Sunday, 21 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Bupati Tabanan Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko dalam Percepatan Proyek Strategis Nasional

BALIILU Tayang

:

bupati tabanan
RAKOR: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri langsung rapat koordinasi terkait sosialisasi Perpres No. 39 Tahun 2023 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Rabu (19/6/2024). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Berdasarkan Amanat Perpres No. 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional, Pemerintah Daerah dalam menjalankan rencana pembangunan nasional, diperlukan penyelenggaraan manajemen risiko yang terintegrasi guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan nasional di berbagai bidang sesuai dengan perencanaan pembangunan nasional.

Hal itu dikatakan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri langsung rapat koordinasi terkait sosialisasi Perpres No. 39 Tahun 2023 di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Rabu (19/6/2024).

Rapat yang turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, Inspektur, para Asisten, Jajaran Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, beserta Camat se-Kabupaten Tabanan ini diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan pencapaian sasaran pembangunan nasional, kualitas tata kelola penyelenggaraan negara, efektivitas sistem pengendalian intern, serta inovasi pelayanan publik.

Melalui kesempatan tersebut, Sanjaya menekankan pentingnya manajemen risiko dalam rangka mewujudkan percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. “Maka dari itu, dibutuhkan manajemen risiko yang terintegrasi, serta terstruktur dan komprehensif serta kolaboratif seperti yang tertuang dalam Perpres No. 39 tahun 2023 guna mensukseskan bersama, apa yang menjadi program, guna mewujudkan Tabanan Era baru yang Aman, Unggul Madani,” jelas Sanjaya.

Politisi asal Dauh Pala tersebut juga meminta kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat agar dalam percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional dapat diwujudkan dengan baik melalui kolaborasi baik dengan perangkat daerah terkait maupun lintas sektor.

“Saya selalu menyampaikan kolaborasi dalam mewujudkan proyek-proyek strategis, sehingga tidak ada keterlambatan, jika ada keterlambatan itu artinya kolaborasinya tidak jalan,” tegas Sanjaya.

Baca Juga  Jajaran Pemkab Tabanan Laksanakan Sembahyang Purnama Jiyesta di Pura Luhur Batukau

Di kesempatan yang sama, Inspektur Tabanan, I Gusti Ngurah Supanji melalui paparannya menyebutkan, manajemen risiko pembangunan nasional yang didasarkan atas tata kelola pembangunan nasional yang baik memerlukan pengawalan sejak di perencanaan.

“Banyak keputusan strategis di masa lalu yang tidak terinformasi risiko dan dampaknya baru terasa akhir-akhir ini. Maka dari itu, diperlukan adanya kolaborasi formal untuk berbagi tanggung jawab dan sumber daya, dengan kolaborasi, risiko bersama dapat dimitigasi secara lebih efektif,” ujarnya.

Supanji menambahkan, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan manajemen risiko ini. “Selain itu dipengaruhi juga oleh kompleksitas kelembagaan yang menjadi tantangan dalam proses identifikasi dan pengelolaan risiko secara efektif, terlebih lagi jika kurang jelasnya regulasi, koordinasi, dan perubahan struktural menyebabkan pembagian kewenangan menjadi tumpang tindih dan tidak efisien,” pungkasnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan

NEWS

Wabup Suiasa Apresiasi Konsistensi Yowana Jimbaran Gelar Lomba Layang-layang Menega Kite Festival III

Published

on

By

lomba
BUKA LOMBA: Wabup Ketut Suiasa membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di Lapangan Cengiling, Minggu (21/7). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wabup Ketut Suiasa menghadiri sekaligus membuka Lomba Layang-layang Menega Kite Festival di lapangan Cengiling, Minggu (21/7). Acara yang dilaksanakan oleh Sekaa Teruna Panca Sentana Putra Br. Menega Desa Adat Jimbaran ini mengambil tema Akasha Martakah yang diikuti oleh 400 peserta dari seluruh Bali.

Sebagai bentuk dukungan Pemerintah, Wabup Suiasa juga menyerahkan secara simbolis bantuan sebesar Rp 30 juta yang diterima oleh Ketua Panitia. Turut hadir Sekcam Kuta Selatan Wayan Sujaka, DPRD terpilih Made Sudira, Lurah Jimbaran Wayan Kardiyasa, Kaling Jimbaran, Bendesa Adat Jimbaran, Kelian Adat Menega beserta peserta lomba.

Dalam sambutannya, Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan bahagianya karena konsistensi yang dilakukan para yowana dalam menyelenggarakan acara tersebut. Hal itu tentu sangat luar biasa, karena orang yang konsisten dalam melakukan kegiatan artinya memiliki prinsip. “Walaupun kita memiliki suatu ide atau gagasan yang terbaik dan luhur tetapi tidak dilaksanakan secara kontinuitas dan prinsipnya tidak ada nilai ideologisnya sejatinya itu namanya tidak konsisten. Tapi ini anak-anak (Sekaa Teruna) sangat luar biasa itulah modal dasar kita membangun dan salah satu kelemahan kita adalah tidak adanya konsistensi,” ucapnya.

Melalui kegiatan lomba layang-layang tersebut Wabup Suiasa mengajak para sekaa teruna untuk selalu menjaga komunitas, komunikasi, koordinasi dan juga terbiasa menyatukan persepsi dan pikiran melaksanakan satu konsesi dan langkah dalam mencapai sesuatu kedepannya. Dari layangan banyak filosofi kehidupan yang dapat diambil dan bukan hanya menjalankan hobi.

“Pertama filosofi dari gerakan layangan atau egolannya yang bagus merupakan simbolik bahwa hidup itu harus dinamis serta penuh irama. Kedua, main layangan mengajarkan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, tidak bisa maju sendiri, perlu ada kerja sama sesuai tugas kita masing-masing. Ketiga, dalam hidup kita perlu dan butuh tumpuan, jadi banyak filosofi yang dalam kita ambil bermain layangan,” paparnya. (gs/bi)

Baca Juga  Ngantor di Desa Munduk Temu, Bupati Sanjaya Disuguhi Hasil Panen Warga

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Cegah Terulang Insiden, Pemprov Bali Ingatkan Perda Larangan Menaikkan Layangan di Sekitar Bandara

Published

on

By

dw indra
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra. (Foto: dok baliilu)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengingatkan kembali adanya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 9 Tahun 2000 tentang Larangan Menaikkan Layang-Layang dan Permainan Sejenis di Bandar Udara Ngurah Rai dan sekitarnya. Hal ini disampaikannya di Denpasar, Jumat (19/7) sore menyusul adanya informasi helikopter jatuh yang diduga disebabkan terjerat tali layang-layang.

Dewa Made Indra mengatakan dalam Perda No. 9 Tahun 2000 Pasal 2 ayat 1 menyebutkan larangan menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah dalam radius 5 mil laut atau 9 kilometer dari Bandar Udara. Selanjutnya dalam ayat 2 disebutkan Dilarang menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah di antara radius 5 mil laut atau 9 kilometer sampai dengan 10 mil laut atau 18 kilometer dengan ketinggian melebihi 100 meter atau 300 kaki. Di ayat 3 menyebutkan Dilarang menaikkan layang-layang dan permainan sejenis di wilayah di antara radius 10 mil laut atau 18 kilometer sampai dengan 30 mil laut atau 54 kilometer dengan ketinggian melebihi 300 meter atau 1.000 kaki.

Sekda Dewa Indra mengajak masyarakat Bali untuk mematuhi dan mengikuti peraturan ini demi kepentingan masyarakat. Ia  menambahkan pelaksanaan peraturan ini harus dilihat dengan bijaksana sebagai langkah menjaga keamanan penerbangan dan ruang udara di Bali. “Apalagi mengingat Bali sebagai daerah pariwisata, penting bagi kita sebagai masyarakat menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bali,” tambahnya.

Menurutnya jika ini dilanggar justru akan merugikan semua pihak baik yang menaikkan layangan maupun seluruh masyarakat Bali. “Yang menaikkan bisa kena hukuman pidana, apalagi kalau terjadi insiden bisa merugikan semua pihak,” ujarnya lagi.

Adapun sanksi pidana sesuai Pasal 8 (1) disebutkan Barang siapa yang melanggar ketentuan dalam Pasal 2 dan 6 Peraturan Daerah ini, diancam pidana kurungan selama-lamanya 3 (tiga) bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah). (gs/bi)

Baca Juga  Ngantor di Desa Munduk Temu, Bupati Sanjaya Disuguhi Hasil Panen Warga

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pj. Gubernur Bali Dukung Bali Jadi Lokasi International Airshow 2024

Published

on

By

mahendra
AUDIENSI: Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menerima audiensi Komandan Landasan Udara I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Agni Prayogo S.E., beserta jajarannya di Jayasabha, Denpasar, pada Jumat (19/7). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menyambut baik rencana penyelenggaraan Bali International Airshow 2024 dalam audiensi dengan Komandan Landasan Udara I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Agni Prayogo S.E., beserta jajarannya di Jayasabha, Denpasar, pada Jumat (19/7).

Kolonel Pnb Agni Prayogo menyampaikan bahwa mereka bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk menyelenggarakan pameran penerbangan yang dijadwalkan berlangsung pada September 2024. Bali International Airshow 2024 direncanakan tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga akan menyertakan atraksi aerobatik yang akan diselenggarakan pada jadwal yang telah ditetapkan, dengan durasi tiap sesi sekitar 20 menit. Ini diharapkan tidak mengganggu lalu lintas penerbangan komersial.

S.M. Mahendra Jaya memberikan dukungan penuh dan mengapresiasi keputusan untuk memilih Bali sebagai lokasi acara tersebut. Ia menyatakan siap mendukung kesuksesan acara dengan menyediakan bantuan yang diperlukan. Menurutnya, acara ini tidak hanya akan menarik perhatian masyarakat umum dan wisatawan, tetapi juga berpotensi menjadi ajang bisnis bagi delegasi dari berbagai negara. Ia berharap acara ini bisa menjadi agenda rutin di kalender pariwisata Bali dan akan dipromosikan melalui aplikasi Love.Bali.

Hadir dalam audiensi tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Bappeda Provinsi Bali Wayan Wiasthana Ika Putra, dan Karo Umum Protokol Setda Provinsi Bali Wayan Budiasa. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Hadiri Karya Krama Banjar Pondok Seltim dan Banjar Adat Bongan Jawa, Bupati Sanjaya Minta Krama Tetap Jaga Sinergitas
Lanjutkan Membaca