Saturday, 13 April 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Cegah Transmisi Lokal makin Meluas, Desa Tegal Kerta Pantau Arus Balik ODPM

BALIILU Tayang

:

de
PANTAU ARUS BALIK: Desa Tegal Kerta Denpasar pantau arus balik orang dalam pengawasan mudik.

Denpasar, baliilu.com – Meskipun pintu masuk Bali dijaga ketat, namun masih ada saja yang lolos tanpa membawa surat keterangan (suket) hasil rapid test negatif dari daerah asalnya. Untuk mencegah penularan dan memutus mata rantai Covid-19, Satgas Desa Tegal Kerta bersama Kecamatan Denpasar Barat melakukan pemantauan terhadap arus balik warga yang baru datang mudik atau Orang Dalam Pengawasan Mudik (ODPM) Minggu (7/6-2020).

Perbekel Desa Tegal Kerta I Putu Trisnajaya mengatakan, pemantauan secara ketat terus dilakukan kepada ODPM mengingat terjadi peningkatan kasus transmisi lokal di wilayah Desa Tegal Kerta.  Dalam pemantauan yang dilakukan bagi ODPM atau orang yang baru datang dari mudik harus bisa menunjukkan suket hasil rapid test negatif dari daerah asalnya.

Selain menunjukkan suket hasil rapid test negatif  sesuai dengan surat edaran Walikota Denpasar, para ODPM juga harus wajib melakukan isolasi mandiri mulai dari kedatangannya selama 14 hari dan diawasi dengan ketat oleh satgas desa. “Semua itu harus dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 yang semakin meningkat,’’ ungkap Trisnajaya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari 140 orang lebih yang dibuatkan surat jalan untuk melakukan mudik, dari pemantauan yang dilakukan yang datang balik ke Desa Tegal Kerta baru 8 orang. Dari 8 orang tersebut semuanya sudah lengkap dengan persyaratannya suket rapid test negatif, dan sekarang wajib melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.  Jika selama isolasi melakukan pelanggaran  akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan Perwali dan perarem adat. Jika  kembali mengulang melakukan pelanggaran pihak desa akan menyerahkan ke Satpol PP Kota Denpasar untuk dilakukan pemulangan ke daerah asalnya.

Trisnajaya  menambahkan sebelum  mereka melakukan perjalanan berangkat mudik, di surat jalan tersebut telah tertera bahwa ketika kedatangannya kembali harus membawa hasil rapid test negatif dari daerah asalnya dan melakukan isolasi selama 14 hari.

Maka dari itu, pihaknya mengingatkan mereka yang baru datang harus mempersiapkan kebutuhan pokok selama menjalankan isolasi mandiri. Semua kebutuhan pokoknya harus dipersiapkan, meskipun tidak menutup kemungkinan pihak desa bisa memberikan bantuan secara swadaya.

Tidak hanya itu, setelah 10 hari hasil rapid test yang dilakukan di daerah asalnya Trisnajaya mengaku pihak desa akan membuatkan surat rekomendasi buat mereka untuk melakukan rapid test kembali di Puskesmas 1 Denpasar Barat.  Dengan melakukan rapid test kembali maka akan diketahui mereka positif Covid-19 atau tidak. Sehingga mereka dan masyarakat juga merasa aman.

Dalam pemantauan pihaknya selalu kerjasama dengan warga untuk pemantauan kedatangan ODPM. Dengan kerjasama itu jika ada penduduk yang baru datang tidak melapor maka tetangganya sendiri yang akan melaporkan kedatangan mereka ke pihak desa atau  kepala lingkungannya.

Trisnajaya mengaku Covid-19 sangatlah berbahaya, maka dari itu pihaknya berharap selama pandemi Covid-19 pihaknya selain melakukan penyemprotan setiap hari di seluruh desa juga berharap agar warga masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan, menjaga jarak dan jangan menerima tamu di luar desa selama pandemi Covid-19 ini.

Salah satu ODPM Supardi mengaku sebelum kembali datang dari mudik pihaknya telah membawa persyaratan sesuai dengan surat jalan yang diberikan oleh pihak desa. Selain itu pihaknya juga siap melakukan isolasi mandiri setelah kedatangannya dari Madura. “Saya sudah siapkan semua persyaratannya dan mempersiapkan kebutuhan pangan selama melakukan isolasi mandiri di rumah,” katanya. (*/eka)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Ciptakan Tertib Administrasi Kependudukan, Tim Gabungan Kelurahan Penatih Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen

Published

on

By

pendataan penduduk penatih
PENDATAAN: Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur saat menggelar pendataan penduduk non permanen di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam. (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Tim Gabungan dari Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur menggelar pendataan penduduk non permanen. Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menciptakan tertib administrasi kependudukan yang juga melibatkan Tim Gabungan dari Linmas, Polsek Denpasar Timur, dan Pecalang yang berlangsung di Lingkungan Tembau Kaja Kelurahan Penatih pada Jumat (12/4) malam.

Kepala Kelurahan Penatih I Wayan Murda, S.Ag mengatakan, dalam kegiatan yang menjadi titik fokus pelaksanaan sidak adalah rumah kontrakan dan kos-kosan. Tercatat sebanyak 24 orang dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal di Lingkungan Tembau Kaja.

“Mereka telah terdata dan memiliki Surat Keterangan Penduduk Non Permanen, meskipun demikian kami tetap memberikan sosialisasi agar mentaati aturan yang berlaku,” ungkap Murda.

Pendataan akan dilaksanakan secara bertahap di satu lokasi, dan selanjutnya akan rutin dilakukan, dengan harapan setiap penduduk non permanen agar tertib melaporkan kepada kelian setempat, sehingga tercipta tertib administrasi serta keamanan bersama.

Dengan dilaksanakan pendataan ini, Mudra berharap kedepan di wilayah Kelurahan Penatih khususnya dan Denpasar pada umumnya semakin kondusif dan tertib administrasi kependudukan.

Sementara itu, Maria, salah satu warga yang terdata mengaku tak keberatan dengan langkah yang dilakukan instansi terkait.

Menurutnya sidak ini langkah yang tepat guna menciptakan tertib administrasi penduduk non permanen karena dapat bermanfaat juga dalam mencegah gangguan kamtibmas di lingkungan Tembau Kaja. “Diharapkan kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” harapnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Jaya Negara Buka Festival Beraban 2024 “Saguna Prawerthi”

Harapkan Jadi Langkah Pelestarian Seni Budaya Kalangan Muda

Published

on

By

festival beraban 2024
HADIRI FESTIVAL: Walikota Jaya Negara saat menghadiri Festival Beraban tahun 2024 yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh pada Sabtu (13/4). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara secara resmi membuka Festival Beraban tahun 2024 bertema “Saguna Prawerthi”, yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Nusakambangan, Banjar Beraban, Desa Dauh Puri Kauh, Sabtu (13/4). Festival tersebut bertabur sederet acara kesenian dan Jaya Negara berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah penting dalam melestarikan seni dan budaya di kalangan anak muda Kota Denpasar.

Selain Walikota Jaya Negara, tampak hadir pada kesempatan itu, Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, pemilik Krisna Oleh Oleh, Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, Senator DPD RI Terpilih Periode 2024-2029 Arya Wedakarna, serta Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara.

Dalam kesempatan itu, Jaya Negara juga menyampaikan, Pemkot Denpasar sangat mendukung ajang kreatifitas anak muda yang dikemas dalam bentuk festival berbalur kesenian seperti ini.

“Pemkot Denpasar sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kreatifitas anak-anak muda Banjar Beraban dalam menyelenggarakan Festival Beraban Tahun 2024 ini. Hal ini tentu merupakan langkah pelestarian budaya yang terus harus didukung,” ujarnya.

Ketua Panitia Festival Beraban, Yoga Diputra menjelaskan, kegiatan ini sendiri diawaki oleh Sekaa Truna (ST) Dharmaputra. Beberapa artis kondang Bali, lanjutnya, seperti Bagus Wirata, dan Lintang Band turut meramaikan puncak festival ini.

“Festival Beraban merupakan wahana untuk menyatukan pemuda dan krama banjar, serta memberikan dampak positif bagi para pemuda Banjar Beraban, serta pemuda Kota Denpasar secara umum,” ujarnya.

Puncak Festival Beraban sendiri menurut Yoga akan berlangsung pada 13 dan 14 April 2024. Beragam kegiatan dan perlombaan juga diselenggarakan serangkaian acara ini.  Antara lain lomba ogoh-ogoh, pertandingan tenis meja, lomba gayor mini, kontes layangan, dan Lomba Baleganjur Bebarongan.

Khusus pada pelaksanaan Lomba Ogoh-Ogoh Mini, kata Yoga, seluruh peserta akan bersaing untuk memperebutkan piala bergilir Walikota Denpasar sebagai upaya untuk meningkatkan semangat peserta dalam berlomba.

“Kami berharap semangat penyelenggaraan festival ini nantinya akan dapat menular pada rekan rekan ST banjar lainnya. Sehingga, upaya pelestarian seni budaya dan kreatifitas anak-anak muda tetap terjaga,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Libur Lebaran, Polda Bali Amankan Kawasan Pantai Kuta

Published

on

By

polda bali
PENGAMANAN: Personel Pamwisata (Tourism Police) Polda Bali saat melaksanakan pengamanan di kawasan obyek wisata Pantai Kuta. (Foto: Hms Polda Bali)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka upaya pengamanan obyek vital khususnya destinasi pariwisata saat libur lebaran, personel Polda Bali yang terlibat dalam Ops Ketupat Agung-2024 melaksanakan pengamanan pada kawasan obyek wisata Pantai Kuta.

Keberadaan personel Pamwisata (Tourism Police) di Pantai Kuta sejalan dengan program Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri tentang penguatan fungsi polisi pariwisata guna memberikan pelayanan yang terbaik untuk wisatawan domestik maupun internasional yang berlibur di Pulau Dewata.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. menjelaskan, ada 10 personel yang ditugaskan tiap harinya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan di Pantai Kuta.

“Kegiatan ini merupakan upaya Polda Bali dan jajaran untuk menjamin dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat khususnya wisatawan yang liburan di Pulau Dewata saat libur hari raya lebaran 1445 H,” kata Kabid Humas pada Jumat (12/4/2024).

“Personel Polisi Pamwisata ini juga mempunyai tugas untuk penegakan hukum, hanya saja mereka dibekali kemampuan bahasa asing,” sambungnya. (gs/bi)

Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
nyepi dprd badung
Advertisements
dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca