Connect with us

NEWS

Di Depan Pengurus PGRI Badung, Suiasa Sampaikan Pemberlakuan PTM dan Pemberian TPP bagi Guru

BALIILU Tayang

:

de
TERIMA AUDIENS: Wabup Suiasa saat menerima audiensi Pengurus PGRI Kabupaten Badung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Sabtu (10/4).

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan terkait pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (TPM), sekolah-sekolah di Kecamatan Petang akan menjadi percontohan,  karena masih terbuka dan penduduknya tidak terlalu tinggi. Selain itu pihaknya juga sedang mengkaji zona-zona wilayah yang sudah menjadi zona hijau serta mengumpulkan guru-guru  di Kecamatan Petang agar semuanya bisa divaksin.

“Saya bersama Plt. Kepala Disdikpora sudah melakukan telaah dan kajian yang dimana nantinya akan menjadi pedoman untuk kita, daerah mana saja yang sudah siap dan bisa diberlakukan PTM,” ujar Suiasa saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Badung bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Puspem Badung, Sabtu (10/4). Kehadiran pengurus PGRI ini dipimpin oleh Ketua PGRI Kabupaten Badung  I Wayan Tur Adnyana serta dihadiri Plt. Kepala Disdikpora Badung I Made Mandi.

Suiasa lanjut mengingatkan,  nantinya PTM harus tetap mengedepankan prokes, karena rawan menjadi kluster penyebaran Covid-19. Namun apabila ini berhasil maka seluruh zona hijau akan dibuka serta kemungkinan beberapa zona kuning juga akan coba dibuka. “Minggu depan kita akan rapatkan, sehingga kita akan tentukan kapan mulai kick-off dan semua guru harus sudah divaksin dan semua guru sudah menjadi prioritas,” katanya.

Sedangkan terkait dengan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi para guru, menurut Wakil Bupati juga sudah disiapkan termasuk guru swasta pun akan dapat karena ini masuk dalam visi dan misi pasangan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Badung I Wayan Tur Adnyana mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati terhadap semua kebijakan yang memperhatikan keberadaan para guru serta sudah menjawab semua aspirasi para guru. Pihaknya juga menyadari dan memaklumi kondisi saat ini. “Kami bisa maklumin dan sangat- sangat bersyukur, karena kalau dibandingkan dengan kabupaten kota lain, maka Kabupaten Badung sudah memberikan lebih,” ujarnya. (bt)

Baca Juga  BKPSDM Badung Tindaklanjuti Surat Kemendagri tentang Penyederhanaan Birokrasi, Batas Akhir Juni 2021

Advertisements
idul fitri pemprov bali

NEWS

Sekda Dewa Indra Tinjau Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Bali Bangkit

Published

on

By

MEMBUKA SENTRA VAKSINASI: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya membuka sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya meninjau sentra vaksinasi Covid-19 untuk Bali bangkit yang dilaksanakan di Gedung Mahapuri Inna Heritage Hotel, Jalan Veteran Nomor 3 Denpasar, Jumat (25/6/2021).

Vaksinasi yang berlangsung selama dua dari tanggal 25 hingga 26 Juni 2021 ini difasilitasi AXA Mandiri dengan sasaran 2.000 peserta.
Dalam arahan singkatnya saat membuka pelaksanaan vaksinasi, Sekda Dewa Indra menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran lembaga jasa keuangan.

Menurutnya, ini merupakan kontribusi luar biasa karena lembaga keuangan ikut ambil bagian dalam upaya mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat Bali. “Kami berterima kasih, karena elemen perbankan tak hanya fokus pada urusan keuangan, tapi ikut sibuk ngurus vaksin. Saya rasa ini didasari kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk ikut andil dalam menyehatkan masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya berhenti sampai di sini, untuk mempercepat penuntasan target vaksinasi, ia masih terus mengharapkan kerjasama jajaran lembaga jasa keuangan di bawah koordinasi BI Perwakilan Bali.

Sementara itu, Regional CEO Bali Nusra PT. Bank Mandiri Hendra Wahyudi menginformasikan bahwa pihaknya menargetkan vaksinasi untuk 2.000 orang. Dari target tersebut, yang terdaftar hingga hari pertama pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai 1.600 orang. Ditambahkan olehnya, vaksinasi yang difasilitasi AXA Mandiri ini menyasar masyarakat umum dan Warga Negara Asing (WNA). Sedangkan untuk pegawai Bank Mandiri wilayah Bali yang berjumlah 1.278 orang, 1.212 sudah divaksin.

“Sisanya sebanyak 66 orang memang masuk kelompok yang belum memenuhi syarat vaksin. Ada yang sedang hamil dan penyintas Covid-19 yang status negatifnya belum mencapai tiga bulan,” terangnya.

Baca Juga  Perluas Cakupan Zona Hijau, Libur Cuti Bersama Badung Tetap Layani Vaksinasi untuk Masyarakat

Menambahkan penjelasan Hendra Wahyudi, Direktur PT AXA Mandiri Joshua Rudi Nugraha menyampaikan bahwa jajarannya ingin turut berperan aktif membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi, khususnya di Pulau Dewata. Menurutnya, percepatan program vaksinasi adalah kunci bagi pemulihan perekonomian Bali. “Jika semakin banyak kawasan di Bali yang menjadi kawasan hijau, secara bertahap pariwisata Bali akan mulai bisa dibuka,” ujarnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali I Wayan Widia yang ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksin menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 2.040.595 penduduk Bali telah divaksin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 729.408 telah memperoleh vaksin lengkap sebanyak dua kali.

Pelaksanaan vaksinasi di Inna Heritage Hotel juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Giri Tribroto dan Plt. Sekda Kota Denpasar I Made Toya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Dewa Indra bersama undangan lainnya juga sempat meninjau pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan para peserta. Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat vaksinasi kepada empat orang perwakilan peserta. Pihak penyelenggara juga menyerahkan cendera mata kepada Sekda Dewa Indra dan undangan lainnya yang telah membantu kelancaran kegiatan vaksinasi. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Sebanyak 18 Orang Sembuh di Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi

Published

on

By

de
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Denpasar, baliilu.com – Meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami penambahan, penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi.  Berdasarkan data resmi pada Kamis (24/6), kasus positif baru tercatat bertambah sebanyak 46 orang dan kasus sembuh hanya mengalami peningkatan sebanyak 18 orang. Sementara itu, kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia  bertambah 1 orang, kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 46 orang, kita wajib waspada dan disiplin prokes,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Kamis (24/6).

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 15.376 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 14.723 orang  (95,75 persen), meninggal dunia 353 orang (2,29 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 300 orang (1,96 persen).

Terkait kasus meninggal dunia, pasien merupakan seorang perempuan usia 60 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam tiga hari terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Terima Kasubdit Fasilitasi Kawasan Perkotaan Kemendagri, Apresiasi Komitmen Badung terhadap Digital Teknologi

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

  “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Lanjutkan Membaca

NEWS

Laksanakan Wasev TMMD Ke-111, Aster Kasad Kunjungi Kodam Udayana

Published

on

By

de
KUNKER: Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Denpasar, baliilu.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 yang dipimpin Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., di Ruang Tamu Pangdam IX/Udayana, Kamis (24/6/2021).

Kedatangan Tim Wasev TMMD ke-111 tersebut dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) program TMMD ke-111 di Kodam IX/Udayana tepatnya di wilayah Kodim 1623/Karangasem yaitu di Dusun Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Saat berada di Ruang Tamu Pangdam, Mayjen TNI Nurcahyanto, M.Sc., selaku Ketua Tim menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pangdam IX/Udayana beserta staf atas penyambutan dan sudah berkenan menerima kedatangannya bersama tim di tengah kesibukan Kodam IX/Udayana dalam melaksanakan tugas.

Kemudian Ketua Tim menyampaikan maksud kedatangannya adalah selain untuk bersilaturahmi juga dalam rangka melaksanakan tugas kegiatan pengawasan dan evaluasi (Wasev) kegiatan TMMD ke-111 di wilayah Kodam Udayana khususnya di Kodim Karangasem.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam Udayana mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran Tim Wasev TMMD ke-111 di Kodam Udayana, serta memperkenalkan para pejabat yang mendampinginya di antaranya Kasdam Udayana, Aster Kasdam Udayana, dan Dandim Karangasem.

Pangdam juga menyampaikan Kodam Udayana akan mendukung tugas-tugas yang hendak dilaksanakan oleh Tim Wasev TMMD ke-111 di Provinsi Bali. “Semoga tugas Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) yang dilaksanakan tersebut berjalan dengan  aman dan lancar,” tutup Pangdam.

Acara yang berlangsung dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan tersebut diakhiri dengan foto bersama. (gs)

Advertisements
idul fitri pemprov bali
Baca Juga  Instruksi Bupati Belanja Difokuskan pada Kegiatan Wajib, 2022 Badung Bisa Dapatkan DAU hingga Rp 800 Miliar
Lanjutkan Membaca