Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dorong Sekolah Lebih Aman dan Nyaman, Buleleng Bentuk Pokja Lintas Sektor

BALIILU Tayang

:

pemkab buleleng
PENDAMPINGAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, mewakili Sekretaris Daerah, membuka pendampingan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang dilaksanakan di Puri Saron, Selasa (28/4). (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan terus diperkuat di Kabupaten Buleleng. Melalui pendampingan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, pemerintah daerah segera membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sebagai langkah strategis lintas sektor.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di Puri Saron, Selasa (28/4), dengan melibatkan berbagai perangkat daerah hingga unsur kepolisian. Kolaborasi ini menegaskan bahwa urusan menciptakan sekolah yang aman bukan hanya tanggung jawab dunia pendidikan, tetapi menjadi gerakan bersama.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, yang mewakili Sekretaris Daerah, membuka kegiatan tersebut sekaligus membacakan sambutan Sekda Buleleng. Dalam arahannya ditegaskan, kebijakan ini merupakan implementasi dari Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

“Sekolah tidak cukup hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga harus menjadi ruang yang melindungi, menghargai, dan menumbuhkan setiap peserta didik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, budaya sekolah aman dan nyaman mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, hingga kesejahteraan psikologis dan sosial kultural. Tak kalah penting, penguatan adab dan keamanan digital juga menjadi perhatian serius di tengah maraknya hoaks dan kejahatan siber yang menyasar generasi muda.

Dengan jumlah 782 satuan pendidikan di Buleleng terdiri dari 224 PAUD, 482 SD, dan 76 SMP tantangan implementasi tentu tidak ringan. Karena itu, pembentukan Pokja di tingkat kabupaten dinilai sebagai langkah konkret untuk memastikan sinergi, pendampingan, dan pengawasan berjalan optimal.

“Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan berkarakter,” imbuhnya.

Baca Juga  Kasus LSD Terkendali, Buleleng Masih Batasi Distribusi Sapi

Sementara itu, Widyaprada BPMP Bali, Dwi Prasetya, menekankan pentingnya keterlibatan lintas sektor dalam mewujudkan budaya sekolah yang ideal. Menurutnya, peran pemerintah daerah akan semakin diperkuat dengan Sekda sebagai ketua Pokja.

“Budaya sekolah aman dan nyaman tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PPPA, Dinas Kominfo hingga Kepolisian,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pembentukan Pokja tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata. Langkah nyata di lapangan harus segera dilakukan agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh satuan pendidikan.

“Yang kita harapkan bukan hanya SK terbentuk, tetapi aksi nyata. Mulai tahun ini harus sudah ada perubahan yang dirasakan di sekolah-sekolah,” pungkasnya.

Melalui pembentukan Pokja ini, Buleleng menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berdaya saing, sebagai fondasi menuju terwujudnya generasi emas Indonesia. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan

NEWS

KPU Bali Gelar Bimtek, Samakan Persepsi Pelaksanaan PAW Anggota DPRD

Published

on

By

KPU Provinsi Bali menggelar Bimbingan Teknis pelaksanaan Penggantian Antarwaktu Anggota DPRD di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng.
BIMTEK: KPU Bali saat menggelar bimtek pelaksanaan Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD, Jumat (7/8/2026), bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng. (Foto: Hms KPU Bali)

Buleleng, baliilu.com – KPU Provinsi Bali memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Penggantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPRD melalui Bimbingan Teknis Tata Cara dan Mekanisme PAW Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Bali Tahun 2026, Jumat (7/8/2026), bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman serta memastikan proses PAW dapat berjalan secara cermat, tertib administrasi, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kesamaan pemahaman antarpemangku kepentingan menjadi penting agar setiap proses PAW dapat dilaksanakan secara tepat dan memberikan kepastian hukum.

Bimbingan teknis dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Bali dan menghadirkan Anggota KPU Republik Indonesia, Idham Holik, sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris DPRD Provinsi Bali, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bali, pimpinan partai politik tingkat Provinsi Bali, serta Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan se-Bali.

Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Teknis Penyelenggaraan, Luh Putu Sri Widyastini, memandu jalannya bimbingan teknis.

Dalam pemaparannya, Idham Holik menyampaikan sejumlah arahan terkait tata kelola kepemiluan dan kepartaian, termasuk pentingnya pemutakhiran data partai politik secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Partai politik didorong untuk secara proaktif melakukan pemutakhiran data dan tidak menganggap data keanggotaan bersifat tetap. KPU Kabupaten/Kota juga diharapkan terus membangun komunikasi dengan partai politik agar data kepengurusan dan keanggotaan yang tercatat dalam Sipol tetap akurat dan mutakhir.

Dalam konteks PAW Anggota DPRD, bimbingan teknis menekankan pentingnya ketelitian dalam pemeriksaan dokumen, pemenuhan persyaratan calon pengganti sesuai ketentuan, serta koordinasi yang efektif antara KPU, DPRD, pemerintah daerah, dan partai politik.

Baca Juga  Kuatkan Pondasi Kebudayaan, Disbud Buleleng Rumuskan PPKD

Pelaksanaan PAW saat ini berpedoman antara lain pada Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penggantian Antarwaktu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Menutup kegiatan, Luh Putu Sri Widyastini menegaskan bahwa PAW merupakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik antarpihak menjadi salah satu kunci agar setiap proses PAW dapat dilaksanakan secara tepat, tertib, dan berkepastian hukum.

Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi Bali berharap jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Bali semakin memiliki pemahaman yang seragam dan mampu menangani setiap proses PAW secara profesional, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Penuh Semangat, Bupati Sanjaya Semarakkan Lomba Antar-OPD Sambut HUT Ke-81 RI

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-OPD di Lapangan Alit Saputra.
HADIRI LOMBA: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat menghadiri Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Lapangan Alit Saputra, Jumat (7/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin membara di Kabupaten Tabanan. Jumat (7/8), keceriaan dan jiwa sportivitas mewarnai Lapangan Alit Saputra saat Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar Lomba Lari Karung dan Lomba Tarik Tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Suasana penuh semangat dan gelak tawa menjadi cerminan kuatnya kebersamaan dalam memaknai peringatan hari bersejarah bangsa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan beserta para Asisten Setda, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta jajaran direktur instansi vertikal di lingkungan Pemkab Tabanan. Kehadiran seluruh unsur pimpinan daerah semakin menambah semarak jalannya perlombaan.

Keseruan lomba semakin terasa karena Bupati Sanjaya tidak hanya hadir menyaksikan, tetapi juga tampil memandu jalannya kegiatan sebagai pembawa acara. Dengan gaya yang hangat dan penuh semangat, orang nomor satu di Tabanan tersebut sukses menghidupkan suasana, mengundang sorak sorai para peserta maupun pendukung dari masing-masing OPD.

Lomba Lari Karung antar-OPD diikuti oleh enam peserta dalam satu tim beregu campuran, sementara Lomba Tarik Tambang diikuti oleh dua belas peserta dalam satu regu campuran. Setiap pertandingan berlangsung meriah, menampilkan semangat juang, kerja sama, serta kekompakan antarpegawai yang menjadi nilai utama dalam setiap perlombaan.

Di sela-sela kegiatan, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias. Menurutnya, perlombaan tradisional seperti ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  “Recycle Mask”, Kreativitas Olah Limbah dari Buleleng Raih HKI

Bupati Sanjaya menegaskan, semangat yang ditunjukkan seluruh peserta menjadi gambaran nyata semangat gotong-royong yang harus terus dijaga dalam membangun daerah. “Saya sangat mengapresiasi kekompakan dan sportivitas seluruh peserta. Semangat seperti ini harus terus dipelihara karena mampu mempererat kebersamaan sekaligus menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Adapun hasil perlombaan, kategori Tarik Tambang berhasil dimenangkan oleh Sekretariat DPRD sebagai Juara I, disusul Satpol PP sebagai Juara II, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sebagai Juara III. Sementara pada Lomba Lari Karung, Juara I diraih Dinas Kebudayaan, Juara II diraih RSUD Tabanan, dan Juara III berhasil diraih Dinas Pendidikan. Perlombaan ini menjadi wujud semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, persatuan, dan sportivitas di lingkungan OPD dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bupati Sanjaya Buka LKBB HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Tanamkan Semangat Disiplin dan Nasionalisme Generasi Muda

Loading

Published

on

By

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati I Made Dirga membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris di Taman Perjuangan Singasana.
BUKA LKBB: Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga secara resmi membuka Lomba Kebangsaan Baris-berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Kamis (6/8). (Foto: Hms Tbn)

Tabanan, baliilu.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga secara resmi membuka Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris (LKBB) Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang berlangsung di Taman Perjuangan Singasana, Kamis (6/8).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, para Asisten Setda, jajaran pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, para guru pendamping, serta peserta lomba yang terdiri dari 17 regu dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tabanan.

Melalui sambutannya, Bupati Sanjaya secara resmi membuka pelaksanaan lomba, pihaknya menegaskan bahwa Lomba Kebangsaan Baris-berbaris bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kekompakan gerakan dan ketepatan langkah, melainkan memiliki makna yang jauh lebih besar sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, tertanam nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, serta semangat pantang menyerah yang akan menjadi bekal penting bagi para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa.

“Lomba ini mungkin tampak sederhana, namun pada dasarnya memiliki makna yang luar biasa. Melalui setiap langkah yang ditampilkan, terkandung nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah. Inilah karakter yang harus terus dibangun dalam diri generasi muda kita,” ujar Sanjaya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembina, dan sekolah yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, dedikasi, kreativitas, serta semangat kompetitif yang sehat yang ditunjukkan para peserta merupakan cerminan kualitas generasi muda Tabanan yang patut dibanggakan. Oleh karena itu, Bupati Sanjaya mengajak seluruh peserta untuk terus belajar, berprestasi, menjaga nama baik sekolah, keluarga, serta Kabupaten Tabanan.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Tertibkan Kabel Fiber Optik Semrawut, Jalan Pramuka Jadi Titik Awal

Lebih lanjut, Politisi asal Dauh Pala tersebut mengingatkan bahwa tujuan utama perlombaan bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dalam memaknai kemerdekaan Indonesia. Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, dan menikmati setiap proses serta penampilan yang ditunjukkan selama perlombaan berlangsung. “Menjadi juara tentu menjadi kebanggaan. Namun kebersamaan, persaudaraan, dan semangat memeriahkan Hari Kemerdekaan merupakan kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Kemeriahan perlombaan semakin terasa dengan antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Taman Perjuangan Singasana untuk menyaksikan setiap penampilan peserta. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri dari unsur Polres Tabanan, Kodim 1619 Tabanan, dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tabanan, SMA Negeri 2 Tabanan berhasil meraih Juara I, SMA Negeri 1 Kediri meraih Juara II, dan SMA Negeri 1 Tabanan menempati Juara III pada Lomba Kebangsaan Baris-Berbaris Tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Tabanan Tahun 2026.

Melalui penyelenggaraan LKBB ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan kepada generasi muda melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan membangun karakter. Semangat disiplin, nasionalisme, persatuan, serta sportivitas yang tumbuh dari kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (gs/bi)

Loading

galungan dan kuningan dprd bali
Advertisements
iklan stikom
Advertisements
waisak
Advertisements
galungan dprd kabupaten badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca