Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Lantik 40 Pejabat, Bupati Tabanan Tegaskan untuk Wujudkan Pemerintahan yang Bersih

BALIILU Tayang

:

de
LANTIK: Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., melantik serta mengambil sumpah jabatan, 13 pejabat tinggi pratama, 7 administrator dan 20 pengawas di lingkungan Pemkab Tabanan, di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Jumat (5/11) siang.

Tabanan, baliilu.com – Dalam upaya melakukan optimalisasi kinerja pada perangkat daerah dalam mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., melantik serta mengambil sumpah jabatan, 13 pejabat tinggi pratama, 7 administrator dan 20 pengawas di lingkungan Pemkab Tabanan, di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Jumat (5/11) siang. Pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu melakukan tugas-tugas yang akan diemban dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih. Turut hadir saat itu, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, Sekda, Asisten III dan OPD terkait.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini didasari atas kekosongan pimpinan tinggi pratama kepala DPMD Tabanan yang pengisiannya telah melalui proses seleksi terbuka. Mutasi dan rotasi jabatan juga telah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, diantaranya rekomendasi KASN Nomor B-3620/KASN/10/2021 tanggal 15 Oktober 2021, dan rekomendasi KASN Nomor B-3927/KASN/11/2021 tanggal 4 November 2021 serta Keputusan Bupati Tabanan Nomor 180/1399/02/HK/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama selaku eselon II.b di lingkungan Pemkab Tabanan. 

Rincian pejabat yang dilantik saat ini sebanyak 40 orang, diantaranya 13 pejabat tinggi pratama yang terdiri dari 12 orang rotasi dan 1 orang pengisian atau selter yaitu pada jabatan kepala DPMD Tabanan, 7 orang pejabat administrator, yakni 3 rotasi dan 4 promosi, serta 20 orang pejabat pengawas, yakni 12 orang rotasi dan 8 orang promosi. “Sengaja saya mengambil momen pelantikan ini bertepatan dengan hari raya Sugihan Bali untuk menyegarkan kembali pentingnya makna spiritual dalam pelaksanaan tugas,” ujar Bupati Sanjaya.

Karena menurutnya, hari raya Sugihan Bali mengandung makna pembersihan bhuana alit secara sekala maupun niskala. Ia berharap para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya pada hari ini akan dapat mewujudkan pemerintahan yang bersih atau clean government. “Mutasi atau alih jabatan merupakan hal biasa dalam perjalanan organisasi. Mutasi dibutuhkan untuk penyegaran dan peningkatan wawasan, guna meningkatkan kinerja aparatur dalam pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tegas Sanjaya.

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Penyampaian Pidato 4 Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali

Lebih lanjut ia mengatakan, hal ini merupakan wujud kepercayaan atas kemampuan, kapabilitas, dedikasi dan loyalitas seorang aparatur. Untuk itu, orang nomor satu di Tabanan tersebut menekankan agar seluruh pejabat menyatukan pikiran, langkah dan kinerja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan. “Lakukan pembenahan di berbagai bidang. Munculkan inovasi dalam penyelesaian tugas-tugas. Bekerjalah dengan giat, jujur, kreatif, profesional dan bertanggung jawab. Buatlah perencanaan strategis untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM),” pinta Sanjaya.

Selebihnya, Bupati Sanjaya juga mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia meyakini dan sangat percaya bahwa para pemimpin di bidangnya tersebut mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. “Buat saudara-saudara semuanya pegawai di lingkungan Pemkab, agar mampu untuk memperkecil masalah. Bila perlu jangan sampai ada masalah, karena kita sadari bahwa Tabanan adalah milik kita bersama. Mari kita bangun Tabanan bersama-sama,” tutup Sanjaya pada akhir acara. (gs)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Pemerintah Provinsi Bali Ucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81

Published

on

By

Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali
Ucapan Dirgahayu RI Ke-81 Pemprov Bali. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (bi/*)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Bupati Sanjaya Apresiasi Kekompakan Warga Desa Gadungan Dalam Membangun Karya
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wagub Giri Prasta Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Lapangan Puputan Margarana

Published

on

By

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar.
UPACARA PENURUNAN: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta memimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, Senin (17/8).

Bertindak sebagai pembina upacara, Wagub Giri Prasta mengikuti seluruh rangkaian prosesi yang berlangsung khidmat dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta didampingi Ny. Seniasih Giri Prasta.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI di Bali. Di bawah komando Putu Gaga Pamungkas, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjalankan tugas penurunan bendera dengan penuh disiplin.

Tiga anggota Paskibraka yang mendapat kehormatan menurunkan bendera adalah I Komang Agus Dava Santanu Putra dari SMK Pariwisata Triatmajaya Tabanan, I Komang Aris Setiawan dari SMA Negeri 1 Dawan, Klungkung, serta I Gusti Ngurah Agung Avara Satrawan Wibisana dari SMA Negeri 3 Denpasar. Sementara itu, tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Vadeline Angelia dari SMA Jembatan Budaya Badung.

Upacara turut dihadiri Ketua DPRD Bali, Sekda Bali, Kasdam yang mewakili Pangdam, Irdam, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bali, Danlanud beserta Ibu, Danlanal beserta Ibu, perwakilan Kajati, perwakilan Kepala BNNP, serta perwakilan Kabinda.

Penurunan bendera Merah Putih menandai berakhirnya rangkaian upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di tingkat Provinsi Bali. Lebih dari sekadar seremoni, momentum tersebut menjadi pengingat akan perjuangan para pahlawan sekaligus pentingnya menjaga semangat persatuan dan nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan.

Semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menjadi energi bersama untuk menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (gs/bi)

Baca Juga  Bupati Tabanan Hadiri Pelaksanaan "Yadnya" di Pura Pasek Gelgel Akah Riang Ancut

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Gubernur Koster Bacakan Sambutan Menteri pada Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan

Published

on

By

Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Upacara Pemberian Remisi di Lapas Kerobokan, Badung
PEMBERIAN REMISI: Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Badung, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto pada Upacara Pemberian Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana bagi Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kerobokan, Badung, Senin (17/8/2026).

Dalam sambutan Menteri yang dibacakan Gubernur Koster, disampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Tahun ini, peringatan kemerdekaan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, yang memiliki makna penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.

Menteri menegaskan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan tiga pilar yang saling berkaitan dalam membangun sistem hukum yang tegas dalam menegakkan aturan, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memperbaiki kehidupannya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia. Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara atas keberhasilan mengikuti proses pembinaan sekaligus bagian dari upaya mempercepat reintegrasi sosial.

Kepada para penerima remisi, Menteri berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk membuka lembaran baru kehidupan. Para warga binaan didorong terus mengikuti program pembinaan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana.

Sementara kepada jajaran Pemasyarakatan, Menteri menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme serta membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan. Menteri juga menegaskan tidak ada ruang bagi keterlibatan petugas dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, penyelundupan barang terlarang maupun berbagai bentuk pelanggaran hukum dan etik.

Baca Juga  Hadiri Pawiwahan, Bupati Tabanan Serahkan Program Unggulan Semara Ratih kepada Kedua Mempelai

Menteri mengajak seluruh jajaran memperkuat kolaborasi untuk membangun Sistem Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas. Upaya tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkeadilan, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Bali Dr. Andi Wijata Rival, melaporkan, berdasarkan data pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, terdapat sebanyak 3.060 orang narapidana dan Anak Binaan yang mendapatkan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana di wilayah Bali.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.026 orang telah terealisasi, terdiri atas 2.925 narapidana dan Anak Binaan penerima RU I/PMPI I, serta 101 orang penerima RU II/PMPI II. Selain itu, terdapat 70 warga negara asing (WNA) yang menerima Remisi Umum, terdiri atas 66 orang penerima RU I dan 4 orang penerima RU II.

Kakanwil juga melaporkan bahwa pemberian remisi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan pemasyarakatan sesuai ketentuan yang berlaku. Remisi diharapkan menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti program pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut juga dilalukan Peluncuran Program Bina Prima di Lapas Kelas IIA Kerobokan, yang merupakan strategi pembinaan khusus yang ditujukan bagi warga binaan pasca melakukan pelanggaran tata tertib. Program ini berfokus pada evaluasi, konseling, dan pembinaan karakter agar narapidana tidak mengulangi kesalahan dan bisa kembali mematuhi aturan.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca