Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Giri Prasta Bersama Menparekraf Sandiaga Uno dan Happy Salma Jadi Narasumber di Pameran AKI 2021

BALIILU Tayang

:

eka
NARASUMBER: Bupati Giri Prasta saat menjadi narasumber pada Creative Talkshow pada Pameran Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 bertempat di Ballroom The Trans Resort Bali, Sabtu (25/9).


Badung, baliilu.com – Pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan untuk tetap berkarya dan berkreasi dan ini harus menjadi momentum untuk bangkit dari keterpurukan khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif. Berangkat dari hal itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar rangkaian acara bertajuk Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2021 dengan diadakannya creative talkshow yang mengangkat tema “Mencari Kemudahan Akses Pembiayaan dan Permodalan bagi Pelaku Ekraf” bertempat di Ballroom The Trans Resort Bali, Sabtu (25/9).

Pada AKI 2021 ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta turut diundang menjadi narasumber bersama dengan Menparekraf Sandiaga Uno, Kadispar Provinsi Bali Putu Astawa dan Happy Salma untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif di Bali. Turut hadir DPRD Badung IGA Agung Inda Trimafo Yudha, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Arta dan pelaku ekonomi kreatif lainnya.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya sudah melihat usaha-usaha kreatif dari pelaku ekonomi yang memberikan semangat dan kepercayaan sehingga menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Menparekraf menginginkan kepada teman- teman ekonomi kreatif, di tengah pandemi ini harus melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi.

“Saya ucapkan terima kasih karena ketangguhan teman- teman semua untuk membuat Bali sampai sekarang masih bisa bertahan dan mengambil peluang untuk mencetak pemenang. Mari kita sama- sama kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Terima kasih kepada Bupati Badung yang ikut membantu mensupport UMKM kita dan saya harapkan mudah-mudahan pak Bupati bisa terus membantu dan berkolaborasi dengan kita untuk mengembangkan UMKM kita,” ujarnya.


Sementara itu, Bupati Giri Prasta mengatakan generasi muda itu adalah tulang punggung bangsa. Maka dari orientasi inilah pihaknya mengambil sebuah kebijakan tidak ada lagi yang besar mengalahkan yang kecil dan yang kecil mengalahkan yang besar, yang sekarang yang lambat dikalahkan yang cepat. Kebijakan politik anggaran yang dilakukan Pemkab Badung dengan memasang fiber optik dari Badung Selatan sampai Badung Utara sepanjang 150 km lebih, artinya kesiapan Badung untuk memberikan infrastruktur kepada generasi milenial ini betul-betul diperhatikan.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Terima Penghargaan Inovasi Membangun Negeri 2023

“Kita butuh pengusaha-pengsuaha baru itu dari kalangan millennial, karena mereka melek teknologi, ini akan saya buktikan di pengujung tahun ini walaupun perekonomian terkontraksi akibat pandemi Covid-19 apalagi pendapatan Badung berasal dari pajak hotel dan restoran,” ujarnya.

Selain itu, juga diberikan stimulus kepada pelaku UMKM di Badung, inilah cara Badung memberikan sebuah inovasi. “Sesuai dengan pencanangan Presiden dan Menparekraf yaitu 4.0, ketika berbicara 4.0 ini kita membicarakan start up, inilah yang harus disabet oleh generasi muda. Jadi kami betul-betul berada di tengah-tengah itu semua dan kami akan siap. Generasi muda Bali harus menjadi tuan di tanahnya sendiri,” imbuh Bupati.

Pihaknya juga mengatakan mendukung sepenuhnya Apresiasi Kreasi Indonesia, karena ini betul- betul memberikan peluang kepada generasi milenial untuk berakselerasi dan berinovasi, begitu juga melaksanakan pelatihan dan ini merupakan program yang luar biasa.

“Kami di Pemerintahan Kabupaten Badung akan mendukung dan memfasilitasi sepenuhnya, salah satu contohnya dengan e-Commerce, bagaimana kita bisa mampu melakukan transaksi dengan internet,” tegasnya.

Di akhir acara, Kemenparekraf Sandiaga Uno menyerahkan 10 sertifikat CHSE tahun 2021 kepada perwakilan pelaku pariwisata di Bali. (gs)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Demer: Bali Siap Menjadi Wajah Baru Investasi Global Indonesia

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur.
KUNKER: Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026). (Foto: dpr.go.id)

Surabaya, Jatim, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih menilai Bali memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui implementasi Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, regulasi tersebut akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi langsung dari luar negeri (foreign direct investment/FDI) yang berdampak luas terhadap perekonomian nasional, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai gerbang investasi global.

“Pada prinsipnya kita sangat memerlukan sekali yang namanya foreign direct investment atau investasi langsung dari luar negeri, di mana itu nantinya akan menjadi sebuah kekuatan baru dalam perekonomian kita, untuk pertumbuhan kita, dan juga untuk Bali pada khususnya,” ujar Demer, sapaan akrabnya, di sela Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar itu menjelaskan, kehadiran pusat finansial internasional di Bali akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian. Selain membuka peluang penyerapan produk-produk dalam negeri, kawasan tersebut juga diyakini mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja serta mendorong masuknya investasi ke berbagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

“Banyak hal nanti produksi yang akan diserap oleh kawasan daripada International Finance Center itu, dan juga tentu sumber daya manusia kita akan terserap. Bahkan investasinya tidak hanya di Bali, tetapi meluas ke seluruh Indonesia yang kaya akan potensi sumber daya alam maupun manusia,” jelasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Lebih lanjut, Demer menekankan bahwa pengembangan pusat finansial internasional harus menjadi momentum untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Pulau Dewata. Ia mengingatkan agar kawasan tersebut tidak kembali terpusat di wilayah Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan), melainkan diarahkan ke Bali Utara, Bali Timur, atau Bali Barat.

Baca Juga  Warga Butuh Pembangunan Bali Berkelanjutan bukan Sekedar Wacana, Koster-Giri Pilihan Tepat

“Pertumbuhan di Bali saat ini tidak merata, hanya di selatan saja. Saya minta financial center itu keberadaannya jangan di kawasan Sarbagita, tetapi mengarah ke wilayah Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat agar tercipta pertumbuhan yang berkualitas,” tegasnya.

Menurut Demer, pemerataan investasi juga harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur strategis. Ia menilai kapasitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah mendekati batas maksimal sehingga diperlukan bandara baru untuk mendukung mobilitas pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara.

“Kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini sudah sangat penuh, sehingga perlu segera ada airport baru untuk menunjang pergerakan bisnis dan wisatawan internasional. Dengan daya tarik pariwisata serta reputasi Bali di kancah dunia, saya sangat optimistis kawasan finance center ini akan dipercaya oleh para pelaku bisnis internasional,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Hari Kedua Lovina Festival, Gemarikan Jadi Daya Tarik Pengunjung

Published

on

By

Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian kuliner olahan ikan laut Gemarikan di Pantai Tasik Madu, Lovina, Buleleng.
Suasana hari kedua Lovina Festival dengan sajian Gemarikan. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Setelah resmi dibuka oleh Bupati Buleleng kemarin, Hari kedua Lovina Festival digelar Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang menyediakan 500 porsi makanan dari olahan ikan bertempat di Pantai Tasik Madu Lovina. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (Distankan) Kabupaten Buleleng Gede Melandrat, Sabtu (25/7).

Kadis Melandrat lanjut menjelaskan bahwa rangkaian Lovina Festival hari kedua menyediakan kuliner laut yaitu olahan ikan berupa bakso, sate, ikan panggang sebanyak 500 porsi dengan tujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar gemar makan ikan laut, karena seperti diketahui gizi ikan laut itu sangat tinggi.

“Ini upaya promosi kita untuk perbaikan gizi masyarakat utamanya anak-anak, ibu hamil dan orang tua, karena kandungan gizi protein ikan laut sangat baik bagi tumbuh kembang anak dan tentu dapat mencegah stunting,” ujarnya.

Kadis Lingkungan Hidup ini menambahkan, tema Lovina Festival sekarang selaras dengan aktivitas bahari wilayah Buleleng yang memiliki garis pantai terpanjang. Dengan potensi laut yang dimiliki berlimpah, melalui kegiatan inilah kita mengajak seluruh masyarakat untuk gemar makan ikan laut beserta olahannya.

Salah satu pengunjung bernama Sri Yulianti mengatakan acara Lovina sangat keren, konsepnya sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan berbagai inovasi.

Disinggung terkait menu gemarikan, Yuli mengakui sangat suka dengan olahan ikan laut terutama sate.”Masakan Bali sangat suka, karena bumbunya, sate ini sangat menggoda dengan bumbunya enak banget pasti,” imbuhnya.

Di akhir Yulianti menilai suasana Lovina saat ini sudah tertata dengan baik, menurutnya kawasan ini sangat bagus terutama saat sunsetnya, keren sekali. Ia berharap event Lovina Festival makin bagus lagi kedepannya. (gs/bi)

Baca Juga  Pasca-Debat Pilgub, Koster-Giri Langsung Serap Aspirasi di Klungkung

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya Sampaikan Duka Mendalam atas Peristiwa di Juwuk Legi, Baturiti

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Dirga.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wabup Dirga. (Foto: dok)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa yang terjadi di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah seorang warga.

“Sebagai Bupati Tabanan, sekaligus sebagai bagian dari masyarakat Tabanan, saya turut prihatin dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kehilangan satu nyawa adalah duka bagi kita semua. Doa dan simpati kami menyertai keluarga yang ditinggalkan serta seluruh pihak yang terdampak,” ujar Sanjaya.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, keamanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat yang selama ini menjadi kekuatan Tabanan.

Di tengah suasana duka, Bupati Sanjaya mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Indonesia adalah negara hukum. Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi adat, etika, dan nilai-nilai susila, mari kita bersama-sama menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Berikan ruang kepada aparat yang berwenang untuk bekerja secara profesional sehingga nantinya dapat menghasilkan keputusan yang adil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan santunan bagi keluarga korban yang terdampak sebagai bentuk tali kasih. Santunan tersebut merupakan ungkapan empati dan perhatian pemerintah kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Bupati Sanjaya berharap seluruh masyarakat Tabanan tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, sehingga proses hukum dapat berlangsung dengan baik dan kehidupan bermasyarakat kembali berjalan dalam semangat kebersamaan, kedamaian, dan saling menghargai. (gs/bi)

Baca Juga  Rapat Evaluasi Kegiatan Pemberian Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca