Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Inflasi Bali Agustus 2025 Terkendali

BALIILU Tayang

:

inflasi bali
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja. (Foto: dok)

Denpasar, baliilu.com – Rilis BPS Provinsi Bali pada 1 September 2025 menyebutkan bahwa perkembangan harga gabungan kabupaten/kota perhitungan inflasi di Provinsi Bali pada Agustus 2025 secara bulanan mengalami deflasi sebesar -0,39% (mtm), setelah bulan sebelumnya mengalami inflasi 0,32% (mtm). Secara tahunan, inflasi Provinsi Bali mengalami penurunan menjadi 2,65% (yoy) dari 3,16% (yoy) pada Juli 2025. Inflasi Bali pada Agustus 2025 secara tahunan lebih tinggi dibandingkan Nasional yang sebesar 2,31% (yoy). Secara umum, inflasi spasial di 4 (empat) Kota/Kabupaten di Bali masih dalam rentang sasaran inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja dalam keterangannya menyampaikan bahwa ke depan, upaya pengendalian inflasi dari hulu hingga hilir melalui kolaborasi, inovasi, dan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) perlu terus dilakukan untuk menjaga nilai inflasi agar terus berada pada rentang sasaran 2,5%+1%.

Dikatakan, seluruh Kota/Kabupaten IHK mengalami deflasi bulanan pada Agustus 2025. Tabanan mengalami deflasi bulanan terdalam sebesar -0,69% (mtm) atau inflasi tahunan 2,61% (yoy), diikuti Singaraja sebesar -0,56% (mtm) atau 2,71% (yoy). Selanjutnya, Badung mengalami deflasi bulanan sebesar -0,46% (mtm) atau inflasi tahunan 1,91% (yoy), dan Denpasar sebesar -0,19% (mtm) atau 3,05% (yoy).

Secara bulanan, sebut Erwin, deflasi di Provinsi Bali terutama disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, seiring dengan penurunan harga komoditas pada kelompok ini di tengah peningkatan pasokan karena panen. Berdasarkan komoditasnya, secara bulanan deflasi bulan Agustus 2025 terutama bersumber dari penurunan harga komoditas tomat, cabai rawit, daging babi, buncis, dan tarif angkutan udara.

“Sementara itu, deflasi yang lebih dalam tertahan oleh kenaikan harga komoditas bawang merah, biaya sekolah menengah atas, beras, bahan bakar rumah tangga, dan pepaya,“ ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Peran Digital, BI Bali Dorong UMKM Perluas Akses Pasar Global

Ke depan, beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain masih tingginya permintaan barang dan jasa pada peak season kunjungan wisatawan mancanegara, kenaikan harga acuan minyak sawit mentah yang berpotensi mendorong imported inflation, serta berlanjutnya perbaikan jalur utama Jawa-Bali.

“Selain itu, ketidakpastian cuaca pada musim kemarau basah juga masih berlanjut yang berpotensi mengganggu panen hortikultura dan distribusi pasokan masuk via angkutan laut,“ katanya.

Dalam menghadapi potensi tekanan inflasi ke depan, Bank Indonesia Provinsi Bali terus memperkuat sinergi dan inovasi bersama Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali melalui implementasi strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif. Ke depan, TPID Provinsi dan seluruh TPID Kabupaten/Kota di Bali akan terus mendorong penguatan dan perluasan pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) melalui peningkatan produktivitas pertanian, luas tambah tanam, serta pemanfaatan lahan tidur. Di sisi antara, sinergi juga akan terus diperkuat untuk kerja sama antardaerah intra-Bali dan peningkatan efisiensi rantai pasok pangan, guna membangun ekosistem ketahanan pangan yang inklusif dengan melibatkan BUMDes, perumda pangan, dan koperasi. Sinergi pengendalian inflasi pangan juga mencakup kolaborasi antara pelaku hulu dan hilir, mulai dari petani, penggilingan, perumda pangan, hingga sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe), yang diperkuat melalui regulasi pemanfaatan produk pangan lokal oleh pelaku usaha di daerah.

“Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Bank Indonesia Provinsi Bali optimis inflasi pada tahun 2025 akan tetap terjaga dalam rentang sasaran nasional sebesar 2,5%±1%,“ pungkasnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan

NEWS

Bunda Rai Gelorakan Aksi Bergerak dan Berbagi di Kerambitan dan Penebel

Published

on

By

bunda rai
HADIRI AKSI SOSIAL: Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai saat menghadiri program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya alias Bunda Rai kembali menggencarkan aksi sosial untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui program unggulan Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi sekaligus aksi sosial bedah kamar yang digelar secara roadshow di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Tabanan, Rabu (6/5).

Kegiatan diawali dengan aksi bedah kamar ODGJ milik Nyoman Sukarya di Banjar Lebah, Desa Tista, Kerambitan. Setelah itu, jajaran melanjutkan kegiatan aksi sosial bergerak dan berbagi di Wantilan Desa Tista. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai bersama jajaran juga melaksanakan sosialisasi lubang biopori sekaligus menyerahkan bantuan sebanyak 150 alat dan pelubang biopori kepada masing-masing kecamatan.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung penerapan program Aku Hatinya PKK di rumah warga. Usai kegiatan di Kerambitan, jajaran bergerak menuju lokasi kedua di Kantor Desa Buruan, Penebel, dengan melanjutkan agenda sosialisasi serupa terkait bantuan sosial, pengelolaan sampah dan ketahanan pangan keluarga.

Turut hadir mendampingi Bunda Rai, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Sosial P3A, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan, Camat Kerambitan dan Camat Penebel beserta jajaran, para perbekel se-Kecamatan Kerambitan dan Penebel, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa beserta pengurus di Kecamatan Kerambitan dan Penebel, pengurus YKI, K3S, Bunda PAUD Tabanan, hingga para penerima bantuan yang telah hadir sejak pagi.

Di Kecamatan Kerambitan, bantuan diberikan kepada masyarakat rentan yang terdiri dari 10 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK), 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, dan kader PKK kurang mampu dengan total penerima 75 orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 6 penderita kanker serta bantuan PMT untuk 100 anak PAUD. Bantuan tambahan lainnya berupa 1 rehab kamar ODGJ, 1 alat bantu dengar, 2 kursi roda, dan 1 tripod.

Baca Juga  Ekonomi Bali Tetap Kuat, Tumbuh 5,48% Sepanjang 2024

Sementara di Kecamatan Penebel, bantuan difokuskan kepada 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 penyandang disabilitas, 15 balita gizi kurang, serta kader PKK kurang mampu dengan total 90 penerima manfaat. Selain itu juga diberikan bantuan kepada 6 penderita kanker dan PMT bagi 100 anak PAUD. Bantuan tambahan yang disalurkan meliputi 1 alat bantu dengar, 1 kursi roda, 3 tripod, dan 4 walker. Adapun jenis bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima meliputi 20 kg beras, 3 kotak susu kalsium, 3 kotak susu ibu hamil, 3 kotak susu balita, 3 kg kacang hijau, 5 kg telur, serta minyak goreng.

Dalam arahannya, Bunda Rai menegaskan kehadirannya bersama jajaran merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. “Pagi ini saya hadirkan seluruh jajaran, tujuan kami datang untuk memberikan perhatian dan sedikit bantuan. Jangan dilihat besarannya, tetapi ini sebagai bentuk kepedulian agar bapak dan ibu tetap bersemangat dan berbahagia. Ini adalah bentuk jalinan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Bunda Rai juga menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui program Duta Padas (Palemahan Kedas). Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mulai memilah dan mengelola sampah dari rumah tangga. “Ini hal kecil, tetapi kalau dilakukan bersama-sama dari rumah tangga, kita bisa mengurangi sampah. Jika tidak ada sinergi masyarakat dan pemerintah, masalah sampah ini bisa menjadi bencana. Mari kita atasi dari sumbernya,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan lubang biopori yang diberikan diharapkan menjadi rangsangan bagi masyarakat agar ikut menerapkan pengolahan sampah organik di lingkungan rumah masing-masing. Sampah dapur dapat dimasukkan ke lubang biopori hingga menjadi pupuk, sedangkan sampah daur ulang disalurkan ke bank sampah desa. Program tersebut juga dinilai sejalan dengan program Aku Hatinya PKK dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Baca Juga  Bali QRIS Summer Run, Edukasi Cinta Rupiah dan Peduli Lingkungan

“Tahun ini saya ingin membangkitkan kembali dan menjaga ketahanan pangan keluarga melalui lomba Aku Hatinya PKK. Selain bermanfaat untuk ketahanan pangan, program ini juga dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga, apalagi saat harga kebutuhan pokok terus meningkat,” imbuhnya.

Selain itu, selaku Tim Pembina Posyandu Kabupaten, Srikandi Tabanan tersebut turut mensosialisasikan transformasi Posyandu 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal). Ia menjelaskan, posyandu kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup bidang sosial, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat hingga ketertiban dan perlindungan masyarakat sehingga masyarakat lebih mudah mengadukan persoalan sosial yang dihadapi.

Ketua TP PKK Kecamatan Kerambitan, Ny. Ratmini Supraja, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bunda Rai kepada masyarakat Kerambitan. “Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan terhadap masyarakat di Kecamatan Kerambitan. Beliau tidak hanya hadir memberikan bantuan, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat terus berlanjut menjadi motivasi bagi kader PKK dalam menjalankan tugas dan fungsi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Penebel, Ny. Asri Manik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ungkapnya. (gs/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Walikota Denpasar Pimpin Apel HUT Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran

IGN Jaya Negara Apresiasi Peran Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran Dalam Pelayanan Masyarakat

Loading

Published

on

By

walikota denpasar
PIMPIN APEL: Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Halaman Parkir GOR Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara  memimpin apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan HUT ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Halaman Parkir Gor Ngurah Rai Denpasar, Rabu (6/5).

Menteri Dalam Negeri dalam sambutan yang dibacakan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan bahwa momentum peringatan tahun ini mencerminkan tekad bersama untuk menghadirkan stabilitas sosial, kepastian hukum daerah, serta rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Dimana, ketentraman dan ketertiban umum bukan sekadar fungsi administratif, melainkan prasyarat utama bagi terciptanya iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Satpol PP, satlinmas, dan pemadam kebakaran memiliki peran sentral dalam menegakkan peraturan daerah, menyelenggarakan ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk pengamanan kegiatan sosial-keagamaan dan penanganan kondisi darurat,” ujarnya.

Dalam konteks kebencanaan, Satlinmas juga menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan masyarakat berbasis komunitas, mulai dari tahap mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

“Tanpa stabilitas wilayah dan ketenteraman masyarakat, agenda pembangunan tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas Satpol PP, Satlinmas dan petugas pemadam kebakaran harus terus dilakukan, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, maupun dukungan sarana prasarana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jaya Negara menakankan pentingnya sensitivitas dan responsivitas dalam penanganan bencana. Dalam setiap peristiwa bencana, kehadiran Satpol PP, Satlinmas dan pemadam kebakaran bukan hanya sebagai aparat penegak ketertiban, tetapi sebagai representasi negara yang hadir melindungi.

“Pendekatan yang humanis, cepat, dan terkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas sosial di masa krisis,” ujarnya.

Baca Juga  BI Bali Optimis Penjualan Ritel di Awal 2025

Sementara Kasatpol PP Kota Denpasar, AA Ngurah Bawa Nendra didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana mengatakan peringatan HUT ini menjadi refleksi atas berbagai tantangan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika pembangunan, urbanisasi, perubahan iklim, serta meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah.

Selain itu melalui peringatan tersebut menciptakan sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna tercapainya tujuan Bali trepti sesuai tema peringatan kali yakni “Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Linmas Tangguh Mendukung Bali Trepti dan Kepariwisataan yang Berkelanjutan”. (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Wawali Arya Wibawa Buka Denpasar Education Festival 2026

Usung Tema “Edu-Green“, Dorong Inovasi dan Kreativitas Pelajar

Loading

Published

on

By

Denpasar Education Festival
BUKA DEF 2026: Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, membuka Denpasar Education Festival (DEF) 2026 ditandai dengan pelepasan burung di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5). (Foto: Hms Dps)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menggelar Denpasar Education Festival (DEF) 2026 yang berlangsung pada 6-8 Mei 2026 dengan mengusung tema “Edu-Green”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, ditandai dengan pelepasan burung di Lapangan Taman Kota Lumintang, Rabu (6/5).

Rangkaian pembukaan DEF 2026 diawali dengan pelaksanaan Rekor MURI Yoga Asana yang diikuti sebanyak 238 sekolah dengan total 12.971 siswa. Pelaksanaan yoga dilakukan serentak di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Lapangan Taman Kota Lumintang dengan melibatkan sekitar 250 siswa. Kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam.

Usai kegiatan di Taman Kota Lumintang, acara dilanjutkan dengan pertunjukan bapang barong oleh anak-anak dan  pembukaan pameran Denpasar Education Festival di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para siswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan DEF 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah positif untuk mendorong kreativitas dan inovasi berkelanjutan di dunia pendidikan.

“Festival ini menjadi ruang bagi siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK untuk menampilkan bakat, karya inovasi, dan prestasi mereka kepada publik. Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak terus berinovasi dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama mengatakan, kegiatan yoga massal ini merupakan upaya membangkitkan kembali program yoga di sekolah-sekolah yang sempat terhenti sejak tahun 2019 akibat pandemi Covid-19.

“Kami mencoba kembali membangun budaya yoga di sekolah agar anak-anak mengenal yoga sejak dini sehingga sehat secara fisik maupun mental. Kegiatan ini diikuti 238 sekolah dengan jumlah siswa mencapai 12.971 orang yang dilaksanakan di sekolah masing-masing dan dipusatkan di Taman Kota Lumintang sebanyak 250 siswa,” jelasnya.

Baca Juga  Ekonomi Bali Tetap Kuat, Tumbuh 5,48% Sepanjang 2024

Lebih lanjut dijelaskan, setelah pelaksanaan yoga massal, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Senam Vasudaiva Kutumbakam yang hak kekayaan intelektualnya direncanakan akan diserahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM kepada Pemerintah Kota Denpasar.

“Kami berharap Kota Denpasar memiliki ciri khas tersendiri melalui Senam Vasudaiva Kutumbakam,” tambahnya

Dikatakannya, untuk pameran DEF 2026 sendiri diikuti sebanyak 25 stand dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga SPK. Pameran tersebut menampilkan berbagai inovasi, hasil penelitian, hingga prestasi siswa tingkat nasional.

“Kami berharap melalui festival ini terjadi pertukaran informasi dan inovasi antarsekolah sehingga mampu membangkitkan semangat sekolah lain untuk terus berkembang dan berinovasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema “Edu-Green Menuju Sekolah Sehat” diangkat sebagai upaya mengedukasi siswa tentang pentingnya lingkungan hijau dan pola hidup sehat sejak dini. Dalam rangkaian kegiatan ini juga diperkenalkan sekolah rintisan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) yang bertujuan mendorong sekolah agar semakin inovatif dan kreatif dalam pengembangan pendidikan di Kota Denpasar.  (eka/bi)

Loading

Advertisements
iklan stikom bali 3a
Advertisements
nyepi dan idulfitri dprd badung
Advertisements
Nyepi DPRD Bali
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca