Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Disperindag Denpasar Gelar Pelatihan Industri Agro Barista

Dalam Rangka Meningkatkan Pengetahuan IKM Tentang Penyajian Kopi

Loading

BALIILU Tayang

:

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar foto bersama saat menggelar "Pelatihan Industri Agro Barista" dari tanggal 14 hingga 18 Maret 2023. (Foto: ist)

Denpasar, baliilu.com – Untuk menambah pengetahuan IKM tentang kopi dan penggunaan alat-alat penunjang dalam membuat kopi serta cara meracik kopi yang berkarater dan berkualitas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar “Pelatihan Industri Agro Barista” dari tanggal 14 hingga 18 Maret 2023.

Acara ini dibuka Sekretaris Disperindag Kota Denpasar I Gusti Ayu Sindu Utami di Ruang Rapat Disperindag Kota Denpasar, Selasa (14/3).

Sambutan Walikota IGN Jaya Negara secara tertulis yang dibacakan I Gusti Ayu Sindu Utami mengatakan, keberadaan IKM memberikan peran yang positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga memberi kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi khususnya pembangunan industri nasional.

Peningkatan Sumber Daya Manusia pada Industri Kecil dan Menengah merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas usaha yang bertujuan untuk melahirkan para wirausaha baru yang inovatif, kreatif dan mandiri serta berdaya saing. Pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan industri kreatif, kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Untuk menghadapi kompetisi tersebut bukan hanya sekedar kemauan namun pengetahuan dan kemampuan / skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM Industri Kecil dan Menengah .

Pelatihan Industri Agro Barista memiliki nilai penting dan strategis bagi pengembangan Industri Kecil dan Menengah di Kota Denpasar. Saat ini banyak tumbuh kedai – kedai dan cafe yang menyediakan berbagai macam minuman kopi. Hal ini membutuhkan tenaga barista yang memiliki pengetahuan dan keterampilan cara pengolahan dan penyajian minuman kopi berbasis ekspresso yang baik.

“Saya menyambut baik Pelatihan Industri Agro Barista yang dilaksanakan oleh Disperindag Kota Denpasar. Kepada peserta pelatihan kami ucapkan semoga melalui bimbingan teknis ini para peserta
pelatihan dapat mengikuti dengan baik dan mampu menciptakan dan mengembangkan lapangan usaha sendiri sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada,” harap Jaya Negara dalam sambutan tertulis.

Baca Juga  Pemkot Denpasar akan Manfaatkan Pasar Kumbasari Sebagai Tempat Promosi Produk IKM Kota Denpasar

Ketua Panitia Ida Ayu Dewi Citrawati, SE, M.Si menambahkan, pelatihan ini juga menambah pengetahuan IKM tentang kopi dan penggunaan alat-alat penunjang dalam meracik kopi yang berkarakter dan berkualitas. Memperluas dan memperdalam pengetahuan dalam mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam menghasilkan produk yang digemari penikmat dan pecinta kopi saat ini.

Lebih lanjut Dewi Citrawati mengaku peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang yang berasal dari pelaku usaha dan IKM Kota Denpasar yang memiliki keinginan untuk mengembangkan kreativitasnya.

Narasumber dalam kegiatan dari Lembaga Kursus dan Pelatihan Amertha Bakti yakni I Made Sumerta, Ida Ayu Gede Weda Widari Manuaba.

Dengan materi pengenalan jenis alat dan bahan kopi, penyeduhan kopi secara manual, praktek penyeduhan minuman kopi, teknik membuat kopi expresso, membuat racikan kopi berbasis industri, praktek membuat kopi latte, praktek membuat copi capucino, praktek membuat kopi moccacino, penyeduhan kopi original dan praktek peracikan kopi kekinian.

Untuk kegiatan praktek akan berlangsung di LKP Amertha Bakti Jalan Tukad Citarum No.5A sd 5B,” ucap Dewi Citrawati.

Salah satu narasumber Ida Ayu Gede Weda Widari Manuaba mengatakan, dalam kegiatan juga akan dijelaskan tentang manual brewing dan modern brewing. Dari manual brewing peserta bisa mengetahui asal-usul biji kopi. Karena dari satu biji kopi bisa menciptakan rasa yang berbeda-beda dengan teknik yang berbeda. Sehingga dalam praktek dibawa berbagai alatnya.

Melalui pelatihan ini Weda Widari Manuaba mengharapkan peserta mengenal kopi itu seperti apa. Selain itu peserta bisa mengetahui peluang yang bisa dikembangkan dari merintis usaha kopi. Mengingat usaha kopi banyak teknik yang sulit yang harus dipelajari dengan cara benar sehingga pemanfaatannya menjadi benar. (eka/bi)

Baca Juga  Jelang Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS

Pastikan Hadir di Tengah Masyarakat, Bupati Jembrana Instruksikan Satpol PP dan Dishub Turun Langsung Kawal SPBU

Published

on

By

Bupati Jembrana Pimpin Apel Koordinasi Antrean BBM
PIMPIN APEL: Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat pimpin apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini terkait kelangkaan BBM di wilayah Jembrana. (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya kehadiran aparat di lapangan untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan akibat antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM). Penegasan tersebut disampaikan dalam apel koordinasi yang digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno pada Jumat (16/10), guna menyikapi situasi dan kondisi terkini di wilayah Jembrana.

​Pemerintah Kabupaten Jembrana memfokuskan upaya ini untuk meringankan beban masyarakat yang harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan BBM, agar mereka dapat kembali beraktivitas mencari nafkah.

​Dalam arahannya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jembrana diminta untuk bahu-membahu serta berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Fokus pengamanan diarahkan secara khusus ke setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berbagai wilayah Jembrana.

“Gerakkan semua Satpol PP dan Polprades yang ada di masing-masing desa. Saya minta fokus sekarang di wilayah yang ada SPBU,” kata Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

​Aparat diinstruksikan untuk memastikan antrean berjalan tertib, mencegah aksi keserobotan yang dapat memicu kericuhan, serta mengatur kelancaran arus lalu lintas guna menghindari kemacetan parah di jalan nasional akibat mengularnya antrean kendaraan.

“Kita harus hadir, pemerintah tidak boleh diam. Selama masih terjadi antrean, kita harus ada di sana. Kemarin saya sudah melihat teman-teman Satpol PP dan Perhubungan berupaya di lapangan untuk membantu masyarakat, dan ini saya harapkan terus berlangsung,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Baca Juga  Dorong Produk IKM/UKM Rambah Ekspor, Disperindag Denpasar Gelar Pendampingan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Pastikan Pasokan BBM, Bupati Sutjidra Minta Pertamina Prioritaskan Buleleng dan Kawal Distribusi Bersama Forkopimda

Published

on

By

Bupati Sutjidra Pimpin Rakor Penanganan Antrean BBM
PIMPIN RAKOR: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bergerak cepat memastikan kepastian pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi Kabupaten Buleleng. Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Antrean dan Pemantauan Penyaluran BBM Bersubsidi di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Sabtu (17/10), Bupati langsung terhubung dengan pihak Pertamina. Pembicaraan itu melibatkan Sales Area Manager Pertamina dan Kepala Depo Manggis, depo yang selama ini menjadi sumber pasokan BBM Buleleng.

“Kami sudah berkomunikasi selama lebih dari dua jam untuk membahas kepastian pasokan BBM bagi Kabupaten Buleleng,” ujar Bupati Sutjidra.

Dalam beberapa waktu terakhir, informasi mengenai pasokan BBM di Buleleng beredar simpang siur di tengah masyarakat. Kondisi ini membuat Pemkab Buleleng mendesak adanya jawaban yang pasti dari PT. Pertamina. Kepastian tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah pengawalan di lapangan.

“Jika tidak ada kepastian, informasi akan terus simpang siur dan masyarakat akan terus menunggu tanpa kejelasan. Apabila sudah ada kepastian, akan segera kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Sutjidra juga menyoroti pemerataan pasokan ke puluhan SPBU yang tersebar di Buleleng. Menurutnya, pasokan yang diterima daerah ini belum mencukupi dalam kondisi normal.  Hal inilah yang disampaikan kepada Pertamina agar Buleleng mendapat prioritas.

“Sekarang pasokan yang diberikan Pertamina di bawah 50 persen dari kebutuhan. Ini yang menjadi persoalan, karena itu kami memperjuangkan kebutuhan BBM di Kabupaten Buleleng untuk menjadi prioritas juga,” ungkapnya.

Pemkab Buleleng turut menggandeng unsur Forkopimda untuk memastikan distribusi berjalan aman begitu pasokan tiba. Dalam beberapa hari terakhir, TNI dan Polri telah membantu mengamankan SPBU yang mengalami antrean panjang. Kapolres dan Dandim juga menyatakan kesiapan ikut mengawasi. Namun ditekankan, bahwa ia bersama Forkopimda Buleleng memperjuangkan ke Pertamina agar pasokan BBM ke Buleleng bisa dipenuhi sesuai kebutuhan kondisi normal.

Baca Juga  Pameran Klambi, Salah Satu Upaya Pemkot Denpasar Bangkitkan Eksistensi Pasar Kumbasari

“Kami akan mengawal distribusi bersama Forkopimda, tapi yang utama kami perjuangkan adalah pasokannya,” jelas Sutjidra.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab mempercepat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) pemantauan dan pengawasan penyaluran BBM. Satgas ini akan bekerja memantau pasokan sekaligus pendistribusian, serta menelusuri penyebab menurunnya pasokan ke Buleleng. Struktur, pembagian tugas, mekanisme koordinasi, dan pola pelaporannya diminta segera dituntaskan.

“Satgas inilah yang akan memantau terus perkembangan pasokan dan pendistribusian BBM. Saat ini yang paling kami butuhkan adalah kepastian pasokan BBM untuk Buleleng, termasuk jumlah yang benar-benar dialokasikan,” pungkas Bupati Sutjidra.

Pemkab juga mendorong perluasan akses BBM hingga ke desa-desa melalui Pertashop. Saat ini, pasokan yang diterima gerai-gerai tersebut dinilai masih terlalu kecil dibandingkan kebutuhan warga. Selain itu, Pertamina diminta mengkaji pelibatan BUMDes agar distribusi menjangkau masyarakat yang jauh dari SPBU, dengan tetap memperhatikan ketentuan, kewenangan, dan aspek keselamatan.

Terkait antrean, Bupati Sutjidra menyampaikan memahami kondisi warga yang rela mengantre sejak malam hari, bahkan ada yang menginap di SPBU. Bupati Sutjidra juga mengucapkan terimaksih kepada masyarakat dan semua pihak, sehingga masyarakat yang mengantre BBM bisa tertib dan lancar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Tim SAR Evakuasi Lansia Terjatuh ke Jurang Sedalam 45 Meter di Sidemen Karangasem

Published

on

By

Tim SAR Evakuasi Korban Jatuh ke Jurang di Sidemen
EVAKUASI: Tim SAR saat mengevakuasi korban yang terjatuh di jurang, di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Sidemen Karangasem, Minggu (18/10/2026). (Foto: Hms SAR)

Karangasem, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem melaksanakan operasi SAR terhadap seorang warga lanjut usia yang ditemukan terjatuh ke jurang sedalam kurang lebih 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (18/10/2026).

Informasi kejadian diterima oleh petugas siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.15 Wita. “Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada 1 orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter, dan memohon bantuan evakuasi,“ jelas Putu Handika Bhayangkara, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem.

Korban diketahui bernama I Made Rauh, laki-laki, berusia 70 tahun. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Menurut kronologi awal, korban meninggalkan rumah pada Minggu dini hari. Beberapa waktu kemudian, anak-anak yang sedang memetik buah manggis menemukan korban di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 45 meter. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 300 meter ke arah timur dari rumah korban.

Mengingat kondisi medan yang terjal dan jalur evakuasi yang sangat sulit dijangkau, pihak terkait kemudian melaporkan kejadian tersebut untuk meminta bantuan tim SAR dalam proses evakuasi jenazah korban.

Pada pukul 12.35 Wita, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rapid Deployment Land SAR. Tim tiba di lokasi pada pukul 13.15 Wita dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Setelah melakukan persiapan selama kurang lebih lima menit, mereka melaksanakan evakuasi dengan menggunakan sistem lifting atau pengangkatan korban dari dasar jurang. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, jenazah I Made Rauh berhasil dievakuasi pada pukul 13.50 Wita.

Baca Juga  Dekranasda Kota Denpasar Terus Dorong Promosi Produk IKM di Masyarakat

“Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” terang Bhayangkara. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta pihak keluarga korban. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca