Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Buka Rakercab XI PC KMHDI Badung, Putu Parwata Dukung Program KMHDI yang Spiritnya Luar Biasa

BALIILU Tayang

:

de
Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M.

Badung, baliilu.com – Arah program PC KMHDI Badung yang meliputi aspek-aspek nilai sustainable seperti nilai Tri Hita Karana, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, keberlanjutan teknologi dan nilai entrepreneurship mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Badung Dr. Drs. I Putu Parwata MK, M.M. saat membuka Rakercab XI Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Badung, Jumat (30/4) di ruang rapat Gosana III Kantor DPRD Badung.

Putu Parwata mengapresiasi dan menyampaikan kebanggaannya kepada KMHDI dimana masih muda tetapi spiritnya luar biasa, menjaga keutuhan NKRI, menjaga toleransi, mengedepankan keberlanjutan teknologi. Jika tidak mahasiswa yang bergerak siapa lagi dan mahasiswa harus terdepan.  

Rakercab XI Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Badung, Jumat (30/4) di ruang rapat Gosana III Kantor DPRD Badung.

‘’Oleh karena itu, saya mendukung penuh KMHDI. Apalagi terakhir dikatakan ingin membangun satu entrepreneurship yang berkelanjutan. Ini saya dukung. Saya sudah merancang disain bagaimana membangkitkan Badung tidak harus mengandalkan pajak hotel dan restoran. Masih banyak potensi yang harus dibangun,’’ ujar Politisi asal Dalung Dapil Kuta Utara ini.

Jebolan S3 Universitas Udayana di bidang Ekonomi Pembangunan ini menegaskan sesuai dengan program kerja KMHDI, disilakan membangkitkan UMKM, merchant-merchant yang ada di Badung dikumpulkan. ‘’Dari 50 ribu UMKM yang ada, kami sudah menghimpun 1.000 merchant melalui program e-commerce BaGo (Badung/Bali Grow) yang akan dilaunching Juni ini,’’ terangnya.

Dikatakan, kalau KMHDI ingin membangkitkan, membentuk satu karakter, maka bangunlah entrepreneurship berbasis teknologi digital jika tidak ingin ditinggalkan. Dimana, semua prospek dan bisnis harus memenuhi unsur digital.

‘’Sekali lagi saya katakana, masalah dunia kerja adalah masalah  serius kita semua, bangsa Indonesia, Bali dan Badung. Ayo kita bangun entrepreneurship, nanti kita buktikan KMHDI selalu menjaga bersama-sama dengan pemerintah,’’ ujarnya.

Di depan peserta rakercab, Ketua DPRD Putu Parwata juga berpesan menjadi mahasiswa jangan pernah merasa puas dan jangan pernah merasa diri hebat. Menjadi mahasiswa atau mahasiswa Hindu harus out of the box, harus keluar dari zone nyaman.

Ketua DPRD Badung Putu Parwata menerima piagam penghargaan dari Ketua PC KMHDI Badung Ni Luh Putu Indah Wahyuni

‘’Supaya kita tahu titik kita dimana, perjuangan kita dimana, berhasil atau tidak. Mari sama-sama membuka diri, bersama-sama selalu dengan pemerintah agar program berjalan sempurna. On the trek sudah benar, merancang sudah benar, fokus kerja benar tapi harus bisa dieksekusi,’’pesannya.

Politisi yang mulai terjun sejak 2009 ini menuturkan, sejak SMP sudah memimpin di OSIS sampai ke perguruan tinggi. Begitu juga menjabat ketua realestat Indonesia Bali ketika menerjuni profesi dan terakhir menjadi pengurus DPP realestat Indonesia.

Putu Parwata juga mengingatkan, sebagai politisi harus berhasil di ekonomi. Kalau politisi tak berhasil di ekonomi tak akan bisa mengantarkan mandat rakyat. ‘’Saya kasi qlue, kalau ekonomi belum kuat jangan pernah berpolitik karena berpolitik itu idealisme yang harus dibangun. Cita-cita masyarakat harus dibangun, pengabdian totalitas kita bangun. Oleh karena itu astungkara jadi DPR jadi ketua DPR,’’ terangnya seraya mengaku dalam pikiran selalu ada keberpihakan dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PC KMHDI Badung Ni Luh Putu Indah Wahyuni melaporkan Rakercab XI PC KMHDI Badung dilaksanakan untuk menyepakati beberapa program kerja selama dua tahun kepengurusan setelah pengurus baru dilantik Januari 2021.

Arah atau grand disain PC KMHDI Badung, lanjut Wahyuni, adalah sandyaning niti mahottama. Sandya artinya berkelanjutan, dimana keberlanjutan meliputi aspek-aspek sustainable atau konsep Tri Hita Karana, Pancasila, Toleransi, Bhinneka Tunggal Ika, dan keberlanjutan secara teknologi. Niti artinya pemerintahan atau kepemimpinan. Karena organisasi pemuda Hindu sehingga patut menjunjung tinggi dharma negara. Mahottama artinya kewajiban yang paling utama. Sehingga  sandyaning niti mahottama adalah keberlanjutan organisasilah yang utama.

Arah program KMHDI ke depan, kata Wahyuni, pertama mengedepankan nilai utama Tri Hita Karana dan kedua akan mendukung kegiatan enterpreneurship di Badung karena percaya bahwa keberlanjutan organisasi, pemerintahan, negara atau niti itu sendiri dapat terlaksana jika mengikuti perkembangan jaman atau berinovasi.

Sesuai tema ‘’Karya Nyata Yang Kreatif, Inovatif, Bersinergi, dan Penuh Cita Berasaskan Tri Hita Karana’’, jadi KMHDI akan bekerjasama dengan seluruh masyarakat, pemerintah, organisasi yang ada di Badung dan Bali. Selalu bekerjasama dengan pemerintah namun juga menjadi mitra kritis pemerintah. (gs)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Jelang Galungan dan Kuningan, DKPKP Gianyar Gelar Gerakan Pangan Murah

Published

on

By

pasar murah
PANGAN MURAH: Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) saat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di sisi utara Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan 25 peserta dari unsur UMKM, BUMD, kelompok tani, bulog, dan pelaku usaha pangan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya.

Kepala DKPKP Kabupaten Gianyar, Ir. I Gusti Agung Sri Widyawati, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah strategi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus mengendalikan kenaikan harga bahan pokok.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya. Stabilitas pangan menjadi prioritas agar masyarakat merasa tenang dan daya beli tetap terjaga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Gerakan Pangan Murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung. Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan,” tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Sejak pagi hari, warga tampak memadati area kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat. Karena permintaan masyarakat, GPM akan dilaksanakan 2 hari (11-12 Juni 2026) khusus untuk buah – buahan.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga, tersedianya kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, serta masyarakat dapat menyambut dan menyelenggarakan Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan aman, nyaman, dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pelepasan Siswa Kelas XII SLB Negeri 1 Buleleng, Tampilkan Pameran Vokasi dan Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus

Published

on

By

slb negeri 1 buleleng
PELEPASAN: SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – SLB Negeri 1 Buleleng menggelar kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang dirangkaikan pameran vokasi serta pentas seni di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Rabu (10/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi perjalanan pendidikan para siswa sekaligus menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang telah dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng Made Winarsa menyampaikan bahwa saat ini sekolah tersebut memiliki 157 siswa dengan berbagai karakteristik dan kebutuhan khusus. Keberagaman tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk memberikan layanan pendidikan yang optimal dan inklusif.

Lebih lanjut disampaikan, SLB Negeri 1 Buleleng juga telah memiliki fasilitas asrama yang mampu menampung hingga 40 siswa. Asrama tersebut diperuntukkan bagi siswa yang berasal dari daerah yang jauh dari sekolah, dengan syarat telah memiliki tingkat kemandirian yang memadai. Kehadiran asrama diharapkan dapat mendukung akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Buleleng maupun wilayah sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Winarsa juga memberikan motivasi kepada para orang tua siswa agar tidak pernah merasa putus asa dalam mendampingi anak-anak mereka. Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat dikembangkan apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

“Di balik keterbatasan yang dimiliki, pasti ada kelebihan yang tertanam dalam diri setiap anak. Tugas kita bersama, khususnya para guru, adalah menggali dan mengangkat potensi tersebut ke permukaan sehingga dapat berkembang secara maksimal. Karena itu, jangan pernah merasa rendah diri dan tetaplah percaya pada kemampuan anak-anak kita,” ujarnya.

Melalui pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan, para siswa menunjukkan berbagai kemampuan di bidang seni, keterampilan, dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mampu berprestasi dan berkarya apabila diberikan kesempatan, dukungan, serta lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.

Kegiatan pelepasan ini berlangsung penuh kebanggaan, tidak hanya bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, tetapi juga bagi orang tua dan para guru yang selama ini mendampingi proses tumbuh kembang mereka. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus memberikan perhatian serta dukungan terhadap pendidikan inklusif guna mewujudkan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satgas Anti-Mafia Bola akan Kembali Diaktifkan, Cegah Judi Selama Piala Dunia 2026

Published

on

By

mafia bola
BERI KETERANGAN: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam menjaga penyelenggaraan Piala Dunia 2026 agar tetap menjadi ajang hiburan yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengaktifkan kembali Satgas Anti-Mafia Bola guna mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, khususnya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum pesta sepak bola dunia tersebut.

“Beberapa waktu lalu kita pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” ujar Kapolri usai menerima audiensi dengan pihak TVRI di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kapolri menjelaskan, pengaktifan kembali Satgas Anti-Mafia Bola merupakan upaya preventif untuk mencegah pihak-pihak tertentu memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia sebagai sarana melakukan tindak pidana, termasuk perjudian.

Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi ajang hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Jangan sampai momentum hiburan Piala Dunia ini dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan pelanggaran hukum yang justru merusak semangat sportivitas,” tegasnya.

Kapolri juga mengimbau masyarakat agar menjadi penonton yang cerdas dan tidak terlibat dalam aktivitas perjudian selama perhelatan Piala Dunia berlangsung. Ia menekankan bahwa aturan hukum terkait perjudian di Indonesia telah diatur secara tegas sehingga harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

“Perjudian merupakan pelanggaran hukum yang aturannya sudah sangat jelas. Karena itu, masyarakat harus menghindari segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan perjudian,” ujarnya.

Selain melakukan langkah pencegahan terhadap praktik perjudian, Polri juga berupaya menghadirkan suasana menonton yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Untuk itu, Polri bekerja sama dengan LPP TVRI dalam penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 di berbagai satuan kewilayahan.

Kegiatan nobar tersebut akan dilaksanakan mulai dari tingkat Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh Indonesia sebagai sarana mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memastikan perhelatan Piala Dunia dapat dinikmati secara aman, tertib, dan bebas dari praktik perjudian.

“Kami dari Polri akan mengajak masyarakat untuk mengikuti kegiatan nobar, mulai dari Mabes Polri, polda, polres, hingga polsek di seluruh wilayah Indonesia,” pungkas Kapolri. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca