Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dorong Investasi Berkualitas, Bank Indonesia Gelar ‘’Investment Talk’’ Bali Jagadhita 2024

BALIILU Tayang

:

Bali Jagadhita 2024
INVESTMENT TALK: Para narasumber di acara ‘’Investment Talk’’ Bali Jagadhita V Tahun 2024 yang bertemakan ”Promoting Investment for Sustainable Economic Growth” pada 10 Juni 2024 di The Meru, Sanur. (Foto: BI Bali)

Denpasar, baliilu.com – Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang lebih kuat, berkesinambungan, inklusif, dan merata, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Bali menyelenggarakan program promosi terintegrasi pada pilar perdagangan, investasi dan pariwisata melalui penyelenggaraan Bali Jagadhita V Tahun 2024.

Kegiatan Bali Jagadhita V Tahun 2024 mengambil tema “Guna Gina Wisata Bali Hita” yang artinya “Mendorong Pemberdayaan UMKM dan Investasi Hijau serta Implementasi Pariwisata Berkualitas untuk Pertumbuhan Ekonomi Bali yang Berkesinambungan dan Inklusif”. Salah satu kegiatan dalam rangkaian promosi investasi di Bali Jagadhita V Tahun 2024 adalah pelaksanaan Investment Talk yang bertemakan ”Promoting Investment for Sustainable Economic Growth” pada 10 Juni 2024 di The Meru, Sanur.

Investment Talk Bali Jagadhita 2024 menghadirkan sejumlah narasumber yakni Kepala Grup Perumusan Kebijakan Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juli Budi Winantya; Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi, Rakhmat Yulianto; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya; dan Komisaris Utama PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ), Dodi Miharjana.

Juli Budi Winantya dari Bank Indonesia menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi solid dengan pertumbuhan perekonomian yang tetap terjaga. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan perekonomian Indonesia hingga triwulan I 2024 yang tumbuh menguat sebesar 5,11% (yoy). Capaian tersebut didukung oleh indikator konsumsi swasta dan tingkat investasi yang tumbuh positif. Tingkat inflasi Indonesia pada Mei 2024 sebesar 2,84% (yoy) dan masih berada dalam rentang sasaran inflasi tahunan 2,5+1%.

”Meskipun kondisi ekonomi global dibayangi oleh ketidakpastian geopolitik dan perang dagang, ekonomi global dan Indonesia masih tetap bertumbuh. Oleh karenanya, Bank Indonesia senantiasa menjaga momentum tersebut melalui bauran kebijakan untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan perekonomian dari aspek moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran digital.” tutur Juli.

Baca Juga  Pemprov Bali Serahkan Piagam Penghargaan kepada 60 Lembaga Pendukung KTT G20

Dari sisi investasi berkelanjutan, Direktur Pengembangan Promosi Kementerian Investasi menitikberatkan pentingnya faktor perubahan iklim dalam proses penentuan investasi dan pengambilan kebijakan bisnis. ”Negara-negara global umumnya melihat suatu proyek investasi bisnis pada aspek ramah lingkungan atau tidak,” jelas Rakhmat.

Hal tersebut sejalan dengan komitmen global untuk mencapai net zero emission pada tahun 2050, salah satunya melalui target dekarbonisasi. Industri hilirisasi mineral memiliki peluang investasi besar di Indonesia seiring dengan tingginya kebutuhan untuk transisi energi global. Oleh karenanya, pemerintah memegang peranan penting untuk mendukung investasi hijau melalui penyederhanaan prosedur perizinan dan pemberian insentif bagi pelaku usaha yang menerapkan bisnis berkelanjutan.

I Wayan Sumarajaya selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bali menambahkan bahwa isu strategis di Provinsi Bali yaitu adanya kesenjangan antar-wilayah dan antar-sektor. Sebagaimana diketahui, perputaran perekonomian di Provinsi Bali didominasi oleh wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) dengan sektor penggerak utama yaitu pariwisata.

”Pangsa realisasi investasi di Provinsi Bali sebesar 87% didominasi oleh kegiatan bisnis yang terletak di Sarbagita. Oleh karena itu, Transformasi Ekonomi Kerthi Bali yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Bali diharapkan akan menjawab permasalahan ketimpangan,” jelas Sumarajaya.

Berdasarkan urutan prioritas, Transformasi Ekonomi Kerthi Bali mencakup pengembangan sektor unggulan antara lain sektor pertanian; sektor kelautan dan perikanan; sektor industri; sektor UMKM dan koperasi; sektor ekonomi kreatif dan digital; serta sektor pariwisata. Untuk menarik investor ke Bali, Pemerintah juga telah memiliki panduan investasi lestari untuk investasi berkelanjutan dan juga telah menyediakan berbagai insentif untuk menarik investasi berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, Sumarajaya juga menyampaikan beberapa peluang investasi dalam rangka mewujudkan Transformasi Ekonomi Kerthi Bali diantaranya Pusat Kebudayaan Bali (ajang eksplorasi seni dan budaya yang mengangkat tema budaya Bali dari seluruh kota/kabupaten); Bali Urban Rail (kerja sama pembangunan, pembiayaan, dan penyelenggaraan sistem angkutan umum berbasis kereta); serta Turyapada Tower (menara sebagai infrastruktur telekomunikasi yang memiliki jangkauan luas di area Bali).

Baca Juga  Menumbuhkan Cinta Rupiah Sejak Dini Bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia

Menyambung peluang investasi potensial di Bali yakni pembangunan Bali Urban Rail, Komisaris Utama PT Sarana Bali Dwipa Jaya (SBDJ), Dodi Miharjana menuturkan bahwa pembiayaan infrastruktur dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah umumnya hanya mampu memenuhi seperempat dari total anggaran. Sementara pemenuhan pembiayaan dari sektor swasta tidaklah mudah karena terdapat kompleksitas dari sisi regulasi, kelembagaan, proses pengadaan, dan struktur proyek.

Oleh karena itu, PT SBDJ hadir untuk memberikan fasilitasi lelang proyek-proyek potensial di Bali secara bundling (tidak secara satuan) kepada pihak swasta. Salah satu program yang dijalankan PT SBDJ saat ini yaitu pembangunan layanan transportasi publik Bali Urban Rail. Adapun skema kerja sama pembiayaan transportasi publik melalui konsorsium dimana PT SBDJ mengundang investor potensial dalam lelang terbatas proyek-proyek potensial bundling.

”Proses lelang yang diterapkan oleh PT SBDJ tergolong unik karena kami mengundang investor potensial dengan kualifikasi tinggi dari segi pengalaman dan kredibilitas untuk menjelaskan proses bisnis yang terjadi di lapangan. Umumnya sebuah proyek pemerintah dilandasi dari riset terlebih dahulu baru adanya pencarian informasi di lapangan. Padahal cara tersebut belum tentu akurat karena pemerintah belum mendapatkan informasi secara menyeluruh dari pihak yang melaksanakan praktik bisnis.” jelas Dodi.

Secara garis besar, pembahasan Investment Talk memberikan insight bahwa Bali memiliki keunggulan untuk menarik investasi baik dalam hal SDM, infrastruktur, dan kebijakan pemda. Dari sisi SDM, Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Bali yang berada di peringkat ke-6 se-Indonesia. Dari sisi geografi dan infrastruktur, Provinsi Bali juga memiliki konektivitas yang cukup baik dengan ketersediaan, pelabuhan, dan bandara yang sangat memadai serta kualitas jalan yang baik. Melalui program Transformasi Ekonomi ”Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Pemerintah Provinsi Bali juga telah berfokus mendorong investasi di Bali termasuk diversifikasi sektor unggulan selain pariwisata. Penyelenggaraan Investment Talk Bali Jagadhita V Tahun 2024 diharapkan dapat menumbuhkan semangat pertumbuhan ekonomi Bali yang semakin berkelanjutan dan inklusif. (gs/bi)

Baca Juga  Hadiri Rapat Paripurna di DPRD, Gubernur Koster Sampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 dan Raperda APBD 2027

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Hingga Hari Ketujuh Pencarian Masih Nihil, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Gede Adimas

Published

on

By

Pencarian Gede Adimas Dihentikan Setelah Tujuh Hari
HENTIKAN PENCARIAN: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menghentikan upaya pencarian terhadap, Gede Adimas Raditya Wibawa, seorang bocah 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali pada, Kamis (24/9/2026). Penghentian operasi SAR ini dilaksanakan di Kantor Desa Gerokgak pada, Rabu siang (30/9/2026). (Foto: Hms SAR)

Buleleng, baliilu.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menghentikan upaya pencarian terhadap, Gede Adimas Raditya Wibawa, seorang bocah 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali pada, Kamis (24/9/2026). Penghentian operasi SAR ini dilaksanakan di Kantor Desa Gerokgak pada, Rabu siang (30/9/2026).

“Operasi SAR hari ini kita hentikan dan akan dilanjutkan pemantauan serta koordinasi dengan kelompok kelompok nelayan yang berada di pesisir utara pantai Gerokgak,” terang Dony Indrawan selaku Koordinator Pos SAR Buleleng saat menghentikan kegiatan operasi SAR.

Ia menambahkan, sejak hari pertama pencarian seluruh lokasi yang dicurigai sudah dilakukan pencarian. Namun hingga hari ini target yang kita cari masih belum ditemukan.

“Tadi SRU laut sudah melaksanakan pencarian dengan luas area mencapai 40 NM², sedangkan penyisiran darat sejauh 5 km,” katanya.

Dony memaparkan bahwa sejak hari pertama operasi SAR di gelar, Tim SAR Gabungan sudah melaksanakan pencarian secara maksimal.

Kendati Operasi SAR sudah dihentikan, Dony menegaskan Kantor Pencarian dan Pertolongan mamastikan operasi SAR dan evakuasi dapat dibuka kembali jika sewaktu – waktu terdapat tanda – tanda baru yang mengarah ditemukannya korban.

Di sisi lain Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya memberikan apresiasi kepada suluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap Gede Adimas. “Terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan, semoga semangat kemanusiaan dapat terus dilaksanakan di kemudian hari,” ungkapnya.

Operasi pencarian dan pertolongan ini terut melibatkan, Brimob Batalyon Kompi C Sat Brimob Polda Bali, Pol Airud Polda Bali, Pol Air Polres Buleleng , Polsek Gerokgak, Koramil 1609-08 Gerokgak, Bhabinkamtibmas Desa Gerokgak, Babinsa Desa Gerokgak, TNI AL Pos Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Aparat Kecamatan Gerokgak, Aparat Desa Gerokgak, PT. Cendana Indopearls, Bhuana Bali Rescue, Keluarga Korban dan Masyarakat setempat. (gs/bi)

Baca Juga  Bali Children's Project Bangun Perpustakaan dan Dukung Pendidikan di Buleleng

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Program Bedah Rumah Bali Dikebut, 1.410 Unit Sudah Terealisasi

Published

on

By

Program Bedah Rumah Bali Capai 1.410 Unit Terealisasi
RAKOR: Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan agenda Progres Program APBN dan Non-APBN Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Bali, yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9) malam. (Foto: Hms Pemprov Bali)

Denpasar, baliilu.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus mendorong percepatan program perumahan bagi masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan agenda Progres Program APBN dan Non-APBN Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Provinsi Bali, yang diikuti Gubernur Bali Wayan Koster secara virtual melalui Zoom, Rabu (30/9) malam.

Kepala Balai Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Nusa Tenggara I, Lilik Lastantyo Adiarso, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bali, termasuk surat imbauan Gubernur Bali kepada seluruh bupati/walikota se-Bali untuk mendukung percepatan program perumahan.

Menurutnya, program bantuan perumahan di Bali terus mengalami peningkatan. Pada 2025 tercatat sebanyak 31 unit, sementara pada 2026 targetnya mencapai 4.184 unit.

Dari target tersebut, sebanyak 387 unit telah rampung 100 persen. Namun, hingga saat ini Surat Keputusan (SK) penerima bantuan yang terealisasi baru mencapai 1.410 unit.

Karena itu, diperlukan langkah percepatan dalam sisa waktu sekitar tiga bulan agar pelaksanaan program dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

“Terima kasih atas dukungan Pemprov Bali,” ujar Lilik dalam rapat tersebut.

Selain program bedah rumah, pemerintah juga menjalankan pembangunan rumah susun. Salah satunya berupa satu tower rumah susun di Denpasar yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pekerja seni, dengan tipe 36 sebanyak 60 unit.

Sementara dari program Kementerian PKP di luar APBN, terdapat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau rumah subsidi dengan target tahun 2026 sebanyak 1.114 unit.

Ada pula program Kredit Program Perumahan (KPP). Bali mencatat realisasi yang sangat tinggi, mencapai 99,9 persen, dengan nilai penyaluran sekitar Rp 1,003 triliun.

Baca Juga  Dari Gerbang Bagian Barat Bali, Jembrana Perkuat Stabilitas Harga dan Percepat Digitalisasi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengapresiasi pelaksanaan KUR Perumahan di Bali. Ia menyebut Bali menjadi salah satu daerah dengan penyaluran KUR Perumahan yang tinggi. Bahkan, BPD Bali berada di posisi kedua dalam penyaluran KUR Perumahan.

Menurut Maruarar, program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Bali. Salah satu keunggulannya, suku bunga KUR Perumahan ditetapkan 5 persen sejak awal hingga lunas.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan capaian Bali tidak hanya terlihat pada KUR Perumahan, tetapi juga pada penyaluran KUR untuk sektor lainnya.

Koster menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas program perumahan yang dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya kelompok masyarakat kurang mampu. “Program ini sangat menolong masyarakat Bali, khususnya yang kurang mampu,” kata Koster.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program bedah rumah. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menyelesaikan persoalan perumahan yang dihadapi masyarakat Bali.

Kredit Program Perumahan (KPP) sendiri merupakan pembiayaan bersubsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam memiliki maupun melakukan renovasi rumah.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali Nusakti Yasa Weda dan Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali Made Aryati. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

PLN Dukung Uji Coba Kendaraan Listrik di Klungkung, Siapkan Infrastruktur Penukaran Baterai

Published

on

By

PLN Dukung Uji Coba Kendaraan Listrik di Klungkung
PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN: Bupati Klungkung I Made Satria, S.H. berjabat tangan dengan General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim dalam rangkaian kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman pengembangan infrastruktur sistem penukaran baterai untuk kendaraan mobilitas listrik di Kabupaten Klungkung, di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, PLN, mitra industri, serta lembaga teknologi dari Indonesia dan Korea Selatan untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. (Foto: Hms PLN UID Bali)

Klungkung, baliilu.com – Pengembangan kendaraan listrik di Kabupaten Klungkung memasuki tahap uji coba melalui pembangunan infrastruktur sistem penukaran baterai (Battery Swap System).

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali bersama PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart e-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH) berkolaborasi mendukung pengembangan infrastruktur tersebut di lima lokasi di Kabupaten Klungkung.

Kolaborasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pengembangan produk, layanan, dan infrastruktur sistem penukaran baterai untuk kendaraan mobilitas listrik kecil di wilayah kerja PLN UID Bali, di Wyndham Tamansari Jivva Resort, Klungkung, Rabu (30/9/2026).

General Manager PLN UID Bali Ajrun Karim mengatakan, PLN mendukung kebutuhan kelistrikan dan penyambungan daya untuk menunjang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai.

“Melalui ruang lingkup kerja sama ini, PLN UID Bali berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan terbaik, khususnya dalam hal kebutuhan listrik dan penyambungan daya yang diperlukan. Infrastruktur ini nantinya akan menopang pemasangan dan pengoperasian proyek percontohan sistem penukaran baterai (Battery Swap System) di lima lokasi strategis di Kabupaten Klungkung,” ujar Ajrun.

Dukungan kelistrikan di lapangan nantinya dilaksanakan oleh PLN UP3 Bali Timur melalui ULP Klungkung. PLN memberikan pelayanan kelistrikan sesuai kebutuhan daya dan ketentuan yang berlaku, sementara INAKO, KEMA, dan KATECH menyiapkan perizinan serta kebutuhan penyambungan daya.

Proyek percontohan direncanakan mulai berjalan pada Oktober 2026 dengan pengoperasian lima kendaraan listrik roda tiga untuk fungsi khusus. Pengembangan selanjutnya direncanakan diperluas pada 2027 dengan lebih dari 30 kendaraan listrik di Bali.

Kendaraan tersebut mencakup kendaraan listrik roda tiga untuk berbagai kebutuhan, seperti pengangkutan sampah, kendaraan pendingin, dan pengangkutan barang. Selain itu, dikembangkan kendaraan pertanian listrik roda tiga dan roda empat berukuran kecil untuk kebutuhan pengangkutan dan penyemprotan.

Baca Juga  Menumbuhkan Cinta Rupiah Sejak Dini Bersama Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia

Bupati Klungkung I Made Satria, S.H. menyampaikan dukungan terhadap pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Nusa Penida sebagai green island pada 2030.

“Jika menjadi green island, Nusa Penida akan menjadi destinasi wisata yang lebih berkelas. Dan ini terus kami siapkan secara bertahap hingga nanti bisa tercapai sepenuhnya pada 2030,” ujar Satria.

Menurut Satria, pengembangan tersebut juga diharapkan mendukung pariwisata berkelanjutan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Kerja sama ini juga mencakup pengujian kesesuaian dan kualitas sistem penukaran baterai di lapangan serta pemanfaatan data penggunaan dan pemantauannya. Para pihak dapat menindaklanjutinya melalui Perjanjian Kerja Sama sesuai kebutuhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah dan lembaga Korea Selatan, antara lain Deputy Director Ministry of SMEs and Startups Sangmin Jeon, Principal Researcher Korea Institute for Advancement of Technology (KIAT) Johngill Kim, Deputy General Manager Korea SMEs and Startups Agency (KOSME) Jongtak Jeong, Executive Director KEMA Jiyong Song, dan Director of Jeonnam Division KATECH Changhyun Jeong.

Dari Indonesia, hadir Bupati Klungkung I Made Satria, S.H., Chairman AISMOLI Irjen Pol. (Purn.) Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si., Vice Rector Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., serta CEO PT INAKO Kreta Udhaya Suchang Oh.

Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem mobilitas listrik yang terintegrasi di Klungkung. Dukungan teknologi, infrastruktur kelistrikan, dan kolaborasi lintas negara diharapkan dapat mendorong transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata dan ekonomi hijau di Bali.

Melalui kerja sama ini, PLN UID Bali bersama para pihak akan melanjutkan koordinasi, pengujian, dan pengembangan sistem penukaran baterai sesuai ruang lingkup yang telah disepakati. Implementasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah bertahap menuju ekosistem kendaraan listrik yang semakin luas di Klungkung dan Bali. (eka/bi)

Baca Juga  Sinergi Kuat Wujudkan Bali Aman: Pangdam IX/Udayana Raih Penghargaan Kerthi Bali Sewaka Nugraha

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca