Saturday, 13 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Diduga Alami Gangguan Mental, WNA Melukai Diri Sendiri dengan Pisau

BALIILU Tayang

:

wna gangguan mental
EVAKUASI: WNA atas nama AZK laki-laki 48 tahun asal Amerika yang diduga mengalami gangguan mental (stres) dan melukai diri sendiri dievakuasi tim Polsek Ubud dari Rumah Dadong Villa Ubud. (Foto: Hms Polres Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H., menerangkan adanya seorang WNA atas nama AZK laki-laki 48 tahun asal Amerika yang diduga mengalami gangguan mental (stres) dan melukai diri sendiri dengan menggunakan pisau dapur.

Lokasi kejadian/TKP di rumah Dadong Villa alamat Banjar Penestanan Kaja Desa Sayan Ubud Gianyar dan sudah ditangani Polsek Ubud Polres Gianyar.

Menurut keterangan saksi-saksi, adapun kronologis kejadian pada Selasa, 18 Juni 2024 sekitar pukul 08.00 Wita saksi atas nama MIN bersama Konsulat Amerika atas nama JSC dan staf atas nama DH tiba di TKP (Rumah Dadong Villa) dan melihat WNA/korban sudah dalam keadaan lemas dengan kondisi tubuh dan tempat tidurnya berlumuran darah dan terdapat beberapa luka terbuka di bagian tubuh.

Adanya kejadian tersebut saksi melaporkan ke Polsek Ubud melalui telepon dan juga menghubungi pihak Klinik BIMC Sanggingan. Pada pukul 08.30 Wita personil Polsek Ubud dipimpin Pawas tiba di TKP kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar sekaligus penanganan awal terhadap tubuh korban bersama tim medis Klinik BIMC Sanggingan yang dipimpin dr. Restu.

Dari hasil pemeriksaan dan penanganan terhadap tubuh korban terdapat beberapa luka terbuka di bagian tubuh diantaranya, luka terbuka di bagian leher sebelah kanan dengan panjang sekitar 8 cm dengan kedalamam 1,5 cm, luka pada kedua tangan dengan panjang 2 cm dengan kedalaman 1 cm,  dan luka pada kedua paha dengan panjang 2 cm dengan kedalaman 1 cm dimana kondisi korban dalam keadaan sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

Setelah selesai penanganan awal, kemudian sekitar pukul 09.25 Wita WNA/korban dibawa ke Klinik BIMC Jalan Raya Sanggingan wilayah Banjar Lungsiakan Desa Kedewatan Ubud dengan menggunakan ambulance untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga  Wakapolresta Denpasar Mediasi Keributan Warga di Banjar Tangtu Dentim

Menurut keterangan saksi MIN selaku pemilik Rumah Dadong Villa, bahwa WNA/korban sudah tinggal di Rumah Dadong Villa sejak tanggal 15 Mei 2024 (rencana tinggal selama 2 bulan) dan yang bersangkutan tinggal seorang diri.

Pada Minggu, 16 Juni 2024 sekira pukul 21.00 Wita korban mengaku sakit kepada saksi kemudian diajak berobat ke BIMC Medica Clinik yang berlokasi di Lungsiakan Desa Kedewatan.

Pada saat itu pihak BIMC Lungsiakan menghubungi dan menginformasikan kepada pihak Konsulat Amerika dan pihak Konsulat Amerika berjanji akan datang, namun setelah ditunggu dari pihak konsulat tidak kunjung datang, dan sekira pukul 02.00 Wita dini hari WNA/korban diperbolehkan pulang ke Rumah Dadong Villa/ tempatnya menginap.

Pada Senin, 17 Juni 2024, saksi sempat melakukan pengecekan terhadap keberadaan korban sebanyak 2 kali, dan korban dalam keadan baik-baik saja.

Polres Gianyar sudah koordinasi lanjutan dengan pihak Konsulat USA dan BIMC Clinik terkait dengan WNA/korban dan dari pihak Konsulat sudah menghubungi pihak keluarga yang berada di luar negeri.

‘‘Saat ini WNA/korban AZK sudah dirujuk ke RS Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,‘‘ pungkas Kombes Jansen. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

BI Bali Buka QRIS Jelajah Indonesia dengan Tagline “Wisata Bali Makin Praktis Pakai QRIS”

Published

on

By

QRIS Jelajah Indonesia bali
QRIS JELAJAH INDONESIA: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali saat menyelenggarakan QRIS Jelajah Indonesia 2024 Provinsi Bali pada Jumat (12/7) di Pantai Sanur, Denpasar. (Foto: Hms BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyelenggarakan QRIS Jelajah Indonesia 2024 Provinsi Bali dalam rangka mengkampanyekan perluasan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia khususnya di Provinsi Bali.

Program ini dikemas dalam bentuk kompetisi yang bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat Bali terhadap QRIS dan inisiatif digitalisasi sistem pembayaran lainnya. QRIS Jelajah Indonesia 2024 Provinsi Bali dibuka secara resmi pada Jumat (12/7) yang dibuka oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, G.A. Diah Utari, Direktur Bisnis BPD Bali, I Nyoman Sumanaya di Pantai Sanur, Denpasar.

Program QRIS Jelajah Indonesia bertujuan untuk mengakselerasi digitalisasi pembayaran melalui perluasan akseptansi, sinergi, literasi, dan diseminasi kebijakan, yang dikemas dalam bentuk kompetisi dimana peserta akan melalui berbagai misi terkait inisiatif/kebijakan digitalisasi sistem pembayaran di lokasi yang telah ditentukan. QRIS Jelajah Indonesia serentak dilaksanakan di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia dengan tagline “Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS” yang merupakan sebuah kegiatan dengan format kompetisi untuk mengkampanyekan QRIS dan inisiatif digitalisasi SP lainnya seperti APU PPT, Cinta Bangga Paham Rupiah, dan Pelindungan Konsumen.

Erwin mengatakan, “Khusus Provinsi Bali, QRIS Jelajah Indonesia 2024 mengangkat tema Start with Sunrise and End with Sunset dengan maksud agar peserta dapat merasakan pengalaman menggunakan transaksi nontunai serta turut mendiseminasikan kebijakan Bank Indonesia lainnya pada destinasi-destinasi pariwisata unggulan di Provinsi Bali. Kami berharap para peserta juga menggencarkan inisiatif sistem pembayaran lainnya seperti Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan Pelindungan Konsumen serta paham akan penggunaan KUPVA BB berizin.”

Baca Juga  Gelar Jumat Curhat, Polda Bali Sambangi Komunitas Bengkel Otomotif

Melalui QRIS Jelajah Indonesia 2024, KPw BI Provinsi Bali optimis untuk meningkatkan capaian target QRIS di 2024. Saat ini QRIS diterima dengan baik di Provinsi Bali dengan total pengguna sebanyak 1.032.894. Pengguna baru QRIS di 2024 sebanyak 39.479 pengguna baru atau telah tercapai 45,26% dari target, serta volume transaksi mencapai 54,59 juta transaksi atau telah tercapai 120,52% dari target. Hal ini menandakan sebagai salah satu destinasi utama pariwisata, eksosistem pariwisata di Bali antusias menerima wisatawan yang mau bertransaksi menggunakan QRIS.

Nyoman Sumanaya menyampaikan ”Kegiatan QRIS Jelajah Indonesia merupakan langkah penting bagi perluasan akses pembayaran dan menjadi game changer untuk upaya pulih bersama dan membangun ekonomi berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan bagi setiap lapisan masyarakat. Saat ini, QRIS dapat dikatakan sebagai powerful tool yang dapat mendukung digitalisasi di Provinsi Bali”.

QRIS Jelajah Indonesia 2024 Provinsi Bali dilakukan pada 12-13 Juli 2024. Peserta akan menjelajahi 5 titik pusat wisata di Provinsi Bali dimulai dari Pantai Sanur, Tanah Lot, Pasar Seni Ubud, Pesta Kesenian Bali dan ditutup di Pantai Kuta. Salah satu peserta, Mila, menyampaikan kesan bahwa penyelenggaraan QRIS Jelajah Indonesia 2024 merupakan bentuk sosialisasi inisiatif sistem pembayaran Bank Indonesia yang seru dan keren karena mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan wisatawan mancanegara dan masyarakat umum terkait pentingnya sistem pembayaran nontunai dengan cara-cara yang aman.

“Terima kasih QRIS Jelajah Indonesia 2024, kejar-kejaran waktu buat ngerjain misi di destinasi-destinasi keren buat pengalaman yang gak bakal kami lupakan!” ujar Mila. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Polisi Bubarkan Kerumunan PSHT di Jalan By Pass Ngurah Rai Suwung

Published

on

By

kerumunan psht
BUBARKAN: Personil gabungan dari Polresta Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Polsek Kuta dan Polsek Denpasar Selatan saat membubarkan kerumunan dan mengimbau anggota PSHT untuk pulang. (Foto: Hms Polresta Dps)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Selatan mendapat pengaduan melalui call center 110 terkait adanya kerumunan orang di depan Kantor KIR, Simpang Jalan Hutan Mangrove – Jalan By Pass Ngurah Rai Suwung Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (12/7/24) sekira pukul 01.00 Wita.

Peristiwa ini sempat di viral di media sosial dimana kerumunan tersebut telah dibubarkan oleh personil Gabungan Polsek Kuta.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut Perwira pengawas Polsek Denpasar Selatan Iptu Nur Habib A, S.Tr.K, S.I.K, M.H. bersama piket fungsi dibackup Patroli Polresta Denpasar dan Patroli Dit Samapta Polda Bali mendatangi TKP dan mendapati sekitar kurang lebih 500 orang anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sedang berkumpul melaksanakan kegiatan Pengesahan Warga Baru PSHT Wilayah Provinsi Bali Tahun 2024.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa kegiatan ini sebanyak 85 orang warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Gianyar, Badung dan Klungkung dilakukan pengesahan saat itu, namun ratusan anggota PSHT yang ingin memasuki lokasi acara dihadang panitia penyelenggara untuk tidak memasuki lokasi acara sehingga berkumpul, berkerumun dan konvoi di depan Kantor KIR, Simpang Jalan Hutan Mangrove – Jalan By Pass Ngurah Rai Suwung Kauh.

Dalam kesempatan tersebut Pawas melakukan koordinasi dengan Ketua Dewan Penasehat PSHT Kangmas H. Djuworo dan Ketua Panita Mas Adam agar mengimbau anggotanya supaya membubarkan diri

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, membenarkan peristiwa tersebut dan personil gabungan dari Polresta Denpasar, Dit Samapta Polda Bali, Polsek Kuta dan Polsek Denpasar Selatan berhasil membubarkan kerumunan tersebut dan mengimbau anggota PSHT untuk pulang.

Kemudian sekitar pukul 03.30 Wita seluruh anggota PSHT membubarkan diri meninggalkan lokasi kegiatan. (gs/bi)

Baca Juga  Polda Bali Berhasil Tangkap Buronan Interpol Kasus Penipuan Asuransi

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Viral Konvoi Atribut PSHT, Polsek Kutsel Jalin Koordinasi dengan Pengurus PSHT Badung

Published

on

By

konvoi di kuta
PERTEMUAN: Pertemuan antara Polsek Kuta Selatan dan PSHT Badung, pada Sabtu, 13 Juli 2024 terkait konvoi menggunakan atribut PSHT. (Foto: Hms Polresta Dps)

Badung, baliilu.com – Menanggapi berita viral mengenai konvoi yang dilakukan oleh sekelompok orang menggunakan atribut PSHT di jalanan utama, Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H., mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum PSHT Badung Sigit Suwarsono, dan Ketua 1 PSHT Badung  Kasno, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk silaturahmi dan koordinasi terkait kegiatan konvoi tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Kuta Selatan menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak negatif dari kegiatan konvoi yang dapat mengganggu kamtibmas. Ia mengimbau pengurus PSHT untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua Umum PSHT Badung, Sigit Suwarsono, menjelaskan bahwa organisasi PSHT bertujuan untuk mendidik dan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anggotanya. Ia menegaskan bahwa pengurus PSHT selalu mengingatkan anggotanya untuk taat aturan dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Lebih lanjut, Sigit Suwarsono menjelaskan bahwa kegiatan konvoi tersebut tidak dilakukan oleh anggota resmi PSHT yang terdaftar dalam undangan kegiatan wisuda pengesahan dan kelulusan warga baru. Pengurus PSHT telah melarang anggota yang tidak terdaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Pengurus PSHT juga memiliki aturan tegas bagi anggotanya yang terlibat dalam pelanggaran hukum. Pihak kepolisian dipersilahkan untuk memproses mereka sesuai hukum yang berlaku tanpa adanya intervensi dari organisasi.

Terkait komunitas-komunitas yang dibentuk oleh anggota PSHT tanpa sepengetahuan pengurus, Sigit Suwarsono mengakui kesulitan dalam melakukan pengawasan. Ia mengimbau agar masyarakat dapat membantu dengan melaporkan kepada pengurus resmi PSHT jika melihat adanya kegiatan yang mencurigakan.

Pertemuan antara Polsek Kuta Selatan dan PSHT Badung ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kerja sama dalam menjaga kondusifitas wilayah. Pengurus PSHT berkomitmen untuk terus membina anggotanya agar menjadi warga negara yang taat hukum dan bertanggung jawab. (gs/bi)

Baca Juga  Palsukan Izin Tinggal, Kanwil Kemenkumham Bali melalui Kantor Imigrasi Denpasar Deportasi 2 WN Rusia

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca