Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

OLAHRAGA

Dispora Gianyar Gelar Porjar dengan Konsep Kejurkab

BALIILU Tayang

:

Porjar gianyar
Kepala Dispora Kabupaten Gianyar, I Wayan Wirasa. (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gianyar menggelar Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dengan konsep berbeda pada tahun 2026 ini. Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Porjar kali ini dilaksanakan melalui mekanisme seleksi di masing-masing cabang olahraga (cabor) yang bertajuk Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab).

Kepala Dispora Kabupaten Gianyar, I Wayan Wirasa, Kamis (29/1/2026) menyampaikan, perubahan konsep ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas atlet pelajar, sekaligus menjaring bibit unggul yang benar-benar siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Dimana Dispora melaksanakan seleksi atlet untuk persiapan Porjar Provonsi Bali 2026 melalui Kejurkab Kelompok Umur.

Ia menjelaskan, dalam seleksi kelompok umur ini, Dispora bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gianyar untuk melakukan seleksi langsung di masing-masing cabang olahraga sesuai dengan standar dan kebutuhan teknis setiap cabor.

“Melalui sistem seleksi di masing-masing cabor, diharapkan atlet yang terpilih benar-benar merupakan yang terbaik, sehingga pembinaan bisa lebih terarah dan efektif,” ujarnya.

Dilanjutkannya bahwa seleksi bertajuk Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) tersebut untuk mempersiapkan atlet kontingen Gianyar menuju Porjar Provinsi Bali Tahun 2026 dimulai Bulan Januari hingga Februari.

“Ya kami melaksanakan Kejurkab sebagai bentuk seleksi atlet berdasarkan kelompok umur untuk nantinya bertanding pada Porjar Provinsi Bali Tahun 2026. Kejurkab telah dimulai, ada beberapa cabor melaksanakannya di Bulan Januari namun kebanyakan nanti di bulan Februari,” ujar Wirasa.

Lebih lanjut dikatakannya dengan pelaksanaan yang lebih awal akan memberikan tenggang waktu yang lebih banyak bagi atlet yang akan melaju ke Porjar Provinsi Bali untuk melakukan Training Center (TC) ataupun Try Out.

Selain meningkatkan kualitas atlet, konsep ini juga dinilai lebih efisien dan fokus, karena pertandingan dilaksanakan sesuai kalender dan kesiapan tiap cabang olahraga. Dispora Gianyar tetap berkomitmen menjunjung tinggi sportivitas, transparansi, dan profesionalisme dalam seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga  Wakil Bupati Agung Mayun Lepas Atlet Porjar Gianyar

Porjar Kabupaten Gianyar diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan jangka panjang atlet pelajar, sekaligus persiapan menghadapi Porjar tingkat Provinsi Bali maupun kejuaraan lainnya.

Dispora Gianyar mengajak seluruh sekolah, pelatih, dan pengurus cabang olahraga untuk bersinergi dan mendukung penuh pelaksanaan Porjar dengan konsep baru ini demi kemajuan olahraga pelajar di Kabupaten Gianyar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Advertisement
Klik untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

OLAHRAGA

16 SMP di Buleleng Ikuti Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng 2026

Published

on

By

jantra olahraga
JANTRA OLAHRAGA TRADISIONAL: Pelaksanaan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 23–24 Mei 2026 di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya daerah melalui pelaksanaan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 23–24 Mei 2026 di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja ini menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika, secara resmi membuka kegiatan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti hampir 300 peserta dari 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan generasi muda agar lebih mengenal, mencintai, dan bangga terhadap olahraga tradisional Bali di tengah perkembangan zaman modern.

“Melalui Jantra Olahraga Tradisional ini, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menjaga agar olahraga tradisional Bali tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman,” ungkapnya

Ia menambahkan, cabang olahraga tradisional yang diperlombakan meliputi terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, serta metajog berkelompok putra. Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menonjolkan aspek kompetisi, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas sosial di kalangan peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan melestarikan olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa, menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal, meningkatkan kebugaran jasmani dan kerja sama antar peserta, serta menyiapkan duta Kabupaten Buleleng untuk ajang Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga  Wakil Bupati Agung Mayun Lepas Atlet Porjar Gianyar

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah membangun karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan yang terkandung dalam olahraga tradisional,” ungkapnya

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap olahraga tradisional Bali tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat serta mampu menjadi bagian penting dalam penguatan identitas budaya daerah. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Giri Prasta Lantik Pengurus KONI Jembrana

Targetkan Reformasi Pembinaan Atlet dan Venue Olahraga Bali

Loading

Published

on

By

koni jembrana
LANTIK PENGURUS KONI JEMBRANA: Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, resmi melantik kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana masa bakti 2026–2030 di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu (23/5). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Jembrana, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, resmi melantik kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jembrana masa bakti 2026–2030 di Ballroom Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Sabtu (23/5).

Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka atau bendera organisasi oleh Giri Prasta selaku Ketua KONI Bali kepada Ketua KONI Jembrana terpilih, I Gede Ngurah Patriana Krisna. Acara dilanjutkan dengan penyematan pin kepengurusan secara simbolis serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Dalam arahannya, Giri Prasta menegaskan pelantikan pengurus baru harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, pembinaan atlet, serta pembangunan ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Bali menjelang berbagai agenda olahraga nasional.

“Hari ini momentum yang bagus. Dengan dikukuhkannya kepengurusan KONI Jembrana 2026–2030, maka para pengurus wajib menyempurnakan rencana kerja,” ujar Giri Prasta.

Ia menyebut KONI Bali saat ini tengah mempersiapkan regulasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Kabupaten Buleleng. Regulasi tersebut, kata dia, akan diterbitkan sembilan bulan sebelum pelaksanaan dan disusun sesuai pedoman pusat tanpa perubahan tambahan.

“Di depan mata ada Porprov di Buleleng. Sembilan bulan sebelumnya kami akan mengeluarkan regulasi sesuai pedoman pusat, tanpa adendum lagi. Kita tegak lurus dengan regulasi,” katanya.

Menurutnya, pengembangan atlet berbasis sistem berkelanjutan (sustainable development) menjadi fokus utama KONI Bali. Salah satunya melalui penyempurnaan basis data atlet hingga tingkat kabupaten.

“Penyempurnaan basis data atlet ingin saya dorong, termasuk untuk Kabupaten Jembrana. Atlet-atlet yang pernah meraih prestasi di SEA Games maupun Asian Games harus didata dengan baik. Cabang olahraga harus mampu memetakan potensi atletnya,” ujarnya.

Giri Prasta juga menyoroti pentingnya pemerataan fasilitas olahraga yang representatif di Bali. Pemerintah daerah, kata dia, akan menghitung kebutuhan renovasi hingga pembangunan venue baru, termasuk di Jembrana.

Baca Juga  Wakil Bupati Agung Mayun Lepas Atlet Porjar Gianyar

“Kita sadar semuanya membutuhkan fasilitas dan venue yang representatif. Jembrana akan kita lihat apa yang bisa dilakukan untuk peremajaan, renovasi, bahkan pembangunan baru,” katanya.

Selain itu, ia meminta pemerintah kabupaten dan kota di Bali memperkuat pembinaan olahraga sejak usia dini melalui jalur pendidikan dengan menjadikan olahraga sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di tingkat SD dan SMP.

“Saya minta bupati dan wali kota bergandengan tangan. Olahraga harus menjadi ekstrakurikuler wajib melalui kolaborasi dinas pendidikan dan dinas olahraga masing-masing,” tegasnya.

Giri Prasta menambahkan Bali juga tengah mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, serta menargetkan pembangunan venue representatif menuju 2031.

Ia bahkan menyampaikan harapan besar agar Bali mampu meloloskan cabang olahraga sepak bola ke ajang PON melalui kerja sama dengan klub profesional Bali United.

“Mimpi saya, kita semua bisa menonton sepak bola Bali tampil di PON,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, yang juga Wakil Bupati Jembrana, menegaskan pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik awal peningkatan kualitas pembinaan atlet di Jembrana.

“Pelantikan ini bukan seremonial belaka, tetapi momentum peningkatan kualitas atlet ke tingkat berikutnya, mulai dari pembinaan usia dini melalui ajang-ajang terkecil hingga tingkat provinsi bahkan nasional,” kata Patriana Krisna.

Ia menegaskan seluruh pengurus KONI Jembrana akan bekerja secara solid, transparan, dan berdedikasi tinggi demi kemajuan olahraga daerah.

“Kami percaya atlet tidak terlahir hebat, tetapi pembinaan merupakan faktor utama untuk melahirkan atlet berprestasi,” ujarnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

OLAHRAGA

Giri Prasta Pimpin Rapat Perdana Pengurus KONI Bali 2026–2030, Siapkan Pelaksanaan PORPROV hingga PON

Published

on

By

koni bali
RAKOR: Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali saat memimpin rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali yang berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5). (Foto: bi)

Denpasar, baliilu.com – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali mengumpulkan seluruh pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bali periode 2026–2030 dalam rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan tujuan dalam upaya meningkatkan prestasi atlet muda Bali. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KONI Provinsi Bali pada Selasa (19/5).

“Hari ini kami melakukan rapat perdana pengurus KONI Bali secara menyeluruh untuk secara spesifik membuat regulasi yang membangun guna memajukan para atlet kita,” ujar Giri Prasta.

Ia menyampaikan, KONI saat ini juga tengah tancap gas untuk mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV), termasuk persiapan prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan PON.

“Setelah keputusan atau regulasi selesai, seusai rapat kerja nanti akan kami sosialisasikan ke kabupaten/kota agar tidak ada lagi interpretasi berbeda terkait pelaksanaan peraturan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan peraturan tersebut akan disusun bersama masing-masing cabang olahraga (cabor) guna mengakomodasi aspek regulasi dalam mendukung atlet-atlet Bali yang berlaga di berbagai kejuaraan olahraga.

“Yang kedua, kami juga sudah melakukan inventarisasi terkait data atlet yang ada secara by name by address,” ungkap Giri.

Database tersebut, menurutnya, akan digunakan untuk menyalurkan bantuan dan bentuk perhatian lainnya bagi para atlet yang telah purna tugas, baik yang sudah menyumbangkan medali maupun yang belum.

Selanjutnya, Giri Prasta menyampaikan bahwa pada Juni mendatang, KONI Provinsi Bali akan segera melaksanakan rapat kerja untuk membahas dan menetapkan seluruh program kerja dari masing-masing cabang olahraga beserta kebutuhan anggarannya.

Sementara itu, penjaringan atlet muda akan dilakukan dari tingkat paling bawah, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga jenjang berikutnya, dengan menggalakkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Ia menambahkan bahwa KONI akan melibatkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga kabupaten/kota dalam upaya penjaringan atlet-atlet muda Bali. (gs/bi)

Baca Juga  Wakil Bupati Agung Mayun Lepas Atlet Porjar Gianyar

Loading

Advertisements
iklan stikom
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca