Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dorong Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini yang Layak dan Berkualitas

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Resmikan Gedung TK Negeri Selemadeg Barat

Loading

BALIILU Tayang

:

bunda paud tabanan
RESMIKAN GEDUNG TK: Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Gedung TK Negeri Kecamatan Selemadeg Barat yang berlokasi di Banjar Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Kamis (30/10). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, meresmikan Gedung TK Negeri Kecamatan Selemadeg Barat yang berlokasi di Banjar Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Kamis (30/10). Peresmian ini menjadi wujud nyata perhatian dan komitmen Pemerintah dan Bunda PAUD Kabupaten Tabanan serta pihak terkait lainnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Tabanan.

Turut hadir saat itu, Kepala Perangkat Daerah terkait, unsur Forkopimcam Selemadeg Barat, para guru, kepala sekolah, serta orang tua murid yang menyambut kehadiran Bunda Rai dengan penuh antusias. Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh kebahagiaan dari para siswa yang tampak semangat menampilkan atraksi seni tari saat menyambut kehadiran jajaran.

Selaku Bunda PAUD, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas berdirinya gedung baru TK Negeri Selemadeg Barat. “Saat itu hanya tinggal pondasi, dan hari ini sudah berdiri kokoh, sudah bagus, dan sudah dimanfaatkan untuk belajar. Saya sangat berbangga sekali karena bangunan ini telah berdiri dengan baik. Ini adalah hasil kerja sama kita semua, terutama melalui dukungan Pemkab Tabanan, Bapak Bupati, dan Dinas Pendidikan. Melalui kolaborasi ini, kita ingin mewujudkan fasilitas pendidikan anak-anak PAUD yang lebih baik di seluruh Tabanan,” ujarnya.

Bunda Rai juga menyampaikan, bahwa pembangunan fasilitas pendidikan merupakan hal yang tak terpisahkan dari pembentukan karakter anak. Hal ini dikatakannya harus terus ditingkatkan. “Kita tidak bisa hanya membangun karakter dan memberi pendidikan, tetapi juga harus memperhatikan fasilitasnya. Jika fasilitas tidak baik, tentu sangat berpengaruh terhadap kondisi psikologis mereka. Karena itu, saya berdiskusi dengan Bapak Bupati agar fasilitas pendidikan di Tabanan menjadi baik dan layak digunakan,” lanjutnya.

Baca Juga  Ny. Antari Jaya Negara Hadiri Advokasi Implementasi Transisi PAUD-SD Provinsi Bali

Ia juga menegaskan, TK Negeri Selemadeg Barat dapat menjadi contoh nyata, bahwa kerja sama pemerintah dan masyarakat dapat melahirkan sekolah yang representatif bagi anak-anak usia dini. Ia berharap kedepannya, seluruh fasilitas pendidikan di Kabupaten bisa terus ditingkatkan. “Semoga sekolah ini menjadi contoh bagi daerah lain, bagaimana kita bisa menyediakan fasilitas yang layak untuk anak-anak kita di Kabupaten Tabanan,” tambah Bunda Rai.

Dedikasi para guru juga tidak lepas dari sorotan Bunda Rai. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pengabdiannya dalam mendidik anak-anak bangsa ini serta tetap semangat mengajar meskipun di tengah keterbatasan. “Saya kagum dengan semangat luar biasa para guru. Dengan satu guru mampu mendidik 37 anak, itu bukan hal yang mudah. Tapi semangat dan dedikasi mereka luar biasa tinggi,” ungkapnya melihat kondisi yang ada di TK Negeri Selemadeg Barat.

Selain itu, fokus pada infrastruktur pendidikan sangat penting. Namun Bunda Rai juga menegaskan komitmennya terhadap peningkatan para pendidik dan gizi bagi anak-anak, khususnya anak-anak PAUD. “Selain perbaikan sekolah, kami juga rutin memperhatikan perbaikan gizi anak-anak dan para pendidik. Harapan saya, kegiatan ini bisa terus berkelanjutan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan agar setiap tahun dapat kita prioritaskan,” imbuhnya. Sekaligus menunjukan alat permainan edukatif juga telah disediakan sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar yang menyenangkan.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Rai juga tiada hentinya mensosialisasikan program nasional “Satu Tahun Pra Sekolah” kepada para orang tua murid. “Saya ingin terus menggencarkan sosialisasi agar anak-anak harus sekolah TK dulu sebelum SD. Anak yang terbiasa masuk PAUD akan lebih mudah bersosialisasi dan lebih berani. Di PAUD, mereka belajar dengan cara yang menyenangkan, bukan dipaksa belajar baca, tulis dan hitung,” jelasnya.

Baca Juga  Cegah Narkotika Sejak Usia Dini, BNN RI Rangkul Disdik Gelar Sosialisasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, Ngurah Darma Utama, dalam laporannya menyampaikan, bahwa TK Negeri Selemadeg Barat sebelumnya mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang menyebabkan atap sekolah rusak. “Kini, bangunan sudah layak digunakan kembali sebagai tempat pendidikan anak usia dini di Selemadeg Barat,” jelasnya. Sekaligus menyampaikan TK Negeri Selemadeg Barat saat ini memiliki 37 siswa dengan 1 orang guru dan 1 kepala sekolah.

Ia menambahkan bahwa berkat perhatian dan tangan dingin Bunda PAUD Tabanan, sekolah ini juga mendapatkan tambahan pembangunan ruang UKS dan sanitasi yang bersumber dari APBN serta anggaran revitalisasi sekolah yang masih berjalan hingga Desember 2025. “Kami berharap di tahun pembelajaran 2026 nanti, TK Negeri Selemadeg Barat bisa menjadi salah satu TK dengan sarana dan prasarana terbaik di Tabanan,” tambahnya. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Published

on

By

Kapolri
ZIARAH: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-1 Ir. Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). (Foto: Hms Polri)

Blitar, Jatim, baliilu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melanjutkan kegiatan ziarah ke makam para mantan Presiden. Hal ini dilakukan dalam rangkaian menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Kali ini, Kapolri melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-1 Ir. Soekarno (Bung Karno) di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2026). Sebelumnya, Kapolri telah berziarah ke makam Gus Dur.

“Tadi pagi, kami berziarah ke makam almarhum Presiden Gus Dur. Dan Alhamdulillah, sekarang kami melaksanakan ziarah ke makam almarhum Presiden Soekarno. Dan setelah ini kami akan melanjutkan ke makam Bapak Presiden Soeharto dan selanjutnya akan kami tutup ke Taman Makam Pahlawan Kalibata,“ kata Sigit.

Sigit menjelaskan, rangkaian ziarah ini untuk terus mengingat nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pemimpin Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal tersebut juga penting untuk kemajuan institusi Polri ke depannya.

“Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting khususnya bagi institusi Polri, yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri,“ ujar Sigit.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan, nilai-nilai yang diwariskan harus dijaga dan dipertahankan. Sebagai penerus, Sigit memastikan, Polri bakal meneruskan semangat perjuangan para pemimpin bangsa terdahulu.

“Demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri, agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara, untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya,“ ucap Sigit. (gs/bi)

Baca Juga  Bunda PAUD Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara Bacakan Cerita ‘’Podang dan Podeng’’ ke Anak-anak PAUD

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Perkuat Dukungan untuk Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN dan Persiapan Timnas Menuju Piala Dunia 2030

Published

on

By

sepak bola
BERI KETERANGAN: Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman memberikan keterangannya kepada awak media usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap kemajuan sepak bola nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama pelatih sepak bola Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Usai pertemuan, Erick menyebut telah melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan sepak bola nasional, termasuk peluang Indonesia menjadi salah satu tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026. Erick mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut.

“Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian,” ujar Erick dalam keterangannya.

Selain membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Tim Nasional Indonesia. Erick mengatakan bahwa Kepala Negara menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama dalam mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.

“Jadi tadi Coach John ditanya gimana persiapan ke depan, apakah yang dibutuhkan. Bapak Presiden bilang pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan, bulan September. Ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan,” ungkap Erick.

Baca Juga  Bunda PAUD Kota Denpasar Salurkan Ratusan Kotak Susu Bantuan CSR

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berdialog langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai kesiapan tim menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat. John menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Kepala Negara dan pemerintah terhadap pengembangan sepak bola nasional.

Lebih lanjut, John menjelaskan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF (ASEAN Football Federation) dan FIFA ASEAN. John menyebut kedua ajang tersebut dinilai menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kualitas tim, memberi pengalaman kepada para pemain, sekaligus mengukur kesiapan skuad menuju target yang lebih besar.

“Dan kemudian ASEAN. FIFA ASEAN. Saya mendapatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan yang terbaik dari yang terbaik untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting. FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kami ambil dan untuk membawa pulang piala sekarang,” imbuh John.

Lebih lanjut, John mengatakan bahwa seluruh tim pelatih dan pemain saat ini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target besar Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras.

“Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepak bola. Beliau, seperti setiap orang Indonesia, sama saja. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Segala yang kami lakukan. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkas John.

Baca Juga  Cegah Narkotika Sejak Usia Dini, BNN RI Rangkul Disdik Gelar Sosialisasi

Dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN dan penguatan Tim Nasional menunjukkan tekad pemerintah menjadikan sepak bola sebagai salah satu instrumen pemersatu bangsa, sekaligus sarana membangun kebanggaan Indonesia di tingkat internasional. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia kini semakin percaya diri menatap target besar menuju Piala Dunia 2030. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Olahraga Disabilitas dan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

Published

on

By

Presiden Prabowo
TERIMA MENTERI: Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo/presidenri.go.id)

Hambalang, Jabar, baliilu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Erick melaporkan sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo. Menurut Erick, salah satu program yang dilaporkan kepada Kepala Negara adalah pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Erick.

Selain membahas olahraga disabilitas, Erick menyebut Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang. Dalam kesempatan tersebut, Erick menyampaikan perlunya dukungan kebijakan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Erick.

Baca Juga  Puncak Gebyar PAUD Kota Denpasar 2025 Berlangsung Meriah

Presiden Prabowo, lanjut Erick, menyatakan dukungannya terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin banyak atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

“Nah ini yang Bapak Presiden dorong karena itu persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade, mesti benar-benar dilakukan. Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” ungkap Erick.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang tersebut, Erick turut memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

“Bapak Presiden juga mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas). Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina. Nah ini yang tadi sampaikan, dan tadi saya paparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga,” imbuh Erick.

Selain pembinaan usia dini, Erick menyebut pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para olahragawan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga. “Presiden tanyakan mengenai dana pensiun atlet yang masih kita terus godok bagaimana persiapan ke depannya itu,” pungkas Erick. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca