Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Catin Desa Bukian Ikuti Gebyar Tes Narkotika

BALIILU Tayang

:

Tes Narkotika desa bukian
TES NARKOTIKA: Kegiatan Gebyar Tes Narkotika bagi Catin (Calon Pengantin) di Kantor Desa Bukian, Jumat (14/6). (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Desa Bukian bersinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar menggalakkan pemberantasan narkoba melalui Gebyar Tes Narkotika bagi Catin (Calon Pengantin) di Kantor Desa Bukian, Jumat (14/6). Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam menciptakan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).

Setidaknya puluhan catin mengikuti tes tersebut. Perbekel Desa Bukian, I Made Junarta mengatakan program tes narkotika bagi calon pengantin yang akan melakukan pernikahan merupakan program desa yang berkelanjutan mulai tahun 2018. Dimana Desa Bukian bekerjasama dengan BNN Kabupaten Gianyar secara rutin melakukan program ini. “Semua yang akan melakukan pernikahan diwajibkan untuk melakukan tes bebas dari narkoba. Dalam program ini, Pemerintah Desa Bukian menganggarkan melalui APBDes,” kata Made Junarta, dikutip dari gianyarkab.go.id.

Lebih lanjut, sesuai hari baik menurut penanggalan kalender Bali, di bulan Juli dan September adalah hari baik untuk menikah. “Jadi kami ambil sekali, yang akan melakukan pernikahan di bulan Juli dan September, wajib melakukan test terlebih dahulu sebelum melakukan pernikahan,” lanjutnya.

Guna mensukseskan program yang baik ini, Pemerintah Desa Bukian mencanangkan dalam satu tahun ada 100 pasang catin yang melakukan tes narkotika. “Mungkin ada 70 sampai 80 pasang setiap tahunnya,” ujarnya.

Harapnya, dengan program ini masyarakat akan teredukasi dan semakin mengatahui bahaya narkoba. Sehingga masyarakat Bukian diharapkannya tidak menyentuh dan memakai narkoba.

Kepala BNNK Gianyar, AKBP I Gusti Agung Alit Adnyana, S.S., S.H., MH. mengatakan kegiatan tes urin yang dilakukan hari ini ditujukan kepada calon pengantin. “Bagi calon pengantin yang akan melakukan pernikahan mereka wajib melakukan tes urin terlebih dahulu,” kata Agung Alit Adnyana.

Baca Juga  <strong>Bali Bebas Narkoba, DPRD Badung Dukung Program BNN Provinsi Bali</strong>

Lebih lanjut, dirinya berterimakasih kepada Kepala Desa Bukian yang telah berkomitmen dan konsisten melaksanakan kegiatan ini. Tidak hanya sosialisasi dan penyuluhan tentang narkotika tapi ini merupakan aksi nyata yang diimplementasikan oleh kepala Desa Bukian pada catin. “Program ini sejalan dengan dengan Inpres Nomor 2 tahun 2020 yaitu melakukan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu calon pengantin Ida Bagus Putu Gede Suarbawa (20) sangat menyambut baik kegiatan yang sangat baik ini, sebab melalui adanya kegiatan ini dirinya bebas dari zat narkotika. “Kalau tidak ada ngapain takut,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Bina Vokalia Bali Juara I di Tokyo

Gubernur Koster: Bukti Kemampuan Seni Generasi Muda Bali di Kancah Internasional

Loading

Published

on

By

Gubernur Koster Terima Audiensi Bina Vokalia Bali
TERIMA AUDIENSI: Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Bina Vokalia Bali di ruang tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (23/9/2026) pagi. Audiensi tersebut berlangsung menyusul keberhasilan Bina Vokalia Bali meraih juara I kategori Children’s Choir A-1 dalam ajang The 8th Tokyo International Choir Competition di Tokyo, Jepang. Gubernur didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ida Bagus Alit Suryana.

Pelatih Bina Vokalia Bali, Putri Faradini Baihaqi, menyampaikan bahwa kompetisi internasional tersebut berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Dai-ichi Seimei Hall, Tokyo, Jepang. Bina Vokalia Bali tampil mewakili Indonesia dengan melibatkan 37 penyanyi muda asal Bali berusia 4–13 tahun.

Dalam kompetisi tersebut, Bina Vokalia Bali berhasil meraih juara I kategori Children’s Choir A-1. Selain itu, kelompok paduan suara anak tersebut juga terpilih sebagai salah satu finalis pada babak Grand Prix, bersaing dengan kelompok paduan suara dari berbagai negara.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Bina Vokalia Bali. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan kebanggaan bagi Bali sekaligus Indonesia karena generasi muda Bali mampu menunjukkan kemampuan dan bakat seni mereka di panggung internasional.

“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak Bina Vokalia Bali. Prestasi ini membanggakan karena telah mengharumkan nama Bali dan Indonesia di tingkat internasional,” ungkap Gubernur Koster.

Keberhasilan Bina Vokalia Bali menjadi salah satu bukti potensi generasi muda Bali dalam bidang seni, khususnya seni vokal. Pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut juga membuka kesempatan bagi para penyanyi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak dan generasi muda Bali lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Pembinaan seni sejak usia dini juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki kecintaan terhadap seni dan budaya. (gs/bi)

Baca Juga  Aktif Fasilitasi Upaya P4GN, Pemkot Terima Penghargaan dari BNN Denpasar

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Badung

Published

on

By

Rasniathi Adi Arnawa Hadiri Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS
PENINGKATAN KAPASITAS: Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung di Ruang Rapat Kantor MDA Kabupaten Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Manggala Paiketan Krama Istri (PAKIS) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Prajuru PAKIS MDA Kabupaten Badung yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Badung, Kamis (24/9).

Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat Majelis Desa Adat Provinsi Bali Nomor 554/MDA-Prov Bali/VII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026.

Langkah ini seiring dengan dilaksanakannya proses pergantian dan penetapan Prajuru PAKIS, baik di lingkungan MDA Kabupaten Badung maupun MDA Kecamatan se-Kabupaten Badung.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Panyarikan Agung MDA Provinsi Bali, Patengen Agung MDA Provinsi Bali, Bendesa Madya MDA Kabupaten Badung, Panyarikan MDA Badung, serta para Prajuru PAKIS Kecamatan se-Kabupaten Badung. Hadir pula sejumlah narasumber yang memberikan pembinaan secara langsung kepada para peserta.

Manggala PAKIS Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menegaskan bahwa kehadiran seluruh jajaran prajuru yang baru ditetapkan merupakan wujud tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian adat istiadat di lingkungan krama istri.

“PAKIS adalah wadah yang menaungi seluruh krama istri di setiap Desa Adat. Peningkatan kapasitas ini menjadi langkah awal agar PAKIS senantiasa berjalan selaras, terkoordinasi, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur warisan leluhur,” tegasnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh kebersamaan antar-prajuru, memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran PAKIS dalam mengabdi kepada Desa Adat, krama, dan masyarakat Kabupaten Badung.

Melalui bekal pemahaman yang utuh dari pembinaan ini, setiap Prajuru diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus pengayom bagi seluruh warga perempuan di wilayah masing-masing, demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan menjaga kelestarian budaya Bali di tengah arus perubahan zaman. (gs/bi)

Baca Juga  Wagub Cok Ace Minta KPA Bali Siapkan Penjabaran Bahaya HIV AIDS dan Narkotika melalui E_book

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Atasi Macet Gatsu Barat – Canggu, Pemkab Badung Dalami Solusi Terowongan Bawah Tanah

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa Bahas Rencana Terowongan Bawah Tanah Canggu
TERIMA AUDIENSI: Bupati Wayan Adi Arnawa menerima audiensi PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Badung mendalami rencana pembangunan infrastruktur terowongan (Tunnel) bawah tanah sebagai alternatif solusi mengurai kepadatan lalu lintas pada koridor strategis Gatsu Barat–Kerobokan-Canggu.

Pendalaman dilakukan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melalui audiensi lanjutan bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara selaku mitra Shanghai Tunnel Engineering Co. (Singapore) Pte Ltd (STECS) di Puspem Badung, Kamis (24/9). Pertemuan ini membahas aspek teknis, kapasitas, estimasi investasi, skema pembiayaan, hingga tahapan implementasi.

Koridor Gatsu Barat–Canggu mendapat perhatian khusus seiring pertumbuhan permukiman, ekonomi, dan pariwisata yang menekan kapasitas jalan permukaan.

“Pembangunan infrastruktur bawah tanah menjadi salah satu alternatif yang perlu kami kaji untuk meningkatkan kapasitas dan konektivitas tanpa melakukan intervensi lahan permukaan dalam skala besar. Kita ingin menghubungkan jalur-jalur strategis seperti Canggu dengan infrastruktur bawah tanah yang ke depan dapat diintegrasikan dengan moda transportasi modern,” ucap Adi Arnawa.

Bupati menegaskan, keterbatasan ruang di Badung membutuhkan pendekatan infrastruktur yang adaptif terhadap tata ruang dan mobilitas jangka panjang.

“Karena itu, aspek konektivitas, kapasitas jaringan, keberlanjutan lingkungan, kebutuhan masyarakat, hingga efisiensi pembiayaan harus dihitung sejak tahap awal. Rencana ini harus ditempatkan dalam kerangka perencanaan transportasi, bukan semata proyek konstruksi,” tegasnya.

Di sisi lain, inovasi ini juga harus berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatian regulasi dan pengadaan. “Yang kita dorong adalah perencanaan yang matang, baik dari sisi teknis, efisiensi biaya, pembiayaan maupun regulasi pengadaannya. Karena ini merupakan infrastruktur strategis, setiap tahapan harus dihitung secara komprehensif,” jelas Bupati Adi Arnawa.

Hasil pembahasan akan menjadi referensi penyusunan roadmap dan studi kelayakan (feasibility study) untuk menilai kelayakan proyek dari aspek teknis, ekonomi, finansial, lingkungan, kelembagaan, serta kesesuaian peraturan perundang-undangan sebelum masuk tahapan berikutnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Mahendra Jaya Apresiasi Penetapan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Bersih dari Narkoba

Dalam audiensi tersebut, tim STECS Xu Xuelin bersama PT. Pendar Cahaya Nusantara Suprapto memaparkan sejumlah alternatif konfigurasi satu hingga tiga terowongan. Dari sisi teknologi konstruksi, STECS memaparkan penggunaan Tunnel Boring Machine (TBM). Metode ini masih akan dikaji berdasarkan karakteristik geologi, kedalaman, struktur tanah, dan keselamatan permukaan.

Selain teknologi, dibahas juga alternatif skema pembiayaan, termasuk penerapan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Skema tersebut memerlukan kajian kelayakan dan penyesuaian kemampuan fiskal daerah.

Audiensi dihadiri Sekda Badung I.B. Surya Suamba, Asisten II I Made Agus Aryawan, jajaran Kepala Dinas PUPR, Bappeda, BPKAD, perwakilan Dinas Perhubungan, Bagian Kerja Sama, Pengadaan Barang dan Jasa, serta Bagian Hukum Setda Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca