Connect with us

NEWS

Digemari Kalangan Milenial, DPD PDIP Bali Gelar Lomba Mixology Arak Bali dan Barista Kopi Bali

BALIILU Tayang

:

de
Koordinator Lomba yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Pariwisata DPD PDIP Provinsi Bali Bali I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M. saat konferensi pers, Senin (3/5) di Kantor DPD PDIP Bali, Renon, Denpasar.

Denpasar, baliilu.com – Dua profesi yang kini sangat digemari kalangan milenial yakni mixology dan barista menjadi salah satu kegiatan lomba yang digelar DPD PDIP Provinsi Bali dalam rangkaian perayaan HUT Ke-48 PDI Perjuangan. Lomba bertajuk Mixology Arak Bali dan Barista Kopi Bali telah dibuka sejak 20 Maret 2021 dan puncaknya pada grand final 1 Mei 2021 yang digelar di kota Amlapura, Karangasem.

‘’Kedua kegiatan lomba ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Ke-48 PDIP ini karena melihat di dalam masyarakat kedua profesi ini baik mixology dan barista sangat digemari kalangan milenial. Kalau kita bicara milenial, mixology adalah ahli mencampur minuman atau spirit, barista ahli mencampur kopi, sedangkan sommelier ahli wine (anggur). Ketiga profesi ini sangat disukai para milenial,’’ terang Koordinator Lomba yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Pariwisata DPD PDIP Provinsi Bali Bali I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M. saat konferensi pers, Senin (3/5) di Kantor DPD PDIP Bali, Renon, Denpasar.

Ramia Adnyana menyampaikan, partai hadir di tengah kaum milenial ingin menunjukkan kepada mereka bahwa mereka harus disiapkan tempat wadah untuk menyalurkan aspirasinya. ‘’Inilah kita hadir sebagai pionir, sebagai partai pelopor nanti ke depan ajang yang dilaksanakan ini mampu menginspirasi kaum milenial di dalam menuangkan ide-ide kreativitasnya,’’ ujar Ramia Adnyana.

Advertisements
de
I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M.

Ditegaskan, setelah lomba ini dilaksanakan, DPD PDIP Bali akan menindaklanjuti dengan menggelar pelatihan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pekerja migran yang jumlahnya 21 ribu itu akan diberi pelatihan khusus mixology dan barista. Sebelum berangkat akan diberi keahlian atau skill yang bisa ditunjukkan ketika mereka bekerja di kapal pesiar.

Karena arak Bali lagi ngetrend, lanjut Ramia, dengan keluarnya Pergub 1/2020, DPD PDIP ingin mendorong membentuk suatu ekosistem, dimana para mixology yang merupakan ujung tombak membantu petani memberi suatu kepastian dan supaya produksi arak petani lebih meningkat.

Baca Juga  Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil

Ramia menegaskan bahwa kebutuhan minuman keras di Bali tahun 2019 sebanyak 12 juta liter. Terdiri dari golongan A memiliki kadar alkohol 5 persen, golongan B 12 persen ke atas, dan golongan C 25 persen ke atas. Arak Bali merupakan hasil destilasi yang kadar alkoholnya di atas 25 persen.

‘’Dari 12 juta liter kebutuhan Bali, hanya 8 persen bisa dipenuhi oleh produksi lokal dan ini peluang besar yang bisa dimanfaatkan para petani dan produsen arak yang memiliki legalitas edar untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka, dan kami partai hadir untuk membantu petani. Oleh karena itu, kami berharap para produsen memanfaatkan kesempatan ini agar mampu mengisi pasar pariwisata setelah Bali kembali bangkit,’’ ujar Ramia.

Ramia juga menjelaskan untuk memastikan produksi arak Bali sesuai dengan standar internasional, maka pemerintah bekerja sama dengan Bali Alkoholid Control. Boleh melestarikan yang tradisional tetapi hak izin sanitasinya terkontrol dengan baik. Kemasan dikembalikan ke masing-masing pengusaha sesuai izin legalitas. Dengan Pergub 1/2020 pemerintah memberikan peluang kepada petani arak untuk menghimpun diri dalam bentuk koperasi

Untuk hasil grand final lomba Mixology Arak Bali yang digelar 1 Mei 2021 di kota Amlapura Karangasem, diikuti 27 peserta dari 3 perwakilan masing-masing kabupaten/ kota, berhasil menetapkan juara 1, 2 dan 3. Juara 1 dimenangkan oleh kontingen Gianyar yang meraup hadiah 15 juta, juara 2 mendapat hadiah 12,5 juta, juara 3 mendapat 7,5 juta serta favorit dan harapan. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Kadis Kesehatan Bali dr. Suarjaya: TBC Mudah dan Dapat Disembuhkan

Published

on

By

de
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya. (Foto: gs)

Badung, baliilu.com – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan dengan pengobatan tepat dan waktu yang tepat, sebenarnya penderita TBC mudah dan dapat disembuhkan. ‘’Seringkali kasus penderita TBC yang tidak sembuh karena drop out minum obat,’’ terang Suarjaya usai membuka Konferensi Wilayah X PPTI Bali yang digelar di ruang Rapat Gosana III Gedung DPRD Badung, Jumat (3/12).

Lebih lanjut, Suarjaya menegaskan, memang disadari pengobatan terhadap penderita TBC jangka waktunya cukup lama dan obatnya juga cukup banyak. Hal ini kadang-kadang menimbulkan ketidakdisiplinan. Karena efeknya agak lambat, minum obat lama menyebabkan penderita itu drop out. Maka itu, di sinilah pengobatan penderita TBC membutuhkan pengawas minum obat.

Dikatakan, selama ini Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) berperan sangat aktif dalam upaya mulai dari pencegahan, penanggulangan TBC kemudian juga dalam upaya pelayanan pengobatan membantu masyarakat dalam pengawasan minum obat. ‘’Selama ini kami rasakan PPTI Wilayah Bali termasuk sangat aktif di Bali,’’ ujarnya. Hal ini karena memang baik PPTI provinsi dan kabupaten kota didukung tenaga yang memang walaupun sebagai relawan tetapi juga memiliki komitmen yang baik untuk penanggulangan TBC.

Advertisements
de

Suarjaya memaparkan penemuan kasus TBC sejak pandemi Covid-19 di Bali agak menurun, juga terjadi di Indonesia. Dan angka penemuan kasus TBC di Bali belum mencapai yang ditargetkan 44 persen, dimana baru mencapai 34 persen dalam penemuan kasus dari target yang diharapkan.

Sedangkan angka kesembuhan sangat baik, dimana penderita TBC di Bali sudah mencapai 90 persen. Artinya 90 persen orang yang terdeteksi menderita TBC diobati sudah sembuh. Hanya kita melihat ada 10 persen yang belum sembuh sehingga ini berpotensi bisa menjadi resisten dan meninggal. Ini yang harus menjadi perhatian bersama. Kasus resistensi obat pada TBC berdampak pada meningkatnya gejala yang lebih berat dan bahkan meningkatnya angka kematian. ‘’Ada datanya setiap kabupaten beda-beda, tetapi yang saya lihat penemuan tertinggi ada di Buleleng dan di Denpasar,’’ paparnya.

Baca Juga  Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil
Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta menyampaikan dalam penanggulangan TBC perlu ada upaya-upaya lokus yang lebih intensif. Dengan adanya transformasi kesehatan di Badung termasuk salah satu lokus untuk ujicoba transformasi layanan terintegrasi antara puskesmas dan FKTP swasta dalam hal penanganan, penanggulangan TBC, maternal dan penyakit tidak menular. ‘’Artinya sekarang ini di swasta penemuan tak sampai ke catatan kita, dengan terintegrasinya kita harapkan pencapaian kita bisa lebih meningkat dengan melibatkan teman-teman di praktek swasta,’’ ujarnya.

Ditegaskan, jika memang di dokter umum tak bisa melakukan pendiagnosaan seperti cek dahak, segera dirujuk ke puskesmas agar bisa didiagnosa secara lengkap. Ini sedang dilakukan di dua tempat di Puskesmas Mengwi 1 dan Abiansemal 1. Sampai akhir Desember dievaluasi. ‘’Kalau ini berhasil meningkatkan cakupan pencapaian dalam penanganan TBC, maka semua puskesmas akan diterapkan seperti itu. Jadi akan diterapkan kolaborasi, integrasi antara puskesmas dan FKTP swasta yang ada di wilayah kerjanya,’’ papar Gunarta. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Lanjutkan Membaca

NEWS

Erupsi Gunung Semeru, Kepala BNPB Letjen Suharyanto Menuju Kabupaten Lumajang

Published

on

By

de
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. (Foto: Ist)

Jakarta, baliilu.com – Pagi ini Minggu 5 Desember 2021, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bertolak ke Surabaya untuk mengecek langsung penanganan dampak erupsi Gunung Semeru.

“Bapak Kepala akan tiba di Surabaya pukul 08.00 pagi dan selanjutnya menggunakan jalur darat menuju Kabupaten Lumajang Jawa Timur,” demikian disampaikan Egy Massadiah, Tenaga Ahli Kepala BNPB kepada wartawan sebelum naik pesawat di Bandara Soetta Cengkareng Jakarta.

Letjen Suharyanto yang hingga kini masih menjabat Pangdam Brawijaya Jawa Timur semalam sudah memerintahkan Tim Reaksi Cepat Tanggap Darurat dan Kedeputian Logistik/Peralatan BNPB untuk memberikan dukungan penuh kepada masyarakat terdampak.

Advertisements
de

“Sejak tadi malam Bapak Kepala BNPB terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri serta pemerintah daerah guna memastikan dukungan bantuan segera tiba dalam waktu sesingkat-singkatnya. Juga memastikan penanganan pengungsi berjalan dengan baik,” tambah Egy Massadiah.

Sebagaimana diketahui Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi disertai memuntahkan awan panas guguran pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil
Lanjutkan Membaca

NEWS

Ops Yustisi Prokes Polsek Dentim Sampaikan Imbauan dan Bagikan Masker

Published

on

By

de
Personel Polsek Dentim bagi-bagi masker. (Foto: Ist)

Denpasar, baliilu.com – Polsek Denpasar Timur secara rutin menggelar yustisi dalam penegakan dan ketaatan protokol kesehatan di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 63 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 Corona Virus Disease di Wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali No. 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM level 2.

Seperti kegiatan Sabtu pagi 4  November  2021 sekitar pukul 09.00 Wita, Polsek Dentim menggelar yustisi di seputaran Jalan By Pas IB Mantra Dentim dengan kekuatan 10 personil gabungan dipimpin Pawas Polsek Dentim Iptu I Wayan Merta Adi, S.H.

Dalam giat ini, personel menyampaikan imbauan dan pembagian masker kepada warga. Sasaran kegiatan ini dimana sebagian masyarakat yang melakukan aktivitas pagi di sepanjang jalan By Pass IB Mantra seperti pedagang pasar, buruh pasir dan warga yang melintas.

Advertisements
de

Polri dalam hal ini terus membantu pemerintah dalam meningkatnya kesadaran masyarakat terkait ketaatan protokol kesehatan guna memutus dan mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

“Dalam yustisi pagi ini kami memberikan 1 kali teguran kepada warga yang tanpa masker kemudian kami berikan masker secara gratis, selanjutnya memberikan 5 kali imbauan kepada warga,” Kata Pawas I Wayan Merta Adi. (gs)

de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Advertisements
de
Baca Juga  Pelatihan Aplikasi Sosial Media dan Teknologi Informasi PDI Perjuangan, Wayan Koster: Bali Sebagai Percontohan harus Berhasil
Lanjutkan Membaca