Thursday, 20 June 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

SENI

Bupati Sanjaya Buka Parade Ogoh-ogoh Se-Desa Adat Kota Tabanan

BALIILU Tayang

:

pawai ogoh-ogoh tabanan
PARADE OGOH-OGOH: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat melepas peserta Pawai Ogoh-ogoh Se-Desa Adat Kota Tabanan Tahun 2024 yang berlangsung di sepanjang Wantilan Setra Desa Adat Kota Tabanan hingga Patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada, Minggu (10/3). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Jelang Perayaan Hari Suci Nyepi Çaka 1946, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, menghadiri sekaligus melepas peserta Pawai Ogoh-ogoh Se-Desa Adat Kota Tabanan tahun 2024 yang berlangsung di sepanjang Wantilan Setra Desa Adat Kota Tabanan hingga Patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada, Minggu (10/3).

Bersama dengan jajaran, penyelenggaraan kegiatan sebagai wujud apresiasi terhadap kreativitas Sekaa Teruna dalam melestarikan Adat, Seni dan Budaya Bali di Tabanan. Saat itu nampak hadir Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten Setda, para Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Tabanan, Ketua PHDI, Perbekel dan Bendesa Adat se-Kota Tabanan, dan juga diramaikan oleh seluruh peserta dan masyarakat Tabanan yang nampak memadati sepanjang lokasi pelaksanaan acara.

Parade Ogoh-ogoh se-Desa Adat Kota Tabanan diikuti oleh 25 peserta dari 24 Banjar Adat yang ada di Desa Adat Kota Tabanan dengan penuh antusias dan semangat suka cita. Oleh sebab itu, apresiasi dan penghargaan diberikan oleh Bupati Sanjaya terhadap para generasi muda Desa Adat Kota Tabanan yang telah menunjukkan sikap militansi dalam rangka menjaga budaya Bali dan atas segala kreativitasnya dalam pembuatan ogoh-ogoh di tahun 2024 ini.

Bupati Sanjaya dalam arahannya tersebut menekankan, roh dan semangat persaudaraan menjadi pondasi dasar dalam pembuatan ogoh-ogoh, yang telah melalui segala perubahan jaman. Sehingga, hakikat perayaan hari suci Nyepi juga dimaknai sebagai sebuah perayaan persaudaraan. Pelaksanaan ogoh-ogoh ini juga beberapa waktu lalu sempat dilakukan perlombaan dan festival oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan, yang mana harapannya tidak hanya untuk menumbuhkan kreativitas tetapi juga mampu menjadi salah satu ikon di Kota Tabanan.

Baca Juga  Ucapkan Hari Raya Nyepi, Kapolri: Perkokoh Toleransi Sebagai Sendi Persatuan Bangsa

“Untuk itulah, saya sangat berharap agar para generasi muda Tabanan bangkit, percaya diri dan bersemangat untuk terus menggali potensi-potensi berkesenian khususnya di bidang kesenian ogoh-ogoh. Kita di Kabupaten Tabanan dalam tahun-tahun mendatang akan menantikan karya-karya besar seniman ogoh-ogoh di Tabanan. Kita harus yakin, mampu dan harus bangga menjadi orang Tabanan,” sebut Sanjaya.

Sanjaya juga menjelaskan, pada tahun 2024, Parade Ogoh-ogoh mengangkat tema Nyomnya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana yang artinya Buta Kala di Alam dan pada diri manusia perlu disomya/dinetralisir agar sifat-sifat angkara murka, sombong dan angkuh menjadi sifat-sifat yang baik menuju kejayaan Kabupaten Tabanan. Untuk itu, pihaknya seraya mengajak serta masyarakat di Kabupaten Tabanan agar senantiasa menjaga vibrasi positif di masa Tabanan Era Baru ini.

“Untuk itu, mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun Tabanan ke arah yang lebih baik. Sekaa Teruna, Yowana dan Karang Taruna sebagai tulang punggung Banjar, Desa Adat dan Desa Dinas yang selalu aktif, kreatif dan inovatif harus bersatu padu membangun Banjar, Desa Adat dan Desa Dinas masing-masing menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegas orang nomor satu di Tabanan sore itu. Tak ketinggalan pihaknya juga sampaikan Ucapan Selamat Menyambut Hari Suci Nyepi Icaka warsa 1946 kepada seluruh masyarakat yang hadir saat itu.

Sebagaimana disampaikan oleh Kadis Kebudayaan, I Made Yudiana, animo para peserta dalam mengikuti kegiatan ini, sangat terlihat dari kreatifitas dan semangat sepanjang pembuatan ogoh-ogoh, hingga pelaksanaan parade pada hari ini. “Mewakili Sekaa Teruna menghaturkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Bapak Bupati atas inisiasi dan dukungan pendanaan yang telah diberikan untuk parade ogoh-ogoh se-Desa Adat Kota Tabanan. Dan atas kemurahan hati dan kebijaksanaan Bupati Tabanan masing-masing peserta mendapat uang kepesertaan sebesar 10 juta rupiah,” jelasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Lomba Ogoh-ogoh Tingkat PAUD di Kecamatan Abiansemal

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SENI

Taman Penasar “Ceraken” Duta Denpasar Tampil Memukau di Ajang PKB XLVI

Published

on

By

taman penasar duta denpasar
TAMAN PENASAR: Peserta Taman Penasar duta Denpasar dari Sekaa Taman Penasar Basugita, Banjar Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur saat tampil di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis (20/6). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Duta Kota Denpasar kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI Tahun 2024. Kali ini penampilan Duta Kota Denpasar dalam Wimbakara (Lomba) Taman Penasar oleh Sekaa Taman Penasar Basugita, Banjar Kedaton, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur yang tampil memukau di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Art Center Denpasar, Kamis (20/6).

Pementasan Duta Taman Penasar Denpasar ini disaksikan langsung oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara. Tampak dalam penampilan Taman Penasar Duta Kota Denpasar mengangkat judul “Ceraken”. Judul ini mengisahkan seorang oknum Balian yang merasa hari-harinya sudah tidak seperti dulu lagi. Garapan kesenian Taman Penasar ini mampu memberikan kesan tersendiri, serta tampil dramatis, menambah hidup suasana pementasan. Sajian materi dikemas sesuai tema Pesta Kesenian Bali tahun ini yakni Jana Kerthi.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi penampilan Taman Penasar yang ditampilkan Sekaa Taman Penasar Basugita sebagai Duta Kota Denpasar. “Penampilan Taman Penasar  kali ini merupakan salah satu bentuk eksistensi seni budaya tradisi yang ada di Kota Denpasar, selain penampilan yang apik dan dramatis dalam ajang lomba, kisah ini juga memberikan pesan kehidupan,” kata Jaya Negara.

Sementara Penulis Naskah Taman Penasar “Ceraken”, Sang Nyoman Gede Adhi Santika mengatakan, Taman Penasar “Ceraken” kali ini mengisahkan seorang oknum Balian yang merasa hari-harinya sudah tidak seperti dulu lagi. Di mana dahulu pasien-pasien berdatangan dengan berbagai macam penyakit memohon agar dapat disembuhkan olehnya.

Pada suatu ketika oknum Balian tersebut merasa hal ini tidak dapat dibiarkan lagi. Ia pun memiliki keinginan untuk berkeliling mencari orang-orang yang dirasanya perlu untuk diobati. Tibalah oknum Balian tersebut di sebuah pasar yang menjual berbagai macam bumbu dapur yang berwadahkan ceraken. Tiba-tiba ada seorang pedagang merasa kesakitan pada bagian perutnya, tanpa berlama-lama oknum Balian pun memulai aksinya dengan mengeluarkan keris pamungkasnya serta mengarahkannya ke bagian perut pedagang tersebut, namun bukannya membaik pedagang tersebut semakin merintih kesakitan.  Kemudian datang seorang laki-laki yang memberinya ramuan untuk diminum oleh pedagang tersebut, hal hasil pedagang itu merasa sakit pada bagian perutnya meringan.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Dampingi Kapolda Bali Hadir di Tengah Pawai Ogoh-ogoh di Kawasan Catur Muka

“Kami optimistis penampilan Taman Penasar dari Sekaa Taman Penasar Basugita sebagai Duta Kota Denpasar ini dapat menyabet juara dalam ajang Wimbakara Pesta Kesenian Bali XLVI tahun ini,” ujarnya. (eka/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Sanggar Tari Wredhi Kumara Jaya, Wakili Badung pada Parade Gong Kebyar Wanita PKB Ke-46

Published

on

By

Gong Kebyar Wanita Badung
DUTA GONG KEBYAR WANITA: Duta Gong Kebyar Wanita Kabupaten Badung dari Sanggar Tari Wredhi Kumara Jaya, Br. Pekandelan Legian Tengah berfoto bersama usai pentas di PKB ke-46, Rabu (19/6/2024) di panggung terbuka Ardha Candra, kawasan Art Center Bali. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Denpasar, baliilu.com – Sanggar Tari Wredhi Kumara Jaya, Banjar Pekandelan Legian Tengah, Desa Adat Legian, Badung, tampil pada Utsawa (Parade) Gong Kebyar Wanita, Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke-46, Rabu, 19 Juni 2024. Bertempat di panggung terbuka Ardha Candra, kawasan Art Center Bali, penampilan duta Kabupaten Badung ini, tampil memukau di hadapan ribuan penonton.

Adapun materi yang dipentaskan pada Parade Gong Kebyar Wanita tahun 2024 ini adalah sesuai dengan tema PKB yaitu Jana Kerthi: Parama Guna Wikrama.

Pembina Tabuh I Made Murna memaparkan, sebagai Duta Kabupaten Badung, dalam kategori gong kebyar wanita, membawakan materi pementasan yakni, tabuh kreasi “Puser Ing Segara”, tari “Banda Yowana” dan sandyagita “Beber Bidak”.

Murna lanjut mengatakan, tabuh ‘’Puser Ing Segara’’, sebagai implementasi sebuah ide gagasan ke dalam bentuk-bentuk pola garap secara maksimal yang diambil dari tabuh kreasi “Pralaya”, “Dlod Brawah” dan “Ombak Ing Segara”.

Sementata itu, untuk Tari Banda Yowana, diciptakan oleh I Nyoman Suarsa dan I Ketut Gede Asnawa pada tahun 1987. Tarian ini mengisahkan sekelompok pemuda atau remaja yang terikat dalam suatu wadah organisasi dengan mengekspresikan jiwa seninya lewat gerak yang rampak dan dinamis, dengan menonjolkan estetika pakem tari Bali yang sangat kuat. “Dalam wadah ini para remaja saling mengisi diri selalu mengedepankan asas kebersamaan,” bebernya.

Terakhir, untuk sandyagita “Beber Bidak”, dalam proses penciptaannya, penata adalah seorang prajurit melodi yang dipenuhi dengan inspirasi dari karya I Wayan Lotring, seperti “Tabuh Jagul” dan “Tabuh Kompyang”.  Yang paling popular yaitu “Tabuh Layar Samas” yang terinspirasi dari layar-layar perahu yang memenuhi Pantai Kuta, dengan latar senja Matahari terbenam, menciptakan pemandangan mempesona yang menginspirasi sang maestro.

Baca Juga  Kapolresta Denpasar Dampingi Kapolda Bali Hadir di Tengah Pawai Ogoh-ogoh di Kawasan Catur Muka

Melalui pementasan ini, Made Murna menyampaikan ini merupakan hari yang sangat spesial, karena bisa menuntaskan tugas dengan maksimal. Tentu ini didukung dengan persiapan yang juga cukup lama. “Kami mengapresiasi adik-adik ini, semoga di tahun depan bisa menampilkan gong kebyar yang lebih baik lagi,” harapnya.

Kadis Kebudayaan Kabupaten Badung I Gde Eka Sudarwitha menyampaikan, Kabupaten Badung mengirim duta gong kebyar wanita dari Sanggar Tari Wredhi Kumara Jaya, Br. Pekandelan Legian Tengah. Pada penampilannya, sanggar ini menampilkan 3 materi yang sangat bagus.

“Persiapan sudah dilakukan latihan selama 1 tahun. Kami sangat mengapresiasi, duta Badung tampil hebat dan layak tampil di PKB tahun 2024 ini. Kami salut dengan penampilan gong kebyar wanita ini,” ucapnya bangga. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

SENI

Gong Kebyar Wanita Paguyuban Seni Swarna Gianyar Pukau Penonton Di PKB XLVI

Published

on

By

Gong Kebyar wanita gianyar
GONG KEBYAR WANITA: Gong Kebyar Wanita Duta Kabupaten Gianyar, Paguyuban Seni Swarna Gianyar saat tampil di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD. Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (18/6) malam. (Foto: gianyarkab.go.id)

Denpasar, baliilu.com – Gong Kebyar Wanita Duta Kabupaten Gianyar, Paguyuban Seni Swarna Gianyar unjuk gigi pada parade Gong Kebyar Wanita dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI Tahun 2024 di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD. Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (18/6) malam.

Gong Kebyar Wanita Paguyuban Seni Swarna Gianyar bersanding dengan Komunitas Budaya Sanggar Seni Baswaram, Duta Kabupaten Klungkung dan Sanggar Seni Manik Manggis, Duta Kabupaten Karangasem. Istimewanya, penampilan Gong Kebyar Wanita disaksikan langsung oleh Pj. Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa bersama jajaran. Ini sebagai bentuk dukungan semangat kepada Duta Bumi Seni Gianyar yang tampil.

Penampilan Gong Kebyar Wanita Paguyuban Seni Swarna Gianyar diawali dengan Tabuh Kreasi Sunari yang terinspirasi dari “Sunari”, bambu panjang dengan tujuh lubang yang bentuk segitiga, bulat, bulan sabit, tegak lurus, lesung, swastika dan lubang paling bawah berbentuk segi empat. Keragaman bentuk lubang mampu menghasilkan suara yang indah menyentuh dan merangsang kebangkitan aktivitas ketujuh cakra pada manusia, dikutip dari gianyarkab.go.id.

Karya seniman I Ketut Cater dan Dewa Putu Berata. Dilanjutkan dengan penampilan Tari Kreasi Kanyaka Sura, yang menggambarkan keelokan dan keanggunan para bidadari kahyangan, yang ikut membantu pasukan Dewa Indra pada saat menyerang Mayadanawa. Gerak tari yang rytmis dan indah memadukan dua karakter yaitu karakter laki dan perempuan, menjadikan tarian ini memiliki kekhasan dan jati diri sebagai sebuah tarian kreasi baru, ciptakan oleh Ibu Tjokorda Istri Putra Padmini dan I Wayan Darya.

Penampilan ditutup dengan Tari Sandyagita Pangkah Pongah yang menggambarkan prilaku umat manusia saat ini yang cenderung terlepas dari jati diri ke-Bali-an umat Hindu Bali, yang menimbulkan kegamangan warga untuk menemukan sosok panutan yang mampu menata nafas kehidupan budaya yang kian terkikis. Masyarakat terhegemoni oleh sikap prilaku manusia yang terlalu berani melabelkan diri sebagai sosok yang harus disegani dan dipuji sebagai manusia unggul penuh wibawa.

Baca Juga  Walikota Jaya Negara Tutup Kasanga Festival II 2024

Penampilan sosok seperti ini ibarat sinar kunang-kunang yang gemerlap tampilkan warna-warni keindahan yang menyesatkan yang disajikan dengan konsep berbeda, dengan memadukan gerak tari dan teatrikel musik nyanyian yang khas dengan nafas tradisi yang luluh lebur dalam nuansa pop kekinian, karya seniman I Wayan Darya. Persembahan Duta Kabupaten Gianyar ini mendapatkan respon yang luar biasa dari seluruh undangan dan ribuan penonton yang hadir. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
stikom3b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca