Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Jaringan Tenaga Kerja Seluas-luasnya, Putu Parwata Terima Rombongan Wisatawan Arab Saudi

BALIILU Tayang

:

putu parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Ketua Komisi IV Made Suwardana pada Senin (24/10/2022), secara informal menerima wisatawan dari Arab Saudi, Senin (24/10/2022). (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Di tengah kesibukannya, Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Ketua Komisi IV Made Suwardana pada Senin (24/10/2022), menerima secara informal rombongan wisatawan dari Arab Saudi yang dipimpin Mr. Saffar Al Asmari dan Mr. Hasyim terkait masalah peluang tenaga kerja di Arab Saudi di ruang kerja Ketua Dewan.

Selepas pertemuan, Putu Parwata kepada media mengatakan pihaknya dikunjungi oleh wisatawan Arab Saudi untuk membangun silaturahmi Pemerintah Kabupaten Badung dengan negara Arab Saudi. “Kita bangun karena kita harus memperluas yang namanya networking. Ini dibangun dengan Arab Saudi karena potensinya luar biasa,” tegasnya.

Menurut politisi asal Dalung, Kuta Utara tersebut, pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga sangat tinggi di sana. Ada asisten rumah tangga, ada perhotelan, ada spa dan yang lain-lainnya. “Badung mempunyai potensi yang kuat untuk mendidik dan membina dari segi ketenagakerjaan, maka saya sebagai Ketua DPRD Badung membuka jaringan seluas-luasnya,” tegasnya.

Jaringan ini, ungkap pengusaha beras C-Par tersebut, bukan saja untuk Arab Saudi tetapi juga pada 2023 akan membangun kerja sama dengan Jepang, kemudian dengan Australia. “Beberapa jaringan sudah saya buka supaya peluang untuk mengisi peluang tenaga kerja atau menampung anak-anak kita yang sudah tamat itu tidak kekurangan untuk disalurkan,” katanya.

Menurut Parwata, pemerintah hadir untuk mendorong dan membantu semua lembaga LPK dan semua anak-anak yang dididik keterampilan bisa dikirim ke luar negeri. Pemerintah sudah komitmen untuk mencetak sertifikasinya gratis dan beberapa akan dibantu apakah pengurusan paspornya atau turut membantu pelatihan bahasanya. “Nanti kita akan lakukan satu langkah-langkah kongkret dalam rangka mengedukasi dan meningkatkan grade daripada ketenagakerjaan yang akan kita kirim ke luar negeri,” katanya.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Putu Parwata Terima Audiensi Peradi Denpasar

Tentunya ini, kata Parwata, harus kita seleksi baik itu penerima atau pun pengirimnya. Kita akan lakukan seleksi kepada lembaga-lembaga pelatihan kerja ini supaya betul-betul anak-anak kita terampil dan penerima tidak abal-abal. Jadi ada yang bertanggung jawab dan perusahaan pengirim tenaga kerja secara resmi yang akan membantu anak-anak kita di Badung untuk dikirim ke luar negeri.

putu parwata
Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Ketua Komisi IV Made Suwardana foto bersama usai menerima wisatawan Arab Saudi. (Foto: gs)

Dia berharap, mudah-mudahan dengan pertemuan informal ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Badung. Karena apa? Tanpa kita harus membangun jaringan yang lebih luas, anak-anak kita tak akan mendapatkan kesempatan yang maksimal. Sekarang ini kesempatan untuk membangun komunikasi terbuka, kita bangun sebaik-baiknya sehingga anak-anak kita berpeluang besar untuk menjadi tenaga kerja yang terampil, profesional, memiliki satu identitas yang kuat bahwa mereka adalah mewakili dan mereka adalah duta Kabupaten Badung sehingga ini akan menjadi keren. Badung sumber dayanya bagus, demikian juga Bali dan Indonesia.

Sebagai tindak lanjut mulai tahun ini, pihaknya akan membuat MoU supaya ada kerja sama secara tertulis. Tetapi beberapa perusahaan sudah meminta kita mengirim list apa saja yang kita siap untuk kirim. Termasuk Australia juga minta anak-anak yang mau sekolah sambil bekerja. Jepang juga permintaannya 350 tenaga kerja yang terampil di bidang hospitality. “Ini kami lagi bangun bersama-sama,” katanya.

Dari data Disnaker, jumlah LPK di Badung 42 buah, dan jumlah tenaga kerja yang sudah terkirim ke luar negeri hampir 1.200 orang. Soal perlindungan tetap pemerintah asal untuk melakukan monitoring pengawasan terhadap lembaga-lembaga pengirim tenaga kerja. “Makanya anak-anak yang kita kirim ke luar negeri jangan dikirim oleh perusahaan yang ilegal. Kita mau perusahaan-perusahaan yang memiliki kompetensi, pengalaman dan legalitas yang kuat dan sah secara undang-undang. Kalau terjadi sesuatu, yang pertama bertanggung jawab adalah perusahaan yang mengirim tenaga kerja ke luar negeri. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Buka Fun Bike PBKW GKPB

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Kapolri Terima Audiensi Direktur FBI, Perkuat Kerja Sama Penanggulangan Kejahatan Transnasional

Published

on

By

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi Direktur FBI Kash Patel di Mabes Polri, Jakarta.
TERIMA AUDIENSI: Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menerima audiensi Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Mr. Kash Patel, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/7).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara Polri dan FBI dalam menghadapi berbagai ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, khususnya di bidang kontra terorisme, kejahatan siber, narkotika, serta penipuan daring lintas negara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Polri dan FBI sejak tahun 2014, terutama dalam pertukaran informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap berbagai upaya penegakan hukum.

Audiensi juga membahas sejumlah isu strategis, antara lain perkembangan ancaman peredaran fentanyl dan bahan prekursor, penanganan jaringan scam compounds dan cyber-enabled fraud, penguatan kerja sama investigasi dan pertukaran informasi intelijen, serta pengembangan kapasitas personel melalui berbagai program pelatihan yang diselenggarakan FBI seperti pada FBI Academy.

“Di tengah dinamika global, berbagai jenis kejahatan terus berkembang, seperti kejahatan siber, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum,” kata Sigit.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat penanganan buronan yang menjadi subjek Interpol Red Notice serta mekanisme kerja sama dalam proses penegakan hukum lintas negara.

Kapolri menegaskan bahwa penguatan kerja sama internasional menjadi salah satu kunci dalam menghadapi perkembangan kejahatan transnasional yang memanfaatkan kemajuan teknologi dan melintasi batas yurisdiksi negara. Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan FBI melalui pertukaran informasi, peningkatan kapasitas personel, serta pelaksanaan operasi bersama sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Ketua DPRD Badung Buka Fun Bike PBKW GKPB

Sementara itu, Direktur FBI menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin dengan Polri dan menegaskan komitmen FBI untuk terus memperkuat kerja sama dalam pemberantasan terorisme, narkotika, kejahatan siber, serta berbagai bentuk kejahatan lintas negara lainnya melalui pendekatan yang lebih erat, konkret, dan berkelanjutan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, diawali dengan penyambutan Direktur FBI di Gedung Utama Mabes Polri, penandatanganan buku tamu, diskusi bilateral, pertukaran cinderamata, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nekat Lepas Spion Motor? Ini Bahaya dan Aturan yang Wajib Diketahui

Published

on

By

Ilustrasi sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan.
LANGGAR ATURAN: Saorang pengendara sepeda motor tanpa spion yang melanggar aturan lalu lintas dan berisiko meningkatkan kecelakaan di jalan. (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Demi membuat tampilan motor terlihat lebih sporty atau menarik, masih banyak pengendara yang memilih melepas salah satu bahkan kedua spion. Padahal, kebiasaan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.

Saat berada di jalan raya, pengendara tidak hanya fokus pada kondisi di depan tetapi juga harus mengetahui situasi di belakang dan di samping kendaraan. Sebab spion dapat membantu pengendara memantau pergerakan kendaraan lain tanpa harus menoleh, terutama ketika hendak berpindah jalur, berbelok, atau menyalip.

Tanpa spion, penglihatan pengendara menjadi lebih terbatas sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, baik yang melibatkan sesama pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Dikutip dari website resmi Korlantas Polri https://korlantas.polri.go.id/, fungsi spion penting bagi keselamatan, penggunaan spion juga telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pasal 48 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Ketentuan tersebut diperjelas melalui Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan yang mewajibkan setiap sepeda motor dilengkapi sedikitnya dua spion, masing-masing di sisi kiri dan kanan.

Bagi pengendara yang tetap mengoperasikan sepeda motor tanpa memenuhi persyaratan tersebut, sanksinya diatur dalam Pasal 285 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yakni pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Keselamatan berkendara tidak ditentukan oleh tampilan kendaraan, melainkan oleh kesiapan kendaraan itu sendiri dalam memenuhi standar keselamatan. Memasang dua spion mungkin terlihat sebagai hal sederhana, tetapi keberadaannya dapat membantu pengendara mengambil keputusan dengan lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan. (gs/dpr.go.id)

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Badung Putu Parwata Mengucapkan HUT Ke-50 PDI Perjuangan

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perpres Ojol Segera Final, Dasco Pastikan DPR Terus Kawal Perlindungan Pengemudi  

Published

on

By

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan usai memimpin rapat koordinasi pembahasan Perpres Ojol di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, memberi keterangan usai memimpin Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – DPR RI terus mengawal penuntasan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Ojek Online (Ojol) demi menghadirkan payung hukum serta perlindungan yang berkeadilan bagi para pengemudi ojol di tanah air. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi DPR RI bersama jajaran pemerintah yang berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa proses penyempurnaan regulasi ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dan kini berada di fase penyelesaian. “Hari ini kami kembali mengadakan rapat koordinasi untuk menyempurnakan Perpres tentang Ojol yang alhamdulillah sedikit lagi sudah final,” ujar Sufmi Dasco Ahmad usai memimpin rapat koordinasi.

Dasco menjelaskan, DPR RI bersama pihak eksekutif fokus menyerap aspirasi riil dari para pelaku lapangan agar substansi Perpres benar-benar menjawab kebutuhan para mitra pengemudi. Dalam rapat koordinasi tersebut, DPR RI secara khusus mendengarkan langsung laporan evaluasi terkait skema pembagian tarif yang selama ini berjalan.

“Tadi kita sudah mendengar langsung masukan dari Koalisi Ojol Nasional mengenai evaluasi tarif yang selama ini berjalan, khususnya terkait efektivitas penerapan skema 92 persen dan 8 persen,” tutur Dasco dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan bahwa DPR RI dan pemerintah telah menyepakati langkah teknis terakhir untuk merampungkan seluruh draf Perpres. Tahap penyelesaian akhir ini hanya tinggal menunggu satu agenda pertemuan finalisasi dengan para pemangku kepentingan.

“Tadi kami sudah sepakat bahwa tim akan bertemu sekali lagi untuk finalisasi,” tegas Pimpinan DPR RI tersebut.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang turut hadir dalam rapat koordinasi mengonfirmasi bahwa arahan Presiden terkait skema pembagian tarif telah mulai diimplementasikan di lapangan. “Yang penting perintah dari Presiden mengenai pembagian tarif 92 persen dan 8 persen secara riil di lapangan sudah diterapkan,” kata Prasetyo Hadi melengkapi.

Baca Juga  Belanja Operasi Rp 2,5 Triliun, Putu Parwata Pastikan Kewajiban kepada Pegawai Aman

Melalui rapat koordinasi ini, DPR RI memastikan fungsi pengawasannya terus berjalan optimal guna menjamin Perpres Ojol yang dihasilkan nantinya mampu menciptakan iklim kemitraan yang sehat, adil, dan transparan bagi seluruh pengemudi maupun penyedia layanan aplikasi transportasi di Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca