bi)

Karangasem, baliilu.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Denpasar turut berpartisipasi dalam Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang digelar TP. PKK Provinsi Bali di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9).

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Sekretaris II TP PKK Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, Bupati Klungkung I Made Satria, serta jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Bali.

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” menjadi ruang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Kegiatan ini melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Industri Kecil dan Menengah (IKM), petani, peternak, hingga nelayan lokal yang memasarkan beragam produk, mulai dari kebutuhan pokok, hasil pertanian, hingga berbagai produk olahan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut menyerahkan bantuan berupa 10 tas belanja kepada 10 penerima dari masyarakat Kabupaten Karangasem. Bantuan tersebut berisi berbagai kebutuhan yang dibeli dari produk UMKM dan pedagang lokal yang berpartisipasi dalam Pasar Rakyat.

Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, konsep “Berbelanja dan Berbagi” memiliki nilai ganda karena tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk memasarkan produknya, tetapi juga menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berbelanja dan mendukung produk masyarakat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Semangat kebersamaan seperti ini sangat penting untuk terus kita jaga, karena dari belanja produk masyarakat, manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  TPID Kabupaten Karangasem Pastikan Stabilitas Harga Jelang HBKN

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan yang mempertemukan TP PKK dari seluruh kabupaten/kota se-Bali tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Kami tentu senang dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain mempererat kebersamaan antar-TP PKK kabupaten/kota, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan dukungan terhadap UMKM serta pelaku usaha lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengatakan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” tidak sekadar menjadi kegiatan transaksi jual beli, tetapi merupakan gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus membangun kepedulian sosial.

“Berbelanja dan Berbagi ini bukan hanya tentang transaksi jual beli. Kita ingin menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Apa yang kita belanjakan hari ini berasal dari masyarakat dan kemudian kita bagikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ny. Putri Koster menjelaskan, konsep kegiatan tersebut mengedepankan perputaran ekonomi secara langsung. Pengurus TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK kabupaten/kota berbelanja berbagai hasil panen dan produk usaha milik pedagang lokal. Selanjutnya, hasil belanja tersebut disalurkan kembali dalam bentuk paket bantuan pangan kepada masyarakat prasejahtera dan balita di Kabupaten Karangasem.

Menurut Ny. Putri Koster, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi dan tatap muka bagi jajaran TP PKK se-Bali. Melalui pertemuan tersebut, koordinasi dan kolaborasi antardaerah dapat terus diperkuat, termasuk dalam menyosialisasikan berbagai program prioritas pembangunan hingga ke tingkat masyarakat.

“TP PKK harus hadir di tengah masyarakat dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kebersamaan, membangun kepedulian, sekaligus memastikan program-program yang dijalankan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tingkat akar rumput,” jelasnya.

Baca Juga  Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi Hadir di Buleleng

Lebih lanjut, dikatakan, gerakan “Berbelanja dan Berbagi” menjadi salah satu bentuk kehadiran TP PKK dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Selain membantu menggerakkan roda perekonomian, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas manfaat sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” diharapkan dapat terus menjadi wadah untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung produk lokal, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca