Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

PARIWISATA

Buka Muscab PHRI Denpasar, Wagub Cok Ace Ajak Komponen Pariwisata Fokus pada Kualitas SDM dan Lingkungan

BALIILU Tayang

:

wagub cok ace
Wagub Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) BPC PHRI Denpasar yang berlangsung di Hotel Griya Santrian Sanur, Jumat (14/4/2023). (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) mengajak komponen pariwisata fokus pada upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lingkungan. Karena menurutnya, dua hal itu menjadi komponen penting dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Penekanan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) BPC PHRI Denpasar yang berlangsung di Hotel Griya Santrian Sanur, Jumat (14/4/2023).

Lebih jauh ia mengurai, kualitas SDM dan lingkungan adalah target pertama yang mesti mendapat perhatian serius dari komponen pariwisata Bali. “Dua hal itu adalah target pertama kita. Sebab kalau manusianya tak benar, maka akan berdampak pada rusaknya lingkungan,” ucapnya. Sebaliknya, jika kualitas SDM dan lingkungan dapat ditingkatkan, maka akan melahirkan produk budaya sebagai modal untuk mewujudkan pariwisata Bali yang berkualitas. “Jangan bicara kualitas, kalau manusia dan lingkungan masih rusak,” ujarnya.

Apa yang disampaikannya itu sejalan dengan tema yang diusung pada pelaksanaan Muscab PHRI Denpasar kali ini yaitu ‘Bangkit dan Kembangkan Pariwisata Berkualitas, Berbudaya dan Berkelanjutan’. Ia menilai, tema tersebut sangat relevan dengan situasi saat ini, dimana Bali tengah menata sektor pariwisata agar menjadi lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Pada bagian lain, Wagub Cok Ace memuji jajaran BPC PHRI Denpasar yang melaksanakan amanat AD/ART organisasi yaitu Muscab. Ini menandakan kalau keberadaan PHRI Denpasar masih eksis. “Sekalipun sempat tertunda karena pandemi dan juga kesibukan lainnya, akhirnya Muscab bisa terlaksana. Ini membuktikan bahwa PHRI Denpasar tetap eksis, kita harus bersyukur masih punya organisasi,” tuturnya.

wagub
Wagub Bali Tjok. Oka Artha Ardana Sukawati foto bersama selepas membuka Musyawarah Cabang (Muscab) BPC PHRI Denpasar yang berlangsung di Hotel Griya Santrian Sanur, Jumat (14/4/2023). (Foto: ist)

Ia lantas mengingatkan tiga hal penting yang harus dibahas dalam Muscab yaitu organisasi, keuangan dan program kerja. Terkait dengan organisasi, Cok Ace menyebut saat ini keberadaannya sangat dinamis karena terkait dengan kondisi kekinian dan banyak regulasi baru yang mesti diperhatikan. Satu regulasi yang menurutnya harus dicermati adalah Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali yang diturunkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Tata Kelola Pariwisata Bali. Payung hukum itu antara lain mengamanatkan agar setiap pengelola usaha pariwisata menjadi anggota asosiasi Pariwisata. Menurutnya, ini peluang bagi PHRI untuk merekrut lebih banyak lagi anggota baru untuk membesarkan organisasi. Hal ini, kata Cok Ace, akan berdampak pada dukungan pendanaan yang bisa dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan bermanfaat bagi kemajuan sektor pariwisata Bali.

Baca Juga  Pusat Perbelanjaan di Bali Boleh Dibuka, Wagub Cok Ace Tinjau Penerapan Prokes di Mall Plaza Renon

Agar dapat menambah keanggotaan baru, Wagub yang juga selaku Ketua BPD PHRI Bali ini mendorong jajarannya mampu menunjukkan peran yang bermanfaat bagi pengelola usaha wisata. “Kalau kita bisa menunjukkan peran penting, otomatis akan lebih banyak lagi yang tertarik masuk menjadi anggota,” sebutnya.

Lanjut terkait program kerja, PHRI Denpasar diminta memetakan potensi terkait pengembangan sejumlah infrastruktur seperti KEK dan Pelabuhan Sanur. Ia memprediksi, Denpasar akan mengalami perkembangan luar biasa jika KEK Sanur telah rampung dan beroperasi. “Ini prospek sangat bagus dan luar biasa. Harus disikapi dengan persiapan SDM agar nantinya kita mampu bersaing untuk memperebutkan peluang,” cetusnya. Mengakhiri sambutannya, ia berpesan agar jajaran PHRI, khususnya BPC Kota Denpasar tetap solid karena tantangan yang dihadapi akan makin kompleks.

Sementara itu, Ketua BPC PHRI Denpasar IB Gede Agung Sidharta Putra dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanat organisasi. Ia bersyukur karena setelah hampir 2,5 tahun mengalami stagnasi, kini pariwisata Bali mulai pulih. Ia mengajak pelaku usaha pariwisata tetap semangat melakukan terobosan agar mendapat berkah dari sektor ini. Masih dalam sambutannya, ia menyinggung keberadaan sektor pariwisata dan pertanian yang berada dalam posisi saling melengkapi.

“Hampir 60 persen perekonomian Bali disupport oleh pariwisata. Jadi, pertanian dan pariwisata itu sejatinya saling melengkapi, jangan dianggap lawan,” bebernya. Sebagai lokomotif perekonomian Bali, sektor pariwisata harus tetap didorong. Karena jika pariwisata maju, bidang lain juga akan mendapat keuntungan.

Berikutnya, Ketua Panitia Muscab IB Vedanta Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini telah didahului dengan sejumlah tahapan. Ditambahkan olehnya, tema yang diusung adalah bentuk refleksi isu dunia pariwisata yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Apresiasi Gotong-royong Krama Dadia Arya Kanuruhan Gelar Karya Pitra Yadnya

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWISATA

Hadiri BBTF Ke-12, Gubernur Koster Dorong Penguatan Pariwisata Indonesia di Tengah Tantangan Global

Published

on

By

buka bbtf
BUKA BBTF: Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus turut membuka secara resmi gelaran Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) ke-12 yang berlangsung di Hotel The Westin Resort Nusa Dua, pada Kamis (28/5). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana, perwakilan Menteri Luar Negeri RI yang diwakili Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua BBTF 2026 sekaligus Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BBTF tahun ini mengusung tema Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage. Ia menegaskan BBTF bukan sekadar ajang business matching antara buyer dan seller, melainkan platform strategis untuk membangun kepercayaan pasar, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan membuka peluang bisnis nyata bagi industri pariwisata Indonesia.

Tahun ini, BBTF diikuti 407 buyers dari 44 negara dan 286 sellers, yang menjadi bukti tingginya kepercayaan dunia internasional terhadap Bali dan Indonesia sebagai destinasi unggulan di tengah dinamika global.

Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan BBTF sebagai salah satu travel fair terbesar dan paling strategis di Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan BBTF merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah bersama seluruh pelaku industri pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara di tengah tantangan krisis global, ketidakpastian geopolitik, serta perubahan tren perjalanan dunia.

Ia menegaskan, ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia, memperluas jejaring pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional. (gs/bi)

Baca Juga  Pusat Perbelanjaan di Bali Boleh Dibuka, Wagub Cok Ace Tinjau Penerapan Prokes di Mall Plaza Renon

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Dorong Bali Jadi Pusat MICE Dunia, Gubernur Koster Tekankan Standar Berbasis Budaya dan UMKM Lokal

Published

on

By

gubernur koster
AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan Bali telah memiliki posisi kuat sebagai pusat pertemuan internasional dunia atau meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE). Untuk itu, ia mendorong pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan MICE di Bali membangun standar penyelenggaraan yang berkarakter, berbasis budaya Bali, sekaligus memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat menerima audiensi jajaran pelaku pariwisata yang tergabung dalam Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) di Jayasabha, Denpasar, Rabu (27/5).

“Bali sudah secara de facto menjadi pusat meeting internasional. Selama ini begitu banyak pertemuan dunia diselenggarakan di Bali karena fasilitas kita kuat, SDM siap, keamanan dan kenyamanan VVIP terjaga,” ujar Koster.

Menurutnya, kekuatan utama Bali bukan hanya pada fasilitas ballroom, convention center, dan hotel berstandar internasional, melainkan budaya Bali yang unik dan tidak dapat ditiru daerah lain secara instan.

Ia mencontohkan keberhasilan Bali menjadi tuan rumah berbagai agenda dunia seperti G20 dan World Water Forum yang menghadirkan puluhan ribu delegasi dari ratusan negara. Dalam forum internasional tersebut, khususnya World Water Forum, Bali dinilai unggul karena mampu memadukan fasilitas modern dengan konsep budaya dan filosofi lokal seperti Sad Kerthi, Danu Kerthi, serta sistem subak.

“Kita jangan terlalu terbawa arus luar karena branding Bali sudah sangat kuat. Yang menjadi nilai jual utama adalah budaya Bali,” katanya.

Koster meminta BaliCEB merumuskan standar MICE khas Bali agar memiliki identitas dan karakter berbeda dibanding destinasi lain di dunia.

“Organisasi silakan rumuskan standar MICE di Bali yang unik supaya punya identitas. Kontennya harus orisinal, dipikirkan dan diurus dengan benar sehingga semua penyelenggara punya acuan,” ujarnya.

Baca Juga  Wagub Cok Ace Terima Kunker Reses Komisi IV DPR RI

Selain memperkuat identitas budaya, Koster juga menekankan pentingnya keterlibatan UMKM lokal dalam setiap kegiatan MICE di Bali, mulai dari transportasi, dekorasi hingga souvenir.

“MICE harus mampu mendukung UMKM lokal Bali. Bangkitkan spirit kelokalan agar dampaknya lebih optimal terhadap pelaku ekonomi Bali,” tegasnya.

Ia juga memastikan persoalan sampah dan kemacetan yang selama ini menjadi sorotan wisatawan akan terus dibenahi secara bertahap guna memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi global.

Ratusan Pelaku Industri Gabung BaliCEB

Sementara itu, Ketua Umum Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) Ketut Jaman mengungkapkan minat pelaku industri pariwisata Bali untuk bergabung dalam organisasi tersebut sangat tinggi.

“Sudah ratusan yang ancang-ancang bergabung dengan MICE ini. Kita ingin Bali menjadi pusat MICE dunia,” ujarnya.

Menurut Ketut Jaman, Bali memiliki ratusan fasilitas MICE dengan sekitar 30 ballroom berkapasitas di atas 200 orang yang tersebar di berbagai kawasan pariwisata.

Pelantikan pengurus BaliCEB dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni mendatang di kawasan The Meru, Sanur. Organisasi tersebut menargetkan Bali menjadi destinasi utama penyelenggaraan meeting internasional yang jumlahnya mencapai ribuan agenda setiap tahun di berbagai negara.

Selain itu, BaliCEB juga menyatakan komitmennya mendukung program pungutan wisatawan asing melalui sosialisasi kepada peserta dan penyelenggara event MICE di Bali.

“MICE sangat membantu tingkat hunian hotel maupun kunjungan ke daya tarik wisata di Bali,” kata Ketut Jaman. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

PARIWISATA

Peringkat Satu Top Destinasi Pariwisata Dunia, Gubernur Koster: Bali Tetap Kuat Meski Digoyang Isu Sampah, Macet dan Sepi

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster mengalungkan bunga menyambut wisatawan yang datang ke Bali saat Tahun Baru 2026. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster gembira dan berterima kasih kepada semua stakeholders dan masyarakat yang terus aktif menjaga kualitas pariwisata Bali. Kerja keras semua pihak diapresiasi dunia. Bali Indonesia baru saja meraih peringkat 1 World’s Best Destination 2026, dalam ajang bergengsi Travelers’ Choice Awards: Best of the Best oleh TripAdvisor. Bali di posisi teratas, melampaui sembilan destinasi kenamaan dunia lainnya seperti London, Roma, Hanoi, Paris, New York (NY) hingga Dubai. 

Penghargaan dunia ini diakui Koster bahwa Bali tetap kuat dengan pariwisata berbasis budaya, tradisi, seni dan alam meskipun sering digoyang dengan isu sampah, macet dan sepi.

“Bali di posisi nomor 1 dari 10 Top Destinasi Pariwisata Dunia. Bali menempati posisi tertinggi di dunia sepanjang sejarah. Digoyang dengan isu sampah, macet, sepi dan lain ternyata tak bisa menggoyahkan posisi Bali,” kata Gubernur Koster, Jumat, 16 Januari 2026.

Tak hanya dianugerahi peringkat satu Top Destinasi Pariwisata Dunia oleh TripAdvisor, Bali juga diakui global dalam berbagai kategori lainnya seperti diakui sebagai peringkat pertama Honeymoon Destination. kemudian masuk Top 10 Cultural Destination, Top 10 Solo Travel Destination, Top 20 Trending Cities. 

Berikut ini data dan fakta Top 10 World’s Best Destinations Travelers’ Choice Awards Trip Advisor dan Bali Indonesia berada di posisi pertama. Setelah itu disusul urutan kedua London, Britania Raya, dan ketiga Dubai, Uni Emirat Arab, keempat Hanoi, Vietnam, kelima Paris, Prancis, keenam Roma, Italia, ketujuh Marrakesh, Maroko, kedelapan Bangkok, Thailand, kesembilan Kreta, Yunani dan sepuluh New York, Amerika Serikat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wagub Cok Ace Tanda Tangani MoU Bidang Pariwisata dengan Kabupaten Berau
Lanjutkan Membaca