Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Buka Kejuaraan Dunia Vovinam Ke-8 di Buleleng, Gubernur Koster: Ajang Perkuat Persaudaraan, Perkenalan Budaya dan Kearifan Lokal Bali

Diikuti 400 Atlet, Pelatih dan Official dari 26 Negara

Loading

BALIILU Tayang

:

BUKA VOVINAM KE-8: Ditandai pemukulan kulkul, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, dan Presiden Federasi Vovinam Dunia Mai Huu Tin, serta Anggota Federasi Vovinam Dunia, secara resmi membuka Kejuaraan Dunia Vovinam Ke-8 Tahun 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (2/11) malam. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Buleleng, baliilu.com – Semangat persahabatan dan sportivitas dunia menggema dari jantung Bali Utara. Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Kejuaraan Dunia Vovinam Ke-8 Tahun 2025 di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (2/11) malam.

Pembukaan berlangsung megah dan sarat makna budaya. Dengan pemukulan kulkul—alat komunikasi tradisional Bali—oleh Gubernur Koster, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, dan Presiden Federasi Vovinam Dunia Mai Huu Tin, serta Anggota Federasi Vovinam Dunia, denting suara kayu suci itu seolah menjadi tanda dimulainya perhelatan yang menyatukan 26 negara di bawah semangat persaudaraan dan harmoni.

Sorak riuh tepuk tangan dari 400 atlet, pelatih, dan ofisial yang hadir dari berbagai penjuru dunia berpadu dengan lantunan gamelan dan tarian khas Bali Utara seperti Tari Goak, Joged Bumbung, hingga Barong Sai, menghadirkan simbol kebersamaan lintas budaya.

Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan dunia menjadikan Bali, khususnya Buleleng sebagai tuan rumah kejuaraan internasional bergengsi ini.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen dari berbagai negara di dunia. Kehadiran World Vovinam Championships bukan sekadar ajang olahraga bela diri, tetapi momentum mempererat persahabatan antarbangsa serta memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya dan kearifan lokal Bali kepada dunia,” ujar Koster disambut tepuk tangan meriah.

Gubernur Koster menegaskan, falsafah Vovinam yang menekankan keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan sangat sejalan dengan spirit Tri Hita Karana, pandangan hidup masyarakat Bali yang mengajarkan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungannya.

“Melalui ajang ini, kita tidak hanya bertanding untuk medali, tetapi juga membangun jembatan persaudaraan antarbangsa,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Berikan Bonus Atlet Berprestasi Porprov Bali XV 2022, Lepas Atlet Vovinam ke Kamboja

Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia ini, mulai dari Indonesia Vovinam Federation, Pemerintah Kabupaten Buleleng, hingga KONI dan para relawan lokal.

Koster berharap, selain mempererat solidaritas global, ajang ini juga mampu memberikan dampak ekonomi dan promosi pariwisata positif bagi masyarakat Buleleng dan Bali Utara.

Welcome to Bali – the Island of Harmony and Spirit. Bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, dan nikmatilah keindahan serta keramahan masyarakat Bali,” tutupnya sebelum memukul kulkul sebagai tanda pembukaan resmi.

Presiden Vovinam Dunia: Kembali karena Bali Ramah

Sementara itu, World President Vovinam Federation, Mai Huu Tin, dalam sambutannya mengungkapkan kekagumannya terhadap Bali dan masyarakatnya.

“Saya berada di sini Desember tahun lalu untuk Kejuaraan Asia dan kami semua sangat menikmati keramahan masyarakat Bali. Karena itulah kami memutuskan untuk kembali lagi tahun ini,” ujarnya.

Mai Huu Tin menceritakan sejarah panjang Vovinam yang lahir di Vietnam pada 1938 dan kini berkembang di 76 negara dengan lebih dari dua juta praktisi aktif. Menurutnya, Vovinam tidak sekadar bela diri, tetapi sebuah jalan hidup yang menumbuhkan kasih, senyum, dan kekuatan untuk kemanusiaan.

“Para praktisi Vovinam tidak hanya berjuang untuk diri atau negaranya, tetapi juga untuk kemanusiaan. Di sinilah kita berkumpul untuk merayakan solidaritas seluruh bangsa,” ucapnya penuh semangat.

City Tour ke Destinasi Wisata Unggulan Buleleng

Sebagai Ketua Panitia sekaligus Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna menambahkan bahwa Kejuaraan Dunia Vovinam ke-8 diikuti oleh 26 negara, berlangsung dari 1 hingga 8 November 2025, dengan pertandingan utama di GOR Undiksha, Jinengdalem, Singaraja.

Selain laga, para kontingen juga dijadwalkan mengikuti city tour ke destinasi wisata unggulan Buleleng seperti Lovina, Air Terjun Gitgit, dan desa-desa budaya Bali Utara.

Baca Juga  Buleleng Mantapkan Kesiapan Kejuaraan Dunia Vovinam

“Inilah kesempatan terbaik untuk memperkenalkan pesona Buleleng kepada dunia,” ujar Supriatna.

Suasana malam pembukaan di Gedung Kesenian Gde Manik menjadi cermin keindahan harmoni antara olahraga dan budaya. Dentang kulkul Bali malam itu tidak sekadar tanda dimulainya pertandingan, tetapi simbol semangat damai, sportivitas, dan kebanggaan Bali di mata dunia. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

Sekda Eddy Mulya Hadiri Pengukuhan Pengurus Kodrat Bali Masa Bakti 2025-2029

Siap Berkolaborasi Wujudkan Kemajuan dan Prestasi Olahraga

Loading

Published

on

By

kodrat bali
PENGUKUHAN: Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pengukuhan Pengurus Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti Tahun 2025-2029 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Minggu (31/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mewakili Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri pengukuhan Pengurus Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti Tahun 2025-2029 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Minggu (31/5).

Pengukuhan yang dilaksanakan Ketua Umum PB Kodrat Pusat, H. Bambang Soesatyo ini mengukuhkan I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya yang akrab disapa Turah Joko turut sebagai Ketua Kodrat Provinsi Bali, sedangkan AA Bagus Tri Candra Arka dikukuhkan menjadi Sekretaris Kodrat Bali. Selain itu, Ketua DPRD Provinsi Bali, I Dewa Made Mahayadnya juga turut dikukuhkan sebagai dewan pembina.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Komang Nova Sewi Putra, Tokoh Masyarakat, I Gusti Ngurah Anom atau yang akrab disama Ajik Krisna. Pimpinan OPD, Sekretaris KONI Bali, Ardy Ganggas, Pengurus Kodrat Provinsi Bali, Pengurus Cabang Kodrat se-Bali, serta undangan lainnya.

Ketua Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti 2025–2029, I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kodrat Bali. Amanah ini, menurutnya, merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan kerja keras, kebersamaan, dan komitmen untuk terus memajukan organisasi. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan di seluruh Bali.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban mandat sebagai Ketua Kodrat Provinsi Bali. Kepercayaan ini bukan hanya menjadi kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Kami optimistis, melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pengurus, pelatih, atlet, serta stakeholder olahraga, Kodrat Bali dapat terus berkembang, menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujar Jaka Pratidnya.

Baca Juga  Gubernur Koster Resmi Buka Kejuaraan Dunia Vovinam Ke-8 di Buleleng

Lebih lanjut, Jaka Pratidnya menegaskan bahwa prestasi yang telah diraih selama ini harus menjadi motivasi untuk terus melangkah lebih jauh. Menurutnya, Kodrat Bali memiliki potensi besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi di berbagai ajang olahraga.

“Ke depan, Kodrat harus terus menjadi wadah pembinaan atlet yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada prestasi. Mari bersama-sama membangun Kodrat Bali yang semakin solid, menjaga tradisi prestasi yang telah diraih, serta menjadikan Tarung Derajat sebagai kebanggaan kontingen Bali di tingkat nasional maupun internasional. Dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah, saya yakin Kodrat Bali akan terus melahirkan atlet-atlet terbaik yang mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya Pengurus Keluarga Tarung Derajat (Kodrat) Provinsi Bali Masa Bakti 2025–2029. Menurutnya, momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan olahraga bela diri sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

Dikatakannya, kehadiran kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas atlet serta memperluas pembinaan hingga ke tingkat akar rumput.

“Tarung Derajat bukan hanya tentang kemampuan bertanding dan meraih kemenangan di arena, tetapi juga tentang membentuk pribadi yang memiliki semangat juang, disiplin, sportivitas, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan dalam membangun generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Eddy Mulya.

Eddy Mulya menegaskan bahwa sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang semakin kuat dan berprestasi. Karenanya, pihaknya berharap kepengurusan Kodrat Provinsi Bali yang baru dapat menjadi motor penggerak lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Pemkab Tabanan Berikan Bonus Atlet Berprestasi Porprov Bali XV 2022, Lepas Atlet Vovinam ke Kamboja

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dikukuhkan. Mari jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk bekerja secara profesional, solid, dan penuh dedikasi. Dengan semangat kolaborasi, saya yakin Kodrat Bali akan mampu mewujudkan kemajuan organisasi sekaligus melahirkan prestasi-prestasi gemilang bagi dunia olahraga Bali,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Cetak Pemain Berbakat, Bupati Adi Arnawa Wajibkan Setiap Desa di Badung Miliki SSB

Published

on

By

Spirit sepak bola
TURNAMEN SEPAK BOLA: Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh dalam memajukan sektor olahraga sejak usia dini. Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengumumkan rencana menerbitkan surat edaran resmi yang mewajibkan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Badung untuk membentuk Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai tahun depan.

Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet sepak bola berbakat secara konsisten sejak usia dini. “Mulai tahun 2027, saya menginstruksikan seluruh Perbekel (Kepala Desa) se-Kabupaten Badung untuk memasang anggaran khusus pada APBDes guna menyiapkan SSB di masing-masing desa,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri Turnamen Sepak Bola Usia Dini Spirit Never Give Up Ke-6 di Lapangan Sepak Bola Desa Ungasan, Kuta Selatan, Jumat (29/5/2026).

Adi Arnawa menjelaskan, pembinaan berjenjang dari kelompok umur 8, 10, 12, 15, hingga 17 tahun sangat krusial. Pemerintah daerah tidak ingin mengandalkan sistem instan dalam merekrut pemain untuk ajang besar. Nantinya, para pemain hasil binaan desa ini akan dipertandingkan dalam kompetisi resmi bertajuk Liga Mangupura.

“Kami ingin mencetak pemain yang matang dari hasil binaan sendiri. Dari sanalah kita akan mendapatkan atlet berkualitas untuk mewakili Badung dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan usia dini, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp 30 juta untuk menyukseskan turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, I Made Sumaarjaya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan penuh dari Bupati Badung. Ia melaporkan bahwa rangkaian turnamen ini telah berjalan maraton sejak Februari lalu, dimulai dari kelompok umur 13 dan 15 tahun.

Baca Juga  Berlaga di Sea Games Kamboja 2023, Pemkab Tabanan Lepas 17 Atlet Vovinam

“Saat ini kompetisi dilanjutkan untuk kelompok umur 8, 10, dan 12 tahun. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Pemerintah Desa melalui APBDes serta didukung penuh oleh Desa Adat Ungasan yang memfasilitasi sarana lapangan olahraga,” kata Sumaarjaya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kelian Desa Adat Ungasan yang juga Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, perwakilan Camat Kuta Selatan, Perbekel Desa Ungasan, Ketua BPD, LPM, Kelian Banjar Dinas, serta tokoh masyarakat setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Bupati Adi Arnawa Lepas Kontingen Badung ke PORJAR Provinsi Bali 2026

Published

on

By

kontingen porjar badung
LEPAS KONTINGEN BADUNG: Bupati Wayan Adi Arnawa berbaur dengan para atlet usai melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam PORJAR Provinsi Bali Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melepas Kontingen Kabupaten Badung yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Provinsi Bali Tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Kabupaten Badung kepada Ketua Kontingen PORJAR Badung di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, pada Jumat (29/5). Ajang PORJAR Provinsi Bali ini dijadwalkan berlangsung pada 5-10 Juni 2026 mendatang di Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, Bupati Wayan Adi Arnawa berpesan agar seluruh kontingen selalu menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi, serta mematuhi seluruh peraturan yang ditetapkan panitia. Ia juga meminta para atlet untuk mempererat tali persatuan, baik antar-sesama atlet Badung maupun dengan peserta dari daerah lain.

“Saya selaku pemerintah daerah berharap bahwa Kontingen Badung ini bisa meraih prestasi yang setinggi-tingginya dan astungkara bisa menjadi Juara Umum untuk PORJAR Provinsi Bali tahun 2026. Saya mengapresiasi bahwa ternyata Badung bisa mengikuti semua cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada 39 cabang olahraga resmi dan 3 cabang olahraga eksebisi. Dan dari sana kita bisa melihat bahwa potensi untuk juara itu tentu cukup besar. Dan mudah-mudahan dengan motivasi, dengan semangat bisa menjadi juara umum,” jelasnya.

Untuk memotivasi para atlet dalam meraih prestasi, Bupati Adi Arnawa mengumumkan bahwa Pemkab Badung akan menyiapkan bonus apresiasi. Atlet yang berhasil membawa pulang medali emas akan diberikan bonus sebesar Rp 7 juta, peraih medali perak sebesar Rp 5,5 juta, dan peraih medali perunggu sebesar Rp 4,5 juta.

“Mudah-mudahan itu akan menjadi penyemangat daripada anak-anak, sehingga anak-anak merasa bahwa dalam setiap pertandingan, pemerintah daerah hadir. Dan mudah-mudahan dengan kondisi seperti itu, Badung bisa meraih juara umum. Walaupun tantangannya cukup berat, saya yakin dan percaya seluruh atlet PORJAR Kabupaten Badung sudah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya di bawah pembinaan para pelatih untuk berlaga meraih prestasi terbaik,” ujarnya.

Baca Juga  Berlaga di Sea Games Kamboja 2023, Pemkab Tabanan Lepas 17 Atlet Vovinam

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) sekaligus Ketua Kontingen PORJAR Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, melaporkan bahwa persiapan atlet telah dilakukan secara matang. Pemusatan latihan dilakukan sejak berakhirnya ajang Porsenijar Kabupaten Badung pada 9 Maret 2026 lalu hingga saat ini.

“Dengan persiapan tersebut, seluruh atlet dinyatakan siap untuk mengikuti pertandingan maupun perlombaan pada ajang PORJAR Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026. Jumlah kontingen cabang olahraga resmi Kabupaten Badung sebanyak 1.707 orang yang terdiri dari 1.441 atlet serta 266 pelatih dan pembina, dari 39 Cabang Olahraga resmi dan 3 Cabang Olahraga eksebisi,” jelasnya.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Sekda Badung IB Surya Suamba, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung. Hadir pula Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran organisasi kewanitaan, serta jajaran pengurus KONI Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca