Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dari Rapat Paripurna, Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi atas Segala Kerja Keras Pemerintah Kabupaten Badung

BALIILU Tayang

:

ranperda badung
Ir. I Made Ponda Wirawan, ST saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung pada Rapat Paripurna, Rabu (11/10/2023). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung melalui juru bicara Ir. I Made Ponda Wirawan, ST menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas segala kerja keras Pemerintah Kabupaten Badung beserta jajarannya, dalam proses penyusunan beberapa ranperda, diantaranya Ranperda tentang APBD Badung Tahun Anggaran 2024.

‘‘Kami Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Badung karena rancangan APBD Badung TA 2024 telah sepenuhnya berpihak pada kebutuhan utama masyarakat Badung yaitu pendidikan dan kesehatan. Ini wujud dari Pemerintah Kabupaten Badung beserta jajarannya telah melaksanakan kebijakan anggaran yang realistis, efektif dan efisien sesuai dengan apa yang tertuang dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang juga memprioritaskan dalam bidang pariwisata dan infrastruktur,’’ ujar Made Ponda Wirawan saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung terhadap Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ranperda tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung, dan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2024, pada sidang paripurna DPRD Badung, Rabu, 11 Oktober 2023 di Ruang Sidang Utama Gosana DPRD Badung.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua Dewan Dr. Drs. Putu Parwata MK, MM didampingi Wakil Ketua Wayan Suyasa dan Made Sunarta, dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Pimpinan dan Anggota DPRD Badung, Forkopimda Badung, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa beserta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Badung, para pimpinan instansi vertikal, Direktur Perusda, pimpinan BPD Bali Cabang Badung dan Mangupura, serta para tenaga ahli DPRD, tenaga ahli Fraksi dan tenaga ahli Bupati.

Ponda Wirawan menegaskan, Fraksi PDI Perjuangan menaruh optimisme besar kepada pemerintah daerah untuk terus melakukan terobosan dan langkah-langkah yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah khususnya yang bersumber dari sektor pariwisata yang mana kondisinya saat ini sudah membaik dan pada akhirnya akan mampu meningkatkan perekonomian di daerah Kabupaten Badung.

Baca Juga  DPRD Badung Ucapkan Dirgahayu Ibu Kota Mangupura Ke-14

Ponda Wirawan lanjut mengatakan, mencermati penjelasan Bupati bahwa pemerintah dalam menyusun proyeksi APBD Badung TA 2024 telah menerapkan prinsip kehati-hatian, lebih realistis, efektif, efisien, produktif dan dapat dipertanggungjawabkan, yang sudah barang tentu nantinya masih memungkinkan disesuaikan berdasarkan dinamika perkembangan yang terjadi akibat telah pulihnya perekonomian di Kabupaten Badung. ‘‘Kami Fraksi PDI Perjuangan telah melakukan pembahasan yang detail dan konstruktif sehingga hasilnya akan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Badung,‘‘ ujarnya.

Terkait Ranperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Ponda Wirawan mengungkapkan bahwa pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah merupakan suatu rangkaian kegiatan mulai dari pendataan objek dan subjek pajak daerah dan retribusi daerah, penentuan besarannya, penagihan serta pengawasan penyetorannya, sehingga pemanfaatannya untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dan ini menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah. Oleh karena itu, untuk melakukan restruksturisasi perpajakan dan retribusi pajak daerah dengan transparan, akuntabel dan berkeadilan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu diatur dan dituangkan dalam bentuk peraturan daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Terkait Ranperda Penyelenggaraan Bangunan Gedung, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan Pemerintah Daerah perlu menindaklanjuti dengan peraturan daerah tentang penyelenggaraan bangunan gedung sebagai payung hukumnya dalam bentuk peraturan daerah. ‘‘Dan atas kedua ranperda tersebut, kami Fraksi PDi Perjuangan mendorong pemerintah daerah untuk segera menetapkan peraturan tersebut menjadi peraturan daerah,‘‘ ujar Ponda.

Di samping apresiasi yang sangat tinggi atas kinerja pemerintah, Fraksi PDI Perjuangan  juga menyampaikan beberapa saran yakni dengan tersertifikasinya asset pemerintah yang berada di kawasan daratan pesisir pantai dan tebing yang telah menjadi asset terdaftar dalam neraca daerah Pemkab Badung agar segera ditindaklanjuti dengan regulasi berupa perjanjian kerja sama (PKS) dengan para pihak terutama pihak desa adat. Kemudian dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan fraksi menyarankan kepada pemerintah daerah agar kebutuhan air tetap terjaga karena masyarakat sangat membutuhkannya.

Baca Juga  Mediasi Kasus PHK, DPRD Badung Berharap Ada Win Win Solution antara SP dan Manajemen Hotel WHV

‘‘Mengingat sumber pendapatan asli daerah Kabupaten Badung sangat tergantung dari sektor pariwisata dan kondisi pariwisata sudah membaik terbukti dengan kunjungan wisata yang terus meningkat untuk menjaga dan menjamin rasa aman wisatawan kiranya pemerintah daerah perlu membentuk Pol PP Pariwisata. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Warga Jaga Kebersihan Lingkungan, Dapat Apresiasi Beras 5 Kg dari TP PKK Provinsi Bali

Published

on

By

Ketua TP PKK Bali Tinjau Kebersihan Saat Car Free Day
MONEV: Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster saat meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD), Minggu (6/9) pagi. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Aksi warga menjaga kebersihan lingkungan mendapat apresiasi. TP PKK Provinsi Bali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Kota Denpasar, Minggu (6/9) pagi.

Gerakan ini tidak sekadar mengajak masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta budaya gotong-royong di tengah masyarakat.

Menariknya, warga yang aktif melaksanakan kegiatan bersih-bersih di telajakan rumah masing-masing mendapatkan apresiasi berupa beras 5 kilogram dari Tim Monev.

Apresiasi tersebut diserahkan oleh Kadis PMD Dukcapil Provinsi Bali I Made Dwi Dewata, Kepala Dinsos P3A Provinsi Bali A.A. Sagung Mas Dwipayani, serta Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra.

Melalui Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu, masyarakat didorong untuk menjadikan kebersihan, gotong-royong, dan solidaritas sosial sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bukan sekadar bersih-bersih, gerakan ini menjadi upaya menghidupkan kembali semangat gotong-royong, mulai dari lingkungan rumah hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster meninjau sisi timur Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Denpasar, yang digunakan sebagai tempat berjualan saat Car Free Day (CFD).

Ia menyoroti masih banyaknya sampah yang berserakan dan belum mendapat perhatian maksimal. Untuk itu, ia mengajak para pedagang dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kebersihan, terlebih saat pelaksanaan CFD. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Ketua DPRD Badung Terima Pemuda Muhammadiyah Provinsi Bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

I Nengah Senantara Tolak Kadin Jadi Lembaga Negara, Soroti Potensi Dualisme  

Published

on

By

Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan Kadin disejajarkan dengan lembaga negara
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nengah Senantara. (Foto: dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Anggota Komisi VI DPR RI I Nengah Senantara menolak usulan agar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia disejajarkan atau menjadi bagian dari lembaga negara. Menurutnya, usulan tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kewenangan dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Nengah menjelaskan, dalam pembahasan terkait Kadin terdapat sejumlah usulan, mulai dari menjadikan Kadin sejajar dengan lembaga negara, sebagai mitra strategis pemerintah, hingga meminta keterlibatan Kadin dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah.

“Yang pertama itu, Kadin ingin disejajarkan dengan lembaga negara. Yang kedua, ada keinginan juga Kadin menjadi partner strategis negara. Dan yang ketiga, Kadin menginginkan bahwa setiap keputusan yang diambil, Kadin harus dilibatkan,” kata Nengah melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (5/9/2026).

Politisi Fraksi Partai Nasdem itu menegaskan Komisi VI tidak sepakat jika Kadin masuk ke dalam struktur lembaga pemerintahan. Ia menilai pemerintah telah memiliki kementerian dengan kewenangan masing-masing, termasuk Kementerian Perdagangan yang menangani urusan perdagangan.

“Kita nggak mau Kadin masuk ke lembaga pemerintahan yang justru akan memunculkan dualisme keputusan. Nah, itu kita benar-benar konsen, tidak setuju dengan usulan Kadin itu,” tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Meski demikian, ia menyatakan pihaknya tetap memandang Kadin sebagai mitra strategis pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut penting untuk menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah, tanpa mencampurkan kewenangan organisasi usaha dengan kewenangan negara.

Di sisi lain, Legislator dari dapil Bali itu juga menolak apabila Kadin harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan pemerintah. Ia menilai keterlibatan tersebut perlu ditempatkan secara proporsional agar tidak menggeser kewenangan lembaga negara, termasuk DPR RI.

“Kalau hal ini harus mengikutsertakan Kadin, apalagi dalam bentuk keputusan, itu tentu sama dengan fungsinya DPR. Saya nggak mau itu terjadi, karena lagi-lagi saya katakan ini ada dualisme keputusan,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Badung Made Wijaya Serap Aspirasi Masyarakat Kutsel Tangani Sampah, Minta Penutupan TPA Suwung Ditunda

Menurutnya, kebijakan negara harus tetap berorientasi pada kepentingan publik dan tidak didominasi oleh kepentingan kelompok tertentu. Kadin sebagai representasi dunia usaha, lanjutnya, tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan masukan dalam perumusan kebijakan ekonomi.

“Kita nggak mau keputusan negara, keputusan pemerintah justru dimonopoli oleh pihak-pihak tertentu. Kita berharap negara memutuskan sesuatu berdasarkan kepentingan publik. Ada sosialnya di sana, bukan business oriented,” katanya.

Pandangan tersebut, menurutnya, juga mendapat perhatian dari sejumlah pakar dan akademisi yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Ia menyebut akademisi dari UGM dan Jember turut menyoroti pentingnya menjaga batas antara peran Kadin sebagai organisasi dunia usaha dan kewenangan pemerintahan.

“Jangan sampai Kadin masuk terlalu jauh ke pemerintahan, sehingga memunculkan dualisme. Ada Menteri Kadin, nanti kita khawatir itu. Atau ada DPR Kadin, kita nggak mau,” tuturnya.

Selain mengenai posisi Kadin dalam pemerintahan, Nengah menyebut mekanisme pemilihan Ketua Umum Kadin turut menjadi perhatian dalam pembahasan RUU tersebut. Ia menegaskan Musyawarah Nasional (Munas) harus tetap menjadi forum tertinggi dalam menentukan kepemimpinan organisasi.

“Yang tertinggi itu adalah Munas. Kalau sudah memutuskan, Munas memutuskan bahwa si A ketuanya, tidak ada lagi intervensi lain,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha, Bupati Adi Arnawa Ajak Sekaa Teruna Jaga Adat, Seni dan Budaya

Published

on

By

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menghadiri HUT ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha Dalung Permai
HADIRI HUT STT: Bupati Wayan Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-25 STT Yowana Dharma Kertha di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) menjadi momentum penting bagi Sekaa Teruna Teruni (STT) Yowana Dharma Kertha, Lingkungan Bumi Kertha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara untuk memperkuat komitmen pelestarian adat di tengah heterogenitas masyarakat.

Puncak perayaan HUT Ke-25 sekaligus serah terima jabatan pengurus baru ini ditandai dengan pemotongan kue oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Balai Banjar Bumi Kertha, Perumahan Dalung Permai, Sabtu (5/9).

Dalam arahannya, Bupati Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas pemuda setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga akar budaya, khususnya di kawasan perumahan padat yang dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang.

“Yang terpenting melalui perayaan ini, STT. Yowana Dharma Kertha bisa lebih semangat dalam menjaga adat, tradisi, seni, dan budaya. Terlebih kalian berada di wilayah perumahan Dalung Permai yang masyarakatnya sangat heterogen,” ujarnya.

Tidak hanya urusan kepemudaan, Bupati Badung juga memanfaatkan momen ini untuk merespons langsung keluhan warga terkait polemik fasilitas publik di Dalung Permai. Mulai dari okupasi badan jalan oleh oknum pedagang dan parkir liar, hingga ancaman banjir musiman. Langkah taktis pun langsung diinstruksikan kepada jajaran camat dan lurah setempat.

“Kita sudah rancang Peraturan Daerah untuk menangani permasalahan parkir dan pedagang yang menggunakan badan jalan. Nantinya Dinas Perhubungan yang akan menindak tegas. Selain itu, Bapak Camat mohon segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk memetakan titik banjir yang harus segera ditangani, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Made Prana Aditya Karya melaporkan bahwa organisasi pemuda yang kini beranggotakan 195 orang tersebut siap menyalurkan kreativitasnya secara positif berkat dukungan penuh jajaran pemerintah. Ia pun berharap regenerasi pengurus baru ini membuat STT Yowana Dharma Kertha semakin kompak dan inovatif.

Baca Juga  Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Raperda Perlindungan Seni dan Budaya

“Mulai bulan Desember 2026 ini, kami sudah bersiap menggarap ogoh-ogoh. Kami sangat berterima kasih karena dana kreativitas ini didukung penuh oleh Bapak Bupati melalui Dinas Kebudayaan Badung,” ungkap Prana Aditya.

Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung I Wayan Sandra, Kabag Kerja Sama Setda Badung I Made Deddy Sandrawan, Camat Kuta Utara I Nyoman Tirtayasa bersama unsur Tripika, Lurah Kerobokan Kaja I Gusti Agung Ngurah Marhaena Yasana Putra, Kepala Lingkungan Banjar Bumi Kertha Kadek Udyana Putra, Kaling se-Kelurahan Kerobokan Kaja, serta Ketua STT. I Kadek Aditya Yudi Dharma. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca