Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

POLITIK

Dengan Konsep ‘’Ngelawar Bareng’’, KPU Bali Sambut Pemilu 2024 yang Sejahterakan Masyarakat

BALIILU Tayang

:

ngelawar
Ngelawar Bareng di Kantor KPU Bali Renon Denpasar, Rabu (28/12). (Foto: gs)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka penyebaran informasi tahapan pemilu dan meningkatkan hubungan antarlembaga yang lebih baik dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 pasca-ditetapkannya 17 partai politik peserta Pemilu 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, Rabu, 28 Desember 2022 menyelenggarakan sosialisasi yang dirangkaikan dengan Ngelawar Bareng di Kantor KPU Bali Renon Denpasar.

Hadir Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan bersama Komisioner KPU Bali, perwakilan Forkopimda, Bawaslu Bali, Ketua KPU Kabupaten/Kota dan perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024.

Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan konsep Ngelawar Bareng sebenarnya identik dengan pesta-pesta yang sudah biasa dilakukan masyarakat Bali. Dimana tujuan utamanya bagaimana kita semua bisa senang makan dari bermacam bahan yang kita buat bersama menjadi lawar. Demikian pula di pemilu ini, hadir bermacam warna partai dengan visi dan misi yang berbeda-beda, tetapi tujuan kita harus satu, bagaimana Pemilu ini menyejahterakan masyarakat bisa terwujud.

ngelawar
Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan. (Foto: gs)

‘‘Acara ini (Ngelawar Bareng, red) sebenarnya sudah pernah kita lakukan pada saat Pemilu Legislatif 2019, bahwa pelaksanaan Pemilu dengan berbeda partai, warna, visi misi tetapi ada satu visi besar bagi kita semua adalah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,‘‘ ucapnya.

Pada saat adonan itu sudah jadi, kata Lidartawan mari kita cicipi bersama-sama. Pada saatnya nanti hasil itu sudah terjadi entah itu kurang garam, mungkin ada yang suka pedas, itulah yang harus kita terima sehingga besok pada saat pesta atau ngelawar berikutnya kita bisa perbaiki. Seperti saat Pemilu ini kita buat sama-sama, semisal data pemilih kita lakukan bersama-sama, kampanye kita berlakukan bersama-sama dan pemungutan suara mari kita ajak masyarakat sama-sama.

Baca Juga  Kapolres Buleleng Cek Kesiapan Personil

Bahkan Ketua KPU RI sudah tegas mengatakan pemilu ini adalah sarana integrasi bangsa bukan sebaliknya. Maka itu, mari kita ngewalar bareng sesuai dengan keinginan kita, mudah-mudahan kita semua mendapatkan hasil yang bagus. Kita nikmati bersama-sama, kita rawat apa yang sudah terjadi di Bali karena kita sudah pernah menjadi yang terbaik. Pada Pilkada 2020, pilkada terbaik di Indonesia adalah Provinsi Bali. Dan kita akan wujudkan lagi pemilu terbaik 2024 nanti dengan dua target yakni partisipasi pemilih 83 persen dan kedua tidak ada sengketa selama proses pemilu berlangsung.

asisten 1
Asisten I Setda Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra. (Foto: gs)

‘‘Percayalah bahwa seluruh hal yang terjadi di pemilihan umum ini tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Mari kita nikmati di sini, kerjakan di sini, rasakan di sini dan saya yakin dan percaya pemilu di Provinsi Bali tidak ada lagi yang bersengketa sampai ke MK karena kita sudah sama-sama,‘‘ ujarnya. Jadi, prinsipnya adalah dengan kebersamaan dan keterbukaan, dipastikan Pemilu akan berjalan dengan baik.

Sementara itu, Asisten I Setda Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra menyampaikan di tengah partai politik yang berusaha memenangkan persaingan, tetapi apa pun hasil pemilu ya harus kita terima dengan legowo. ‘’Itu saya kira konsep ngelawar ini dari ide ketua KPU dengan mengajak partai politik dan sebagainya itu perlu kita apresiasi dan kita berharap bisa dilakukan di kabupaten kota se-Bali,’’ ucapnya.

Sedangkan Kadiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali I Ketut Rudia, SH, SE, MM menegaskan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran, Bawaslu telah melakukan pencegahan dengan melayangkan surat sejak dini setelah partai politik ditetapkan sebagai peserta pemilu. Demikian juga kepada calon DPD untuk menghindari hal-hal yang sifatnya larangan-larangan dalam tindakan kampanye.

Baca Juga  Bareskrim Polri Analisa Laporan terhadap Roy Suryo
bawaslu
Kadiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali I Ketut Rudia, SH, SE, MM. (Foto: gs)

Bawaslu tidak boleh melarang aktivitas mereka dalam bentuk sosialisasi karena itu diperlukan. Tetapi sosialisasi yang dilakukan di tempat-tempat yang tidak dilarang dalam kegiatan kampanye. Namun jika tempat-tempat peribadatan menjadi tempat sosialisasi, itu yang selalu kita ingatkan untuk dihindari karena tidak menutup kemungkinan dalam proses-proses tersebut akan ada bau-bau kampanye.

Kalau penyampaian visi misi itu tidak merupakan bagian dari bagaimana mereka bersosialisasi karena nanti kalau memasuki tahapan kampanye sudah berjalan kemudian mereka melakukan kegiatan kampanye di tempat peribadatan, itu pidana pemilu. ‘‘Jauh-jauh hari kita lakukan pencegahan untuk melakukan aktivitas sosialisasi untuk menghindarkan tempat-tempat dan larangan-larangan yang dilarang dalam kegiatan kampanye,‘‘ ujarnya.

Acara sosialisasi Pemilu Serentak 2024 yang dirangkaikan dengan Ngelawar Bareng ini ditutup makan bersama. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

POLITIK

Ketua DPC PDI-P Badung I Nyoman Giri Prasta Buka Musancab Se-Badung

Published

on

By

dpc badung
MUSANCAB: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta berfoto bersama usai membuka Musancab PDI-P se-Kabupaten Badung di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1). (Foto: bi)

Badung, baliilu.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta membuka secara resmi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung yang dilaksanakan di Wantilan Serba Guna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (4/1).

Turut hadir pada kesempatan ini, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta beserta seluruh fraksi dan pengurus PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung.

Musancab merupakan agenda penting partai dalam rangka konsolidasi organisasi dan penguatan struktur kepengurusan di tingkat anak cabang. Kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan langkah strategis partai ke depan.

Dalam arahannya, I Nyoman Giri Prasta menekankan pentingnya soliditas, kedisiplinan, serta loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai. Ia menyampaikan bahwa kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kerja gotong-royong dan kedekatan kader dengan rakyat, sehingga seluruh jajaran partai diharapkan terus hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat secara konsisten.

“Saya ingatkan agar Musancab tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan kepengurusan anak cabang yang kuat, solid, dan siap bekerja untuk membesarkan partai serta mengawal program-program kerakyatan. Saya harapkan agar kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen PDI Perjuangan dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polri Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu, Minta Hindari Hoaks-Politik Indentitas
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Pertemuan Koster dan De Gadjah Penuh Kekeluargaan

Ajak Krama Bali Bersatu Dukung Pembangunan Pro Rakyat

Loading

Published

on

By

koster de gadjah
PERTEMUAN: Pertemuan Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster dengan cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025 di Denpasar. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Bali terpilih periode 2025-2030 Wayan Koster akhirnya menepati janji untuk bertemu cagub Bali Made Muliawan Arya (De Gadjah), Senin, 10 Februari 2025. Gubernur Koster mendatangi kediaman De Gadjah di Denpasar. Pertemuan kedua tokoh politik Bali ini dilakukan penuh kekeluargaan.

Jalinan persahabatan, kekeluargaan, penuh ramah, dan canda tampak dalam diskusi yang berlangsung dua jam itu. Gubernur Koster dan De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali mengajak agar krama Bali bersatu dan kondusif sehingga pembangunan Bali ke depan berjalan lancar, nyaman dan sukses.

“Pertemuan hanya berdua sebagai sesama sahabat, sifatnya kekeluargaan, ramah, dan penuh canda sama seperti suasana sebelum Pilkada 2024, karena memang berdua bersahabat baik sejak lama,” kata Gubernur Koster usai pertemuan.

Dalam durasi waktu pertemuan selama dua jam itu, Koster dan De Gadjah juga santap siang bersama dan ngopi bareng. Suasananya terasa begitu hidup dan bersemangat.

“Suasana menjadi semakin hidup, karena ngobrol sambil menikmati hidangan kopi dan nasi goreng,” tambah Ketua DPD PDIP Bali ini.

De Gadjah secara langsung mengucapkan selamat kepada Wayan Koster atas terpilihnya sebagai Gubernur Bali lima tahun. Moment ini digunakan untuk penyampaian langsung meski sebelumnya telah disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada 27 November 2024 lalu.

Kemudian, baik Koster dan De Gadjah sepakat dan berkomitmen Pilkada telah selesai, dan saatnya masyarakat Bali diajak bersatu, agar Bali kondusif. Krama Bali juga diajak untuk mendukung program pembangunan Bali ke depan agar berjalan sesuai harapan bersama.

De Gadjah juga mengaku akan mendukung program kerja Gubernur Koster selama program ini demi kemajuan dan kebaikan Bali. De Gadjah berharap Gubernur Koster berkomitmen menjalankan program-program yang disampaikan saat kampanye dan simakrama bersama krama Bali.

Baca Juga  Polri Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu, Minta Hindari Hoaks-Politik Indentitas

Gubernur Koster juga menyampaikan, keduanya sepakat segera mengatasi masalah serius dan mendesak di Bali, seperti sampah, macet, infrastruktur dan air. Serta sangat mendukung pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi agar bisa terlaksana ke depan. (*/gs)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

POLITIK

Komisi II Bersama Mitra Segera Bahas Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024

Published

on

By

jadwal pelantikan kepala daerah
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda. (Foto : dpr.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengungkapkan pihaknya akan membahas tentang jadwal pelantikan Kepala dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada serentak 2024. Pembahasan tersebut akan dilakukan Komisi II bersama dengan mitra, yaitu Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) mendatang.

“Komisi II DPR RI akan segera mengundang saudara Mendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP untuk merumuskan opsi-opsi pelantikan sebagaimana yang kita tahu,” kata Rifqinizamy kepada awak media di Jakarta, Rabu (15/1/2025).

Dijelaskannya, ada dua opsi usulan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, baik kepala daerah terpilih yang bersengketa maupun yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK). Pertama, pelantikan seluruh kepala daerah terpilih dilaksanakan serentak setelah seluruh putusan MK berkekuatan hukum (incratch). Diperkirakan proses sengketa pilkada di MK akan selesai pada 12 Maret 2025 mendatang.

Selain itu, lanjut Politisi dari Fraksi Partai Nasdem ini, ada opsi kedua di mana pelantikan akan dilaksanakan serentak terlebih dahulu, hanya untuk kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa, yakni pada 7 Februari 2025 untuk gubernur dan 10 Februari 2025 untuk bupati dan walikota. Hal itu berdasarkan peraturan presiden yang ada, pelantikan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 7 Februari 2025 dan pelantikan bupati-wakil bupati serta walikota-wakil walikota digelar pada 10 Februari 2025.

Meski demikian, Politisi Fraksi Partai NasDem ini mengakui bahwa dinamika menuju proses pelantikan kepala daerah secara serentak hasil Pilkada 2024 terdapat dilema atau problematika hukum. Di mana Putusan MK Nomor 46 Tahun 2024 menyatakan bahwa pelantikan baru bisa dilaksanakan setelah seluruh sengketa di MK selesai atau telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum, kecuali yang akan melaksanakan pemilihan ulang, penghitungan suara ulang atau pengulangan pilkada karena adanya keadaan mendesak.

Baca Juga  Kapolres Gianyar Pimpin Apel Konsolidasi Pengamanan Tahap Pungut dan Hitung Suara Pemilu 2024

Namun, di sisi lain ada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, Pasal 160 dan 160A yang menyebutkan bahwa tahapan pelantikan adalah satu konsekuensi dari penetapan yang dilakukan KPU di provinsi, kabupaten, kota, yang waktunya telah diatur sedemikian rupa.

“Sehingga kalau menunggu putusan MK usai semua pada pertengahan Maret 2024, maka ada kecenderungan juga melanggar dua pasal undang-undang ini,” jelasnya yang dikutip dari laman dpr.go.id. (gs/bi)

Loading

Advertisements
itb sikom bali 2a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca