Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Rakor Pascabencana, Bupati Sanjaya Dukung Langkah Strategis Pemprov Bali

BALIILU Tayang

:

rakor
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menghadiri Rapat Pemulihan/Pembangunan Infrastruktur Pascabencana oleh Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Pusat, Senin (24/10). (Foto: Ist)

Tabanan, baliilu.com – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Bali terutama Kabupaten Tabanan, pertengahan Oktober lalu, mengakibatkan kerusakan di beberapa sektor yang harus segera diselesaikan. Sebagai langkah penting dalam mendukung upaya pemulihan pembangunan pascabencana, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri Rapat Pemulihan/Pembangunan Infrastruktur Pascabencana oleh Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Pusat, Senin (24/10).

Rapat yang dilangsungkan di Gedung Gajah Jaya Sabha, Denpasar, saat itu dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Turut pula dihadiri oleh jajaran Pemerintah Pusat terkait, jajaran Forkopimda Bali dan OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, serta turut menghadirkan Bupati/Walikota atau perwakilan Bupati/Walikota se-Bali bersama jajaran OPD terkait di lingkungan Kabupaten/Kota se-Bali.

Selaku salah satu Kepala Daerah yang wilayahnya cukup parah terdampak bencana, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Pemprov Bali. “Kami sangat apresiasi sekali apa yang telah dilakukan Bapak Gubernur dengan mengundang kami dalam rapat koordinasi dengan para Bupati dan Walikota se-Bali. Tujuannya adalah untuk mengetahui apa yang terjadi di masing-masing Kabupaten/Kota se-Bali,” ujar Sanjaya usai kegiatan rapat.

Menurut Sanjaya, hal ini sangat penting dilakukan, mengingat dampak dari bencana banjir ini mengakibatkan kerusakan di berbagai sektor dan duka mendalam bagi masyarakat. Khususnya di Kabupaten Tabanan, banyak kerusakan yang terjadi di berbagai sektor terutama infrastruktur. “Sehingga tujuan Bapak Gubernur, ketika ada dampak ini, apa kesusahannya, apa yang perlu diselesaikan dan bagaimana pendanaannya ini yang terpenting,” imbuh Sanjaya.

Disamping itu, Bupati Sanjaya juga sangat mendukung ide dan gagasan dari Gubernur Bali terkait pemulihan pembangunan pascabencana ini dengan konsep one island one management, yakni satu pulau satu tata kelola yang nantinya diusulkan ke Pusat. “Ini yang menjadi catatan penting buat kami di Kabupaten, sehingga kami di Kabupaten tidak bingung lagi bagaimana mencari saluran-saluran khusus untuk menangani akibat dampak dari bencana ini,” pungkas Sanjaya.

Baca Juga  Penuhi Target, Bupati Sanjaya Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Harganas Provinsi Ke-30

Selain itu, Sanjaya juga sangat meyakini bahwa langkah ini akan mempercepat pemulihan pembangunan pascabencana khususnya dalam membangun kembali jembatan dan jalan yang putus serta bangunan warga yang hancur. Mengingat keterbatasan dana yang dimiliki Kabupaten Tabanan, baik dari segi APBD maupun PAD. “Maka dari itu tadi atensi Bapak Gubernur, bagaimana Provinsi melalui BPBD, Dinas PUPR dan Dinas terkait, akan membantu Kabupaten yang terdampak. Ini yang menjadi apresiasi buat kita di Kabupaten Tabanan,” sambung Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Sekda Eddy Mulya Hadiri HUT INI dan IPPAT, Dorong Inovasi PERINTIS 10 Hari Percepat Pelayanan Peralihan Hak

Published

on

By

Sekda Eddy Mulya Hadiri HUT INI dan IPPAT
HADIRI HUT: Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menghadiri Puncak HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan HUT ke-39 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang dirangkaikan dengan talkshow di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Jumat (25/9). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, menghadiri Puncak HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan HUT ke-39 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang dirangkaikan dengan talkshow bertema “Mewujudkan Kemudahan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat” di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Jumat (25/9). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur sekaligus mempererat sinergi INI, IPPAT, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Eddy Mulya, menegaskan komitmen Pemkot Denpasar untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan terintegrasi. Hal tersebut sejalan dengan pengembangan Program PERINTIS 10 Hari yang mendorong integrasi pelayanan peralihan hak dengan melibatkan pemerintah daerah, Kantor Pertanahan, notaris, PPAT, perbankan, serta instansi terkait.

“Pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Eddy Mulya.

Menurut Eddy Mulya, percepatan pelayanan peralihan hak juga perlu didukung dengan penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi informasi, integrasi data, serta koordinasi antarlembaga. Dalam hal ini, Pemkot Denpasar terus mengembangkan inovasi pelayanan perpajakan dan administrasi, termasuk SIMPADA Terpadu, layanan Pagi Bersinar, serta pelayanan BPHTB secara daring. Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian proses kepada masyarakat sekaligus mendukung pemeriksaan kepatuhan wajib pajak, penagihan piutang, dan optimalisasi pajak daerah.

“Pemanfaatan teknologi informasi dan integrasi data menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pelayanan. Kita ingin masyarakat memperoleh kepastian dan kemudahan dalam setiap tahapan pelayanan peralihan hak,” jelasnya.

Baca Juga  Staf Ahli Kepala Daerah Se-Bali Gelar Rakor di Denpasar, Bahas Pengendalian Kawasan Kumuh

Pihaknya menambahkan, keberhasilan PERINTIS 10 Hari membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga menciptakan pelayanan yang lebih transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, Pemkot Denpasar juga menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-118 INI dan HUT ke-39 IPPAT.

“Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat memperingati HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia dan HUT ke-39 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Semoga momentum ini semakin memperkuat profesionalisme, sinergi, dan kontribusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah INI-IPPAT Provinsi Bali, I Wayan Muntra, S.H., M.H., didampingi Ketua Pengurus Daerah INI Kota Denpasar, Paramita Rukmi, S.H., dan Ketua Pengurus Daerah IPPAT Kota Denpasar, Ida Bagus Sidhi Mantra, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa rangkaian HUT INI dan IPPAT merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus meningkatkan profesionalisme sekaligus memberikan kontribusi terhadap pelayanan masyarakat.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan donor darah, penandatanganan kerja sama pelayanan kesehatan berkelanjutan dengan RS Bali Royal Hospital dan RSIA Bali Royal, serta talkshow dan pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan tradisi megibung.

“Melalui momentum HUT ini, INI dan IPPAT berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari,” ungkap I Wayan Muntra.

Talkshow tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Kantor Pertanahan Kota Denpasar, Mulyadi, S.T., M.App.Sc., Ph.D.; Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah, Nyoman Sutrisna Janureksa; serta Perwakilan Notaris/PPAT, Dr. I Made Hendra Kusuma, S.H., Sp.N. Ketiganya membahas aspek pelayanan peralihan hak dari sisi pertanahan, perpajakan daerah, serta peran notaris dan PPAT dalam mendukung terwujudnya pelayanan yang terintegrasi dan berorientasi pada kepastian serta kemudahan bagi masyarakat. (eka/bi)

Baca Juga  Gubernur Bali Resmikan Pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Era Baru

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Satpol PP Denpasar Tertibkan Lima Pedagang Acung dan Badut dalam Operasi SABERGEP

Published

on

By

SABERGEP: Satpol PP Kota Denpasar saat melaksanakan operasi Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik lampu lalu lintas di wilayah Kota Denpasar, Kamis (25/9). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar kembali melaksanakan operasi Sapu Bersih Gelandangan dan Pengemis (SABERGEP) di sejumlah titik lampu lalu lintas di wilayah Kota Denpasar, Kamis (25/9). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga ketertiban umum, kenyamanan masyarakat, serta keselamatan pengguna jalan.

Dalam operasi tersebut, petugas Satpol PP Kota Denpasar menertibkan lima orang yang beraktivitas di kawasan lampu lalu lintas, terdiri atas tiga pedagang acung dan dua orang yang mengenakan kostum badut. Mereka selanjutnya didata dan diberikan pembinaan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Bawa Nendra, mengatakan kegiatan SABERGEP dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di ruang publik dan kawasan persimpangan jalan.

“Penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan lampu lalu lintas. Kepada mereka yang terjaring, kami juga memberikan pembinaan agar tidak kembali melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban maupun keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada gelandangan dan pengemis maupun pedagang acung yang beraktivitas di kawasan lampu lalu lintas. Menurutnya, peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung upaya pemerintah mengurangi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Pelaksanaan operasi SABERGEP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Satpol PP Kota Denpasar mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum serta melaporkan apabila menemukan aktivitas yang dinilai mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat. Untuk layanan pengaduan dan tindak lanjut dapat melalui GARBASITA Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat tidak dikenakan biaya.

Baca Juga  Wujudkan Bali Mandiri Energi, Pemprov Bali Dukung Proyek Percontohan Energi Arus Laut di Nusa Penida

Satpol PP Kota Denpasar juga menegaskan komitmen untuk menjaga integritas seluruh jajaran serta tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun terkait pelayanan maupun penanganan pengaduan.

“Apabila terdapat pihak yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan Satpol PP Kota Denpasar, masyarakat dapat melaporkannya melalui WhatsApp Bot GARBASITA di nomor 0813-3733-8326 dengan menyertakan bukti yang autentik,” ujarnya. (eka/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Empat Dekade SMPN 4 Abiansemal, Bupati Badung Komit Perluas Beasiswa Perguruan Tinggi

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Hadiri HUT ke-40 SMPN 4 Abiansemal
HADIRI HUT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT ke-40 SMPN 4 Abiansemal bertajuk “40 Years of Excellence: Inspiring the Future”, Jumat (25/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pembangunan pendidikan di Kabupaten Badung tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Di tengah pesatnya industri pariwisata dan investasi global, generasi muda dituntut memiliki karakter dan integritas kuat agar mampu menjadi aktor utama pembangunan daerah, bukan sekadar penonton. Hal tersebut disampaikan Bupati Adi Arnawa saat menghadiri perayaan HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal bertajuk 40 Years of Excellence: Inspiring the Future di sekolah setempat, Jumat (25/9).

Bupati mengapresiasi inovasi SMPN 4 Abiansemal yang menyeimbangkan aspek kognitif dengan pembentukan moral siswa melalui program Kantin Kejujuran. Langkah ini dinilai efektif membangun integritas peserta didik sejak dini. “Kita tidak akan bisa menjadi bangsa yang kuat jika hanya mengandalkan kemampuan akademis, tanpa dibarengi semangat, karakter, dan integritas tinggi,” ujar Adi Arnawa.

Ia mengingatkan, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal sangat mendesak karena struktur ekonomi Badung bertumpu pada pariwisata. Tantangan ke depan semakin berat seiring derasnya modal yang masuk ke wilayah tersebut. “Bagaimana kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri ketika investasi deras masuk ke Badung, tetapi kita tidak memiliki kualifikasi pendidikan? Kita akan jadi penonton,” tegasnya.

Untuk itu, Pemkab Badung mendorong penguasaan bahasa Inggris sejak tingkat dasar lewat program bimbingan belajar berbasis banjar. Namun, Adi Arnawa mengingatkan agar penguasaan bahasa internasional ini tidak mengikis identitas lokal. “Bahasa Inggris wajib dipahami untuk interaksi global. Namun, itu harus berjalan seimbang dengan pelestarian bahasa dan budaya Bali,” imbuhnya.

Guna memperluas akses perguruan tinggi, Pemkab Badung menggulirkan program beasiswa kuliah hingga delapan semester untuk anak keluarga kurang mampu dan petani. Program ini dirancang mendongkrak partisipasi pendidikan tinggi S1 di Badung yang saat ini baru menyentuh angka 30 persen.

Baca Juga  Sanjaya Hadiri Lomba Ceki ST Eka Budhi Tegal Belodan

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Abiansemal, I Made Antara memaparkan sekolah yang berdiri sejak 1984 tersebut kini mengampu 717 siswa, didukung 60 guru dan pegawai, serta mencetak lebih dari 10.500 alumni. Perayaan empat dekade diisi Festival SPEN4AB yang melibatkan siswa SD melalui ajang akademik, seni, olahraga, budaya, dan lingkungan.

“Kami konsisten mengembangkan pembiasaan karakter dan penguatan bahasa. Program bahasa Inggris diterapkan dalam komunikasi harian serta kelompok belajar internasional bersama siswa dari Jepang dan Malaysia,” jelas Made Antara.

Acara turut dihadiri anggota DPRD Badung I Putu Dendy Astra Wijaya, perwakilan Disdikpora, Plt. Camat Abiansemal I Wayan Bagiarta, jajaran Tripika, Perbekel Bongkasa, Bendesa Adat, pengurus PGRI, komite, dan siswa setempat. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca