Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Tabanan Dukung Gagasan Bunda PAUD

Fasilitasi Pemberian Bantuan Sembako Peduli Kasih bagi para Tenaga Pendidik PAUD

Loading

BALIILU Tayang

:

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. mendukung dan memfasilitasi kegiatan bertemakan Pemberian Sembako Peduli Kasih Bunda PAUD Kabupaten Tabanan 2022, yang digagas oleh Bunda PAUD Tabanan yang juga selaku ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M, Selasa (11/10). (Foto: Ist).

Tabanan, baliilu.com –  Sebagai salah satu peran pemerintah dalam menyampaikan rasa peduli kasih, berupa pemberian bantuan sembako guna meringankan beban ekonomi yang dialami oleh para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M. senantiasa mendukung dan memfasilitasi kegiatan bertemakan Pemberian Sembako Peduli Kasih Bunda PAUD Kabupaten Tabanan tahun 2022, yang digagas oleh Bunda PAUD Tabanan yang juga selaku ketua TP PKK Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H.,M.M, Selasa (11/10).
 
Kegiatan sosial yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan ini, juga nampak dihadiri oleh beberapa Anggota DPRD Tabanan, Sekda Tabanan beserta para Asisten dan para OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, BUMD beserta instansi vertikal di Tabanan dan diikuti juga oleh para Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD di Kabupaten Tabanan.
 
Sebanyak 560 lebih paket sembako yang terdiri dari beras, telur, minyak goreng,  yang diberikan bagi beberapa sekolah yang tersebar di 10 Kecamatan di Tabanan. Gagasan pemberian bantuan ini, dilakukan dengan harapan dapat mendukung dan meningkatkan semangat para pendidik PAUD untuk terus berkarya dan berbuat dalam mewujudkan dan meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tabanan.
 
Bupati Tabanan, Sanjaya, tentunya memberikan apresiasi sangat baik dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bunda PAUD Kabupaten Tabanan atas gagasan dan kepeduliannya untuk menyampaikan rasa peduli kasih kepada para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PAUD sebagai salah satu bentuk dukungan dan perhatian atas peran yang sangat tinggi dan maksimal, untuk mewujudkan peningkatan pendidikan bagi para generasi muda khususnya pada tingkat pendidikan anak usia dini.
 
“Para tenaga pendidik dan tenaga pendidikan PAUD memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam pendidikan anak usia dini. Dengan dedikasi yang tinggi, peran para pendidik PAUD sangat penting untuk menggerakkan segenap komponen dan sumber daya yang ada untuk mengembangkan layanan PAUD yang berkualitas di masing-masing wilayahnya,” jelas Sanjaya dalam sambutannya. Hal tersebut juga diyakininya, sangat sesuai dengan Visi, Menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Ungul dan Madani (AUM).
 
Di kesempatan itu, orang nomor satu di Tabanan tersebut juga menyampaikan harapan agar Bunda PAUD pada semua jenjang dapat selalu berperan dan memberikan perhatian yang maksimal bagi para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan PAUD melalui kerja sama dengan semua komponen masyarakat dan pemerintah untuk melakukan penguatan dan peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan anak usia dini maupun dalam meningkatkan layanan PAUD.

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali

Hal tersebut agar tercipta pemahaman yang sama, bahwa sesungguhnya pengembangan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama, dari satuan PAUD, orang tua, dinas pendidikan serta lintas sektor dan lintas jenjang pemerintahan, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa. Sekaligus pihaknya menyampaikan, perhatian Bunda PAUD dalam kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban para pendidik PAUD, yang telah mengabdi dan melaksanakan layanan PAUD yang berkualitas serta menciptakan pendidikan yang semakin meningkat sebagai modal dasar terbentuknya SDM dan kader tunas bangsa yang unggul untuk mencapai tujuan pembangunan masyarakat yang adil dan makmur.
 
“Pemkab Tabanan juga telah berkomitmen untuk melaksanakan peningkatan dan pengembangan pendidikan anak usia dini dengan melakukan berbagai upaya peningkatan kapasitas dan peran para pendidik, diantaranya melalui bimbingan tenis, pelatihan dan pemberian peduli kasih sebagaimana yang kita lakukan hari ini, tentu dengan melibatkan Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan dan desa secara berkelanjutan,” imbuh Sanjaya.
 
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tabanan dan Bunda PAUD Tabanan juga menggandeng 20 IKM dan UMKM yang menyajikan beragam kuliner dan hasil bumi Tabanan termasuk bahan mentah dan bahan jadi porang. Bupati Sanjaya menyempatkan berdiskusi dengan para pelaku IKM dan UMKM, terkait proses pengolahan, pendistribusian dan pemasaran hingga ijin berusaha masing-masing IKM.
 
Paparan Bupati Sanjaya tersebut juga dipertegas oleh ungkapan Bunda PAUD Tabanan, “Saya selaku Bunda PAUD mengadakan acara yaitu Peduli Kasih Bunda PAUD, yaitu memberikan paket sembako kepada guru-guru PAUD dengan tujuan, kita memberikan mereka apresiasi atas perhatian mereka selama ini khususnya kita mengajak mereka untuk kembali bangkit pascapandemi Covid-19. Dengan memberikan bantuan, ini merupakan bentuk perhatian kita dan terima kasih kita kepada para guru yang sudah mendidik anak-anak kita menjadi anak yang sehat, cerdas dan berguna buat masa depan,” ujar Ny. Rai Wahyuni dalam wawancara singkat siang itu.

Baca Juga  Purnama Sasih Kapat, Bupati Tabanan dan Jajaran Sembahyang Bersama di Pura Batukau

Bantuan tersebut pun disambut baik oleh para guru yang terdaftar saat itu. “Saya sebagai guru PAUD TK Widyakarya, mengucapkan terma kasih sebanyak-banyaknya kepada Bapak Bupati dan Bunda PAUD yang telah memfasilitasi kegiatan ini, kami sebagai guru PAUD sangat diperhatikan dan untuk kedepannya kami berharap semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan,” kata Ni Wayan Leny Martini. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bupati Sanjaya Hadiri Koordinasi Pencegahan Korupsi, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Published

on

By

Bupati Sanjaya Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi
HADIRI RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). (Foto: ist)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah se-Wilayah Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus mendorong penyelamatan aset dan keuangan daerah melalui langkah-langkah pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Bali yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda, Kepala Kanwil BPN Provinsi Bali yang diwakili Kabid Pendapatan Hak dan Pendaftaran David Cristhian, Tim KPK RI, serta para Bupati dan Sekretaris Daerah se-Kabupaten/Kota di Bali.

Dalam sambutan Gubernur Bali yang disampaikan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, ditegaskan bahwa perbaikan tata kelola merupakan kunci utama dalam upaya pencegahan korupsi. Ia mengapresiasi pendampingan dan arahan KPK yang selama ini mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di wilayah Bali yang menunjukkan hasil tinggi.

“Tata kelola itu sifatnya dinamis. Maka, kita terus melakukan langkah-langkah dan penyempurnaan sesuai dengan perubahan regulasi, perkembangan keadaan, serta dinamika pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatgas V2 KPK RI Nurul Ichsan Al Huda menekankan pentingnya penyelamatan keuangan daerah melalui pengelolaan aset yang tertib dan akuntabel. Menurutnya, aset daerah memiliki nilai ekonomi yang harus dijaga agar tidak menimbulkan potensi kerugian keuangan daerah.

“Kalau aset-aset kita tidak ditangani dengan baik, apalagi bermasalah, upaya efisiensi dan penghematan yang dilakukan pemerintah tentu tidak akan memberikan hasil optimal. Mudah-mudahan pertemuan ini membawa manfaat dan perbaikan bagi penyelamatan keuangan daerah di seluruh wilayah Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Lantik 40 Pejabat, Bupati Tabanan Tegaskan untuk Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

Dalam koordinasi tersebut, pembahasan difokuskan pada progres sertifikasi aset milik pemerintah daerah, khususnya berupa tanah dan bangunan, serta penyelesaian tindak lanjut hasil review dan pendampingan KPK. Masing-masing pemerintah daerah juga diberikan kesempatan untuk memaparkan perkembangan penertiban dan sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi dan komitmen seluruh pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menjaga aset serta keuangan daerah demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kami menyambut baik dan mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan tata kelola pemerintahan. Melalui koordinasi dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan aset dan keuangan daerah semakin tertib, transparan, serta akuntabel,” tegas Bupati Sanjaya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Berbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Published

on

By

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi
KUNJUNGI SRT: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). (Foto: Pendam IX)

Karangasem, baliilu.com – Memberikan motivasi dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi muda, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Danrem 163/Wira Satya, Asintel, Aslog, Aster, Kapendam, dan Kazidam IX/Udayana. Kedatangan Pangdam beserta rombongan disambut langsung ole Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf I Putu Gede Widarta dan Wakil Kepala Sekolah Rakyat.

Mengawali kunjungannya, Pangdam menerima paparan dari Wakil Kepala Sekolah mengenai pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Selanjutnya, Pangdam meninjau secara langsung aktivitas para siswa, termasuk pelaksanaan makan siang bersama, serta melihat fasilitas asrama guna memastikan kondisi sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui pengarahan dan perkenalan diri. Dalam arahannya, Pangdam menanamkan pemahaman tentang pentingnya keberanian, ketulusan, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal dalam meraih masa depan. Menurutnya, keberanian sejati lahir dari ketulusan hati, tidak memiliki kepentingan pribadi, serta tidak hanya memikirkan keselamatan diri sendiri.

Pangdam menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat melalui sistem pendidikan berasrama (boarding school). Pangdam juga mengingatkan bahwa pada masa perjuangan dahulu, keberadaan Sekolah Rakyat turut melahirkan generasi yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat juang tinggi hingga mampu membawa bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

“Kita tidak bisa mencapai keberhasilan kalau tidak disiplin dan rajin belajar. Kita juga harus belajar menghargai satu sama lain, menghargai guru, menghargai lingkungan, serta selalu bersyukur atas apa yang telah kita capai hari ini,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Bupati Tabanan ‘’Mendem Pedagingan’’, Wujud Dukung Semangat Gotong-royong Warga Karyasari

Lebih lanjut, Pangdam menyampaikan bahwa para siswa patut bersyukur karena mendapatkan berbagai fasilitas pendidikan secara gratis, mulai dari kebutuhan makan, pakaian, buku-buku hingga perlengkapan penunjang pendidikan lainnya. Oleh karena itu, seluruh fasilitas tersebut hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan belajar sungguh-sungguh dan terus berusaha mengembangkan kemampuan diri.

“Rajin-rajinlah belajar untuk mencapai kesuksesan. Jadilah orang yang optimistis, berani bersaing, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita. Semua profesi itu bagus sepanjang dijalani dengan tulus, ikhlas, penuh tanggung jawab, dan sungguh-sungguh,” pesan Pangdam.

Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kebutuhan sekolah, Kodam IX/Udayana juga memberikan bantuan sumur bor guna mendukung ketersediaan air bersih bagi para siswa dan lingkungan sekolah. Selain itu, Pangdam turut memberikan uang saku secara langsung kepada para siswa sebagai bentuk motivasi dan penyemangat agar mereka semakin giat belajar, berprestasi, serta terus berjuang meraih cita-cita.

Kegiatan kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan yel-yel penuh semangat bersama para siswa, menciptakan suasana akrab dan penuh kegembiraan yang semakin mempererat kedekatan antara Pangdam dengan generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa kunjungan Pangdam IX/Udayana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Bali merupakan wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan motivasi dan semangat generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa semakin percaya diri, memiliki karakter disiplin, tekun dalam belajar, serta optimistis dalam menggapai cita-cita. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda menjadi bagian dari upaya TNI dalam turut membangun sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa dan negara. (gs/bi)

Baca Juga  Lantik 40 Pejabat, Bupati Tabanan Tegaskan untuk Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Festival Seni Budaya XV Tahun 2026, Langkah Nyata Pemkab Badung Lestarikan Seni dan Budaya Lokal

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Buka Festival Seni Budaya XV
PEMBUKAAN FESTIVAL SENI BUDAYA XV: Bupati Wayan Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta saat pembukaan Festival Seni Budaya Kabupaten Badung XV Tahun 2026 di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Seni Budaya (FSB) Kabupaten Badung XV Tahun 2026. Pembukaan perhelatan akbar ini ditandai secara simbolis lewat prosesi penancapan kayonan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dan jajaran Forkopimda Badung di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Rabu (4/11).

FSB XV tahun ini diselenggarakan mulai tanggal 4 hingga 16 November 2026. Ajang tahunan ini mengangkat tema utama Sani Buddhayah Taya Ning Rat, sebuah frasa mendalam yang mengandung arti bahwa Seni Budaya Merupakan Sinar Bagi Hati dan Dunia.

Bupati seusai membuka acara memberikan apresiasi yang tinggi kepada para seniman, budayawan, serta seluruh panitia yang terlibat. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah nyata Pemkab Badung dalam melestarikan seni dan budaya lokal. Kebijakan ini dinilai sangat strategis sebagai benteng pertahanan identitas diri di tengah gempuran arus globalisasi yang kian masif.

“Tentu saya berharap dengan kekuatan identitas budaya inilah kita bisa menjadi satu pertahanan yang kuat terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya yang merupakan warisan daripada para leluhur kita ini. Festival ini kita jadikan sebagai momentum bagaimana kita berpihak kepada budaya lokal sekaligus juga memberikan ruang kepada para seniman, generasi muda untuk menunjukkan seni dan kreativitasnya hingga nanti di harapkan akan bermunculan hasil-hasil karya yang sekaligus bagian daripada pelestarian seni dan budaya itu sendiri,” jelas Adi Arnawa didampingi Bagus Alit Sucipta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana menyampaikan bahwa FSB Badung tahun ini dikemas menarik dengan diisi berbagai metode penampilan. Diantaranya adalah Utsawa (Parade), Wimbakara (Lomba), Reksadana (Pagelaran), serta Kandarupa (Pameran).

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali

Sukadana menyebutkan festival kali ini tampil beda karena tidak hanya diikuti oleh seniman lokal di seantero Pulau Bali saja. Ajang ini juga diramaikan oleh sanggar dan seniman dari luar daerah, seperti sekaa kesenian dari Disbudpar Bandung, Jawa Barat, dan sanggar seni asal Provinsi Sumatera Barat.

“Pada kesempatan yang baik ini, perlu juga saya sampaikan mengenai peserta Festival Seni Budaya Kabupaten Badung tahun ini kurang lebih berjumlah 1.925 orang seniman. Berasal dari 1.421 seniman karawitan, 386 seniman tari, 78 seniman musik, 10 seniman seni rupa, dan 30 seniman partisipan dari luar Bali. Selain para seniman, peserta Festival ini diisi dengan 81 UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dari Kabupaten Badung,” jelasnya.

Acara pembukaan FSB turut dihadiri oleh jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Sekretaris Daerah IB Surya Suamba, beserta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Badung, Ketua Organisasi kewanitaan beserta anggota, perwakilan Komite Ekonomi Kreatif, Listibiya Badung, jajaran Camat se-Kabupaten Badung, Lurah, Perbekel, dan Bendesa Adat se-Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca