Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Disdukcapil Buka Layanan Malam, Badung Raih Rangking Pertama dalam Perekaman KTP Elektronik

BALIILU Tayang

:

disdukcapil badung
PEREKAMAN KTP: Pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung saat melakukan perekaman data kartu tanda penduduk (KTP) elektronik layanan malam untuk masyarakat di Badung. (Foto: Hms Diskominfo Badung)

Badung, baliilu.com – Inovasi layanan terus dilakukan oleh pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Badung dalam melakukan perekaman data kartu tanda penduduk (KTP) elektronik untuk masyarakat di Badung. Bahkan pihak Disdukcapil melakukan program layanan jam malam untuk masyarakat yang ingin melakukan perekaman KTP elektronik. Hal ini pun membuat Kabupaten Badung mencapai predikat pertama dalam melakukan perekaman KTP elektronik di Bali.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Badung AA Arimbawa, Kamis (1/8) menjelaskan, pihaknya bersyukur  Kabupaten Badung meraih rangking pertama dalam jumlah perekaman KTP elektronik di Bali. “Kita sebelumnya berada di peringkat tiga, dan dengan sejumlah layanan yang kami lakukan, akhirnya berhasil meraih peringkat pertama yakni dengan progress rekaman sebanyak 411,390 atau 99,23 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut mantan Camat Kuta Utara ini menjelaskan, perolehan rangking pertama dalam perekaman KTP elektronik ini tidak terlepas dari tim Disdukcapil yang sudah bekerja keras siang dan malam. “Dengan motivasi di posisi ketiga, kami merasa terpacu lagi untuk memberikan pelayanan agar bisa di posisi saat ini. Bahkan kami melakukan pelayanan malam, kenapa pelayanan malam kita lakukan, karena pengalaman kita dalam melakukan jemput bola ke sekolah-sekolah SMA dan SMK yang usianya 16 tahun yang wajib rekam ternyata banyak alasan di sekolah anak-anak tersebut tidak mau perekaman karena belum siap, baik dari sisi penampilan, masih berpakaian sekolah dan alasan lainnya. Jadi kita tidak bisa memaksa sehingga tidak optimal sehingga kita melakukan pelayanan malam,” paparnya.

Dari pelayanan malam ini, Disdukcapil Badung cukup banyak dapat menjaring. “Kita lakukan pelayanan malam ini dari jam 4 sore hingga jam 9 malam. Layanan perekaman data KTP elektronik ini ada di Kecamatan Kuta Utara dan di Kantor Disdukcapil Badung di Puspem. Rata-rata per hari yang melakukan pelayanan ini bisa mencapai 20 orang,” ungkapnya.

Baca Juga  Disdukcapil Denpasar Gelar Pelayanan Perekaman Data E-KTP pada Hari Libur

Apakah setelah membuka layanan malam ini, pelayanan jemput bola dihentikan? Arimbawa mengatakan, semua layanan tetap dijalankan. “Layanan jemput bola tetap kita lakukan, pelayanan di Disdukcapil juga tetap, termasuk di kecamatan. Layanan malam ini cukup antusias dilakukan oleh masyarakat. Saat jam-jam pulang kerja mereka melakukan perekaman KTP elektronik, karena untuk mengurus administrasi kependudukan ini memerlukan waktu khusus bagi masyarakat yang cukup sibuk. Maka, dengan pelayanan malam ini masyarakat bisa melakukan perekaman,” terangnya.

Dari data yang dimiliki Disdukcapil Badung, jumlah penduduk yang sudah perekaman KTP elektronik sebanyak 411.309 orang dan yang belum 3.107. Sementara warga yang wajib KTP sebanyak 414.497   dari 532.500 jumlah penduduk Kabupaten Badung. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bali dan Tiongkok Kian Erat, Gubernur Koster dan Konjen Zhang Bahas PSEL, Digitalisasi hingga Ekspor Buah Bali

Published

on

By

gubernur koster
KUNJUNGAN: Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar pada Kamis (14/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Gubernur Wayan Koster melaksanakan kunjungan resmi ke Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, H.E. Zhang Zhisheng, dalam pertemuan yang membahas penguatan hubungan Bali–Tiongkok di berbagai sektor strategis, mulai dari pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL), keamanan warga negara asing, digitalisasi Bali, hingga pengembangan ekspor komoditas pertanian Bali ke pasar Tiongkok. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (14/5) petang di Kediaman Resmi Konsulat Jenderal Tiongkok di Denpasar.

Dalam pertemuan tersebut, Konjen Zhang memuji berbagai perkembangan pembangunan di Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster. Ia mengaku melihat perubahan signifikan dibandingkan saat pertama kali bertugas di Bali dua tahun lalu.

“Saya melihat perubahan yang sangat baik. Jalan dan berbagai fasilitas berkembang pesat. Saya juga sempat ke Buleleng. Tahun 2024 saya mengunjungi Ubud dan beberapa tempat lain, saat itu jalannya masih cukup rusak. Sekarang banyak perkembangan positif yang terlihat nyata,” ujar Konjen Zhang.

Menurutnya, banyak pihak kerap hanya menyoroti kekurangan Bali, namun sebagai diplomat ia justru melihat banyak capaian positif yang menggembirakan, termasuk dari sisi keamanan.

“Kasus-kasus yang menimpa warga Tiongkok juga dapat diselesaikan dengan baik. Dari kami yang bergerak di bidang diplomasi, saya melihat banyak hasil nyata dari kepemimpinan Pak Gubernur selama ini,” katanya.

Dukung PSEL Bali dan Investasi Teknologi

Konjen Zhang juga menegaskan dukungan Tiongkok terhadap pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali. Ia menyebut telah mengunjungi PLTU Celukan Bawang dan melihat pentingnya kepastian pasokan listrik bagi Bali.

Selain itu, pihaknya optimistis proyek PSEL dapat menjadi solusi atas persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di Bali.

Baca Juga  Kelurahan Penatih "Jemput Bola" Layani Perekaman e-KTP Warga Lansia

“Saya pastikan investor Zhejiang Weiming yang menggarap proyek PSEL ini profesional dan memiliki pengalaman sukses di berbagai tempat. Kami juga memastikan seluruh proses mematuhi aturan hukum yang berlaku di Bali,” tegasnya.

Konjen Zhang mengatakan Tiongkok siap mendukung pengembangan Bali di sektor ekonomi kreatif, pertanian, perikanan, hingga transformasi digital.

Ia bahkan menyoroti potensi besar komoditas buah Bali di pasar Tiongkok, terutama manggis dan salak.

“Manggis Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar ke Tiongkok. Salak juga sangat diminati, bahkan masih kekurangan pasokan. Rasanya khas dan sangat disukai masyarakat Tiongkok,” ujarnya.

Selain perdagangan, Zhang juga menyinggung kerja sama sistem pembayaran digital antara Indonesia dan Tiongkok melalui QRIS yang menurutnya semakin memudahkan wisatawan dan transaksi lintas negara.

Ia turut mengundang Gubernur Koster untuk berkunjung ke Republik Rakyat Tiongkok, termasuk ke kota teknologi seperti Shenzhen, guna memperkuat kolaborasi investasi dan transformasi digital Bali.

Koster: Bali dan Tiongkok Punya Kedekatan Historis dan Kultural

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menegaskan Bali mendukung penuh penguatan hubungan Indonesia dan Tiongkok sebagaimana dijalin Presiden Prabowo Subianto dengan pemerintah Tiongkok.

Menurut Koster, hubungan Bali dan Tiongkok telah berlangsung lama dan memiliki kedekatan secara historis maupun kultural.

“Di sejumlah tempat suci di Bali ada pemujaan terhadap dewa-dewi Tiongkok. Secara kultural, masyarakat Bali yang beragama Hindu memiliki nilai-nilai yang cukup mirip dengan budaya Tiongkok,” ujar Koster.

Ia menambahkan, wisatawan asal Tiongkok juga menjadi salah satu penopang utama sektor pariwisata Bali. Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok berada di posisi ketiga terbesar setelah Australia dan India.

Koster juga menegaskan komitmennya mengawal langsung pembangunan PSEL Bali yang akan dibangun bersama mitra asal Tiongkok, Zhejiang Weiming, setelah dipilih oleh Danantara Indonesia sebagai mitra proyek.

Baca Juga  Dukcapil Goes to Campus Unud, Berikan Layanan Transformasi ke KTP Digital

“Saya memimpin langsung prosesnya bersama Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar untuk memastikan semuanya berjalan baik hingga peletakan batu pertama pada Juli mendatang,” katanya.

Menurutnya, saat ini proses finalisasi dokumen dan administrasi terus berjalan tanpa hambatan. Pematangan lahan juga tengah berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Karena ini pertama kali adanya PSEL berteknologi tinggi di Bali, saya mengawasi ketat seluruh prosesnya. Sesuai rencana, pengerjaan berlangsung selama 15 bulan dan ditargetkan selesai pada Oktober 2027,” jelasnya.

Koster berharap fasilitas tersebut mampu mengatasi persoalan sampah di Denpasar dan Badung sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan modern.

Selain pengelolaan sampah, Pemerintah Provinsi Bali juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat keamanan wilayah melalui koordinasi bersama Polda Bali dan Kodam IX/Udayana.

Kagumi Deng Xiaoping

Di akhir pertemuan, Koster mengaku banyak belajar dari perkembangan Tiongkok yang kini menjadi salah satu negara paling berpengaruh di dunia, terutama dalam pembangunan teknologi dan industri.

“Saya mengikuti perkembangan Tiongkok hingga sekarang menjadi negara yang sangat progresif. Tiongkok bagi kami menjadi panduan dalam membangun. Secara pribadi saya sangat mengagumi sosok Deng Xiaoping,” kata Koster. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali 2026

Published

on

By

Ketua TP PKK Badung hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026
PEMBINAAN: Ketua TP. PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa hadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Provinsi Bali Tahun 2026 di SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Dalung, Jumat (15/5) pagi. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com –  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menghadiri kegiatan pembinaan Tim Penilai Lomba Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat SMK Pariwisata Triatma Jaya Badung, Jalan Kubu Gunung, Tegal Jaya, Dalung, Jumat (15/5) pagi.

Kegiatan pembinaan ini merupakan rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Bali Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Tim Penggerak PKK Provinsi Bali akan melaksanakan tiga jenis lomba, yakni lomba paduan suara, lomba senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dan lomba memasak. Pembinaan menghadirkan langsung dewan juri dari masing-masing cabang lomba guna mematangkan persiapan peserta.

Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengatakan, kehadiran tim penilai HKG PKK Provinsi Bali menjadi suatu kehormatan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kegiatan pembinaan dan penilaian tidak hanya sekedar agenda rutin maupun perlombaan semata, tetapi juga menjadi sarana evaluasi, pembelajaran, serta pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda agar semakin adaptif, inovatif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama baik Kabupaten Badung di tingkat Provinsi Bali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, perwakilan Kabupaten Badung dalam lomba tingkat Provinsi Bali Tahun 2026 yakni SMA Negeri 1 Kutuh untuk lomba senam, JB School untuk lomba paduan suara, dan SMK Triatma untuk lomba memasak.

Ny. Rasniathi juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang tersebut sebagai momentum untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempererat persaudaraan antar generasi muda di Bali.

Baca Juga  Disdukcapil Badung Raih Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Bali yang diwakili Sekretaris II TP PKK Provinsi Bali I Nyoman Mendra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali Tahun 2026.

Ia menjelaskan, proses pendaftaran peserta lomba telah dilaksanakan pada 3 Maret 2026, kemudian dilanjutkan pembinaan pada 27 Maret 2026 guna mempertajam persiapan peserta menjelang pelaksanaan lomba.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga mampu memberikan penampilan terbaik pada saat lomba,” katanya.

Adapun gladi bersih lomba memasak dan lomba senam dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026, sedangkan gladi paduan suara dilaksanakan pada 1 Juli 2026. Pelaksanaan lomba akan digelar pada 2 Juli 2026, sementara pengumuman juara direncanakan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK tanggal 24 Juli 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DPMD Dukcapil Provinsi Bali, Ketua Tim Pembina HKG PKK Provinsi Bali beserta anggota, dewan juri, kepala sekolah perwakilan peserta lomba, serta para siswa-siswi peserta lomba. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Badung Intensifkan Pengawasan Sampah Sektor Horeka di Kawasan Pantai Legian

Published

on

By

Bupati Adi Arnawa lakukan pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan terhadap sektor Horeka, sasar di Legian
PENGAWASAN: Bupati Adi Arnawa didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba saat melaksanakan Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan terhadap sektor Horeka di wilayah Kelurahan Legian, pada Jumat (15/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba, kembali melaksanakan Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan terhadap sektor Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) di wilayah Kelurahan Legian. Kegiatan ini dipusatkan di Skate Park, Pantai Kuta, Kuta, pada Jumat (15/5).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Badung I Made Sada dan Wayan Puspa Negara, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung, Camat Kuta Dewa Ngurah Bayudhewa beserta unsur Tripika Kecamatan, serta Lurah Legian Putu Eka Martini beserta Kepala Lingkungan (Kaling) se-Kelurahan Legian.

Ditemui seusai acara, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengolahan sampah berbasis sumber telah berjalan, khususnya di sektor Horeka. Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa salah satu tantangan Kabupaten Badung dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan adalah penanganan sampah.

“Terutama kepada teman-teman pengusaha Horeka, yang berdasarkan data ada 40 persen lebih yang masih sumber sampah di Badung ini. Dan salah satu hotel tadi di legian, saya lihat sudah bagus, ini memang perlu dorong terus, termasuk kalau bisa hotel-hotel yang lain juga sama seperti itu. Kita ini benar-benar sangat serius sekali untuk penanganan sampah di Badung khususnya dan mungkin Bali ya pada umumnya ini,” jelasnya.

Selain melaksanakan pengawasan penanganan sampah di sektor horeka yang rutin digelar setiap hari Jumat, Bupati Adi Arnawa beserta jajaran juga meninjau sepanjang Pantai Legian.

“Saya langsung memantau dan memang saya selalu melakukan setiap Jumat, walaupun ini di luar jam kerja, kita tetap melakukan kurve turun ke bawah. Ya temanya sekarang penanganan sampah, termasuk juga bagaimana nanti kita akan melakukan penataan pantai ini. Karena saya lihat pantai kita ini sangat bagus, sangat indah sekali. Tapi kalau tetap dengan kondisi Kumuh seperti ini dipertahankan, ini juga menjadi tantangan hambatan buat kita untuk menjadikan Wilayah Samigita ini menjadi daya tarik yang seperti dulu lagi itu,” ujarnya.

Baca Juga  Disdukcapil Badung Raih Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik

Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Desa Adat, serta dukungan masyarakat sangat krusial dalam penataan destinasi pariwisata di wilayah Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita).

“Inilah yang kita sedang akan siapkan. Saya berharap dalam kesempatan ini, semua masyarakat, desa adat, ayolah kita sama-samalah menata pantai ini dengan baik. Tapi sekali lagi saya sampaikan bahwa tentu pemerintah sangat berharap dukungan dari semua pihak, termasuk desa adat, masyarakat nanti. Kita jangan berpikir instan lah. Ayo kita berpikir jangka panjang bagaimana kita menjaga Pantai Kita ini. Sekali lagi saya sangat serius selaku bupati untuk penataan pantai ini dan saya memang sangat serius sekali untuk membangun infrastruktur di Badung ini,” ucapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan merevitalisasi destinasi pariwisata secara bertahap untuk menumbuhkan ekonomi daerah. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta mendongkrak daya beli masyarakat yang bermuara pada pertumbuhan ekonomi daerah yang positif.

“Saya kira kalau ini sudah kita sama-sama punya mindset memikir yang sama, saya kira tidak akan susah untuk mewujudkannya. Kalau itu sudah terjadi, satu sisi PAD Badung akan meningkat, PAD Badung akan meningkat, semakin banyak Pemkab. Badung bisa membuat program-program untuk mensejahterakan dan menjaga kesehatan masyarakat Badung,” jelasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca