Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Dampingi Gubernur Koster Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Alam di Tabanan

BALIILU Tayang

:

gubernur koster
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat meninjau titik lokasi bencana alam banjir di Tabanan. (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Bencana alam banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan, menjadi perhatian penting bagi semua pihak. Khususnya pada beberapa wilayah di Kecamatan Marga dan Kediri, yang mengakibatkan tanah longsor, jembatan putus, jalan putus, hingga kerusakan pura dan rumah warga, mendapat perhatian khusus dari Gubernur Bali Wayan Koster.

Dengan didampingi Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., beserta jajaran, Gubernur Bali Wayan Koster, meninjau titik lokasi bencana di Pura Campuhan Banjar Ganter, Abiantuwung, Kediri, dilanjutkan meninjau jembatan putus di Desa Tua, kemudian diakhiri dengan meninjau langsung rumah warga yang terdampak banjir di Banjar Bayan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Rabu (19/10).

Dalam kunjungannya tersebut, Gubernur Koster juga mengajak anggota DPD RI asal Bali, Kapolda Bali, OPD terkait di lingkup Provinsi Bali, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, para Asisten, OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Kecamatan setempat, Perbekel, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat setempat.

Usai melakukan tinjauan, Gubernur Koster mengungkapkan keprihatinannya atas musibah bencana ini. “Adanya banjir yang menyebabkan kerusakan jalan juga di tempat sebelumnya yang saya kunjungi itu menimpa Pelinggih Pura Beji. Jadi karena itu, dari hasil kunjungan lapangan ini, maka dibuat rapat koordinasi untuk menangani dampak banjir yang ada di wilayah Bali,” ujar Koster.

gubernur bali
Gubernur Bali Wayan Koster foto bersama Kapolda Bali, Bupati Tabanan dan warga masyarakat terdampak bencana alam di Tabanan. (Foto: Ist)

Di kesempatan itu, Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa kemarin, Selasa, 18 Oktober 2022, bersama Kapolda Bali mengunjungi lokasi bencana di Kabupaten Jembrana. “Hari ini di Tabanan juga dengan Bapak Kapolda, besok lagi di Karangasem. Kita akan selesaikan sekaligus,” imbuh orang nomor satu di Bali itu.

Baca Juga  Wujud Lestarikan Budaya, Bupati Tabanan Apresiasi Kekompakan Masyarakat Desa Serampingan

Untuk penyelesaiannya dikatakan melalui jangka pendek dan jangka lebih panjang agar mendapat penanganan secara optimal. “Penyelesaiannya adalah jangka pendek, jika ada warga yang terdampak harus diselamatkan lebih dulu. Ada yang mengungsi di Jembrana harus diselamatkan dan dijamin pasokan makanannya serta air bersihnya. Dalam jangka lebih panjang, harus dilakukan upaya relokasi perumahan warga dan pembenahan infrastruktur,” sambung Koster.

Koster juga menambahkan, di beberapa tempat, pembangunan infrastruktur harus dilakukan dengan sangat hati-hati. “Karena itu, ada skema upaya untuk mengatasi dampak bencana ini. Ada yang perumahan, ada infrastruktur, ada jalan terputus seperti ini, itu skemanya ada yang dari BPBD Bali, ada yang dari APBN, dari BNPB. Kalau ini sudah dikatakan sebagai darurat bencana, itu bisa mendapat program secara khusus dari APBN,” tegas Koster.

Untuk jembatan dan jalan putus di Desa Tua, Marga, karena merupakan jalan kabupaten, Koster mengatakan akan membantu dari APBD Provinsi Bali tahun 2023. “Untuk ini, karena jembatan dan jalan kabupaten, akan saya bantu dari APBD Provinsi Tahun 2023, supaya jembatannya permanen, bagus, dengan skema BKK,” Gubernur Koster menambahkan.

Salah satu warga Desa Tua, Marga, atas nama I Made Pasti yang terdampak bencana alam, menyampaikan terimakasih atas perhatian dari Gubernur dan Bupati beserta jajaran. Pihaknya yang menyaksikan langsung ketika air meluap merasa terkejut dan takut karena baru pertama kalinya melihat luapan air yang sebegitu tingginya. “Kepada Bapak Gubernur, Bapak Bupati, Bapak Kepolisian, Bapak DPD RI dan lainnya, yang datang kesini, tiang suksma banget. Tiang ucapkan suksma banget,” ucapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Lomba Seksi Kewanitaan Meriahkan PKB Badung 2026

Published

on

By

pkb badung
LOMBA SEKSI KEWANITAAN: Ketua TP. PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta saat lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan PKB XLVIII Tahun 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba seksi kewanitaan dalam rangka memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Diikuti Organisasi Wanita se-Kabupaten Badung, kegiatan tahunan ini bertujuan melestarikan seni budaya sekaligus meningkatkan kreativitas kaum perempuan di daerah tersebut.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta dan Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (7/6).

Ragam lomba yang digelar meliputi Lomba Busana Kerja Kantor Berbahan Kain Tenun Ikat (Endek), Lomba Busana Kerja Adat Berbahan Endek, Lomba Anyaman Janur, Lomba Membuat Gebogan, Lomba Membuat Daksina Payas, serta Lomba Membuat Kwangen.

Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menekankan bahwa ajang ini bukan semata-mata mencari pemenang. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi perempuan untuk memperkuat kebersamaan dan mengasah potensi diri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan motivasi diri para peserta, sekaligus menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kolaborasi antar organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta tampil percaya diri dan sportif sebagai media pembelajaran melestarikan budaya Bali. Rasniathi juga berpesan agar dewan juri bekerja secara profesional dan objektif untuk menghasilkan penilaian berkualitas. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan perempuan di Kabupaten Badung.

Turut hadir jajaran Ketua Organisasi Wanita Kabupaten Badung, Gatriwara, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Ikatan Adhyaksa Dharma Karini, Jalasenastri Lanal Denpasar, Forum PUSPA, ILDI, IWAPI, Tiara Kusuma, dan IBI, TP PKK Kecamatan se-Badung, para peserta, serta dewan juri. (gs/bi)

Baca Juga  Promosikan Tabanan Lewat Podcast, Bupati Sanjaya Ajak Anak Muda Agar Bangga Jadi Orang Tabanan

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Denpasar Fashion Street 2026 Bertabur Karya Desainer Lokal dan Usung Misi Lingkungan 

Published

on

By

denpasar fashion street
DFS: Denpasar Fashion Street (DFS) ke-3 tahun 2026, berlangsung di Pedestrian Patung Melanting, Sabtu (6/6) malam. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Denpasar Fashion Street (DFS) ke-3 tahun 2026, berlangsung di Pedestrian Patung Melanting, Sabtu (6/6) malam. Selain bertabur puluhan karya desainer Kota Denpasar, gelaran DFS tahun ini juga membawa misi lingkungan yang kuat, yaitu menghadirkan stan khusus Recycle Use.

Stan ini sendiri didedikasikan untuk mengedukasi masyarakat mengenai sustainable fashion (fesyen berkelanjutan), yang menampilkan produk-produk upcycling dari limbah kain, serta membuka wadah bagi pengunjung yang ingin mendonasikan atau menukarkan pakaian layak pakai mereka.

Hadir pada acara malam itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyampaikan, dengan menghadirkan stan Recycle Use pada gelaran DFS tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar sendiri ingin menunjukkan komitmen kuat terhadap aksi nyata Eco-Fashion, sekaligus mengajak masyarakat agar dengan bijak mengelola sampah tekstil.

“Melalui DFS 2026, Pemerintah Kota Denpasar ingin mewujudkan pergerakan fashion yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan ekonomi sirkular,” kata Eddy Mulya.

Lebih jauh, Eddy Mulya menyampaikan, pelaksanaan DFS tahun 2026 kali ini sengaja digelar di area Pedestrian Pura Melanting yang berada di kawasan Pasar Badung. Hal ini lantaran, Pemerintah Kota Denpasar tengah berupaya untuk melestarikan kawasan heritage, sebagai kekayaan budaya Kota Denpasar agar menjadi pusat ekonomi kreatif bagi masyarakat.

“Pemkot Denpasar ingin menghadirkan DFS sebagai ajang fashion yang dekat dengan masyarakat, dan dapat secara langsung dinikmati oleh masyarakat,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga  Promosikan Tabanan Lewat Podcast, Bupati Sanjaya Ajak Anak Muda Agar Bangga Jadi Orang Tabanan

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menjelaskan, DFS tahun ini mengusung tema “Senarai Renjana”, yang berarti rangkaian rasa yang dikenakan. Setidaknya, terdapat 12 desainer lokal binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar yang ikut dalam acara ini.

Adapun desainer yang dimaksud kata Sagung Antari adalah, Rhea Cempaka, Dewi Anyar, Harmaita, Signature, Tenun Ikat Bali Nusa, Gita/Kwace Bali, Bali Puspa by Jro Puspa, Tresna / De’vastra, Jegeg Tribusana, Nethica Indonesia, Paras Bali, Lului dan juga Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.

Sagung Antari kemudian menjelaskan, DFS 2026 yang juga digelar serangkaian dengan peringatan Bulan Bung Karno di Bulan Juni, ini menggunakan konsep Fashion on The Street, yakni akses public untuk semua warga Kota Denpasar.

“Pelaksanaan DFS tahun ini mengusung campaign fashion for all, bahwa siapapun bisa turut berpartisipasi, karena fashion semestinya bisa dinikmati siapa saja. DFS menghadirkan ruang kreatif yang menampilkan karya para desainer Kota Denpasar lebih dekat dengan masyarakat,” kata Sagung Antari.

Lebih jauh, Sagung Antari juga mengatakan, beberapa komunitas juga dilibatkan dalam acara ini. Lorakaca, produk Kerajinan dari perca kain, kemudian Rekynd yang menampilkan manajemen sampah tekstil, serta Membumi dengan ikonik workshop upcycle.

“Lewat DFS kami ingin menunjukkan bahwa fashion bukan hanya soal pakaian, tapi tentang rasa, identitas, dan tanggung jawab,” ujar Sagung Antari. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Lepas Peserta NCC Motorun 2026 di Sanur

Published

on

By

ncc motorun
LEPAS NCC: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas (flag off) peserta NCC (No Club Club) Motorun 2026 yang berlangsung di area Central Parkir Restoran Naga 8, Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Minggu (7/6) pagi. (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas (flag off) peserta NCC (No Club Club) Motorun 2026 yang berlangsung di area Central Parkir Restoran Naga 8, Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Minggu (7/6) pagi.

Sejak dini hari, ratusan peserta tampak antusias mengikuti event tahunan tersebut. Kegiatan ini juga diikuti sejumlah atlet lari internasional yang turut memeriahkan pelaksanaan NCC Motorun 2026.

Turut mendampingi Wawali Arya Wibawa yakni Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Camat Denpasar Selatan Ida Bagus Made Purwanasara, serta sejumlah undangan lainnya.

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyambut baik penyelenggaraan NCC Motorun 2026 yang digelar di kawasan Sanur.

“Sebagai daerah tujuan wisata internasional, kawasan Sanur di Kota Denpasar sangat tepat menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event berskala lokal, nasional, maupun internasional. Kegiatan seperti ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengembangan industri pariwisata sekaligus pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menegaskan bahwa Pemerintah Kota Denpasar senantiasa mendukung berbagai kegiatan yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kota Denpasar, khususnya kawasan Sanur.

“Melalui penyelenggaraan event seperti ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Denpasar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia NCC Motorun 2026, Agus Darmayuda, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Komunitas No Club Club (NCC). Pada tahun ini, rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 6–7 Juni 2026.

“Komunitas NCC merupakan komunitas otomotif yang berdiri sejak tahun 2019. Dalam pelaksanaan NCC Motorun 2026, kami juga bekerja sama dengan sejumlah sponsor untuk mendukung suksesnya kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Terima Audiensi Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali, Gubernur Koster Dorong Penguatan Produk Asli Bali

Agus menjelaskan, pada 6 Juni 2026 telah dilaksanakan kategori Children Sprint untuk anak-anak, sedangkan pada 7 Juni 2026 digelar kategori lari 5K dan 10K. Selain itu, panitia juga menghadirkan berbagai stand sponsor, komunitas, dan UMKM lokal, serta hiburan bagi para peserta dan pengunjung.

“Kami berharap NCC Motorun 2026 dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pariwisata di Sanur dan Kota Denpasar pada umumnya, sekaligus mendukung promosi serta pengembangan UMKM lokal,” pungkasnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca