Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Mediasi Kasus PHK, DPRD Badung Berharap Ada Win Win Solution antara SP dan Manajemen Hotel WHV

BALIILU Tayang

:

suyasa
Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa saat membuka mediasi Serikat Pekerja (SP) serta manajemen Hotel Wina Holiday Villa (WHV). (Foto: ist)

Badung, baliilu.com – Komisi IV DPRD Badung, Kamis (8/9/2022) memediasi Serikat Pekerja (SP) serta manajemen Hotel Wina Holiday Villa (WHV). Hal ini dilakukan untuk memediasi kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di hotel yang berlokasi di Kuta tersebut.

Mediasi tersebut dibuka Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa didampingi Ketua Komisi IV Made Suwardana bersama sejumlah anggota seperti Luh Gede Putu Rara Hita Kusuma Dewi, Wayan Edy Sanjaya, Nyoman Suweni, dan Nyoman Dirgayusa. Hadir juga Kadis Perinaker Badung Putu Eka Mertawan, perwakilan Apindo Badung, serta Ketua PHRI Badung.

Saat membuka mediasi ini, Wayan Suyasa berharap ada win win solusi antara pekerja dengan pihak manajemen hotel. Pihak serikat pekerja memohon mediasi dan fasilitasi terkait adanya PHK di hotel tersebut. “Kami berharap ada win win solution dari kasus ini,” ujar politisi Partai Golkar asal Penarungan tersebut.

Setelah dibuka, proses mediasi dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana. Politisi PDI Perjuangan tersebut memberikan kesempatan awal kepada manajemen Hotel WHV.

Direktur WHV Ni Luh Kadek Ayu Puspitawaty menyatakan, kasus ini berawal dari terpuruknya hotel akibat pandemi Covid-19. Selama Covid hampir dua tahun, katanya, pihak hotel merugi banyak. Untuk bisa kembali eksis, pihaknya mengundang investor baru untuk memberikan suntikan dana segar.

Menurutnya, investor mau menanamkan dananya asal kembali ke kilometer nol. Artinya seluruh karyawan yang ada selama ini di-PHK dulu untuk selanjutnya berpeluang dipekerjakan kembali. “Untuk PHK ini, kami memberikan semacam dana tali kasih sesuai dengan kemampuan hotel,” katanya.

Dari 98 karyawan, ujarnya, 72 karyawan sudah mau menandatangani surat PHK tersebut. Sisanya 26 karyawan masih tetap bertahan, tidak menerima di-PHK.

Baca Juga  Lakukan Sidak, DPRD Badung Cek Izin Hingga Penggunaan Tenaga Kerja di Boshe Bali
suyasa
DPRD Badung mediasi antara Serikat Pekerja (SP) dengan manajemen Hotel Wina Holiday Villa (WHV). (Foto: Ist)

Sementara itu, Agus Wijaya perwakilan karyawan menyatakan pihaknya bertahan karena menilai pihak manajemen tidak transparan soal PHK ini. Awalnya kami mengira dana tali kasih yang jumlahnya sekitar Rp 20-an juta tersebut merupakan pemberian pihak manajemen kepada karyawan untuk menunjang kehidupannya selama tak bekerja. Tahu-tahunya kami ‘ditembak’ bahwa uang itu merupakan dana tali kasih untuk pesangon,” katanya.

Karyawan berharap tetap bisa bekerja namun kalaupun di-PHK harus mendapatkan pesangon sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Karena itu, jadilah kedua belah pihak tetap pada sikap masing-masing.

Karena tidak ada titik temu, kasus ini akhirnya difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Menurut Kadisperinaker Putu Eka Mertawan, dari enam kali mediasi, tak satu pun yang membuahkan hasil, termasuk ketika pihaknya memberikan saran kepada kedua belah pihak yakni karyawan dan pihak manajemen. “Menunggu hasil mediasi saat ini, kami tinggal mengeluarkan risalah mediasi untuk selanjutnya kedua belah pihak bisa berperkara di pengadilan,” ungkapnya.

Anggota DPRD Badung Nyoman Dirgayusa meminta kedua pihak untuk menurunkan ego sehingga bisa ditemukan win win solution. Jika semua mempertahankan ego, dia yakin jalan keluar terbaik takkan berhasil diperoleh. “Kami berharap kasus ini selesai dengan baik di sini, jangan sampai ke pengadilan,” tegasnya.

Seusai mediasi, Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana menyatakan, walaupun sudah berusaha memediasi, kedua belah pihak masih asik dengan egonya masing-masing. Walau sudah diberikan pemahaman, hasilnya masih buntu alias mentok. Kedua belah pihak belum menemukan kata sepakat,” katanya.

Walau tiak lagi memberikan mediasi, dia berharap kedua belah pihak tetap mau bermusyawarah mencari jalan damai. “Di luar acara resmi seperti ini, kedua pihak masih punya peluang untuk bermusyawarah. Misalnya manajemen menaikkan nilai tali kasihnya, sementara pekerja menurunkan nominal tuntutannya sehingga ada titik temu,” tegasnya. (gs/bi)

Baca Juga  Bimtek bagi DPRD Badung, Wakil Ketua Wayan Suyasa Harap Ikuti dengan Baik dan Seksama

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang, Tim Gabungan Sisir Pesisir Gianyar hingga Sukawati

Published

on

By

Nelayan Hilang Pantai Saba, Pencarian SAR Gianyar, Polres Gianyar, Pantai Sukawati
Polisi saat melakukan pencarian hari ketiga nelayan yang hilang. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Memasuki hari ketiga pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Lebih yang dilaporkan hilang saat melaut, tim gabungan melaksanakan penyisiran melalui jalur laut dan darat pada Minggu (19/7/2026). Kegiatan pencarian dipusatkan di kawasan Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, dengan area penyisiran meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta unsur terkait lainnya.

Korban diketahui bernama I Nyoman Darin (51), seorang nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kabupaten Gianyar. Korban dilaporkan hilang pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di perairan Pantai Saba, Kecamatan Blahbatuh.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti apel gabungan, kemudian dibagi menjadi dua tim. Tim laut melakukan pencarian menggunakan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar, serta didukung satu unit drone untuk pemantauan udara. Sementara itu, tim darat melaksanakan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang garis pantai guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Kasat Polairud Polres Gianyar, AKP I Gede Budarasa, mengatakan bahwa pencarian dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal melalui jalur laut maupun darat. Setiap sektor pencarian disisir secara sistematis dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh instansi yang terlibat agar proses pencarian berjalan efektif dan aman,” ujar AKP I Gede Budarasa.

Baca Juga  DPRD Badung Sepakati 3 Ranperda Menjadi Perda

Hingga laporan ini disampaikan, operasi pencarian masih terus berlangsung dan tim gabungan tetap melakukan penyisiran di sejumlah titik yang menjadi prioritas berdasarkan hasil evaluasi di lapangan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikannya kepada petugas guna mendukung proses pencarian. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PUPR Gianyar – Rekanan Tanda Tangani Kontrak Perbaikan Jalan 2026

Bupati Mahayastra Targetkan Seluruh Jalan Kabupaten Gianyar Tuntas dalam Tiga Tahun

Loading

Published

on

By

Bupati Gianyar I Made Mahayastra hadiri Kick Off Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng
KICK OFF: Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Kick Off  kegiatan Penanganan Jalan dan Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Sabtu (18/7). Kegiatan menjadi penanda dimulainya pelaksanaan pekerjaan perbaikan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Gianyar sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar Ir. I Dewa Gede Putra Hartawan K, ST., MT. menyampaikan, pada Tahun Anggaran 2026 Pemerintah Kabupaten Gianyar melaksanakan 36 paket pekerjaan penanganan jalan. Program ini merupakan bagian dari percepatan peningkatan kualitas jalan kabupaten yang telah menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, berdasarkan data kondisi di Kabupaten Gianyar tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar telah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui pelaksanaan paket-paket pekerjaan tahun 2026, angka tersebut ditargetkan terus meningkat secara signifikan. Disebutkan, dari 36 paket pekerjaan penanganan jalan, 5 paket telah dikerjakan, 10 paket sedang dikerjakan, sisanya segera dikerjakan.

Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Gianyar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Gianyar telah melaksanakan 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp 191.513.938.800. Selanjutnya pada tahun 2026 dilanjutkan dengan 36 paket pekerjaan senilai Rp 189.875.000.000, sehingga pada akhir tahun 2026 tingkat kemantapan yang ditargetkan telah mencapai sekitar 85 persen.

Baca Juga  Terima Audiensi Kroya Grasstrack dan Motocross, Putu Parwata Dukung Penuh Kegiatan Positif

Menurutnya, kegiatan  kick off  menjadi simbol dimulainya pekerjaan fisik yang akan segera dilaksanakan di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses pengadaan telah selesai sehingga pekerjaan dapat berjalan sesuai jadwal.

Memasuki tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap. “Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati, tidak ada lagi jalan kabupaten yang rusak,” ungkapnya.

Bupati Mahayastra juga menyampaikan bahwa pencapaian pembangunan infrastruktur Kabupaten Gianyar saat ini telah melampaui berbagai target yang ditetapkan dan mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang menjadi contoh dalam pembangunan infrastruktur.

“Membangun bukan sekadar membangun fisik, tetapi membangun untuk kepentingan rakyat. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sinergi Tim Gabungan Diperkuat, Pemadaman Kebakaran Hutan di Pemuteran Terus Berlangsung

Published

on

By

Tim gabungan lintas instansi melakukan penanganan kebakaran hutan di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Buleleng
KEBAKARAN: Sinergi lintas instansi saat melakukan penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Hutan Lindung Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buleleng, BPBD Provinsi Bali, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), pemerintah kecamatan dan desa, Satpol PP, LPHD, serta unsur terkait lainnya bahu-membahu melakukan upaya pemadaman di medan yang sulit dijangkau, Sabtu (18/7/2026).

Sejak pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali melaksanakan pendakian menuju titik kebakaran. Kondisi medan yang terjal serta akses yang terbatas membuat proses pemadaman tidak memungkinkan menggunakan kendaraan maupun peralatan pemadam berukuran besar.

Sebagai alternatif, personel membawa kantong air (water bag) dan memanfaatkan dahan pohon untuk memukul serta mengendalikan kobaran api yang terus menyala di sejumlah titik. Untuk meningkatkan efektivitas penanganan, tim dibagi menjadi dua regu sehingga pemadaman dapat dilakukan dari beberapa arah sekaligus guna menahan laju penyebaran api.

Hingga pukul 15.00 Wita, api masih terlihat membakar kawasan hutan. Cuaca kering yang disertai embusan angin di kawasan perbukitan menyebabkan api terus merambat ke area vegetasi di sekitarnya. Meski demikian, seluruh personel gabungan tetap bertahan di lapangan dengan mengutamakan keselamatan selama proses pemadaman berlangsung.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Dharma Sudana, mengatakan bahwa penanganan kebakaran mengedepankan kolaborasi seluruh unsur yang terlibat mengingat tantangan medan di lokasi cukup berat.

“Penanganan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur terkait. Medan yang curam dan sulit diakses membuat pemadaman hanya dapat dilakukan secara manual menggunakan water bag dan peralatan sederhana. Meski menghadapi kendala di lapangan, seluruh personel tetap berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan api dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas,” ujar Dharma Sudana.

Baca Juga  Terima Audiensi Kroya Grasstrack dan Motocross, Putu Parwata Dukung Penuh Kegiatan Positif

Ia menambahkan, hingga sore hari TRC Regu II BPBD Kabupaten Buleleng bersama BPBD Provinsi Bali masih berada di lokasi untuk melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan perkembangan kebakaran.

“Tim masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan. Perkembangan kondisi di lapangan akan terus kami pantau dan dilaporkan secara berkala,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca