Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Bupati Sanjaya Buka Kejuaraan Daerah Pencak Silat VIII PPS Kertha Wisesa Bali 2024

BALIILU Tayang

:

Kejuaraan Pencak Silat Kertha Wisesa
BUKA KEJUARAAN: Kejuaraan Daerah Pencak Silat VIII PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali Tahun 2024 resmi dibuka oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Kamis (26/12), di GOR Debes Tabanan. (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Kejuaraan Daerah Pencak Silat VIII PPS Kertha Wisesa Wilayah Bali Tahun 2024 resmi dibuka oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Kamis (26/12), di GOR Debes Tabanan. Kejuaraan dengan tema “Era Baru Kertha Wisesa” ini bertujuan untuk mendukung perkembangan dan pelestarian cabang olahraga pencak silat di Kabupaten Tabanan serta mempererat tali persaudaraan antaratlet pencak silat, khususnya di seluruh Bali.

Saat itu nampak hadir, Anggota DPRD Bali, I Ketut Purnaya, anggota DPRD Tabanan, Putu Eka Putra Nurcahyadi, Sekda beserta para Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua Umum IPSI Provinsi Bali, Ketua Umum KONI dan Ketua umum IPSI Tabanan, Pengurus Pusat Kertha Wisesa dan Pengurus Wilayah Bali, Ketua Cabang PPS Kertha Wisesa Tabanan dan Kabupaten Kota/se-Bali serta berbagai tamu undangan dari beragam organisasi pencak silat di Tabanan.

Bupati Sanjaya dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Hal ini diyakininya sangat positif untuk memberikan pengalaman yang baik bagi generasi muda. “Saya sangat salut dengan panitia, jadi saya berikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Pencak silat Kertha Wisesa adalah warisan budaya adiluhung yang diwariskan oleh para leluhur kita. Ini adalah bagian dari identitas budaya kita yang harus terus dilestarikan dan dijaga eksistensinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya pencak silat Kertha Wisesa sebagai idenditas budaya di Kabupaten Tabanan. “Perlu kita jadikan pedoman ke depan eksistensi bersama, bagaimana menggaungkan kembali warisan leluhur ini. Jangan sampai berhenti, sehingga di era kekinian ini, warisan ini masih bisa melekat dengan kita sebagai pewaris dari leluhur. Jangan sampai berhenti, Kertha Wisesa ini lebih dulu ada dari yang lain, harus menjadi panutan dan tuan rumah di sini,” tegasnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Lantik 61 Pejabat di Tabanan, Tegaskan Jabatan adalah Amanah untuk Wujudkan Kinerja Nyata

Ia juga berpesan agar kejuaraan ini tidak hanya dijadikan ajang kompetisi saja, tetapi juga sarana untuk mempererat persaudaraan antar daerah. “Kejuaraan ini adalah salah satu ajang untuk memperkuat tali silaturahmi, khususnya di seluruh Bali. Kita berharap semangat sportifitas yang ada bisa menjadi pondasi untuk kemajuan pencak silat di Bali. Mudah-mudahan dengan kejuaraan daerah ini, apa yang menjadi impian dan harapan pencak silat Kertha Wisesa ke depan, saya astungkara akan terus mengawal sampai pencak silat ini menjadi semakin besar,” imbuh Sanjaya.

Sebagaimana diketahui bersama, kejuaraan ini diikuti oleh 9 Kabupaten/Kota se-Bali, dengan total 319 atlet dan official yang siap berkompetisi. Selama dua hari, 26 – 27 Desember 2024, para peserta akan bertanding dalam berbagai kategori, dan acara ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan semangat yang menggelora, diharapkan kejuaraan ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pencak silat di Bali dan menjadi wadah bagi generasi muda untuk berprestasi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kejuaraan, I Made Dwi Agung Sastrawan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Tabanan dan semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah mendukung penuh kegiatan ini, juga kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi. Kejuaraan ini adalah upaya untuk mempererat persaudaraan di antara kita semua,” ujarnya.

Dwi Agung juga menekankan, Pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, melainkan juga merupakan bagian penting dari warisan budaya bangsa yang sangat patut kita lestarikan bersama. “Dengan peran serta dari pemerintah, perguruan pencak silat sangat penting dalam melalukan inovasi, modernisasi sistem. Dengan demikian, seni bela diri pencak silat dapat relevan dalam pembangunan di generasi masa kini. Kami harap para peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas dan semangat,” imbuhnya penuh semangat. (gs/bi)

Baca Juga  Lantik 14 Perbekel, Bupati Tabanan Harapkan Bersinergi Wujudkan Tabanan Era Baru yang AUM

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

OLAHRAGA

Dukung Perjuangan Bali United U-13 di Piala Soeratin Nasional, Gubernur Koster Support Rp 45 Juta

Published

on

By

Gubernur Koster Dukung Bali United U-13 ke Piala Soeratin
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional, di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Semangat anak-anak muda Bali untuk mengharumkan nama daerah mendapat dukungan langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster. Dalam audiensi di Jayasabha, Denpasar, Selasa (22/9), Koster menerima jajaran tim Bali United U-13 yang akan mewakili Bali pada ajang nasional Piala Soeratin Seri Nasional.

Sebanyak 25 pemain dan lima ofisial akan membawa nama Bali dalam kompetisi tersebut. Di hadapan para pemain muda, Koster memberikan dukungan sekaligus doa agar mereka mampu tampil maksimal dan menjadikan kesempatan bertanding di tingkat nasional sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai pesepakbola.

Dukungan itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata. Gubernur Wayan Koster juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 45 juta untuk mendukung keberangkatan dan perjuangan tim Bali United U-13 di ajang nasional tersebut.

Bagi para pemain yang masih berada di usia pembinaan, dukungan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri. Mereka tidak hanya datang membawa nama klub, tetapi juga membawa harapan untuk menunjukkan bahwa talenta-talenta muda Bali mampu bersaing di panggung nasional.

Manager Bali United U-13, Alit Wardika, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Gubernur Bali. Menurutnya, doa dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain dan ofisial yang akan berjuang membawa nama Bali.

“Pak Gubernur sangat mendukung dan mendoakan anak-anak agar bisa berjuang maksimal. Kami sangat mengapresiasi doa dan support yang luar biasa dari Bapak Gubernur Bali,” ujar Alit.

Ia menegaskan, dukungan tersebut akan dijawab dengan kerja keras seluruh tim. Para pemain, kata dia, akan berjuang sekuat tenaga agar dapat memberikan hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik Bali di kompetisi nasional.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Lepas 36 Calon Jemaah Haji Tabanan ke Tanah Suci

“Tentu kami akan berjuang habis-habisan membawa nama Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Head Coach Bali United U-13, Frandika, terus menggembleng para pemain meski persiapan menuju kompetisi nasional dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keterbatasan waktu tidak menyurutkan keyakinannya terhadap kemampuan anak-anak asuhnya.

Di balik usia mereka yang masih belia, para pemain tersebut kini menghadapi tantangan yang tidak kecil. Mereka harus membawa semangat bertanding, disiplin, sekaligus keberanian untuk menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Pertemuan dengan Gubernur Koster pun menjadi bagian penting sebelum mereka berangkat. Bukan sekadar menerima dukungan, para pemain mendapatkan pesan bahwa perjuangan di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membawa nama Bali melalui prestasi.

Dengan doa, dukungan, dan kerja keras yang telah dipersiapkan, Bali United U-13 kini bersiap menatap Piala Soeratin Seri Nasional. Dari Bali, mereka berangkat membawa satu tekad: bertanding sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk daerah yang mereka wakili. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Gelar Mola-Mola Cup II, Ratusan Atlet Buleleng dan Karangasem Turun Berlomba

Published

on

By

Atlet Berlomba di Mola-Mola Cup II Buleleng
MOLA-MOLA CUP: Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club saat menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Indonesia Buleleng melalui Mola-Mola Swimming Club kembali menggelar kejuaraan renang Mola-Mola Cup II di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9/2026). Kejuaraan ini diikuti 303 atlet dari kelompok yunior hingga senior asal Buleleng dan Karangasem.

Mola-Mola Cup II mempertandingkan 143 nomor dalam lomba yang berlangsung sehari penuh. Jumlah peserta meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.

Penanggung jawab pelaksanaan, Wayan Setaya yang sekaligus Ketua Club Mola-Mola, mengatakan kejuaraan tersebut digelar sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga senior, untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menemukan bibit-bibit perenang potensial.

“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang mulai dari pemula hingga senior. Selain memberikan pengalaman berlomba, kegiatan ini juga menjadi salah satu cara mencari bibit-bibit perenang berbakat untuk nantinya bisa berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” kata Wayan Setaya.

Menurut Wayan, Mola-Mola Cup akan dilaksanakan secara berkala sebagai bahan evaluasi program pembinaan masing-masing klub. Kompetisi juga diharapkan mendorong atlet untuk terus mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang diselenggarakan Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng dengan tingkatan lebih tinggi.

Ditambahkan, berbeda dari tahun sebelumnya yang digelar di Kolam Nirmala Asri dengan panjang standar, Mola-Mola Cup II menggunakan Kolam Tirta Asih Mumbul yang memiliki panjang 25 meter. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada atlet agar mampu beradaptasi dengan karakter kolam yang berbeda.

Baca Juga  Kabupaten Tabanan Raih Penghargaan Bergengsi, Apresiasi Daerah Peduli Stunting dan Kesehatan

“Semata-mata kami memberi pengalaman bagi atlet untuk mencoba dan mengetahui karakter kolam yang digunakan. Atlet perlu memahami kondisi masing-masing kolam ketika mengikuti perlombaan,” imbuh Wayan.

Sementara itu Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng Made Sumarga Jaya menyambut positif pelaksanaan Mola-Mola Cup II. Ia menilai kompetisi di tingkat klub menjadi salah satu bagian penting dalam pembinaan atlet.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala, tentunya akan semakin banyak perenang berbakat yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan klasifikasinya,” kata Made.

Untuk diketahui Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng selanjutnya dijadwalkan menggelar kejuaraan bertaraf nasional Den Bukit Cup II pada Desember 2026. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Cetak 4 Gol, Bali United Amankan Kemenangan Atas Isenmulang Kalteng FC

Published

on

By

Bali United Menang 4-1 atas Isenmulang Kalteng FC
MENANG: Bali United FC berhasil mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam. (Foto: baliutd.com)

Gianyar, baliilu.com – Bali United FC sukses mengalahkan tamunya, Isenmulang Kalteng FC dengan skor telak 4-1 pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 hari Sabtu (12/9) malam.

Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu bergemuruh karena empat gol berhasil dicetak oleh brace Thijmen Goppel, Teppei Yachida, dan Irfan Jaya. Sementara gol tim tamu terjadi melalui sepakan penalti Douglas Oliveira di penghujung laga.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menyambut baik hasil positif malam ini mengingat anak asuhnya telah mengoleksi 6 poin di awal kompetisi kali ini.

“Kami bisa mencetak 4 gol adalah hal yang luar biasa dan seharusnya bisa lebih. Kemenangan yang indah dan kami memulai pertandingan dengan cukup baik, mengontrol jalannya pertandingan dan bermain bola yang baik,” ungkap Coach Johnny dikutip dari laman baliutd.com.

Kemenangan besar dengan 4 gol ini belum terlihat sempurna karena Serdadu Tridatu harus kebobolan di menit akhir.

Itu pun melalui penalti yang diberikan oleh wasit Agung Setiyawan karena pelanggaran Thijmen Goppel di tambahan waktu babak kedua.

Sang pelatih asal Belanda ini pun turut memberikan komentarnya. “Soal pelanggaran yang menyebabkan kami kebobolan seharusnya hal itu tidak terjadi dan kami bisa cleansheet juga malam ini. Tapi saya tetap bangga dengan tim yang sudah bekerja keras dan berjuang malam ini,” ungkap Coach Johnny.

Dengan hasil ini, Bali United memiliki 6 poin dari dua pekan hasil kemenangan penting yang diraih pada partai kandang awal musim ini. Pekan depan, pasukan Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya: TMMD Terbukti Mampu Percepat Pembangunan Daerah di Tabanan
Lanjutkan Membaca