Connect with us
https://www.baliviralnews.com/wp-content/uploads/2022/06/stikom-juni-25-2022.jpg

NEWS

Dorong UMKM Naik Kelas, Pertamina Hadirkan 29 UMKM Unggulan di Ajang Inacraf 2024

BALIILU Tayang

:

Inacraf 2024
Booth UMKM binaan Pertamina di ajang Inacraft 2024. (Foto: Dok. Pertamina)

Jakarta, baliilu.com – PT. Pertamina (Persero) akan mengajak Usaha Mikro, Kecil dan Mikro (UMKM) binaannya di ajang Inacraf 2024. Sebanyak 29 UMKM unggulan akan ikut serta di ajang pameran produk kerajinan tersebut.

Inacraft 2024 sendiri akan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada 28 Februari – 3 Maret 2024

Sebagai salah satu pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Inacraft 2024 akan menjadi ajang pemasaran yang potensial bagi pelaku UMKM dalam negeri untuk merambah pasarnya ke internasional.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Pertamina rutin mengikutkan mitra binaannya pada ajang Inacraft dan berbagai pameran bergengsi lainnya di Indonesia. Melalui ajang-ajang tersebut, para pelaku UMKM dapat berinteraksi dengan konsumen baru, baik dari dalam maupun luar negeri.

Terkadang, Pertamina juga membawa UMKM unggulan untuk mengikuti pameran di luar negeri untuk memperluas jejaringnya dan bertemu secara langsung dengan konsumen asing.

“UMKM yang mengikuti kegiatan pameran sudah melalui tahap kurasi, sehingga produk yang dipasarkan merupakan produk unggulan dan dapat merepresentasikan budaya Indonesia,” jelas Fadjar.

Pada Inacraft 2024, 29 UMKM binaan Pertamina dapat ditemui. Sebanyak 18 UMKM bergerak di industri fashion dan kerajinan serta 3 UMKM sektor kuliner, merupakan binaan dari berbagai wilayah di Indonesia. Sedangkan 8 UMKM lainnya telah mampu berpartisipasi secara mandiri, namun Pertamina tetap melakukan pendampingan seperti menggelar aktivasi, program promo produk hingga dukungan lainnya.

Salah satu pengusaha yakni Dian Susanti, pemilik usaha The Ethneeq, mengatakan bahwa pameran Inacraft dapat menjadi pintu untuk ekspansi produk fashion aksesoris miliknya ke pasar nasional maupun mancanegara.

Baca Juga  Apresiasi Bali Jagadhita, Pj. Gubernur Bali Harap UMKM Bali Dapat Perluas Pasar dan Naik Kelas

“Saya sangat antusias mengikuti Inacraft. Ketika dihubungi oleh Pertamina bahwa produk saya lolos kurasi, saya langsung menyiapkan produk yang akan dibawa. Karena selain mempromosikan produk fashion aksesoris, saya juga ingin mempromosikan keberlanjutan warisan budaya Bali,” katanya.

The Ethneeq merupakan brand lokal Bali, yang mengembangkan kerajinan fashion aksesoris yang berfokus pada penggunaan bahan alam, seperti goni, kulit, dan tekstil tenun tradisional untuk menciptakan aksesoris yang tidak hanya cantik tetapi juga ramah lingkungan.

Dalam setiap produknya Ethneeq menggabungkan dengan sempurna fungsi, nilai budaya, dan elemen fashion yang berkelas, dengan perpaduan desain kontemporer dan unsur tradisional.

“Terima kasih kepada Pertamina yang sangat concern dalam memberikan pendampingan kepada kami, baik melalui pelatihan, maupun pameran. Pertamina menjadi partner dan solusi terbaik bagi kami UMKM binaannya. Ayo datang dan kunjungi booth The Ethneeq dan beberapa produk UMKM binaan Pertamina lainnya, di Lobby Hall A Jakarta Convention Center pada 28 Februari – 3 Maret 2024,” ajaknya.

Pada sektor kerajinan, diantaranya hadir Artistica Jewelry yang akan membawa aneka perhiasan perak yang anggun dan mempesona.

Hadir juga UMKM Mutiara Lombok Beauty dengan produk khas Lombok berupa mutiara pengikat perak, rhodium dan emas, serta Menday Gallery dengan budaya pesisirnya mengembangkan beragam kreasi produk tenun, yang menggunakan motif-motif khas yang bersumber dari budaya mayoritas suku di pesisir Pantai Cermin, yakni suku Melayu.

Selain itu, UMKM Dannes Teakwood yang membawa kerajinan dengan keindahan alami dan kekuatan yang tahan lama dari kayu jati.

Salah satu UMKM fashion yakni Merajut Asa Kita, akan membawa berbagai produk rajutan ramah lingkungan.

Merajut Asa Kita menjadi UMKM unggulan binaan Pertamina karena memiliki produk rajutan khas Indonesia seperti sweater, tas dan sebagainya, dengan model kekinian dan corak yang digemari oleh masyarakat.

Baca Juga  Perkuat HKI Pelaku UMKM Bali, Presiden RI Ke-5 Megawati Minta HKI Harus Gencar Disosialiasikan

UMKM ini juga menjadi istimewa karena para pengrajinnya berasal dari komunitas disabilitas, sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pertamina dalam pembinaan inklusi UMKM untuk komunitas difabel dan berkebutuhan khusus.

Di sektor kuliner, pengunjung dapat merasakan kesegaran alami dengan minuman kelapa organik dari GoCoco. Nikmati pengalaman kuliner yang lezat dan praktis dengan Rice Bowl hingga siomay bandung dari UMKM Mahana Food. Hadir pula UMKM Soto Betawi Bang Samson, nikmati makanan yang menggugah selera selepas berbelanja produk-produk pilihan.

Fadjar menambahkan, Inacraft menjadi platform ideal bagi Pertamina untuk mempromosikan produk UMKM. “Selain pameran, sebagai bentuk apresiasi kami kepada para pengunjung yang berbelanja di UMKM binaan Pertamina akan dimanjakan dengan berbagai hadiah, souvenir, promo berupa potongan harga hingga voucher belanja,” pungkasnya.

Program TJSL Pertamina dalam memajukan UMKM lokal menjadi naik kelas sejalan dengan inisiatif Pertamina untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 8. Meliputi peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menciptakan peluang kerja yang produktif dan menyeluruh, serta meningkatkan standar pekerjaan yang layak.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan

NEWS

Disambut Meriah di Jembrana, Istana Puji Antusiasme Warga: Luar Biasa!

Published

on

By

Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek PLTS Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana.
ANTUSIAS: Presiden Prabowo Subianto disambut antusias warga Jembrana saat groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026). (Foto: Hms Jembrana)

Jembrana, baliilu.com – Istana Kepresidenan mengapresiasi luar biasa atas antusiasme dan sambutan hangat warga Kabupaten Jembrana, Bali, saat menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Gilimanuk berkapasitas 100 Gwp, di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

Ribuan warga lokal hingga anak-anak sekolah memadati sepanjang rute dari lapangan Gilimanuk tempat pendaratan Heli Kepresidenan sampai dengan Monumen Lintas Laut tempat dilaksanakannya groundbreaking.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya disela obrolan singkat bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyatakan rasa terima kasihnya atas ketertiban dan energi positif yang ditunjukkan masyarakat Jembrana. Istana menilai suasana hangat tersebut mencerminkan kedekatan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.

Bupati Kembang pun menyambut baik apresiasi dari pihak Istana tersebut. Ia menegaskan bahwa antusiasme warga merupakan bentuk rasa bangga dan kerinduan masyarakat terhadap hadirnya orang nomor satu di Indonesia di tanah Mekepung tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan terharu melihat antusiasme masyarakat Jembrana. Kehadiran Bapak Presiden membawa angin segar dan harapan baru bagi kemajuan daerah kami, khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi daerah,” ujar Bupati Kembang.

Ia menambahkan, pemerintah daerah dan seluruh warga Jembrana siap mendukung penuh agenda strategis nasional yang tengah digulirkan pemerintah pusat di Jembrana, Bali. Menurutnya, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan pembangunan di Bali Barat.

“Apresiasi dari Istana ini milik seluruh warga Jembrana. Ini membuktikan bahwa keterlibatan dan keramahan warga kita mendapat tempat tersendiri di hati Bapak Presiden,” pungkasnya.

Disisi lain, kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Jembrana ini dalam rangka groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa berkapasitas 100 (Gwp),

Baca Juga  Pasarkan Produk UMKM Lokal, Dinas DagperinkopUKM Siapkan MyBuleleng

Pengembangan PLTS skala masif ini menjadi tonggak sejarah baru. Tidak hanya mempercepat transisi energi bersih nasional, proyek ini menjadi jawaban mutlak bagi kemandirian energi di Bali.

Peresmian PLTS Gilimanuk menjadi bagian dari peluncuran dan groundbreaking program PLTS yang tersebar di 14 lokasi.

PLTS Gilimanuk dikembangkan untuk mengurangi ketergantungan sistem kelistrikan Bali terhadap pembangkit berbahan bakar minyak (BBM). PLTS Gilimanuk akan memiliki kapasitas pembangkitan sebesar 100 Gwp, sementara BESS yang disiapkan memiliki kapasitas 1.000 megawatt hour (MWh).

Dengan kapasitas tersebut, PLTS Gilimanuk diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 470 gigawatt hour (GWh) per tahun.

Turut hadir pada kesempatan itu, Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Pangloma TNI, Direktur Utama PLN beserta jajaran, Gubernur Bali beserta Forkopimda Prov dan Kabupaten Jembrana serta instansi terkait. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Bunda PAUD Gianyar Monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD, Tekankan Pendidikan Ramah Anak

Published

on

By

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar.
MONITORING: Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8). (Foto: Hms Gianyar)

Gianyar, baliilu.com – Bunda PAUD Kabupaten Gianyar melakukan monitoring Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal di SD Genta Saraswati Gianyar dan SD Kiddos Elementary School, Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke jenjang Sekolah Dasar (SD) berjalan secara menyenangkan, bertahap, dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Monitoring juga dirangkaikan dengan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana peringatan kemerdekaan di lingkungan sekolah turut dimanfaatkan sebagai sarana menanamkan nilai nasionalisme, kebersamaan, serta semangat gotong royong kepada anak-anak sejak usia dini.

Melalui Penguatan Transisi PAUD ke SD Kelas Awal, satuan pendidikan didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan suasana sekolah dasar tanpa tekanan dan tetap menikmati proses belajar.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan penguatan transisi dari PAUD ke jenjang SD sekaligus memantau perkembangan anak-anak di lingkungan sekolah.

“Kami mengunjungi dan melihat langsung untuk memantau anak-anak, sekaligus memonitor pelaksanaan penguatan transisi PAUD ke SD kelas awal. Setiap tahun kami memiliki program MPLS di tujuh kecamatan,” ujar Surya Adnyani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gianyar memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan secara menyeluruh, mulai dari jenjang TK dan PAUD hingga pendidikan dasar, baik sekolah negeri maupun swasta.

“Ini bukan saingan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyediakan pendidikan kepada anak-anak Gianyar. Kita patut bangga karena pondasi generasi bangsa dimulai dari pendidikan tingkat PAUD hingga jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Baca Juga  Apresiasi Bali Jagadhita, Pj. Gubernur Bali Harap UMKM Bali Dapat Perluas Pasar dan Naik Kelas

Dalam monitoring tersebut, Surya Adnyani juga melihat secara langsung bagaimana proses transisi anak dari PAUD menuju SD berlangsung. Menurutnya, komunikasi antara orang tua, anak, dan guru menjadi hal penting dalam mengetahui perkembangan serta kebutuhan masing-masing anak.

Ia juga mendorong penerapan tujuh kebiasaan anak indonesia hebat untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Tujuh kebiasaan tersebut meliputi Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, serta Tidur Cepat. Selain itu, orang tua juga diingatkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan teknologi, khususnya telepon seluler, agar tidak mengganggu tumbuh kembang dan proses belajar anak.

Surya Adnyani menegaskan, pendidikan anak usia dini perlu dilaksanakan secara holistik dan integratif dengan memperhatikan berbagai kebutuhan dasar anak, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi. Pelayanan tersebut diberikan tanpa membedakan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus atau dalam pendidikan inklusif.

“PAUD holistik integratif bukan hanya berbicara tentang pendidikan, tetapi juga pemenuhan layanan dasar anak, termasuk kesehatan dan kebutuhan gizinya. Semua anak harus mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama, baik anak yang berkembang secara umum maupun anak dalam pendidikan inklusif,” jelasnya.

Selain itu, Surya Adnyani juga menegaskan bahwa kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) tidak menjadi persyaratan wajib bagi anak untuk masuk SD dan tidak seharusnya menjadi beban bagi peserta didik di kelas awal. Proses pembelajaran perlu dilakukan secara bertahap, menyenangkan, dan disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

Berbagai program turut mendukung penguatan transisi PAUD ke SD di Kabupaten Gianyar. Program tersebut antara lain Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Gelari Gianyar Wajar (Gerakan Gianyar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah), Bunda Sayang Anak Inklusif (SAINS), Seragam Gratis PAUD Negeri (SERGAP NEGRIKU), Bunda Gianyar Pandai, Pemberian Makanan Tambahan Gizi Seimbang Stunting Berkurang (PMT GIRANG), penerbitan Komik 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pemberian sarana penunjang pembelajaran serta field trip atau pembelajaran di luar kelas.

Baca Juga  KPK RI Bersama Inspektorat Badung Gelar Bimtek bagi Pelaku UMKM

Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan bantuan sarana penunjang pembelajaran berupa tas sekolah, tumbler, dan kotak makan kepada 100 anak, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak inklusif. Berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam menciptakan layanan pendidikan yang ramah anak, inklusif, sehat, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga sekolah dasar. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca

NEWS

Lomba Mewarnai dan LKBB Tongkat Ramaikan Rangkaian Hari Pramuka di Buleleng

Published

on

By

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Buleleng menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga dan Lomba Ketangkasan Baris-berbaris Tongkat bagi Pramuka Penggalang di GOR Bhuana Patra.
LOMBA: Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng saat menggelar Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65 pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra. (Foto: Hms Buleleng)

Buleleng, baliilu.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buleleng menggelar serangkaian kegiatan menarik dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65. Salah satunya pada Rabu (26/8) pagi bertempat di GOR Bhuana Patra, semarak kreativitas dan kedisiplinan berpadu lewat digelarnya Lomba Mewarnai bagi Pramuka Siaga serta Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) Tongkat bagi Pramuka Penggalang.

Ketua Panitia Made Suartha saat ditemui di sela-sela kegiatan membeberkan bahwa kegiatan pagi ini diikuti oleh Pramuka Siaga yaitu adik-adik tingkat sekolah dasar dari sembilan kecamatan di Buleleng. Sebanyak 82 orang peserta yang mendaftar secara online tumpah ruah di GOR Bhuana Patra menuangkan imajinasi dan ekspresi kreatif mereka dalam Lomba Menggambar.

Menurut Suartha, ajang ini disiapkan sebagai wadah penyaluran kreativitas dengan sistem penilaian terpisah antara regu putra dan putri, konsisten dengan prinsip satuan terpisah di tubuh Pramuka.

Di arena terpisah, ketegangan dan kekompakan tersaji lewat LKBB Tongkat yang melibatkan 16 regu Pramuka Penggalang dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mengandalkan tongkat pramuka sebagai instrumen utama, para peserta berlomba memamerkan kelihaian formasi, ketepatan aba-aba, serta keselarasan gerak.

“Tujuan kami mengarahkannya adalah menunjukkan kekompakan mereka, kemandirian mereka, dan kebersamaan mereka. Sehingga dengan kebersamaan dan kemandirian itu, mereka akan memberikan yang terbaik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan,” jelas Made Suartha.

Rangkaian agenda Kwarcab Buleleng tahun ini menurutnya merentang dari aksi sosial kemanusiaan hingga adaptasi teknologi digital. Menurutnya, Pramuka dituntut untuk hadir adaptif di tengah dinamika zaman tanpa kehilangan akar karakter kebangsaan.

“Kegiatan eksplor dan berbagai program kami tunjukkan bahwa kegiatan pramuka itu tidak hanya tepuk tangan, tidak hanya berkemah. Itu untuk menemukan kemandirian. Di samping itu pula, kita ada sentuhan dengan teknologi, seperti misalnya turnamen e-Sport Mobile Legends, justru itu yang kita lombakan untuk adik-adik di Penggalang,” kata Made Suartha.

Baca Juga  Dorong Mahasiswa Berwirausaha, Unud Sosialisasikan Program Kemitraan Pertamina

Sebelum gelaran lomba hari ini, dirinya mengatakan Kwarcab Buleleng telah lebih dulu menggerakkan roda organisasi lewat peluncuran Bumbu Kemanusiaan serta program Bedah Rumah yang kini telah merampungkan 95 persen pengerjaannya di Desa Banyuseri, Kecamatan Banjar, dan Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.

Seluruh rangkaian kegiatan padat tersebut, lanjut Suartha, bermuara pada tema besar tahun ini: “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai manifestasi nyata peran strategis Pramuka dalam membina anak-anak berkarakter tangguh yang siap menyongsong satu abad Republik Indonesia.

Melalui kombinasi kreativitas seni, penguasaan teknologi digital, ketangkasan baris-berbaris, serta kepekaan sosial, kata Suartha Kwarcab Buleleng membuktikan bahwa tunas-tunas kelapa di Bali utara tidak sedang berjalan di tempat. Mereka tengah memancang sauh, merajut asa, dan menyiapkan langkah paling mantap menuju masa depan. (gs/bi)

Loading

Advertisements
dprd bali
Advertisements
hut pemprov dprd badung
Advertisements
iklan
Lanjutkan Membaca