Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Sanjaya Ngantor di Desa Bengkel

Bupati Tabanan Ajak Seluruh Elemen Pemerintah Berkolaborasi Membangun dari Desa

Loading

BALIILU Tayang

:

sanjaya
Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat kembali merealisasikan program unggulan “Ngantor di Desa”, hari ini di Desa Bengkel, Kediri, Tabanan yang telah dimulai sejak pagi hari, Senin (24/10). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Diskusi tatap muka mengenai program-program kerja di pemerintahan, dengan mengusung basis pembangunan yang dimulai dari Desa diimplementasikan oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. saat kembali merealisasikan program unggulan “Ngantor di Desa”, hari ini di Desa Bengkel, Kediri, Tabanan yang telah dimulai sejak pagi hari, Senin (24/10).

Mengajak Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para asisten Sekda, serta seluruh Kepala Dinas, Kepala Bagian dan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Direktur Perusda, beserta Camat Kediri, Forum Perbekel se-Kecamatan Kediri dan para Kepala Desa se-Kecamatan Kediri, kegiatan “Ngantor di Desa Bengkel” diaktualisasikan melalui beberapa agenda kegiatan. Termasuk, peninjauan lokasi TPS3R Bestari, menerima audiensi di Kantor Desa Bengkel dan launching aplikasi SIMASA hingga peninjauan UMKM lokal.

Berkantor di Desa, memiliki tujuan untuk melihat, sejauh mana visi dan misi Kabupaten Tabanan telah terlaksana, sekaligus memastikan bahwa program dan kegiatan yang dilaksanakan di Desa, sudah selaras dengan RPJM Kabupaten Tabanan. Sebab, bagi orang nomor satu di Tabanan itu, perencanaan program antara desa dan kabupaten tidak boleh tumpang tindih, aspek pemerataan harus dipertimbangkan, output kegiatan dan outcome program harus jelas dan terukur, efisiensi dan efektivitas terhadap pencapaian pembangunan desa juga harus menjadi pertimbangan utama.

Oleh sebab itu, Bupati Tabanan, Sanjaya, mengajak serta seluruh perangkat daerah dan Direktur Perusahaan Daerah guna bersama mengawal perkembangan desa sesuai bidangnya masing-masing. “Tujuannya untuk merekam apa yang sebenarnya serta mengajak untuk bagaimana mengimplementasikan sebuah program dengan sungguh-sungguh,” ujarnya. Hal tersebut tentunya, dengan mempercepat proses pembangunan dengan cara berkolaborasi antara atas, tengah dan bawah, hulu, tengah dan hilir yang saling linier, sehingga bisa disebut dengan program 1 jalur.

Baca Juga  Tangkap Aspirasi Masyarakat, Bupati Sanjaya Metemu Wirasa dengan Krama Gerokgak Tengah

Di kesempatan itu, salah satu agenda yang dirancang oleh Bupati Tabanan yakni meninjau secara langsung TPS3R Bestari, dimana di lokasi yang sama, Bupati Sanjaya melakukan tanam benih pohon Tabe Buya Bunga Ungu secara simbolis serta menandatangani prasasati yang diiringi dengan penyerahan sertifikat Program Kampung Iklim (Proklim) dan pelepasan burung hantu sebagai bagian dari bentuk seremoni.

Momen berkantor di Desa, juga digunakan Bupati Sanjaya untuk menyalurkan bantuan APD (alat pelindung diri) dalam menghadapi pandemi Covid-19, oleh pemerintah Kabupaten Tabanan melalui BPBD Kabupaten Tabanan, yang terdiri dari sabun batang, sabun cair dan hand sanitizer. Bupati Sanjaya juga menyempatkan untuk meninjau bumdes dan kantor desa, sebelum menerima audiensi dari Forum Perbekel se-Kecamatan Kediri serta audiensi dari Team Medsos.

Lebih lanjut, Bupati Sanjaya juga menyempatkan untuk bekerja di wantilan kantor Desa, di mana pihaknya juga menerima audiensi bersama masyarakat yang dilanjutkan dengan launching aplikasi SIMASA (Sistem Informasi Manajemen Sampah). Pengelolaan sampah di Desa Bengkel, dinilai telah diolah dengan sangat baik, sehingga mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di Tabanan.

“Dari sampah sampai pembangunan, UMKM, semua selesai di desa, jika masalah sudah selesai di desa, masyarakat tidak lagi ke kabupaten atau provinsi, cukup di desa. Saya sudah lihat pembangunan di desa, tinggal bagaimana teman-teman OPD memiliki ritme dan spirit yang sama dan tengok bagaimana pembangunan yang berbasis desa,“ Sanjaya menekankan.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyelesaikan segala kendala dan masalah yang berlangsung di masyarakat secara optimal dengan mengikutsertakan pihak / OPD yang kala itu hadir dan mengikuti audiensi. Termasuk di antaranya, dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan, BKPSDM, Bakeuda, Badan Kesbangpol, Inspektorat, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas PUPRPKP, Dishub, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan, Dinkes, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi & UMKM, Dinpar, Dinas Pertanian, Disbud, Disnaker, DLH, Dukcapil, DPMD, Kominfo, Disperindag, Dinsos P3A, Dispenduk dan KB, Pol PP, PBPBD, Bagian Kesra, Bagian Organisasi Setda Tabanan, Tapem Setda, hingga bagian Administrasi pembangunan. Keseluruhnya diberi kesempatan untuk menyampaikan program kerja dan menjawab masing-masing permasalahan yang menjadi kendala dalam pembangunan.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Buka Open Karate Tournament KKI Debes Cup III

Menyambut program “Ngantor di Desa Bengkel” oleh Bupati Tabanan, Nyoman Wahya Wiantara selaku Perbekel Desa Bengkel, menyatakan tanggapan positifnya atas perhatian langsung dari Bupati Sanjaya tersebut. Sebab, program-program yang dibangun di Desa Bengkel, diakuinya juga telah sesuai dengan Visi dan Misi Kabupaten Tabanan menuju Desa Presisi. Pihaknya menyatakan, sistem menjadi bagian utama yang dikerjakan, bedasarkan sistem tersebut, data dapat dikumpulkan dari masyarakat sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan ke depan. Termasuk pemasangan CCTV di 8 titik di desa bengkel, sehingga aktivitas dapat terpantau dan diakses dengan mudah.

“Dengan program-program yang ada saat ini, nantinya dapat terintegrasi dengan baik dengan bapak-bapak, ibu-ibu di OPD masing-masing, seperti CCTV yang ada di Desa nanti bisa dimanfaatkan. Perlu kolaborasi dari OPD sekalian sehingga program yang dikerjakan di Desa dapat dimanfaatkan untuk masyarakat Tabanan pada umumnya,” Wahya menjelaskan.

Di kesempatan itu, pihaknya juga menerangkan tentang rancangan program “Kartu Cerdas” yang dijadwalkan rilis di tahun depan. Sementara di tahun ini, Desa Bengkel berfokus di ketahanan pangan dan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber. “Semoga program-program yang ada di desa kami dapat diduplikasi sehingga kemudian bisa berkesinambungan di seluruh kabupten Tabanan,” imbuhnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

Gubernur Koster: Bukti Kemampuan Seni Generasi Muda Bali di Kancah Internasional

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Audiensi Bina Vokalia Bali
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026) pagi. Audiensi tersebut berlangsung menyusul keberhasilan Bina Vokalia Bali meraih juara I kategori Children’s Choir A-1 dalam ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Tokyo, Jepang. Gubernur didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana.

Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang. Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan melibatkan 37 penyanyi muda asal Bali berusia 4–13 tahun.

Dalam kompetisi tersebut, Bina Vokalia Bali berhasil meraih juara I kategori Children’s Choir A-1. Selain itu, kelompok paduan suara anak tersebut juga terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Bina Vokalia Bali. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi Bali sekaligus Indonesia karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan dan bakat seni mereka di panggung internasional.

“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak Bina Vokalia Bali. Prestasi ini membanggakan karena telah mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Gubernur Koster.

Keberhasilan Bina Vokalia Bali menjadi salah satu bukti potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut juga membuka kesempatan bagi para penyanyi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan seni sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Buka Open Karate Tournament KKI Debes Cup III

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Badung

Published

on

By

Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS
PENINGKATAN KAPASITAS: Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung di Ruang Rapat Kantor MDA Kabupaten Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, Kamis (24/9).

Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat Majelis Desa Adat Provinsi Bali Nomor 554/MDA-Prov Bali/VII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Langkah ini seiring dengan dilaksanakannya proses pergantian dan penetapan Prajuru PAKIS, baik di lingkungan MDA Kabupaten Badung maupun MDA Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Panyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Patengen Agung MDA Provinsi Bali, Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Panyarikan MDA Badung, serta para Prajuru PAKIS Kecamatan se-Kabupaten Badung. Hadir pula sejumlah narasumber yang memberikan pembinaan secara langsung kepada para peserta.

Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran prajuru yang baru ditetapkan merupakan wujud tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian adat istiadat di lingkungan krama istri.

“PAKIS adalah wadah yang menaungi seluruh krama istri di setiap Desa Adat. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah awal agar PAKIS senantiasa berjalan selaras, terkoordinasi, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur,” tegasnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh kebersamaan antar-prajuru, memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran PAKIS dalam mengabdi kepada Desa Adat, krama, dan masyarakat Kabupaten Badung.

Melalui bekal pemahaman yang utuh dari pembinaan ini, setiap Prajuru diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pengayom bagi seluruh warga perempuan di wilayah masing-masing, demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan menjaga kelestarian budaya Bali di tengah arus perubahan zaman. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Sanjaya Resmikan Gedung Pelayanan UPTD Puskesmas Tabanan II

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Atasi Macet Gatsu Barat – Canggu, Pemkab Badung Dalami Solusi Terowongan Bawah Tanah

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Bahas Rencana Terowongan Bawah Tanah Canggu
TERIMA AUDIENSI: Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung mendalami rencana pembangunan infrastruktur terowongan (Tunnel) bawah tanah sebagai alternatif solusi mengurai kepadatan lalu lintas pada koridor strategis Gatsu Barat–Kerobokan-Canggu.

Pendalaman dilakukan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui audiensi lanjutan bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). Pertemuan ini membahas aspek teknis, kapasitas, estimasi investasi, skema pembiayaan, hingga tahapan implementasi.

Koridor Gatsu Barat–Canggu mendapat perhatian khusus seiring pertumbuhan permukiman, ekonomi, dan pariwisata yang menekan kapasitas jalan permukaan.

“Pembangunan infrastruktur bawah tanah menjadi salah satu alternatif yang perlu kami kaji untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas tanpa melakukan intervensi lahan permukaan dalam skala besar. Kita ingin menghubungkan jalur-jalur strategis seperti Canggu dengan infrastruktur bawah tanah yang ke depan dapat diintegrasikan dengan moda transportasi modern,” ucap Adi Arnawa.

Bupati menegaskan, keterbatasan ruang di Badung membutuhkan pendekatan infrastruktur yang adaptif terhadap tata ruang dan mobilitas jangka panjang.

“Karena itu, aspek konektivitas, kapasitas jaringan, keberlanjutan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga efisiensi pembiayaan harus dihitung sejak tahap awal. Rencana ini harus ditempatkan dalam kerangka perencanaan transportasi, bukan semata proyek konstruksi,” tegasnya.

Di sisi lain, inovasi ini juga harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian regulasi dan pengadaan. “Yang kita dorong adalah perencanaan yang matang, baik dari sisi teknis, efisiensi biaya, pembiayaan maupun regulasi pengadaannya. Karena ini merupakan infrastruktur strategis, setiap tahapan harus dihitung secara komprehensif,” jelas Bupati Adi Arnawa.

Hasil pembahasan akan menjadi referensi penyusunan roadmap dan studi kelayakan (feasibility study) untuk menilai kelayakan proyek dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, kelembagaan, serta kesesuaian peraturan perundang-undangan sebelum masuk tahapan berikutnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Hadiri “Karya Agung” di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

Dalam audiensi tersebut, tim STECS Xu Xuelin bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara Suprapto memaparkan sejumlah alternatif konfigurasi satu hingga tiga terowongan. Dari sisi teknologi konstruksi, STECS memaparkan penggunaan Tunnel Boring Machine (TBM). Metode ini masih akan dikaji berdasarkan karakteristik geologi, kedalaman, struktur tanah, dan keselamatan permukaan.

Selain teknologi, dibahas juga alternatif skema pembiayaan, termasuk penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Skema tersebut memerlukan kajian kelayakan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

Audiensi dihadiri Sekda Badung I.B. Surya Suamba, Asisten II I Made Agus Aryawan, jajaran Kepala Dinas PUPR, Bappeda, BPKAD, perwakilan Dinas Perhubungan, Bagian Kerja Sama, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Bagian Hukum Setda Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca