Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Divpropam Polri Tetapkan Pelanggaran Berat dan Sedang Bagi 7 Personel Brimob dalam Kasus Meninggalnya Ojol  

BALIILU Tayang

:

kasus ojol
Karo Wabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol. Agus Wijayanto saat memberikan keterangan pers, Senin (1/9/2025). (Foto: Hms Polri)

Jakarta, baliilu.com – Divisi Propam Polri menetapkan tujuh personel Brimob terlibat pelanggaran dalam kasus meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025. Keputusan ini diambil setelah pemeriksaan sementara terhadap para personel usai insiden rantis Brimob yang melindas korban saat kericuhan aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI.

Dari hasil pemeriksaan, Divpropam Polri mengklasifikasikan pelanggaran menjadi dua kategori, yakni pelanggaran berat dan pelanggaran sedang.

Karo Wabprof Divpropam Polri, Brigjen Pol. Agus Wijayanto, menjelaskan bahwa dua personel, Kompol K dan Bripka R, ditetapkan melanggar pelanggaran berat karena berperan langsung sebagai pengemudi dan pendamping di kursi depan kendaraan taktis.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, dua personel kami tetapkan melakukan pelanggaran berat karena memiliki peran langsung dalam insiden tersebut. Sementara lima personel lainnya dijerat pelanggaran sedang karena berstatus sebagai penumpang di dalam kendaraan,” ujar Brigjen Agus saat Konferensi Pers, Senin (1/9/2025).

Lima personel yang dikenakan pelanggaran sedang adalah Briptu D, Aipda M, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka J. Mereka dinilai tidak memiliki kendali atas laju kendaraan, tetapi tetap berkewajiban mematuhi prosedur operasional di lapangan.

Brigjen Agus menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan. Ia memastikan Polri akan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu, baik melalui sidang kode etik maupun proses pidana jika ditemukan unsur pelanggaran hukum.

“Polri berkomitmen memproses kasus ini secara transparan dan profesional. Sidang kode etik untuk perkara pelanggaran berat dijadwalkan pada Rabu, 3 September 2025, sementara untuk pelanggaran sedang akan digelar pada Kamis, 4 September 2025,” jelasnya.

Baca Juga  Polri akan Gelar Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024

Selain itu, Divpropam Polri juga telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap seluruh personel terkait pada Selasa, 2 September 2025, sebelum sidang etik dimulai.

Brigjen Agus menambahkan, pihaknya membuka akses bagi Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses pemeriksaan sebagai bentuk akuntabilitas Polri kepada publik.

“Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa seluruh proses dijalankan sesuai ketentuan. Tidak ada yang ditutupi, dan kami membuka ruang pengawasan bagi lembaga terkait untuk menjamin transparansi,” tegasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Tegakkan Perda, Sekda Dewa Indra Minta Satpol PP Kedepankan Pendekatan Humanis

Published

on

By

sekda dewa indra
HUT SATPOL PP: Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra pada Upacara Peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Satpol PP Provinsi Bali, Rabu (6/5/2026). (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, mengingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Penekanan itu disampaikan Sekda Dewa Indra pada Upacara Peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Satpol PP Provinsi Bali, Rabu (6/5/2026).

Membuka wawancara dengan awak media, Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa tugas pokok Satpol PP adalah membantu kepala daerah dalam memastikan Perda dan Perkada dapat diimplementasikan dengan baik. Dalam penerapan berbagai produk hukum tersebut, menurutnya, di lapangan kerap ditemukan pelanggaran yang dipicu oleh banyak hal. “Pelanggaran bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya ketidaktahuan atau ketidakpahaman masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, petugas Satpol PP diminta tidak hanya fokus pada upaya penertiban, tetapi juga diharapkan mampu memberikan edukasi dan pembinaan. “Harapan kami, saat turun ke masyarakat untuk penegakan Perda maupun Perkada, petugas mengedepankan pendekatan humanis yang artinya saling menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” imbuhnya.

Selain itu, petugas Satpol PP juga ditekankan untuk selalu membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar tidak terjadi konflik horizontal akibat pendekatan yang kurang tepat.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri dalam sambutan yang dibacakan Sekda Dewa Indra menyampaikan bahwa Satpol PP dan Satlinmas saat ini telah menginjak usia yang sangat matang. Usia ini diharapkan tidak hanya dilihat sebagai sebuah angka, melainkan menjadi pengingat bahwa dua organisasi ini harus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Mendagri menilai, sejauh ini kehadiran Satpol PP dan Satlinmas tetap mampu memberikan rasa aman dan nyaman di ruang publik. Satpol PP berperan memastikan bangunan gedung memenuhi perizinan dan spesifikasi yang ditetapkan dalam perda, sementara Satlinmas aktif menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat mulai dari tingkat desa hingga perkotaan. Bahkan, dalam kondisi dan situasi tak terduga, peran Satpol PP dan Satlinmas juga dirasa sangat nyata. Hal ini terlihat dari penanganan bencana di sejumlah daerah.

Baca Juga  Hasil Survei Citra Naik 73,1%, Polri Terus Genjot Kinerja dan Pelayanan Publik untuk Masyarakat

“Atas kepedulian dan pengabdian luar biasa ini, kami memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP dan Satlinmas,” pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Perkuat Pembinaan Keluarga di Era Digital, TP PKK Badung Study Tiru ke Kota Tangerang

Published

on

By

tp pkk badung
PIMPIN ROMBONGAN: Nyonya Rasniathi Adi Arnawa memimpin rombongan TP PKK Kabupaten Badung mengunjungi Sekretariat TP PKK Kota Tangerang, Selasa (5/5). (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung melaksanakan kunjungan study tiru ke Sekretariat TP PKK Kota Tangerang pada Selasa (5/5). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat kualitas pembinaan keluarga, khususnya dalam menghadapi tantangan pola asuh anak di era digital.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa. Rombongan diterima oleh Walikota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Ketua TP PKK Kota Tangerang, Hj. Masturoh Sachrudin, beserta jajaran di Gedung Nyimas Melati, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kadisdikpora Badung I Gst Made Dwipayana, Kadis PMD Badung Komang Budhi Argawa, perwakilan DP2KBP3A Badung, serta jajaran pengurus TP PKK Badung.

Dalam kesempatan tersebut, Rasniathi Adi Arnawa menjelaskan bahwa kunjungan ini difokuskan pada penguatan administrasi PKK serta pembelajaran program kerja Pokja I terkait pembinaan karakter keluarga dan nilai moral.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap bisa memperoleh berbagai inovasi, praktik baik, serta strategi pelaksanaan program yang telah berhasil diterapkan di Kota Tangerang untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan di Kabupaten Badung,” ujarnya sembari berharap melalui kegiatan study tiru ini, kedua daerah dapat terus bertukar informasi, inovasi, dan pengalaman untuk memperkuat peran PKK dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih berkualitas.

Sementara itu, Walikota Tangerang, H. Sachrudin, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama antardaerah. Menurutnya, TP. PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas keluarga, mulai dari aspek kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi, guna menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Baca Juga  Polri akan Gelar Operasi Mantap Brata Amankan Pemilu 2024
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wabup Bagus Alit Sucipta Dampingi Wagub Giri Prasta Hadiri HUT Ke-22 Baladika Bali

Salurkan Ribuan Komposter Bantu Pemerintah Kelola Sampah

Loading

Published

on

By

alit sucipta
HADIRI HUT: Wabup Bagus Alit Sucipta saat menghadiri perayaan HUT ke-22 Baladika Bali di Wantilan Serbaguna Puslat Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Selasa (5/5) sekaligus menyalurkan 2.200 komposter untuk penanganan sampah. (Foto: Hms Badung)

Badung, baliilu.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menghadiri puncak perayaan HUT ke-22 Baladika Bali yang digelar di Wantilan Serbaguna Pusat Latihan Bakti Negara, Perumahan Multi Permai I, Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/5). Perayaan yang mengusung tema “Merawat Pertiwi dan Peduli Lingkungan” dihadiri ribuan anggota Baladika Bali dan Laskar Bali se-Bali.

Kegiatan tidak sekadar seremoni. Baladika Bali menyalurkan sebanyak 2.200 unit tong dan bag komposter kepada kepala keluarga di Kelurahan Sading. Bantuan ini menjadi langkah konkret mendukung penanganan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga.

Wabup Badung Bagus Alit Sucipta menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi sosial.

“Ini bentuk komitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui pembagian komposter ini untuk mendorong percepatan penanganan sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti solidnya kolaborasi antara Baladika Bali dan Laskar Bali dalam berbagai kegiatan sosial. Mulai dari aksi bersih lingkungan, penanaman pohon, hingga bantuan kemanusiaan terus digencarkan.

Selain pembagian komposter, rangkaian kegiatan juga mencakup bantuan kepada lansia, penyandang disabilitas, serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu. “Kita juga melakukan kegiatan donor darah dan memperoleh sekitar 300 lebih kantor darah,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyebut HUT ke-22 ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran organisasi kemasyarakatan.

“Yang dikenang oleh masyarakat adalah tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Karena itu, kegiatan seperti pengelolaan sampah, donor darah, hingga bedah rumah harus terus diperkuat,” tegasnya.

Baca Juga  Penggunaan Kokain di Indonesia Meningkat, Ini Penyebabnya

Ia juga menekankan pentingnya persatuan antar-organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk isu sampah yang kini menjadi perhatian serius di Bali.

“Kalau kita bersatu, setengah perjuangan sudah berhasil. Tapi kalau tidak, setengah perjuangan sudah gagal,” tandasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca