Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Kick Off Sensus Penduduk 2020, Gubernur Koster Ajak Masyarakat Turut Sukseskan Pendataan Penduduk

BALIILU Tayang

:

Gubernur Bali Wayan Koster melalui virtual membuka secara resmi Kick Off Sensus Penduduk (SP) 2020, bertempat di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar, Selasa (1/9-2020)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster melalui virtual membuka secara resmi Kick Off Sensus Penduduk (SP) 2020, bertempat di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar, Selasa (1/9-2020). Dengan dibukanya Kick Off SP 2020 untuk wilayah Bali ini diharapkan dapat memaksimalkan sensus penduduk secara door to door atau tatap muka yang bakal dilaksanakan serentak mulai tanggal 1 September 2020.

Dalam sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan Sensus Penduduk Tahun 2020 ini merupakan sebuah agenda besar bangsa Indonesia, dan menjadi program prioritas nasional yang strategis. Karena pertama kalinya sensus penduduk menggunakan data pendudukan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Di samping itu, Sensus Penduduk tahun 2020 ini lanjut Gubernur, dilaksanakan dalam rangka membangun Satu Data Kependudukan Indonesia sesuai  amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Selanjutnya dijelaskan Gubernur, program yang bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi dan distribusi penduduk sehingga kepentingan data kependudukan bukan hanya kepentingan nasional tetapi juga merupakan kepentingan daerah. Karena pemerintah sangat membutuhkan data yang akurat sebagai basis untuk menyusun perencanaan dan kebijakan dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan di seluruh Indonesia termasuk Bali.

“Sensus penduduk tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan pelaksanaan pada sebelumnya. Selain menggunakan metode kombinasi dengan basis data dasar administrasi kependudukan sebagai terobosan terkini dalam penyediaan data penduduk, proses Sensus Penduduk 2020 ini juga disesuaikan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan agar dapat berjalan dengan optimal di masa pandemi Covid-19,” kata Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur Koster yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini mengungkapkan bahwa Kick Off Sensus Penduduk 2020 pada hari ini adalah sebagai pertanda dimulainya pelaksanaan Sensus Penduduk tahap kedua. Yaitu pendataan secara wawancara atau pendataan lapangan yang akan dilaksanakan mulai tanggal  1 hingga 30 September 2020.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Berharap Bali bisa Jadi yang Terdepan di Indonesia dalam Kembangkan Industri Kreatif

Tahap kedua ini sebagai lanjutan tahap pertama yang dilakukan secara online atau Sensus Penduduk Online yang telah dilaksanakan pada 15 Februari – 29 Mei 2020 lalu. Di mana pada pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SP Online) secara nasional tercatat 19,05% penduduk yang berpartisipasi, dan untuk Bali angka partisipasinya mencapai 35,59 %. Capaian ini menempatkan Bali sebagai wilayah dengan capaian tertinggi secara nasional.

Menurut Gubernur, capaian prestasi ini tak lepas dari dukungan semua pihak. Mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, instansi/lembaga pemerintah vertikal, Polri, TNI, media massa dan pihak swasta yang secara bersama-sama telah membentuk jaring koordinasi secara masif di Bali dalam mengawal pelaksanaan SP 2020 Online. Alhasil, membuahkan capaian yang membanggakan.

Untuk itu, ia berharap dukungan tersebut tidak kendur dan tetap berlanjut dalam pelaksanaan Sensus Penduduk tahap kedua ini. Caranya kembali menguatkan koordinasi secara masif mengawal pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di wilayah Bali.

Pengawalan tersebut dapat dilakukan dengan cara menaruh kepedulian dan memberikan bantuan terhadap pelaksanaannya. Sekurang- kurangnya di wilayah banjar atau lingkungan tempat tinggal masing-masing hingga dapat berjalan dengan sukses mencakup seluruh penduduk dan memastikan tidak ada yang tertinggal.

“Kepada seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah Provinsi Bali, saya minta agar menerima sebaik-baiknya kedatangan petugas Sensus Penduduk 2020. Dan bersedia memberikan jawaban (data kependudukan) yang benar yang sesuai dengan kondisi riil serta memberikan jaminan bahwa tidak ada yang boleh membiarkan seorang pun tertinggal dari pencatatan,” pintanya seraya melakukan pengalungan secara simbolis kepada petugas sensus.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho melaporkan bahwa SP 2020 dilaksanakan dalam dua tahapan.  Dimulai dengan Sensus Penduduk Online yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 Februari – 29 Mei 2020,  kemudian dilanjutkan dengan pendataan lapangan yang akan dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 30 bulan September 2020 (SP September).

Baca Juga  Jumat Curhat, Karyawan PT Satria Curhat kepada Kapolsek Denut

Tuntutan pelaksanaan sensus penduduk ini menurut dia, mencakup seluruh penduduk dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Dari pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SP Online), secara nasional tercatat 19,05% penduduk yang berpartisipasi, dan untuk Bali angka partisipasinya mencapai 35,59 %. Capaian ini menempatkan Bali sebagai wilayah dengan capaian tertinggi secara nasional.

Ia juga mengatakan bahwa sepanjang bulan September, sekitar 2.946 petugas SP 2020 September akan mendata penduduk ke rumah-rumah. Petugas sensus akan dilengkapi dengan seragam, berupa rompi berwarna biru dengan logo BPS dan sensus penduduk. Di bagian punggung bertuliskan “PETUGAS SENSUS”.

Petugas juga dibekali dengan tanda pengenal dan membawa surat penugasan dari kepala BPS kabupaten/kota setempat. Ketika di lapangan, petugas mematuhi protokol kesehatan dengan memakai alat pelindung diri berupa masker, face shield, sarung tangan, dan membawa hand sanitizer. Dalam melaksanakan pendataan, petugas sensus juga menjaga jarak dengan penduduk.

“Saya minta dan harap kepada seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah Provinsi Bali diminta untuk menerima sebaik-baiknya kedatangan petugas Sensus Penduduk 2020 September dan, kepada mereka berikanlah jawaban (data kependudukan, red) yang benar, yang sesuai dengan kenyataan sehingga SP 2020 bisa kita sukseskan secara bersama-sama,” pungkasnya. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Di KTT BRICS 2026, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan dan Kemandirian Negara

Published

on

By

Presiden Prabowo Hadiri Sesi Terbatas KTT BRICS 2026
KTT BRICS 2026: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/presidenri.go.id)

Bharat Mandapam, New Delhi, baliilu.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri sesi terbatas bertema “Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism” dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, Republik India, Sabtu, 12 September 2026. Sesi tersebut diikuti oleh para pemimpin negara anggota BRICS untuk membahas penguatan tata kelola global yang inklusif serta kerja sama multilateral.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi kepada Perdana Menteri (PM) Republik India Narendra Modi selaku tuan rumah sekaligus Ketua BRICS tahun ini atas sambutan dan keramahtamahan yang diberikan kepada delegasi Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan atas kepemimpinan PM Modi dalam memimpin BRICS.

“Izinkan saya terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah dan Ketua BRICS tahun ini atas sambutan hangat serta keramahan luar biasa yang diberikan kepada delegasi kami. Saya juga ingin memberikan apresiasi atas kepemimpinan hebat yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Shri Narendra Modi dalam memimpin BRICS,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BRICS menjadi sebuah kehormatan, mengingat Indonesia merupakan anggota baru dalam organisasi tersebut. Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri BRICS yang telah menerima Indonesia dalam waktu yang cepat untuk menjadi bagian dari organisasi yang merepresentasikan sebagian besar populasi dunia.

“Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk hadir di sini dan bergabung dengan Anda semua dalam KTT ini. Kami adalah anggota baru BRICS, dan kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendiri BRICS yang telah menerima kami dengan sangat cepat sebagai anggota organisasi baru yang hebat ini, yang mewakili separuh dari populasi manusia,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga  Jumat Curhat, Karyawan PT Satria Curhat kepada Kapolsek Denut

Selanjutnya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan di antara negara-negara BRICS akan memperkuat posisi dan ketahanan masing-masing negara. Menurut Presiden Prabowo, kekuatan suatu negara pada dasarnya berawal dari kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, energi, pendidikan, hingga kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat. Kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita—lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera. Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri,” tuturnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan tersebut penting agar negara memiliki kemampuan untuk menentukan arah kebijakannya secara mandiri. Indonesia, kata Presiden, tidak menginginkan adanya ketergantungan maupun tekanan dari kekuatan tertentu, sehingga penguatan fondasi nasional menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan.

“Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan benar-benar mandiri. Kami telah memperkuat fondasi kami untuk menjaga perdamaian dan membangun kepercayaan,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari laman presidenri.go.id.

Dengan fondasi yang kuat, Presiden Prabowo meyakini BRICS dapat terus memperluas dan memperkuat kerja sama di berbagai bidang yang berpengaruh langsung terhadap ketahanan negara-negara anggotanya. Salah satu bidang yang dinilai strategis adalah energi, khususnya melalui penguatan konektivitas sistem energi dan ketahanan energi antarwilayah.

“Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, dan membangun ketahanan yang berkelanjutan,” kata Presiden Prabowo.

Melalui BRICS, Indonesia mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memperkuat ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan ekonomi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan negara-negara anggota, tetapi juga menghadirkan kemandirian dan kesejahteraan nyata bagi rakyatnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ketua TP PKK Ny. Putri Koster, Bantu Program Pemprov Bali dalam Pengurangan Sampah Plastik

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

100 Sak Beras Murah Disalurkan, Polsek Dentim Pastikan Kebutuhan Pangan Warga Terbantu

Published

on

By

Polsek Dentim Salurkan Beras Murah di Pasar Biaung
SALURKAN BERAS: Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Dalam upaya mendukung ketersediaan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Polsek Denpasar Timur (Dentim) menyalurkan beras murah kepada masyarakat melalui Pasar Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana, S.H.,M.H., bersama Kanit Binmas IPTU I Kadek Sukasada dan personel Polsek Dentim. Pendistribusian ini mendapat respons positif dari masyarakat yang berbelanja di Pasar Biaung.

Sebanyak 100 sak beras SPHP Bulog didistribusikan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kapolsek Dentim AKP I Gusti Ngurah Agung Udiana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

“Kami berharap beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan sedikit membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolsek Dentim.

Selama proses pendistribusian berlangsung, kegiatan berjalan tertib, aman dan lancar. Beras yang tiba di Pasar Biaung juga telah dilakukan pengecekan dan pencatatan sesuai dengan data. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ny. Putri Koster Dukung Warung Kaget KPRK di Bangli
Lanjutkan Membaca

NEWS

Korban Dugaan Pengeroyokan di Mess Proyek Sawangan Meninggal Dunia, Polisi Periksa 11 Orang

Published

on

By

Polresta Denpasar Selidiki Kasus Pengeroyokan Sawangan
PENYELIDIKAN: Jajaran Polresta Denpasar saat melakukan penyelidikan secara intensif kasus pengeroyokan di Sawangan. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Peristiwa dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess tenaga kerja proyek pembangunan PT TJS di Lingkungan Sawangan, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, kini memasuki babak baru. Salah seorang korban berinisial AW (24) dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya.

Korban AW menghembuskan napas terakhir pada Jumat, 12 September 2026 sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Pihak keluarga, dalam hal ini ayah kandung korban, juga telah mengajukan permohonan persetujuan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut bermula dari adanya keributan yang terjadi di mess pekerja proyek PT Tunas Jaya di Lingkungan Sawangan pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun, keributan dipicu oleh kesalahpahaman antarpekerja. Seorang pekerja diketahui tidak sengaja menyenggol seng di sekitar kamar mandi sehingga menimbulkan suara keras. Situasi tersebut kemudian mendapat teguran dari petugas keamanan.

Perdebatan sempat terjadi dan seorang pekerja lainnya yang terbangun akibat keributan kemudian menghampiri lokasi. Situasi semakin memanas setelah adanya perkataan yang memicu emosi sejumlah pekerja lain yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis. Salah seorang korban, AW, sebelumnya mengalami sejumlah luka di bagian wajah, tangan dan kaki sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat malam.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polresta Denpasar bergerak melakukan penyelidikan secara intensif. Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta Selatan telah mengamankan 11 orang untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga  Ny. Putri Koster Dukung Warung Kaget KPRK di Bangli

Polisi juga terus mendalami rangkaian kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para saksi dan barang bukti guna mengungkap secara terang peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut serta mengetahui pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya korban dugaan pengeroyokan yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

“Benar, salah seorang korban kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di mess pekerja proyek di wilayah Sawangan telah meninggal dunia pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 Wita. Saat ini jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah dan pihak keluarga telah mengajukan permohonan untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. “Polresta Denpasar melalui Satreskrim bersama Polsek Kuta Selatan terus melakukan penyelidikan secara intensif. Saat ini sudah ada 11 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Kami masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap peran masing-masing pihak secara objektif dan profesional,” tegasnya.

Iptu I Gede Adi Saputra Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak kepolisian. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan sesuai dengan hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca