Monday, 15 July 2024
Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dinas Kebudayaan Badung Gelar Pembukaan Festival Bulan Bahasa Bali VI

BALIILU Tayang

:

bulan
BUKA BULAN BAHASA: Pembukaan Festival Bulan Bahasa Bali VI Badung 2024 ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung I Nyoman Sujendra bertempat di area Jaba Pura Lingga Bhuana, Puspem Badung, Jumat (2/2). (Foto: Hms Kominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Dalam rangka melestarikan bahasa, aksara, dan sastra Bali yang terdapat pada pustaka suci sebagai sumber ilmu pengetahuan dan sejarah, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Kebudayaan kembali menggelar Festival Bulan Bahasa Bali VI di Kabupaten Badung Tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 2 sampai 6 Februari 2024 bertempat di area Jaba Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (2/2).

Pembukaan Festival Bulan Bahasa Bali VI  Kabupaten Badung tahun 2024 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Badung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung I Nyoman Sujendra disaksikan Ketua Komisi IV DPRD Badung Nyoman Suwardana, dan Kepala Bidang Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ni Nyoman Indrawati, Ketua Widya Sabha Kabupaten Badung diwakili sekretaris, I Made Widana, Majelis Desa Adat Kabupaten Badung diwakili Bendahara Wayan Rencana, serta perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Badung.

Adapun tema yang diusung pada tahun ini yakni Jana Kerthi-Dharma Sadhu Nuraga. Festival Bulan Bahasa Bali VI Kabupaten Badung tahun 2024 bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa, aksara, serta sastra Bali kepada anak-anak generasi muda dan masyarakat di Kabupaten Badung.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan yang dibacakan Kepala Bidang Sejarah Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ni Nyoman Indrawati mewakili Kepala Dinas Kebudayaan menyatakan, rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali VI tahun 2024 dilaksanakan beberapa lomba diantaranya lomba menulis aksara Bali tingkat SD, menulis lontar tingkat SMP, membaca lontar usia 19-23 tahun, bercerita dengan menggunakan bahasa Bali untuk PKK, pidato pengurus Desa Adat, debat Bahasa Bali tingkat SMA-SMK se-Kabupaten Badung. Serta dilaksanakan festival mengetik huruf Bali di computer/laptop dan seminar Bahasa Bali. Dilanjutkan dengan kegiatan panggung apresiasi sastra seperti Drama Gong “ketemu ring Tampaksiring” oleh sanggar seni Mudra Petang, Dramatari Utara Kanda “Kesucian Sang Dewi” dari Widya Sabha Kabupaten Badung, Musikalisasi Puisi Bali Modern dari komunitas seni Budang Bading Badung, Bondres inovatif STI Bali, Celekontong Mas. Selanjutnya pameran lontar, buku Bahasa Bali koleksi Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Pameran Usada dan pengobatan gratis dari Gotra Pangusada Bali, serta pameran kerajinan tradisional Bali.

Baca Juga  Dishub Badung Gelar Pembinaan dan Pemilihan Abdiyasa Teladan 2024

Peserta saat mengikuti lomba menulis aksara Bali. (Foto: Hms Kominfo Badung)

Festival Bulan Bahasa Bali VI Tahun 2024 diikuti 355 peserta dari sejumlah desa yang ada di Kabupaten Badung dengan rincian menulis huruf Bali tingkat SD diikuti 67 peserta, lomba menulis lontar tingkat SMP 43 peserta, lomba membaca lontar 38 peserta, lomba bercerita Bahasa Bali PKK 51, lomba debat Bahasa Bali tingkat SMA/SMK 27 siswa, lomba pidato pengurus Desa Adat 15 peserta. Selanjutnya seminar Bahasa Bali diikuti oleh 69 peserta, serta mengetik huruf Bali di komputer 45 peserta. Nantinya peserta yang mendapatkan juara pertama dan masing-masing ketegori lomba akan mewakili Kabupaten Badung di ajang lomba tingkat Provinsi Bali.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Nyoman Sujendra yang ditemui usai membuka acara menyatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas dilaksanakan kegiatan Festival Bulan Bahasa Bali VI Tahun 2024 di Kabupaten Badung. Sudah tentu ini merupakan suatu wahana atau wadah dalam rangka kita melestarikan Bahasa dan Sastra kepada generasi muda, karena generasi muda menjadi garda terdepan dalam pelestarian seni dan budaya. Jangan sampai kita tergerus oleh budaya orang lain. Ini merupakan langkah yang sangat positif diadakan Bulan Bahasa apalagi di masing desa adat sudah dilaksanakan.  Semoga kedepannya bulan Bahasa Bali tetap dilaksanakan. Serta apa yang menjadi local genius di masing-masing desa adat bisa kita angkat dan dilestarikan.” (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Polri Gelar Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024, 700 Atlet Akan Berlaga Besok

Published

on

By

judo kapolri cup
KEJUARAAN JUDO: Suasana kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024). (Foto: humas.polri.go.id)

Jakarta, baliilu.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar kejuaraan Judo Kapolri Cup 2024 di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2024). Kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-78 ini dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Peserta Judo Kapolri Cup 2024 tidak hanya diikuti oleh atlet dari Polri, namun juga dari TNI dan Umum. Hal itu menjadi dasar kejuaraan ini diselenggarakan yakni untuk mencetak generasi atlet yang sportif, mandiri dan professional.

Ketua Pelaksana Judo Kapolri Cup 2024, Brigjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid mengatakan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 700 atlet Judo akan mengikuti pertandingan yang akan berlangsung pada Selasa dan Rabu besok. Adapun atlet yang akan bertanding pada kejuaraan tahun ini dari Polri sebanyak 379 atlet, TNI 34 atlet dan 287 atlet umum (usia 14-21 tahun).

“Alhamdulillah tahun ini peserta yang ikut bertanding pada tahun ini lebih banyak dua kali lipat dimana tahun lalu ada kurang lebih 340 peserta, sekarang ada 700 peserta,” kata Brigjen Yudhi di GBK Basket Hall usai pembukaan Judo Kapolri Cup 2024, dikutip dari humas.polri.go.id.

Yudhi berharap Kejuaraan Judo Kapolri Cup terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga Indonesia bisa lebih berkiprah lagi pada kejuaraan Judo nasional dan internasional.

“Tentunya banyak prestasi yang hilang di tahun-tahun sebelumnya. Kami berharap dengan kejuaraan seperti ini bisa menambah semangat atlet-atlet baru, kemudian prestasinya lebih bagus,” ucapnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Wabup Suiasa Hadiri Rakor Kadin
Lanjutkan Membaca

NEWS

Buka MPLS, Kadis Astika Ingatkan Sekolah Lakukan Kegiatan Bersifat Edukatif dan Kreatif

Published

on

By

mpls di buleleng
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd., M.M., saat membuka secara resmi MPLS Tahun Pelajaran 2024/2025 di SMP N 4 Sukasada pada Senin, (15/7). (Foto: bulelengkab.go.id)

Buleleng, baliilu.com – Pentingnya kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif harus di tekankan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Hal ini untuk mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, serta mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang aman, ramah anak, sejuk, dan nyaman bagi peserta didik.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, S.Pd., M.M., saat membuka secara resmi MPLS bagi siswa baru Tahun Pelajaran 2024/2025 jenjang TK, SD, dan SMP yang diadakan di SMP N 4 Sukasada pada Senin, (15/7).

Lebih lanjut, pihaknya berharap sekolah dapat menciptakan kegiatan yang edukatif dan kreatif serta lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para peserta dalam pelaksanaan MPLS.

“Masa pengenalan lingkungan sekolah di Kabupaten Buleleng tidak hanya sekadar perkenalan, melainkan juga bagian integral dari proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional,” ujar Kadis Astika, dikutip dari bulelengkab.go.id.

Ditambahkannya, bahwa pada MPLS kali ini, sekolah harus mengimplementasikan program pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan Di Lingkungan Sekolah (PPKSP) serta fokus pada Gerakan Sekolah Sehat (GSS). Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan bebas dari masalah bullying serta kekerasan.

Tidak hanya itu, Pemerintah melalui program Merdeka Belajar dengan 26 episodenya menekankan pentingnya penyesuaian dan penyelarasan paradigma berpikir dalam pengembangan pendidikan, yang harus dimulai dari para pelaku pendidikan untuk kemudian diteruskan kepada anak-anak.

Terkait program Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, Kadis Astika menyampaikan bahwa dukungan sumber daya manusia melalui penempatan tenaga guru PAUD ke SD telah dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran di kelas awal berjalan efektif.

Baca Juga  Pelantikan dan ‘‘Launching‘‘ Pol. PP Pariwisata Provinsi Bali dan Badung

“Pengelolaan pendidikan fase fondasi yang ada di PAUD mesti dilanjutkan di SD kelas awal. Menyikapi hal tersebut, pihak PAUD dan SD serta dukungan para orang tua perlu menyamakan persepsi dan gerak dalam memfasilitasi anak-anak, sehingga apa yang kita lakukan dan apa yang mereka terima sesuai dengan tahap perkembangan anak itu sendiri,” tutupnya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

DPRD Gianyar Beri Pandangan Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023

Published

on

By

DPRD Gianyar
Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar pada Senin (15/7). (Foto: gianyarkab.go.id)

Gianyar, baliilu.com – DPRD Kabupaten Gianyar menggelar sidang paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 di Ruang Sidang DPRD Gianyar, Senin (15/7).

“Ada empat fraksi yang menyampaikan pandangannya, semua menyatakan setuju dan dilaksanakannya pembahasan lebih lanjut terkait Rancangan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2023,” terang pimpinan sidang I Gusti Ngurah Anom Masta selaku Wakil Ketua DPRD, dikutip dari gianyarkab.go.id.

Fraksi PDI Perjuangan Luh Suciningsih menyampaikan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam pengelolaan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2023 kembali memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Dimana Tahun Anggaran 2023 merupakan tahun ke-10 secara berturut-turut Kabupaten Gianyar memperoleh WTP. “Ini harus terus dipertahankan dengan melaksanakan setiap catatan-catatan dari BPK yang dituangkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2023 Pemerintah Kabupaten Gianyar,” ujarnya.

Fraksi Golkar I Wayan Gede Sudarta menyampaikan, bahwa antara RPJPD, RPJM, RKPD dan APBD perlu dicermati sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat direalisasikan dalam setiap penyusunan RKA dan APBD setiap tahunnya. Selain itu, Fraksi Golkar juga menyoroti pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Gianyar. “Harapan kita tidak hanya mengejar kuantitas pertumbuhan pariwisata tetapi yang lebih penting adalah quality tourism mengingat masih banyak keluhan terkait fasilitas dasar penunjang pariwisata,” ucapnya.

Terkait sampah dia mengatakan, pemerintah semestinya memberikan ruang dan waktu untuk menguji tingkat kesadaran masyarakat agar benar-benar memahami clean and green. “Perlu edukasi, sehingga pejabat bersangkutan mengemas kepada pejabat di bawahnya sampai ke tingkat desa dan banjar sesering mungkin menginformasikan melalui rapat atau sosialisasi agar terbangun kesadaran masyarakat tentang persampahan sesuai dengan jenisnya,” terangnya.

Baca Juga  Wabup Suiasa Buka Muscab Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Badung

Masalah pendidikan, karena banyak kondisi gedung sekolah yang mengalami kerusakan terutama gedung Sekolah Dasar, Fraksi Golkar mengimbau kepada Dinas Pendidikan untuk memonitoring keberadaan gedung-gedung sekolah yang memerlukan rehab gedung.

Sedangkan Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Ida Bagus Rai Artha mengatakan, pendapatan asli daerah yang terdiri atas pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, supaya dioptimalkan Tahun Anggaran 2024. “Terhadap belanja daerah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer semua bisa ditekan dari yang direncanakan, efisiensi belanja daerah sudah terlaksana, tetapi jangan sampai mengurangi hak masyarakat yaitu kesejahteraan untuk masyarakat,” terangnya.

Fraksi Indonesia Raya yang disampaikan oleh I Gusti Ngurah Agus Supriadi, mengapresiasi capaian target pendapatan daerah yang telah direalisasikan. “Namun, kami juga mendorong agar pemerintah daerah terus mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan lainnya, terutama dari sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang menjadi tulang punggung ekonomi Gianyar. Selain itu, upaya peningkatan efisiensi dalam pengelolaan aset daerah harus terus ditingkatkan,” katanya. (gs/bi)

Advertisements
iklan sman 1 dps
Advertisements
gelombang 4b
Advertisements
waisak dprd badung
Advertisements
idul fitri dprd bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca