Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

BKGN 2023, RSGM Unud Beri Layanan Perawatan Gigi Gratis ke Masyarakat

BALIILU Tayang

:

Bulan Kesehatan Gigi Nasional
PERAWATAN: Tim RSGM Unud saat melakukan layanan perawatan gigi kepada masyarakat di Gedung RSGM Unud Kampus Bukit Jimbaran, Selasa (12/12/23). (Foto: Hms Unud)

Jimbaran, Badung, baliilu.com – Universitas Udayana melalui Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Udayana (RSGM Unud) dan Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unud menyelenggarakan pembukaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2023 yang mengambil tema “Senyum Indonesia Gigi Kuat Mulut Sehat” bertempat di Gedung RSGM Unud Kampus Bukit Jimbaran, Selasa (12/12/23). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Udayana Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T., Ph.D., IPU.

Acara pembukaan BKGN Unud 2023 juga dihadiri oleh Ketua Persatuan Dokter Gigi Pengwil Bali drg. I Agus Sundia Atmaja, M.Erg., perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Direktur Utama RS Unud Prof. Dr. dr. Dewa Putu Gde Purwa Samatra, Sp.N(K)., Direktur Utama RSGM Unud drg. Putu Ratna Kusumadewi G., Sp.KG., Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof. Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes., Ketua Departemen Gigi dan Mulut drg. Mia Ayustina Prasetya, Sp.KGA., dan Koordinator Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Dr. drg. Putu Lestari Sudirman, M.Biomed.

Ista Prestiyanti selaku Ketua Panitia Bulan Kesehatan Gigi Nasional Universitas Udayana 2023 menyampaikan, BKGN merupakan salah satu kegiatan tahunan Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unud yang bertujuan untuk memberikan perawatan dan edukasi ke masyarakat terkait kesehatan gigi dan mulut sekaligus sebagai ajang untuk mempromosikan Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Unud dan RSGM Unud kepada masyarakat umum.

Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan pada BKGN tahun ini diantaranya School Health Program yang dilakukan selama 3 hari di beberapa SD, diantaranya SDN 4 Jimbaran, SLBN 1 Badung, dan SDN 4 Benoa dengan jumlah total seluruh peserta yaitu 1.000 siswa, menyediakan layanan pemeriksaan dan perawatan gigi secara gratis, seperti tindakan pencabutan, penambalan sederhana, serta layanan pembersihan karang gigi dengan jumlah pasien terdaftar sampai saat ini adalah 750 orang, serta memberikan pelayanan konsultasi gigi gratis secara online (teledentistry) dan lomba pertunjukan antar-angkatan.

Baca Juga  CYS Kembali Percayakan FIB Unud Jadi Tuan Rumah ‘’Road to International Competitions 2024’’

Bulan Kesehatan Gigi NasionalDirektur RSGM Unud drg. Putu Ratna Kusumadewi Giri. (Foto: Hms Unud)

Direktur RSGM Unud drg. Putu Ratna Kusumadewi Giri mengatakan, kebutuhan akan peningkatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang semakin berkualitas mendorong setiap institusi kesehatan untuk terus berbenah diri dalam upaya meningkatkan sarana prasarana, dan SDM yang berkualitas. Peran RSGM bersama-sama dengan RSPTN Unud yang pada BKGN ke-3 juga turut berpartisipasi sehingga dapat melayani masyarakat yang berfokus pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama 3 hari ke depan.

“Harapan saya di tahun depan dengan dukungan penuh dari Rektor Unud semoga RSGM Unud ini mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga secara utuh dan paripurna kegiatan yang ini dapat diadakan di RSGM sama seperti institusi yang lain. Dukungan dari Dinas Kesehatan Badung dalam hal pengurusan ijin operasional RSGM tahun depan juga sangat kami butuhkan,” ujar Direktur RSGM.

Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Januartha. (Foto: Hms Unud)

Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Januartha dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti BKGN ini tidak hanya dilaksanakan pada saat bulan bakti, tapi bisa dilaksanakan terus menerus baik dalam bentuk kegiatan preventif, promotif, rehabilitasi dan kuratif agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari keberadaan institusi pendidikan kedokteran.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, karena upaya preventif tentunya akan sangat bisa menghemat biaya pengobatan dan kita sebagai institusi pendidikan kedokteran bisa menjadi menara air yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Dekan.

Bulan Kesehatan Gigi NasionalRektor Universitas Udayana Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, MT., Ph.D., IPU. (Foto: Hms Unud)

Sementara itu Rektor Unud menyambut baik kegiatan ini, serta menyampaikan bahwa Unud siap untuk mendukung revitalisasi dan pengembangan RSGM demi kemajuan Unud dan kelancaran proses pembelajaran Program Studi Kedokteran Gigi. Melihat perkembangan yang ada saat ini, Universitas Udayana siap mendukung untuk penyelesaian dan revitalisasi gedung RSGM dan juga RS Unud, karena selain sebagai income generator, RSGM dan RS Unud juga akan membantu kelancaran proses belajar di Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

Baca Juga  Unud Terima Kunjungan Mahasiswa Program MSIB di Sekolah Ekspor

“Saya sebagai Rektor Unud memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pihak RSGM Udayana dan jajaran serta panitia selaku pelaksana yang telah mempersiapkan acara BKGN ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PT Unilever selaku mitra yang telah memberikan dukungan untuk kelancaran acara ini. Tanpa bantuan dan kerjasama dari segala pihak, tentunya acara ini tidak akan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Besar harapan saya agar acara seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sehingga dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan RSGM Universitas Udayana kepada masyarakat umum,” ucap Rektor. Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita6184-Bulan-Kesehatan-Gigi-Nasional-2023-di-Universitas-Udayana-Beri-Layanan-Perawatan-Gigi-Gratis-ke-Masyarakat.html (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pegadaian Kanwil Bali Nusra Dukung Penuh Kemandirian Nelayan dan Kelestarian Pesisir Lewat Program Nelayan Tangguh di Sumbawa

Published

on

By

nelayan tangguh pegadaian
NELAYAN TANGGUH: PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari secara resmi menutup Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa pada Kamis (21/5/2026). (Foto: Hms PT Pegadaian)

Sumbawa, NTB, baliilu.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar atau Kanwil Bali Nusra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui Program Nelayan Tangguh yang dilaksanakan di Desa Labuhan Burung, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa.

Program yang dijalankan bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari sejak Desember 2025 tersebut resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026) dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Pegadaian dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Program Nelayan Tangguh hadir sebagai upaya mendorong kemandirian masyarakat nelayan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan program, PT Pegadaian bersama Yayasan Samawa Berdaya Lestari melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan kondisi masyarakat pesisir, pelatihan perikanan berkelanjutan, penguatan kapasitas usaha masyarakat, edukasi pengelolaan sampah pesisir, hingga pembentukan kelompok bank sampah dan forum komunikasi masyarakat pesisir.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa Program Nelayan Tangguh merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

“Program Nelayan Tangguh diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk penguatan kapasitas masyarakat pesisir yang tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga membangun kesadaran bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. PT Pegadaian akan terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak sosial dan lingkungan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi kontribusi Pegadaian dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem laut, pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Unud Bangga! Putu Chelsea Berhasil Harumkan Nama Unud di Ajang Miss Universe Indonesia Bali 2023

Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Pulau Sumbawa, Mustofa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program Nelayan Tangguh, khususnya masyarakat dan tim pendamping program di lapangan.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Labuhan Burung. Potensi desa yang ada diharapkan terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan penutupan program turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sarana pendukung kepada kelompok masyarakat sebagai bentuk penguatan keberlanjutan program. Bantuan tersebut meliputi alat monitoring kualitas air, sarana produksi pengolahan hasil perikanan berupa perlengkapan pembuatan pentol ikan, serta perlengkapan pendukung bank sampah untuk edukasi lingkungan di sekolah.

Kegiatan penutupan program dihadiri oleh Kepala Desa Labuhan Burung, Camat Buer, perwakilan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, BKSDA Wilayah Sumbawa, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait, kelompok masyarakat, serta para penerima manfaat program.

Melalui Program Nelayan Tangguh, PT Pegadaian berharap tercipta masyarakat pesisir yang lebih mandiri, tangguh, dan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat pesisir. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Kembang-Ipat Salurkan Hewan Qurban Merata ke Semua Masjid di Jembrana

Published

on

By

bantuan qurban jembrana
SERAHKAN HEWN QURBAN: Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menunjukkan komitmen dan kehadirannya di tengah masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Forkopimda secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban untuk masjid-masjid di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana di UD Fajar, Desa Banyubiru, Senin (25/5).

Berbeda dari tahun sebelumnya, formula penyaluran hewan qurban tahun ini sengaja diubah demi mengedepankan asas pemerataan. Jika pada tahun lalu pemerintah daerah membagikan 6 ekor sapi dan 22 ekor kambing untuk 28 masjid, maka tahun ini 69 masjid di Kabupaten Jembrana dipastikan menerima bantuan berupa hewan qurban kambing.

Bupati Jembrana menyampaikan bahwa langkah ini diambil agar kebahagiaan dan perhatian pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh umat muslim di Jembrana. Sejalan dengan perluasan jangkauan tersebut, alokasi anggaran qurban tahun ini juga mengalami peningkatan yang signifikan.

“Pemerintah daerah, seperti tahun-tahun sebelumnya, selalu hadir untuk bisa juga ikut berbagi. Tetapi tahun ini ada yang berbeda. Untuk tahun ini, kita berikan ke semua masjid berupa kambing supaya merata. Dari sisi anggaran tentu naik; kalau dulu Rp 180 juta, sekarang menjadi Rp 246 juta. Ada kenaikan sekitar Rp 66 juta,” ujar Bupati Kembang.

Manfaat dari bantuan ini dirasakan langsung oleh para pengurus masjid. Idrus, perwakilan dari Masjid Nurul Huda Melaya sekaligus penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian berlapis yang diterima umat muslim di Jembrana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban yang diberikan kepada kami pada Idul Adha 1447 Hijriah ini. Dan juga, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Bupati Jembrana yang telah memberikan sumbangan kambing kepada masjid-masjid di Kabupaten Jembrana,” kata Idrus.

Baca Juga  Unud Terima Kunjungan Mahasiswa Program MSIB di Sekolah Ekspor

Ia menegaskan bahwa bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap umat. Pihaknya berkomitmen untuk mengelola dan mendistribusikan daging qurban tersebut secara adil, tepat sasaran, dan sesuai dengan syariat agama.

Di sisi lain, momentum Idul Adha tahun ini juga membawa berkah tersendiri bagi peternak lokal Jembrana. Ketut Suartini, seorang peternak asal Sumbersari sekaligus pemilik sapi yang terpilih sebagai bantuan qurban Presiden, mengungkapkan rasa bangganya. Sapi yang dirawatnya dengan telaten selama tiga tahun tersebut berhasil mencapai bobot prima.

“Sapi itu saya beli umur sekitar 1 tahun dan saya pelihara selama 3 tahun. Saat awal dicek oleh dinas terkait, bobotnya 630 kg, namun saat penyerahan hari ini timbangannya sudah mencapai 680 kg,” jelas Suartini.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana dalam menjaga kesehatan ternak menjadi kunci keberhasilannya. Berkat rekam jejaknya sebagai penyedia sapi berkualitas, dinas terkait merekomendasikan sapinya untuk dipinang sebagai hewan qurban Presiden RI.

Melalui penyerahan bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap semangat berbagi di hari raya kurban dapat mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membawa keberkahan bagi kemajuan seluruh masyarakat Jembrana. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pemkab Buleleng Dorong Pengadaan Digital Transparan melalui KKI dan E-Katalog V6

Published

on

By

pemkab buleleng
SOSIALISASI: Kegiatan sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Katalog Elektronik (E-Katalog) Versi 6 yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Buleleng di Ruang Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (25/5).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan seluruh perangkat daerah agar mampu beradaptasi dengan sistem pengadaan elektronik yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan daerah.

Kepala Bagian PBJ Setda Buleleng, I Made Suwitra Yadnya, mengungkapkan sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan terkait penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKI di Buleleng.

“Tujuan dari diselenggarakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan dalam penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) atau KKI di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, penerapan KKI menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pengadaan barang dan jasa. Sistem pembayaran non-tunai tersebut dinilai mampu mempercepat proses administrasi keuangan sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran daerah.

Melalui sistem yang terintegrasi secara digital, proses transaksi pengadaan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efisien. Selain itu, digitalisasi pembayaran juga dinilai mampu meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Pemkab Buleleng juga menjalin sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali serta sejumlah marketplace lokal. Kolaborasi itu diharapkan dapat membangun ekosistem pengadaan digital yang lebih optimal di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga  Dosen Prodi Teknologi Pangan Unud Sulap “Menjamu” Jadi Lebih Modern

Keterlibatan marketplace lokal juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Buleleng untuk ikut terlibat dalam pengadaan pemerintah. Dengan demikian, belanja pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat lokal. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca